RomiSatriaWahono.Net

e-Learning | Software Engineering | Networking | Internet Marketing | Opensource | Knowledge Management

Archive for the ‘Campus’ Category

July 9th, 2008

Branding University

graduation.jpgMenarik membaca buku terbitan Tempo berjudul Panduan Memilih Perguruan Tinggi 2008 [1], khususnya masalah jurusan dan universitas terbaik menurut pandangan masyarakat. Ceritanya Pusat Data dan Analisis Tempo (PDAT) membuat penelitian berbentuk survey yang mencoba melihat seberapa jauh branding sebuah universitas terbentuk di kepala masyarakat. Survey ini menjadi menarik karena hasilnya ditampilkan dalam bentuk grafik perangkingan universitas. Jujur saja, hasil perangkingan universitas memang tidak menggunakan pendekatan akademik seperti yang ditempuh oleh ARWU, THES maupun Webometrics. Tapi terpentalnya universitas-universitas besar seperti UI dan ITB menjadi menarik dikaji lebih dalam. Universitas adalah sebuah institusi, institusi yang mencari mahasiswa sebenarnya mirip dengan perusahaan yang mencari pelanggan. Universitas juga pasti memerlukan marketing dan brand (image building). Yang akhirnya institusi menjadi matang dan kuat setelah institution building-nya juga dikerjakan dengan baik. Apakah universitas di Indonesia menuju ke Branding University? Ikuti terus tulisan ini :)


May 15th, 2008

3 Kiat Jitu Mengatur Waktu

kiatmengelolawaktu.jpgKalo boleh tahu, mas Romi sehari tidur berapa jam ya? Meski jadwal padat koq masih bisa produktif nulis di blog, ngajar di sana sini gitu (Guntur)

Pertanyaan yang sangat sering muncul ke saya. Yang pasti, sehari tidak akan bisa kita perpanjang supaya lebih dari 24 jam. Kuliah beserta tugas-tugasnya ataupun pekerjaan beserta lembur-lemburnya tentu juga sudah memakan waktu tersendiri :) Benar ungkapan seorang pemikir besar Islam bernama Hasan Al Banna bahwa, “Kewajiban kita lebih banyak daripada waktu yang tersedia”. Supaya saya bisa tetap produktif diantara kesibukan pekerjaan, belajar dan urusan rumah tangga yang sudah menjadi kewajiban kita, saya memilki 3 kiat jitu untuk mengatur waktu. Alhamdulillah selama ini terbukti efektif dan manjur ketika saya terapkan. Nah apa sih 3 kiat jitu itu?


May 13th, 2008

10 Kiat Menjadi Entrepreneur untuk Mahasiswa Lugu (Versi Seminar)

mahasiswalugu.jpgApakah bisa mahasiswa IT yang lugu, polos dan kemampuan terbatas menjadi seorang entrepreneur yang tangguh? Jawabannya adalah sangat bisa! Saya ulas masalah ini di seminar bertema entrepreneurship yang diadakan oleh BEM VEDC Malang tanggal 11 Mei 2008 kemarin. Isi materi saya sebenarnya sama dengan tulisan yang sebelumnya pernah saya buat dengan judul yang sama. Oh ya, pada seminar di VEDC Malang kali ini saya tandem dengan mas Lorentz, mantan mahasiswa saya di Binus yang sekarang sudah malang melintang alias menjadi kutu loncat di beberapa software house besar semacam Bali Camp dan Jatis. Setelah merasa penat terkena banyak deadline project ;) , om Lorentz memutuskan untuk menjadi freelance dan sedang berdjoeang menyelesaikan S2-nya di UI. Saya ingin memberi applaus ke om Lorentz, meskipun seminar ini adalah penampilan perdananya di depan publik, tapi saya lihat cukup bisa menguasai panggung ;)


April 27th, 2008

Mengkritisi Budaya Plagiat Kita

plagiarism.jpgBerawal dari komentar mas Ardiansyah di artikel yang saya posting dua tahun lalu (24 Pebruari 2006), berjudul Arah SDM TI: Dari Spesialis ke Versatilis. Sahabat saya ini menemukan artikel yang mirip dengan tulisan saya di majalah BISKOM Edisi April 2008 halaman 63, yang ditulis oleh Tata Sutabri S.Kom, MM, dengan judul Perubahan Arah SDM TI Tahun 2010. Sebenarnya saya tidak terlalu menganggap penting masalah seperti ini karena sudah biasa artikel-artikel saya di-plagiat alias di-copy paste oleh adik-adik mahasiswa untuk tugas mandiri atau bahkan tugas akhir ;) . Nah kebetulan hari minggu ini ada janji nganter Irsyad dan Hasan ke toko buku. Lewat counter majalah, kok jadi teringat lagi komentar om Ardi. Saya cari majalah BISKOM Edisi April 2008 itu, ehm …  ketemu! Jujur saja, kaget dan trenyuh, karena kali ini yang meng-copy paste tulisan saya bukan mahasiswa, tapi pendidik alias dosen yang memiliki jabatan cukup tinggi sebagai Deputy Chairman of STMIK INTI Indonesia. Lebih trenyuh lagi, kenapa yang di-plagiat artikel itu? Itu bukan termasuk artikel terbaik yang pernah saya tulis lho … hehehe


March 18th, 2008

10 Kiat Menjadi Entrepreneur untuk Mahasiswa Lugu

entrepreneurship.gifMas Romi, selama kuliah kan kita sebagai mahasiswa nggak sempat latihan berbisnis. Padahal aku tuh pinginnya begitu lulus langsung bisa mandiri alias bikin perusahaan sendiri. Gimana ya caranya. (Maria, Samarinda)

Aku ini kutu kupret mas, mahasiswa teknik informatika tapi kemampuan coding lemah. Kalau buat-buat desain sih lumayan mas, photoshop dan coreldraw itu peganganku tiap hari. Aku mimpi pingin berbisnis sendiri, cuman nggak ngerti gimana dan apa yang harus aku pelajari sekarang. Bantu aku dong mas. (Irwan, Bandung)

Dua pertanyaan yang sering muncul ketika saya mengisi seminar dan workshop di kampus-kampus tentang entrepreneurship. Pertanyaan yang harus kita hargai karena generasi muda kita punya semangat untuk hidup mandiri dan tidak tergantung kepada belas kasihan orang lain. Banyak cara saya menjawab, hanya mungkin untuk mahasiswa yang masih polos dan lugu, saya beri 10 kiat mudah seperti berikut ini.


March 15th, 2008

Kiat Meningkatkan Nilai IPK

ipk.jpgMas Romi, bagaimana ya teknik meningkatkan nilai IPK saya. Selama ini nilai IPK saya di bawah 3 terus nih. Tolong saya mas. (Nanang, Padang)

Haaareee geenee IPK masih rendah? ;) Ok untuk siswa atau mahasiswa yang bermasalah dengan nilai raport dan IPK, sepertinya perlu mengikuti kiat yang selama ini saya lakukan. Kiat yang saya lakukan adalah best practice, terbukti bin manjur bisa meraup dolar eh maksud saya nilai yang memuaskan, sudah saya buktikan sejak saya bersekolah di SMA dan 10 tahun di jurusan computer science di Saitama University. Kiatnya pasti banyak ya? Oh tidak, justru sangat sedikit, cuman ada dua. Kiatnya pasti nyontek ulangan atau copy paste tugas mandiri? Tidak sama sekali. Kiat saya halal dan toyib, jauh dari unsur kemaksiatan dan perbuatan tidak terpuji lain. Tertarik? Ikuti terus artikel ini.


January 29th, 2008

17 Universitas Indonesia di Rangking Webometrics 2008

webometrics1.gifKelanjutan dari artikel saya sebelumnya tentang sistem perangkingan universitas ala Webometrics. Indonesia menempatkan dua wakil universitasnya untuk menduduki Asia Top 100 di perangkingan universitas ala Webometrics versi Januari 2008, yang di release hari ini tanggal 29 Januari 2008. Sedangkan untuk kategori rangking dunia (World Ranking), Indonesia menempatkan total 17 universitas di Top 5000. Alhamdulillah ada penambahan 3 universitas, karena rangking Webometrics Juli 2007, wakil Indonesia hanya ada 14 universitas. Universitas apa saja itu? Ayo kita lihat, mumpung masih anget ;)


January 29th, 2008

Tips Menjadi Mahasiswa Sukses

mahasiswasukses.gifAnda mahasiswa yang luntang-luntung kurang kerjaan? Sudah mulai mual ndengerin kuliah pak dosen? Mulai bete dengan suasana kos-kosan? Apalagi teman dekat sudah mulai pindah kos karena nggak tahan anda utangin terus hehehe. Pingin teriak sekeras-kerasnya tapi takut ditimpukin tetangga? Atau dulu punya mimpi pingin ikut mbangun republik tercinta, tapi jangankan itu, mbangun diri sendiri saja susah bo :)  Apa salah jurusan yah? Padahal dulu dah baca-baca tulisan tips dan trik memilih jurusan. Bingung karena nggak dapat apa-apa di universitas. Jadi makin terseok-seok dan tanpa ruh kalau baca tulisan tentang jenis mahasiswa. Hmmm … coba deh ikuti tulisan ini, siapa tahu ada tips yang cocok dan bisa bikin semangat bangkit.


January 7th, 2008

Penelitian Tugas Akhir Itu Mudah (2): Identifikasi Masalah

expertsystem.jpgSeperti saya singgung di tulisan bagian pertama, identifikasi masalah adalah salah satu proses penelitan yang boleh dikatakan paling penting diantara proses lain. Masalah penelitian akan menentukan kualitas dari penelitian, bahkan juga menentukan apakah sebuah kegiatan bisa disebut penelitian atau tidak. Masalah penelitian secara umum bisa kita temukan lewat studi literatur atau lewat pengamatan lapangan (observasi, survey, dsb). Skripsi untuk level S1 seharusnya didesain untuk memecahkan masalah yang lebih riil dan sifatnya applied. Mahasiswa cukup fokus ke masalah yang ada di sekitarnya. Kalau jurusan kita di computing, kita lakukan saja observasi di lingkungan kita. Misalnya universitas, dosen, dan mahasiswa itu punya masalah apa yang kira-kira bisa kita pecahkan dengan teknologi informasi dan aplikasinya. Intinya kita harus kejar terus masalah penelitian ini, dan jangan lupa bahwa masalah yang kita identifikasi tersebut benar-benar menjadi masalah yang harus dipecahkan, bukan masalah yang kita ada-adakan. Masih agak bingung? Ok saya coba jelaskan secara detail dan pelan-pelan bagaimana proses identifikasi masalah ini.


December 16th, 2007

Penelitian Tugas Akhir Itu Mudah (1)

research.jpgPuyeng dengan skripsi atau tugas akhir? Jangan kuatir, semua orang memang pernah mengalaminya. Nikmati dan warnai kehidupan akhir kampus dengan membuat tugas akhir yang bagus dan berkualitas. Sayang empat tahun proses pembelajaran kita kalau diakhiri dengan tugas akhir berkualitas rendah atau bahkan mengotorinya dengan membajak skripsi orang lain. Tugas akhir itu secara umum seharusnya berupa penelitian, meskipun beberapa jurusan ada yang mensyaratkan cukup dengan desain produk. Seri artikel ini sifatnya wajib dibaca ;) bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir


December 3rd, 2007

Beralihnya Trend ke Jurusan Desain

futuredesign.jpgMasih teringat di kepala bagaimana dulu jurusan pertanian gampang sekali mencari mahasiswa. Kemudian meningkatnya bisnis minyak yang berimplikasi ke kesejahteraan pegawai perusahaan minyak membawa motivasi anak muda ke jurusan perminyakan dan pertambangan. Tidak berakhir sampai disitu, trend beralih lagi ke teknik elektro dan teknik mesin. Perubahan trend berlanjut lagi karena sejak sekitar tahun 1995, terjadi perubahan besar minat mahasiwa ke jurusan computing (komputer), baik jurusan teknik informatika, sistem informasi maupun ilmu komputer. Jurusan komputer termasuk yang fenomenal karena boomingnya sangat (terlalu) besar. Bahkan ada universitas yang bisa menampung jurusan teknik informatika sampai 2000 mahasiswa per tahun, alias lebih dari 20 kelas per angkatan. Apakah single majority ini akan terus bertahan. Menurut saya kok sudah ada tanda tanda mau berubah :)


November 5th, 2007

Sehari Keluyuran di PENS ITS

robot.jpgKamis, 31 Oktober 2007 kemarin saya diminta teman-temen di Politeknik Eletronika Negeri Surabaya (PENS ITS) untuk mengisi dua sesi diskusi tentang pengembangan eLearning dan eCommunity. Uniknya pesertanya adalah dosen-dosen elektro dari 11 negara Asia-Afrika. Ya, ini adalah program training IT internasional di PENS ITS hasil kerjasama dengan JICA. Programnya bernama International Training Course On Information Technology based for Electric Engineering Education. Saya diminta untuk mengenalkan berbagai teknologi dalam pemanfaatan e-Learning dan kemudian share strategi yang saya gunakan dalam membangun IlmuKomputer.Com. Dengan harapan bisa jadi inspirasi teman-teman di negara lain (Asia dan Afrika) untuk mencoba menerapkannya.


October 7th, 2007

Literatur Penelitian dan Jurnal Ilmiah Gratis

“Mas, mau nanya situs-situs yang bagus untuk cari jurnal penelitian apa ya?” (Winky)

Pertanyaan menarik dari mas Winky, yang mungkin juga menjadi pertanyaan bagi sebagian rekan-rekan yang bergerak di dunia penelitian, baik mahasiswa yang lagi nyusun skripsi/thesis/disertasi, juga bagi dosen ataupun peneliti yang ada di lembaga penelitian. Studi literatur dalam proses penelitian adalah wajib hukumnya, karena dari sana penelitian mulai bergerak. Nah, literatur ilmiah yang akan menjadi referensi ini sebaiknya apa dan dimana dapatnya? Yuk kita bahas.


September 26th, 2007

Teknik Perangkingan Universitas ala Webometrics

webometrics1.gifSebelum masuk ke diskusi Webometrics, saya ulang sedikit bahwa teknik perangkingan atau pemeringkatan universitas di dunia ini ada banyak. Di artikel sebelumnya saya telah membahas dua teknik perangkingan universitas yang cukup diakui di dunia yaitu menurut ARWU (Academic Ranking World University) dan menurut THES (the Times Higher Education Supplement). Universitas di Indonesia meskipun cukup “ngos-ngosan” di perangkingan ARWU, alhamdulillah mulai bermunculan di perangkingan ala THES. Nah, teknik pemeringkatan atau perangkingan ala Webometrics sedikit lain dibandingkan THES atau ARWU. Rangking Webometrics kebanyakan mengambil faktor “kehidupan” universitas di dunia Internet. Termasuk didalamnya adalah aksesibilitas dan visibilitas situs universitas, publikasi elektronik, keterbukaan akses terhadap hasil-hasil penelitian, konektifitas dengan dunia industri dan aktifitas internasionalnya.


September 24th, 2007

Arah dan Trend SDM IT

sdmit.jpgSabtu kemarin (22 September 2007) saya diminta mas Dana Kusumo (Dosen STT Telkom) untuk mengisi Kapita Selekta di STT Telkom Bandung. Berangkat bareng Alex dan Udin dari Jakarta jam 7 pagi dan alhamdulillah jam 9 kurang dikit sudah nyampe di kampus biru STT Telkom. STT Telkom ini kampus kenangan, karena dulu saya sempat 2 bulan di sana, masuk jurusan elektro tahun 1993, ikut ospek dan penataran P4, meskipun setelah itu keterima di program beasiswa STAID (BPPT) dan terbang ke Jepang. Tema kapita selektanya sendiri mungkin bukan tema baru, karena sudah sering saya bawakan di berbagai kampus, terutama ketika audiensenya adalah mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir. Diskusi saya buka dengan ulasan tentang apa yang sedang terjadi di dunia ini. Dunia ini sedang didatarkan, begitu kata Thomas Friedman dalam bukunya berjudul “The World is Flat”.


September 21st, 2007

Teknik Perangkingan Universitas ala THES-QS

topuniversities.gifTeknik perangkingan universitas ala ARWU yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya, boleh dikatakan relatif sempurna dari sudut pandang penelitian dan akademik. Hanya sayangnya teknik dan rangkingnya kurang tersosialisasi dengan baik ke masyarakat. Lho kok bisa? Ini sebenarnya tidak aneh, peneliti di Universitas punya behavior lebih senang mempublikasikan karyanya ke journal ilmiah, serta memiliki jalur orbit dari conference ke conference. Masalahnya, masyarakat umum jarang sekali yang membaca publikasi journal ilmiah, mereka lebih banyak menikmati koran dan majalah. Masalah ini yang diperbaiki oleh The Times Higher Education Supplement (THES). Bekerjasama dengan QS Top Universities, THES menyajikan informasi rangking universitas yang dikemas dalam bentuk cetak (buku) maupun elektronik (situs web), bagi calon mahasiswa di seluruh dunia yang sedang memilih universitas untuk masa depannya. Bagaimana teknik yang digunakan THES-QS ini? Mari kita bahas.


September 17th, 2007

Ngajar dan Semarangan

Ada komentar menarik masuk, “Saya lihat sabtu minggu kemarin Mas Romi keluyuran di Udinus alias Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Ngapain mas?”

Saya cerita dulu latar belakangnya. Jadi gini, saya ini numpang lahir di Madiun, selesaikan SD dan SMP di Semarang, kemudian masuk SMA Taruna Nusantara  Magelang, dan setelah itu “nggeblas” ke Saitama University, Jepang. Kalau ditanya asal, saya jarang jawab Madiun, biasanya saya jawab Semarang. Yang pasti saya nggak akan jawab Jepang, karena nggak ada orang yang akan percaya, lha wong Jepang kok ireng (hitam) :) Meskipun sebenarnya rekor saya menetap paling lama adalah di Jepang (10 tahun), di Semarang saya hanya tinggal 9 tahun (nyelesaikan SD dan SMP). Tapi, kota Semarang adalah kehidupan dan tempat belajar terbaik saya. Di Semarang saya menyaksikan bapak dan ibu saya jatuh bangun membangun perekonomian keluarga. Sekarang orang tua, kakak dan saudara saya kumpul, tinggal dan mencari nafkah di Semarang. Dan yang tidak terlupakan, di Semarang jugalah saya dulu pernah naksir ketua OSIS saya di SMPN 8, yang sekarang jadi istri saya … ehm (halah).


September 13th, 2007

Teknik Perangkingan Universitas ala ARWU

universityranking.jpgHiruk pikuk penerimaan mahasiswa baru di universitas adalah merupakan rutinitas tahunan. Mahasiswa berlomba-lomba mencari universitas terbaik yang dapat mendukung pendidikan, aktualiasi diri dan karirnya di masa depan. Di lain pihak, universitas baik yang baru terdaftar maupun yang bertaraf internasional atau malah hanya bertarif internasional :( , berlomba-lomba untuk mencari calon mahasiswa. Ada universitas yang mengejar “sebanyak” mungkin jumlah mahasiswa (kuantitas) dan ada juga yang mengejar “sebaik” mungkin mahasiswa (kualitas). Intinya untuk calon mahasiswa jangan bingung, untuk tips dan trik mengambil jurusan computing saya corat-coret juga di artikel ini dan itu.


August 23rd, 2007

DKV: Sekolah Calon Animator dan Graphic Designer

animasi.jpgMelanjutkan artikel saya tentang tips dan trik memilih jurusan komputer, banyak mahasiswa yang cita-citanya menjadi animator (pembuat animasi dan karakter) dan graphic designer (desainer grafis) akhirnya harus melongo dan menyesal karena salah masuk ke jurusan komputer (computing). Atau akhirnya malah DO karena memang nggak senang dengan ilmu logika, pemrograman dan algoritma :) Ya, jurusan komputer (computing) bukanlah tempat bagi orang yang ingin belajar lebih dalam tentang desain grafis, animasi, ilustrasi, periklanan, dsb. Tempat yang paling tepat adalah di jurusan atau program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) atau bahasa inggrisnya Visual Communication Design (VCD).


August 3rd, 2007

Tips dan Trik Memilih Jurusan Komputer

computing.jpgMas, saya baru mo masuk kuliah, tapi saya sedang bingung mo ngambil jurusan apa? Apa sih sebenarnya bedanya jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer dan Manajemen Informatika? Dan yang mana menurut mas Romi yang ke depannya bagus? (Adoy Chumaidi)

Juli dan agustus adalah musim orang mendaftar kuliah. Jadi setiap tahun di kedua bulan ini saya ada ritual menerima banyak pertanyaan lewat YM atau email tentang pemilihan jurusan di bidang komputer (computing). Kalau jurusan lain misalnya Grogol atau Kampung Rambutan biasanya nggak tanya saya sih :) . Saya coba rangkumkan beberapa jawaban yang biasanya saya berikan.