Ketika Cinta Ini Membunuhmu …
by Romi Satria Wahono
Mas Romi, saya seorang mahasiswa di Malang, saya mendapatkan penolakan cinta dari pujaan hati saya di kampus. Rasa ini membuat saya agak terseok-seok, dan akhirnya nilai mata kuliah saya jadi hancur lebur. Bantu saya keluar dari masalah ini mas. (Anwar, Malang)
Masalah klasik para pemuda sang pengejar cinta, dan para pemudi sang penunggu cinta
“Cinta ini membunuhku”, itu bahasa D’Masiv
“Wahai kematian, datanglah cepat kemari, hisap dan dekap tubuhku yang penuh cinta ini”, kalau yang ini kata William Shakespeare dalam Romeo and Juliet.
Kahlil Gibran mengungkapkan dalam syairnya, “Bila cinta memanggilmu, ikutlah dengannya meski jalan yang kalian tempuh terjal dan mendaki”.
Kisah cinta datang dan pergi dari masa ke masa, menyuarakan hal yang sama dengan redaksi berbeda. Silih berganti dari Layla Majnun, Tristan und Isolde, Roro Mendut dan Pronocitro, sampai Romeo and Juliet. Cerita cinta selalu meggebu dan indah, meskipun ketika kita pandang jauh dari sisi lain, kadang buta, tidak nyata dan fatamorgana.
Ya benar, kita sering bingung dalam memaknai cinta. Lauren Slater dalam National Geographic edisi 2006 mengatakan, “Sulit untuk memisahkan pembicaraan antara cinta dan penyakit mental”. Maria dalam Ayat-Ayat Cinta mengatakan dengan redaksi yang berbeda, “Cinta adalah siksaaan yang manis”.
Apakah cinta, mencintai dan dicintai adalah salah? Jawabannya adalah tidak. Cinta itu indah, cinta itu semangat dan cinta itu adalah kebahagiaan. Bahkan mungkin kekuatan kita untuk mencintai adalah titik tertinggi dari hakekat cinta (halah)
Hanya permasalahan utama dari para pemuda dan pemudi yang kebetulan sedang jatuh, menjatuhi atau dijatuhi cinta adalah ada di dua hal: salah meletakkan posisi hati dan salah mendefinisikan cinta.
1. LETAKKAN POSISI HATI DENGAN BENAR
Cinta berhubungan dengan hati, itu pasti, karena di dalam hati ada unsur keindahan, semangat dan kebahagiaan, maka 3 hal ini ada kemungkinan besar berhubungan dengan cinta. Banyak dari kita yang meletakkan posisi kebersamaan dan penerimaan cinta sebagai titik tertinggi dari keindahan, semangat dan kebahagiaan. Karena itu kita gusar, sedih, dan sengsara ketika cinta kita tidak diterima oleh sang pujaan hati. Dan kita sangat menderita ketika kita tidak bisa memiliki kebersamaan dengan sang kekasih tercinta. Inilah titik sentral masalah cinta ala Layla – Qais, Roro Mendut – Pronocitro, maupun Romeo – Juliet.
Menempatkan posisi kebersamaan dan penerimaan bukan sebagai titik tertinggi dari cinta adalah faktor terpenting yang membuat cinta tidak akan bisa membunuh kita
. Saya selalu menempatkan posisi keindahan, semangat dan kebahagiaan saya ketika saya bisa bermanfaat untuk orang lain, mencapai suatu prestasi, dan bisa melakukan hal yang tidak bisa dilakukan orang lain. Ketika banyak orang lain berlomba-lomba untuk mencintai orang lain, bahkan dengan cinta buta, saya berusaha berdjoeang untuk mencintai diri saya sendiri. Inilah cinta dengan logika.
Mencintai diri sendiri bukan berarti banyak tidur, banyak santai, atau banyak rekreasi. Mencintai diri sendiri artinya: saya harus berprestasi, saya harus berhasil dan sukses, saya harus bermanfaat untuk orang lain, saya harus bisa membuka lapangan kerja baru, saya harus memberi beasiswa ke banyak orang, dsb. Implikasinya mungkin sangat berat, karena saya harus bekerja lebih keras, mengurangi tidur, atau mendisiplinkan diri saya sendiri. Tapi itu semua saya lakukan karena saya mencintai diri saya sendiri. Ya inilah mungkin hakekat dari ungkapan si Maria, “Cinta adalah siksaan yang manis”. Bagi saya, mencintai diri sendiri adalah modal penting dalam kesuksesan mencintai orang lain.
Kebersamaan dan penerimaan bukan sesuatu yang selalu membahagiakan saya. Kadang saya secara fisik harus meninggalkan semua orang yang saya kasihi dan cintai. Kadang saya harus bersikap keras kepada para pedjoeang saya, kepada sahabat saya dan bahkan kepada istri dan anak-anak saya, sehingga sering mereka sulit memahami dan menerima saya. Tapi itu semua saya lakukan karena cinta saya yang teramat sangat kepada mereka, saya tidak ingin mereka gagal, saya ingin semua orang bisa berhasil, dan memberi manfaat kepada orang lain dengan lebih baik. Dan inilah cara saya menghembuskan ayat-ayat cinta kepada mereka
Meskipun sebenarnya ada kebersamaan dan penerimaan cinta yang selalu saya bahagiakan dan harapkan, yaitu dari Sang Penguasa Alam dan Pemilik Jagad Raya. Inilah koridor penting jalan cinta kita, ingat bahwa cinta mati hanya milik Allah sang penguasa jagad raya bukan untuk makhluk Allah.
Jadi pesan saya, wahai para pemuda, mari letakkan posisi hati kita pada tempatnya. Cinta itu tidak akan membunuhmu, kesalahan posisi hati itulah yang akan membunuhmu.
2. UBAH DEFINISI DAN PARADIGMA CINTA
Kesalahan kedua yang sering kita lakukan adalah kesalahan memahami definisi dan paradigma cinta. Banyak penelitian tentang cinta dilakukan. Salah satu yang cukup terkenal adalah formula cinta dari Robert J Sternberg: A Triangular Theory of Love (Teori Segitiga Cinta).

Menurut Sternberg, jenis cinta tergantung dari sifat hubungan kita dengan orang lain. Komitmen saja tanpa gairah dan keakraban adalah Cinta Kosong. Gairah saja tanpa dua unsur yang lain artinya tergila-gila. komitmen dan keakraban tanpa gairah menjadikan persepsi cinta sebagai Cinta Persahabatan. Keakraban dan gairah tanpa komitmen membuat Cinta Romantis. Sedangkan komitmen dan gairah tanpa keakraban menyebabkan Cinta Buta. Ketika kita berhasil menyatukan komitmen, gairah dan keakraban maka akan terjadi Cinta Sempurna.
Banyak yang masih meragukan teori ini bisa berlaku valid untuk semua jenis hubungan cinta, misalnya cinta seorang anak kepada ibunya dan sebaliknya. Hasil penelitian dari Lauren Slater juga mengisyaratkan bahwa susunan kimia otak pemicu romantika, ternyata tidak ada hubungannya dengan komitmen yang memupuk kelekatan jangka panjang. Salim A Fillah, penulis buku Jalan Cinta Para Pejuang, mengatakan bahwa Komitmen adalah sudut kunci dalam teori cinta Robert J Sternberg. Komitmen adalah ikrar kerelaan berkorban, memberi dan bukan meminta, berinisiatif tanpa menunggu dan memahami bukan menuntut.
Sebagian masalah cinta mungkin bisa terwakili oleh Teori Segitia Cinta-nya Sternberg. Tapi kalau kita coba simpulkan dari berbagai referensi lain, dari pandangan Slater, Salim A Fillah dan Anis Matta lewat seri cinta dan pahlawannya di majalah Tarbawi. Cinta Sempurna adalah suatu proses panjang, hasil dari cinta kasih dua manusia yang terjalin dalam suatu hubungan yang sah. Cinta Sempurna bukanlah cinta pada pandangan pertama, karena itu mungkin hanya suatu gairah atau ketergila-gilaan, istilahnya Slater. Cinta Sempurna juga bukan cinta lokasi, cinta monyet, cinta jadi-jadian, cinta karena fisik atau cinta karena harta dan tahta. Cinta Sempurna adalah hasil suatu perdjoeangan panjang. Hasil dari kekuatan kita untuk menyelesaikan masalah perbedaan, memahami kekurangan dan kelebihan, merekatkan hati dan komitmen untuk tetap ada di jalanNya.
Mudah-mudahan ketika terjadi penolakan cinta, kita berani berikrar dengan gagah, ”Lupakan dirimu dan aku akan kembali padaNya”. Catat bahwa huruf N untuk Nya itu harus kapital
Jangan lupa ubah genjrengan gitar kita dari lagu kenangan kisah cinta, ke lagu: Menghapus Jejakmu (Peterpan), Baiknya (Ada Band), Musnah (Andra and The Backbone), atau Aku Bukan Untukmu (Rossa) hihihi …
Resapi dua syair ini:
Baiknya semua kenangan yang terindah, tak ku balut dengan tangis
Baiknya setiap kerinduan, yang merajam tak kuratapi penuh penyesalan
Dan bangkitlah, lanjutkan perdjoeangan!
Ingatlah bahwa para legenda tidak pernah mengejar cinta, karena itu:
Janganlah kalian mengejar cinta. Jadilah legenda yang penuh dengan prestasi dan manfaat untuk orang lain, maka cinta akan silih berganti mengejar kalian. Dan ketika masa itu datang, pilihlah takdir cintamu, kelola cintamu, atur kadarnya, arahkan posisinya, dan kontrol kekuatan cinta sesuai dengan tempatnya.
Dan itulah jalan cinta para legenda …
Tetap dalam perdjoeangan!

Related Articles
- Buku Pelajaran dan Multimedia Pembelajaran Gratis Karya Para Gerilyawan
- Facebook Personal Branding: Pakai Friends, Group atau Pages?
- Kebebasan Yang Membebaskan
- Evolusi Perdjoeanganku
- Senandung Laskar Pelangi di Tiga Puluh Empat yang Suci
- Lomba Pembuatan Multimedia Pembelajaran 2007
- Teknik Mempengaruhi Orang Lain
- IlmuKomputer.Com Sebagai Blog Teknologi Terbaik di Pesta Blogger 2007
- Petunjuk yang Tidak Memberi Petunjuk
- IlmuKomputer.Com Goes Blog
- Kekuatan Kata Para Pemimpin
- 17 Universitas Indonesia di Rangking Webometrics 2008
- Forum Diskusi dan Milis APPLI
- Paypal.Com Masuk Indonesia
- Meluruskan Salah Kaprah Tentang Hacker
- PNS Tidak Cocok Untuk …
- Adakah Sistem Yang Aman?
- Beri Kami Kebebasan
- Kiat Meningkatkan Nilai IPK
- ISO dan CD IlmuKomputer.Com Edisi September 2006
November 18th, 2008 at 14:13
wah… kok yg nanya itu Anwar sih?
jadi berpikir sesuatu nih…
November 18th, 2008 at 14:18
pertamax, wah tokoh satu ini sudah merambah jadi dokter cinta nih….hehehehe
November 18th, 2008 at 14:23
itulah cinta… membuat sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin, membuat orang waras jadi gak waras, kadang cinta buat hati sama otak gak suka singkron, dengan ulasan pak romi, semoga persepsi cinta dan cara meletakkan posisi hati bisa lebih tepat, dan ulasan pak romi top banget, wah bisa jadi salah satu pakar cinta neh, selain pakar IT
November 18th, 2008 at 14:39
putus cinta memang kadang bikin hancur lembur pak, apalagi sering ditolak oleh gadis impian
Tapi yang namanya sebuah perjalanan menuju kedewasaan memang membutuhkan proses, dan kegagalan dalam cinta merupakan suatu hal yang harus dihadapi. Sakit memang (sering sih
), tapi berdasarkan pengalaman saya, gagal bercinta bisa membuat kita menjadi pribadi yang tangguh dan tahan banting
sabar ya mas.. huhuhu.. halah
November 18th, 2008 at 14:52
keren…apalagi gambar a triangular theory of lovenya itu…hehehe rupanya mas romi pakar tentang manajemen cinta juga. Salut Mas…
November 18th, 2008 at 15:10
cinta dan IT ada juga sih hubungannya,
kadang kala cinta tumbuh karena terbiasa, tetapi ada juga cinta yang tumbuh karena disengaja.
Sah sah saja kita menilai cinta dari sisi kita sendiri, tetapi cinta menurut saya adalah
“proses dalam mempelajari secara mendalam seseorang/sesuatu dimana yang dibaliknya tersimpan hal yang indah, sedih dan kadang mejengkelkan namun menjadi kisah cerita kita pada akhirnya”
ops… gak lebay kan
jangan ragu-ragu dalam mengungkapkan cinta seperti
Mas Romi aku CINTA padamu
dalam perdjoeangan mu mencerdaskan bangsa ku
Dahsyat mas gembul heheheheeee
November 18th, 2008 at 15:11
Satu hal lagi jangan lupa:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
November 18th, 2008 at 15:13
Buka stand baru ya boss, IKC : Ilmu Komputer Cinta
)
Hebat, multi talenta. Kapan2 saya juga mau advicenya
November 18th, 2008 at 15:21
Salut.. Mas Romi ternyata pakar cinta jg ya?
saya suka kalimat ini mas :
Janganlah kalian mengejar cinta. Jadilah legenda yang penuh dengan prestasi dan manfaat untuk orang lain, maka cinta akan silih berganti mengejar kalian. Dan ketika masa itu datang, pilihlah takdir cintamu, kelola cintamu, atur kadarnya, arahkan posisinya, dan kontrol kekuatan cinta sesuai dengan tempatnya.
@san : saya stuju dengan pendapat anda.. gagal bercinta bisa membuat kita menjadi pribadi yang tangguh..
November 18th, 2008 at 15:39
Widih tak sangka Dok,
Ternyata cinta bisa dikaji secara ilmiah jg.
Lanjut juragan…
November 18th, 2008 at 15:40
Hmm…. hati-hati lho !
Terkadang teori sedikit penyimpang dengan praktek di lapangan. Mahir dalam teori belum tentu terampil ketika praktek, atau sebaliknya. Ini diakibatkan banyakya “XXX”
November 18th, 2008 at 15:45
#Slamet Riyanto: Wah pengalaman pribadi ya mas hihihi
November 18th, 2008 at 16:08
yang menarik adalah gambar di atas. Belum pernah saya liat teori cinta digambarkan dlm bentuk diagram. he he..
A | Kha
November 18th, 2008 at 16:25
ternyata Cak Romi bisa romantis juga,
namanya aja sudah mencerminkan sang legenda cinta. romi & yuli hihih….
November 18th, 2008 at 16:38
Waduh,.. ada postingan yang tertinggal.
Mudah-mudahan Teori Segitiga Cinta bukan disalah-artikan sebagai Teori Cinta Segitiga, bisa “bubar kabeh”
. Dan biasanya pihak “ketiga” sering dikonotasikan sebagai hal yang negatif. Sabda Rasulullah, “Tidaklah seorang laki-laki yang berdua-duaan dengan seorang wanita, kecuali yang ketiganya adalah setan”.
Hmm, …. jadi hati-hati jangan sampai kita disebut yang terakhir itu, baik dalam rumah tangga atau “pacaran”. he he he he.
Bravo “RSW”
November 18th, 2008 at 16:44
“Janganlah kalian mengejar cinta. Jadilah legenda yang penuh dengan prestasi dan manfaat untuk orang lain, maka cinta akan silih berganti mengejar kalian.”
Saya sangat terpukau dengan kata-kata itu pak, insyAlloh saya akan berusaha
November 18th, 2008 at 16:46
wah… mas romi lagi romantis bner kayaknya sekarang :p
November 18th, 2008 at 17:01
Nah lho ! …. sudah menjadi konsultan percintaan Boz ???? … waduh …. he he he
November 18th, 2008 at 17:08
#Slamet Riyanto: Mas Slamet cerita pengalaman pribadi terus yah, dah sering jadi setan ya mas hihihi
#Afifudin: Sip, mantab mas
#Kamal: Waduh romantisnya dah sejak dulu sih benernya
#Riri: Ya mahasiswa bos, masalah dan curhatannya macam-macam, jadi ya terpaksa ngeluarin jurus-jurus jitu. Tetap dalam jalur ilmiah kok bos, dengan sedikit kembang syair anak muda hihihi
November 18th, 2008 at 17:12
Bukan cerita pengalaman, justeru aku hanya mengingatkan saja buat teman2 lainnya… ha ha ha
November 18th, 2008 at 17:41
#Slamet: Yah, kirain sampeyan pengalaman jadi orang yg ketiga alias setan gitu hihihi. Ke BM mas, GT nya mau dijalanin ga …
November 18th, 2008 at 17:43
saya suka di bagian keintiman pak romi
lebih intim2 gimana getoo
November 18th, 2008 at 17:50
#mantan kyai: Weks XKH mampir juga akhirnya … hihihi
November 18th, 2008 at 19:30
Cinta gak bakalan habis dibahas.
Bagus, bagus. Terima kasih, Pak Romi…
“Dan bangkitlah, lanjutkan perdjoeangan!
Ingatlah bahwa para legenda tidak pernah mengejar cinta…”
November 18th, 2008 at 19:43
Wuih…
Ada posting tentang cinta2an juga ya….
Cerita Indah Namun Tiada Arti (CINTA)….
Maaf pak, numpang menambahkan
“Beginilah cinta, critanya tiada berakhir…”
(Panglima Tian Feng)
Hehehehe…
November 18th, 2008 at 19:48
Hmmm, jadi penasaran nih sama komennya mas Slamet
November 18th, 2008 at 20:21
#Wulan: Yah dari dulu kan memang selalu penasaran sama komentar yang datang dari mas slamet or yadi hihihi
November 18th, 2008 at 20:48
wah ..
mas anwar malu2in mahasiswa malag ni.
pdhal mahasiswi2 di malang cakep2.
pa lg yg akwat,
sbhnal ..
semngat ;p
agungpurnomo.com
November 18th, 2008 at 21:26
yg penting, mencintai seseorang jgn berlebihan.
“mencintai kamu, bisa2 kubunuh diriku, bikin patah hati, trus langsung dicuekin…balikin oh..oh..balikin…….”(slank,balikin).
buat para pria, nek ditolak i jgn nangis, nglokro, loyo, apalgi bunuh diri. kami para lelaki tak akan mudah menyerah. wanita banyak di dunia ini.
November 18th, 2008 at 23:27
[...] leave a comment » Hari ini gue baca postingan mas Romi di sini. Lumayan lah gue bisa lebih memahami apa itu cinta [...]
November 18th, 2008 at 23:38
jangan mencari cinta ya… hmm itukah seorang legenda ? mungkin iya..
saya jadi inget novel ayat2cinta, dimana fahri tidak agresif mencari wanita, namun ia berusaha menjadi pemuda idaman wanita (hahah).
Legend, will i being a legend ?
November 19th, 2008 at 6:11
wew,tumben neh ngomongin cinta
November 19th, 2008 at 7:02
dari dulu begitulah cinta…penderitaannya tiada akhir…(cu pat kai).memang CINTA sukar di definisikan. tiap orang mengartikan cintanya sendiri.entah itu berhubungan dengan wanita,harta,atau bahkan mungkin perdjoeangan.cinta itu kata kerja(verb) atau kata benda(noun),masih belum ada yang bisa memutuskannya.Wallohu A’lam.
November 19th, 2008 at 7:17
Yup…
Saya sepakat, kmren saya juga sempet ngalami kaya gitu pak romi…
Alhamdulillah, banyak temen^ saya yang support saya…
So..
Baiknya semua kenangan yang terindah, tak ku balut dengan tangis
Baiknya setiap kerinduan, yang merajam tak kuratapi penuh penyesalan
November 19th, 2008 at 7:31
“para legenda tidak pernah mengejar cinta”, wah kalo semua orang (berjuang untuk)jadi legenda apa ada cinta yang mengejar kita ya pak romi? … takutnya semua orang sibuk mengejar prestasi dan memberi manfaat bagi orang lain. mmmm, ….
November 19th, 2008 at 7:45
[...] Romi SW : Ketika Cinta Ini Membunuhku … Pagi ini, ketika saya buka webnya Pak Romi http://romisatriawahono.net , saya sempat tertegun… [...]
November 19th, 2008 at 8:42
cinta..oh cintaa….legenda para pejuang cinta..
trims pa romi, inspirasi di pagi hari,
November 19th, 2008 at 9:22
var
love:boolean;
begin
love:=false;
repeat
writeln(”i love u”);
until love=true;
end.
November 19th, 2008 at 11:00
Romi,
Ada nuansa yang berbeda jika kita membaca gambar Romi dan gambar di en.wikipedia.org/wiki/Triangular_theory_of_love karena nilai rasa penerjemahan Intimacy.
Meski secara bahasa “Intimacy” dapat diterjemahkan “Keintiman”, namun perlu diingat bahwa nilai rasanya sudah berbeda. Intimacy di sini lebih berarti kedekatan dan keterikatan, sementara keintiman di bahasa Indonesia sudah melenceng pengertiannya ke “Hubungan Intim”.
Saya kira lebih jelas lagi kalau Intimacy diterjemahkan Keakraban.
November 19th, 2008 at 11:35
ini dia yg baru CINTA..seru GAk da Abisnya cerita.
Teori yg hebat BRAVO mas romi..
November 19th, 2008 at 11:40
Romi, komentar lagi nih …
Cinta adalah sesuatu yang berkaitan dengan emosi, perasaan, paradigma, dan sejenisnya, dan tentu saja bersifat non-deterministik … dan karena itulah cinta itu menjadi indah …
Nah, apabila cinta itu dianalisis seperti sains, berarti men-deterministik-kannya, apakah tidak akan mengurangi keindahan cinta itu sendiri sehingga menjadi kaku dan kering ?
he he he … filosofis bener ya …
November 19th, 2008 at 11:56
#Syafrudin: Setuju, sudah saya ubah mas menjadi keakraban. Saya juga tadinya mempertimbangkan ini sih.
#Riri: Ingat teori dasar Chaotic Engineering, di dunia ini yang paling pasti adalah ketidakpastian hihihi. Uncertainty management jadi isu yang menarik jadinya
November 19th, 2008 at 12:33
ckckck.. jadi ahli perasaan n percintaan juga pak?
November 19th, 2008 at 16:03
Baru pertama kali ngasi komen ke blog-nya mas Romi. Setau saya sih mas Romi menggeluti bidang IT.. Tp kok jadi bidang cinta ya.., sampingan kali ya.. hihi…
November 19th, 2008 at 16:09
#Maydina: Ga ahli, cuman coba memberi inspirasi saja ke anak muda
#Daru: Orang dari bidang apapun pasti menggeluti Cinta
November 19th, 2008 at 16:17
assalam pak Romi..
wadduhh.. pokoke saya setuju.. akan saya ikuti kata-kata ini :
“Janganlah kalian mengejar cinta. Jadilah legenda yang penuh dengan prestasi dan manfaat untuk orang lain, maka cinta akan silih berganti mengejar kalian. Dan ketika masa itu datang, pilihlah takdir cintamu, kelola cintamu, atur kadarnya, arahkan posisinya, dan kontrol kekuatan cinta sesuai dengan tempatnya.
Dan itulah jalan cinta para legenda …”
November 19th, 2008 at 16:34
makanya menikah atuh.. hehe
http://pernikahan.rizaazmi.net/
mohon doanya
November 19th, 2008 at 16:46
wahh… dari sekian artikel yang ditulis bang Romi, baru kali ini yang paling sulit saya ngerti… heheheh… (peace..) tapi nambah pemahamanku…
Thanks… bang Romi
(ati-ati nggowo ati / hati-hati membawa hati)
November 19th, 2008 at 16:48
Santai saja mbak Wulan…
RSW jadi panutan temen2 IKC dan Brainmatics, cuma kalo diajak “GT” kadang-kadang gak bisa nolak.
Kalopun ada “sesuatu yang aneh” pada RSW, itu hanya perasaan mbak Wulan saja. Sebagai orang yang dituakan dan memang paling tua diantara aktifis IKC, saya harus memberikan contoh yang positif maupun (-) untuk temen2 semua. He he he ….. Biar bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk, semua sudah pada dewasa…..
November 19th, 2008 at 17:11
#Slamet: Mas slamet kan tua tua keladi, makin tua makin ga jadi …
November 19th, 2008 at 17:18
Assl wr. wb., salam kenal pa!
Wah, pa romi romatis juga,
jangan2 punya pengalaman2 yang hebat nih ttg cinta, sehingga bisa begitu pakar-nya membahas ttg cinta.
Boleh sharing dong ilmunya pa, dg kita2…:) he..he..he
November 19th, 2008 at 18:33
penyair senja…(sedang belajar)
merayakan luka
menangisi bahagia
November 20th, 2008 at 2:12
Wuaduh… Pak Romi ternyata pakar dalam bercinta juga nih. Seru juga membaca deskripsi dan teori cinta dari sudut pandang peneliti.
Lagu LaLuna “penggalan kisah lama” juga bagus pak hehehehe…
Kalau punya waktu, ditunggu kunjungannya pak RSW di blog saya yang penuh cinta
November 20th, 2008 at 6:51
Mulailah Dari Cinta
Nah, ini dia tulisan yang ditunggu-tungu. Bernas, lugas, tepat guna dan tepat sasaran.
Kalo Mas Romi menulis tentang sesuatu, pasti ada efek ‘bola bekel’ di dalamnya. Coba perhatikan kalimat pemicu. Di sana ada ‘mahasiswa’ yang menjadi tokoh ‘pelengkap penderita’. Hancur lebur ketika cintanya hilang. OK, pada tahap awal yang dibidik adalah persoalan ‘muda-mudi’. Jika Anda mahasiswa dalam arti yang sangat luas, ‘pujaan hati’ (ada baiknya) tidak harus diartikan dalam tingkat kecerdasan dasar seperti itu. Seluruh apa yang sedang kita ‘pacari (mata kuliah)’ harus dimulai dari sentuhan cinta. Perhatikan kembali ‘a triangular theory of love’ di atas. Berjuanglah untuk mendapatkan ‘kekasih (IP maksimal)’ sampai titik darah penghabisan. Demonstrasikan di hadapan ‘kekasih’ sesuatu yang dapat membanggakannya. Akhirnya berteriaklah sekuat tenaga ‘YES, WE CAN!!!’. Dijamin, Anda akan jadi presiden! (Bukan begitu, Pak Barry?)
Salam, para pejuang ‘cinta’.
November 20th, 2008 at 7:40
yah.. kalo siap mencintai.. siapkan juga untuk ditolak atau diputus.
cinta tanpa perjuangan dan liku-liku jadinya gak seru.
berdjoeang untuk bisa mencintai diri sendiri sebaik mungkin adalah yang utama, sebelum belajar untuk mencintai orang lain.
artinya kalau bisa mencintai diri sendiri tentunya kuliah harus dinomor satukan karena itu masa depan..
saya sangat setuju dengan item pertamanya Pak Romi, LETAKKAN POSISI HATI DENGAN BENAR
bravo pak Romi
teroes berjoeang dan tetap semangat
November 20th, 2008 at 7:56
[...] Ketika Cinta Ini Membunuhmu by Romi Satria Wahono [...]
November 20th, 2008 at 9:31
Mengutip Jean Paul Sartre, dia pernah mengatakan “dibalik cinta ada sesuatu yang berbulu”. Apa ini yang dimaksudkan cinta pada ranah gairah tanpa komitmen dan keakraban. Jika ya, benar juga realitas kekinian mengindikasikan kalo cinta = sex yang salah eja.
November 20th, 2008 at 10:00
wah,,wah,, ketika mas romi bicara tentang cinta hehe,,,,
November 20th, 2008 at 10:03
Salam kenal dari ksetiawan.wordpress.com
Simpanlah cinta kepada makhluk digenggaman dan simpanlah cinta kepada Sang Khalik dihati…
Cintailah segalanya karena cinta kepada Sang Khalik…
November 20th, 2008 at 11:25
[...] Menarik membaca tulisan Ohm Romi yang hampir mirip dengan salah satu judul lagunya D’ Masiv “Cinta ini membunuhku”. Yup, entah kenapa tulisan tersebut terasa sangat berarti bagi saya, mungkin karena memang beberapa minggu belakangan ini saya serasa benar-benar seperti kehilangan kendali, kehilangan arah perdjoeangan, bahkan mungkin kehilangan keikhlasan saya dalam beramal (Astaghfirullahaladzim). Dan semua itu berawal dari kesalahan diri saya sendiri dalam menempatkan posisi hati dan mendefinisikan apa arti cinta. [...]
November 20th, 2008 at 11:36
weeiiiiiiiiz.. pak Romi memperluas area spesialisasinya
November 20th, 2008 at 11:46
[...] Ketika Cinta Ini Hampir Membunuhku…!!! Menarik membaca tulisan Ohm Romi yang hampir mirip dengan salah satu judul lagunya D’ Masiv “Cinta ini membunuhku”. Yup, entah kenapa tulisan tersebut terasa sangat berarti bagi saya, mungkin karena memang beberapa minggu belakangan ini saya serasa benar-benar seperti kehilangan kendali, kehilangan arah perdjoeangan, bahkan mungkin kehilangan keikhlasan saya dalam beramal (Astaghfirullahaladzim). Dan semua itu berawal dari kesalahan diri saya sendiri dalam menempatkan posisi hati dan mendefinisikan apa arti cinta. [...]
November 20th, 2008 at 12:14
ternyata cinta bisa membunuh ya….
November 20th, 2008 at 12:26
[...] Menarik membaca tulisan Ohm Romi yang hampir mirip dengan salah satu judul lagunya D’ Masiv “Cinta ini membunuhku”. Yup, entah kenapa tulisan tersebut terasa sangat berarti bagi saya, mungkin karena memang beberapa minggu belakangan ini saya serasa benar-benar seperti kehilangan kendali, kehilangan arah perdjoeangan, bahkan mungkin kehilangan keikhlasan saya dalam beramal (Astaghfirullahaladzim). Dan semua itu berawal dari kesalahan diri saya sendiri dalam menempatkan posisi hati dan mendefinisikan apa arti cinta. [...]
November 20th, 2008 at 12:52
Cinta…saya jadi inget waktu kuliah kebetulan yg kasih materi pak yanto (ketua STMIK AMIKOM Yk). kebetulan beliau cerita kalo selalu ditolak oleh cewek baik selama kuliah maupun ketika merintis primagama. sekarang menjadi salah seorang enterpreneurship terbaik di indonesia…kuncinya ojo ajur lebur
November 20th, 2008 at 13:42
Mas Romi, Eh.. Pak Romi. inilah sang legenda qta…
yang berhasil menuangkan konsep cinta ke dalam kemasan baru yang ilmiah..
saya setuju pak romi, cinta tidak bisa dihilangkan karena ia adalah fitrah..
namun ketika qta bisa menyimpan “rasa” itu dengan rapi di dalam hati, dan mengeluarkannya di saat yang tepat, itulah hakekat cinta yang sebenarnya..
tapi rekayasa cinta apakah termasuk rekayasa perangkat lunak pak romi ?
November 20th, 2008 at 14:51
tapi kalau mau sempurna cintanya,harus menikah dulu kan pak??
November 20th, 2008 at 15:01
hmmm sy baru tahu ada teri cinta……. dan ada ahlinya pula nih kayaknya
November 20th, 2008 at 16:31
[...] 1. Bagaimana Mesti Bersikap Ketika “Cinta ini Membunuhku?” Permasalahan utama dari para pemuda dan pemudi yang kebetulan sedang jatuh, menjatuhi atau dijatuhi cinta adalah ada di dua hal salah meletakkan posisi hati dan salah mendefinisikan cinta. [...]
November 20th, 2008 at 16:31
[...] 1. Bagaimana Mesti Bersikap Ketika “Cinta ini Membunuhku?” Permasalahan utama dari para pemuda dan pemudi yang kebetulan sedang jatuh, menjatuhi atau dijatuhi cinta adalah ada di dua hal salah meletakkan posisi hati dan salah mendefinisikan cinta. [...]
November 20th, 2008 at 17:08
LOVE is CINTA
Monkey Love = cinta monyet
truz monyetnya…???
November 20th, 2008 at 19:38
Kalo menurut saya si, cinta tuh perasaan yang posisi tingkatannya paling tinggi. Karena bisa mempengaruhi secara langsung jiwa dan fisik kita. Dibanding perasaan takut, senang, sedih. Cinta tuh pengaruhnya lebih besar…
Cinta memiliki kekuatan yang sangat besar…
Kalo seseorang mengetahui “the power of love” (Celine Dion), dia akan memanfaatkan kekuatan cinta tersebut sebagai sumber tenaganya…Contoh :
Cinta kepada laptop, membuat kita merawat, membersihkan layar, dan menjaga laptop kita.
Cinta kepada Keluarga membuat kita berusaha memberikan yang terbaik kepada keluarga.
Cinta kepada seseorang membuat kita care dan saling menolong terhadap seseorang tersebut.
Cinta kepada lingkungan dan kesehatan membuat kita tidak mau merokok, tidak membuang sampah sembarangan, dan memakai motor bebek 4 tak (ga sebut merek lho).
Cinta kepada bangsa dan tanah air…udah banyak contohnya. Salah satunya pemilik blog ini.
Cinta pada agama, akan membuat kita konsisten dalam membela agama..
dan Cinta kepada Allah (Sang Maha Kuasa) adalah tingkatan cinta yang paling tinggi. Meliputi seluruh cinta di atas. Cinta Sang Khalik dengan Makhluk. Bila seseorang telah mencapai tingkatan ini maka sungguh dia telah mencapai “true love”,,, dia akan konsisten melaksanakan perintahNya
Seluruh cinta di atas adalah cinta karena akal,, bukanlah cinta karena nafsu…
Semoga saya sendiri dan kita semua bisa mencapai tingkatan tersebut.
Oh ya, cinta tuh ga bisa ditolak…
Seseorang bisa menolak cinta dari orang lain hanya dengan kata-kata, tapi dia tidak bisa menolak aliran cinta… Cuman kebanyakan orang merasa kalo cintanya ditolak, dia udah ga bisa lagi mencintai…
Dan, janganlah menolak cinta,,, karena kita telah menolak suatu kekuatan besar… Kita justru harus senang bila dicintai (bukan Ge-Er)…
November 20th, 2008 at 20:32
Satu kata dech pak : mantap !
November 21st, 2008 at 0:20
waduh prof.cinta, keren artikelnya.
setiap ada artikel baru, pasti ilmu baru buat saia.
makasih om rom!
November 21st, 2008 at 0:25
boleh baca
http://karfianto.wordpress.com/2007/11/24/nasehat-untuk-ikhwan-dan-akhwat-13/
November 21st, 2008 at 8:43
Cintailah Sang Pencipta Cinta……..!!! itu akan lebih baik……..
November 21st, 2008 at 8:43
cinta cinta cinta…
Indonesia..
loh…
November 21st, 2008 at 10:52
Cinta adalah hal terindah dalam hidup. Namun kadang cinta menjadi hal terburuk dalam hidup. Jadi cinta sifat nya adalah relatif, tergantung dari sisi mana kita melihat, merasakan cinta itu. Namun betl kata pak romi bahwa cinta yang hakiki hanya untuk Alloh SWT. Nice artikel pak Romi.
Boleh saya link situs anda ke blog saya? terima kasih.
November 21st, 2008 at 13:57
Wah, baru tahu nih, ada teori segitiga cinta.
November 21st, 2008 at 14:09
> Romi Satria Wahono Says:
> November 19th, 2008 at 16:09
> #Daru: Orang dari bidang apapun pasti menggeluti Cinta
Mas, ralat ya, Dagu (Dani Gunawan), bukan Daru..
November 21st, 2008 at 14:22
Diam-diam mas satrio nih pakar cinta juga yah
November 21st, 2008 at 18:48
he he he.. alih profesi nih calon dosen S2 saya .. he he he
November 21st, 2008 at 22:11
yup, mantap….
maturnuwun…
lg “iseng” buka blog yg udah msk daftar bookmark-ku ini, dan..pas banget..emang lg butuh “penjelasan logis” kyk gini…
boleh “disebarluaskan” pak?
November 21st, 2008 at 22:18
cinta membutuhkan perdjoeangan karena moemet sekali tulisan nya mas…
November 22nd, 2008 at 1:29
piuwit…… ck ck ck… om romi dahsyat…
xexexexe….. kaget pas liat halaman muka dengan artikel dengan judul “cinta ini membunuhku..” kirain cinta bisa matiin komputer dari jarak jauh… hehehe…
November 22nd, 2008 at 3:56
Cinta seseorang dengan hanya komitmen = Cinta Kosong
Cinta seseroang dengan Gairah saja = Cinta Gila
Cita seseorang dengan keakraban = Cinta Suka
Terus CInta Manusia Pada TUhan itu Cinta Apa?
Cinta Tuhah pada Manusia Cinta Apa?
November 22nd, 2008 at 4:07
Wah Pak ROmi….
Ternyata bisa juga bicara soal cinta ya….
Pasti istri tergila-gila nich mendengan ceritnya…
Salut untuk Pak Romi
Tetap Dalam Perjoeangan!!!
November 22nd, 2008 at 5:26
ah cinta lagi.
November 22nd, 2008 at 5:55
//program pengecek ‘kesejatian’ cinta
//TrullyLove.java
public class TrullyLove{
“);
private String nasihat;
private String cintaNow;
final static String yourTrullyLove = “ALLAH SWT”;
public TrullyLove(){
this.nasihat = “Jibril telah datang kepadaku dan berkata: Hai Muhammad hiduplah sesukamu, tapi sesungguhnya engkau suatu saat akan mati, cintailah apa yang engkau sukai tapi engkau suatu saat pasti berpisah juga dan lakukanlah apa yang engkau inginkan sesungguhnya semua itu ada balasannya. (HR.Baihaqi dari Jabir) “;
System.out.println(this.nasihat);
}
public void getCintaNow(){
return this.cintaNow;
}
public String setCintaNow(String cintaNow){
this.cintaNow = cintaNow;
}
public String cekYourLove(){
this.cintaNow = this.cintaNow.toUpperCase();
if(this.yourTrullyLove.equals(this.cintaNow)){
return “Cintamu adalah cinta yang sesungguhnya….congratzz…”;
}
else return “Cintamu hanyalah cinta yang fana….tiada abadi…try to find your trully love!!”; }
public static void main(String args[]){
TrullyLove love = new TrullyLove();
boolean mengulangi = true;
String ulang, cintaNow;
Scanner input = new Scanner(System.in);
while(mengulangi){
System.out.print(”\nMasukkan apa yang sedang anda cintai saat ini : “);
cintaNow = input.nextLine();
love.setCintaNow(cintaNow);
System.out.println(love.cekYourLove());
System.out.print(”Anda ingin mengecek kembali kebenaran cinta anda?”);
ulang = input.nextLine();
ulang = input.toLowerCase();
if(ulang.equals(”y”) || ulang.equals(”yes”) || ulang.equals(”ya”))mengulangi=true;
else {
mengulangi=false;
System.out.println(”Thx 4 using this program….semoga kau mendapat cinta sejati…Aamiin
}
}
}
}
November 22nd, 2008 at 10:01
Wah bermanffat bgt nih
intinya “So Must Go On” ya Mas Romi..
November 22nd, 2008 at 14:41
“saya seorang mahasiswa di Malang, saya mendapatkan penolakan cinta dari pujaan hati saya di kampus. Rasa ini membuat saya agak terseok-seok, dan akhirnya nilai mata kuliah saya jadi hancur lebur. Bantu saya keluar dari masalah ini mas”
// cari yang lain-lah..emang di malang cuma satu ceweknya..tetap semangat-lah..
November 22nd, 2008 at 17:16
wah dalam banget nih
SETUJU bgd
November 22nd, 2008 at 20:28
wah asik nih ada dokter cinta, aku jadi pengen berguru sama si Om nih khususnya yg Networking Specialist ^^, smoga rejekinya lancar dulu baru bisa berguru hihihi^^
November 22nd, 2008 at 23:49
waks..curhat cinta ama om Romi . kalo genjrengan lagu yang disebut diatas masih kurang coba lagu jowo Jenang Gulo resapi liriknya (better view in versi warkop diyutub)…hehe
November 23rd, 2008 at 7:10
memberi cinta, dijatuhu cinta dan kejatuhan cinta hehehhe
November 23rd, 2008 at 11:03
waaahhhhh….. mas romi hebat deh…..
teorinya habat….
makasih sudah bisa menjadi t4 sharing yg baek buat kami yang masih muda ini
aplus……
November 23rd, 2008 at 11:09
wuih ganas om romi…
setuju bget sama om
cinta sempurna hanyalah cinta kepadaNya.
November 23rd, 2008 at 16:23
wah ternyata…mantap juga orang IT menerangkan algoritma tentang cinta
November 23rd, 2008 at 19:24
sangat menyejukkan mas…thanks so much !
November 23rd, 2008 at 19:35
Nitip lagu kenangan tempo doeloe saja … jaman jatuh cinta dulu.
cinta adalah kenangan
rasanya tak mudah dilupakan
cinta adalah kenangan
indahnya tak mudah dilupakan
reff: tangisan dan tawa serta riang canda
berjuta benci juga rindu
semua tumbuh jadi satu
khayalan yang nyata serta angan-angan
berjuta mimpi dan harapan
semua tumbuh jadi satu
cinta adalah kenangan
rasanya tak mudah dilupakan
cinta adalah kenangan
indahnya tak mudah dibayangkan
repeat reff
kan kuingat dan selalu kubawa
bisikanmu oh kasihku
cinta adalah kenangan
terkadang di atas segalanya
cinta adalah kenangan
goresan dua hati yang kasmaran
Salam Perjoeangan,
Avis
November 23rd, 2008 at 20:26
Wah Pak Dosen pandai juga tuh membahas teori cinta he..
November 23rd, 2008 at 21:58
He…jadi ingat waktu ditolak dulu. Memang sungguh mengharukan, dan……rasanya sediiiiiiih banget.
Untunglah cepat dapat gantinya, he…..3x
November 23rd, 2008 at 23:08
penjelasan makna cinta yang begitu mendalam, merasuk kedalam relung hati saya. Terima kasih atas pencerahannya mas
November 23rd, 2008 at 23:55
TOP BGT deh….penjabarannya.
jadi kepikiran ama si BELIAU….
November 24th, 2008 at 8:42
Pembahasan yang luar biasa…
sangat ilmiah
November 24th, 2008 at 10:24
Itulah cinta… karena cinta tidak harus dimiliki…
Janganlah terlalu berharap pada cinta…
He he he he…
November 24th, 2008 at 11:54
sebuah teori cinta yang teramat indah dari sang pujangga IT…
Trima Kasih Mas Romi,
Sangat Mencerahkan…
November 24th, 2008 at 12:39
menarik nih postingannya pak romi, klo menurutku ‘Love is to stop comparing’
November 24th, 2008 at 13:04
“Ingatlah bahwa para legenda tidak pernah mengejar cinta, karena itu:
Janganlah kalian mengejar cinta. Jadilah legenda yang penuh dengan prestasi dan manfaat untuk orang lain, maka cinta akan silih berganti mengejar kalian. Dan ketika masa itu datang, pilihlah takdir cintamu, kelola cintamu, atur kadarnya, arahkan posisinya, dan kontrol kekuatan cinta sesuai dengan tempatnya.
Dan itulah jalan cinta para legenda …”
My quote of the week
BTW, bakal ane ceritain ke praktikan ane nih ,,,, :p
November 24th, 2008 at 13:56
Assaamualaikum….
Kajian tentang cinta dengan bahasan yang sangat ilmiah…. hmmm… tulisannya bagus banget Mas Romi….
Anyway perdjoeangan harus terus berlanjut kan mas?
Oia salam kenal Mas Romi….
Wassalam
November 24th, 2008 at 14:32
mantep pak romi..
November 24th, 2008 at 17:43
huf… cinta bisa bikin coding gw errrorrrr (padahal nolak cewek gw sering tapi, ditolak baru sekali langsung down.. wah.. tapee deh ),,,, tapi itu dulu sekarang ngak lagi…
thanks pak romi i am warrior now.
November 25th, 2008 at 1:32
trus…. mas romi dulunya jatuh bangun juga ga dalam mengejar cinta…..
November 25th, 2008 at 12:52
sakit cinta ternyata ada obatnya!
salut atas “resep” cintanya, Mas!
salam..
November 25th, 2008 at 13:58
he he he mantap om romi, pi itu khan dalam masalah ko cinanya di tolak, klo cintanya diterima bagaimana?? he he he
November 25th, 2008 at 18:55
wah ternyata bisa juga mas romi ngebahas soal cinta. pengalaman pribadi ya mas.. hehehee..
November 25th, 2008 at 21:18
Saya melihat pemuda-pemuda sekarang banyak yang terjerumus oleh cinta. Cinta mereka hanya penuh nafsu, itu jelas terlarang. Bangunlah pemuda….kejarlah cita-cita, jangan terbius oleh cinta buta.
Kalau sudah saatnya….kalau sudah sukses, pasti pasangan akan mudah dicari. kalau tidak punya modal gimana mau cari yang tok cerrr……
November 25th, 2008 at 22:28
wah ngebahas cinta juga nih mas ..
hehehe
November 26th, 2008 at 14:54
sinetron2, iklan2, akses internet tanpa kendali, hingga layanan suara via telfon membuat nilai kaum wanita tak lebih dari seonggok daging yg nikmat utk hidangan
dan laku jadi barang jualan..
jadi entah bagaimana cara menempatkan dan “mengendalikan” cinta perempuan tsb di tengah jaman “bom” seks seperti sekarang ini, apa betul cinta tsb sekarang cuma s.e.x yg salah eja??
sementara utk menyegerakan menikah juga ada persoalan tuntutan hingga kekakangan sosio-kultural point of view local yg kadang membuat kita bingung menempatkan dimana letak ketundukan utuh pada kebenaran kabar dari ayat2 suci dan segala yang profan
ini jaman dimana adat menjadi ibadah dan yang sunah seolah2 sesuatu yg wajib
hehe serius amat, salam kenal mas rommy
tolong di approve ym-nya yah, and minta ijin artikel ini dikutip
thx, wem
November 26th, 2008 at 16:54
Pak Romi emang klop kok sama Ust Fauzil Adhim… hehe…
termasuk postur tubuh dan gaya bahasa dan bicaranya….
November 26th, 2008 at 17:28
Waduuh..”Cinta di banyak Makna “..wow sudah di kupas tuntas oleh mas romy…itulah hebatnya cinta jika sudah di bicarakan..semua orang pasti menguasainya….bagus pak artikelnya..good…
November 26th, 2008 at 17:59
Beeeuugh..om Romi canggih..!!
November 27th, 2008 at 1:31
[...] Tulis Sesuai dengan Target Pembaca dan Gunakan Bahasa “Manusia”. Ketika target pembaca saya adalah mahasiswa, maka saya harus menyajikan tulisan dengan bahasa mereka. Bahasa pergaulan, syair lagu anak muda dan ungkapan mereka, kadang harus saya gunakan, supaya saya bisa membuat kohesi alias rekatan dengan mereka. Menggunakan bahasa paper yang jaim, jayus dan jablai akan membuat bidikan kita lari, ketika baru satu paragraf membaca tulisan kita. Jadi, mari kita gunakan bahasa “manusia” yang baik dan benar Tapi jangan terjebak ke pergeseran karakter atau positioning, usahakan tulisan kita tetap sesuai dengan karakter dan positioning kita. Ketika karakter dan positioning saya ke arah ilmiah, saya akan menyajikan tema misalnya tentang cinta dengan tetap dalam koridor ilmiah, valid dan logis, meskipun tetap terlihat sentuhan hatinya [...]
November 27th, 2008 at 9:25
wahh bikin terharu yaa, namun cinta itu kembali ke kita bagaimana cara mengendalikannya, klo ga kuat ya kita yg terombang ambing oleh cinta..hew..he
November 27th, 2008 at 11:56
[...] Setelah sekian hari Ilmukomputer.com hanya berisi pesan cinta dari sang founder (Romisatria Wahono), hari ini ketika saya bermaksud untuk kembali membaca pesan cinta itu untuk yang kesekian kalinya , ternyata yang saya temukan adalah sesuatu yang laen. Yah… sebuah wajah baru hasil dari sebuah perdjoeangan penuh cinta sekaligus sebuah bukti bahwa ” cinta tak mampu membunuh ilmukomputer.com “ [...]
November 27th, 2008 at 14:50
apa yang nggak bisa yaa….
semuanya kalo dikaji secara ilmiah yang gampang dicerna yaa…kayak gini jadinya…poll…:)
question 4 U : kenapa ayam jantan berkokok, matanya suka merem…:D
November 28th, 2008 at 8:23
cinta ..
membuat buta …
cinta sejati tak butuh janji …
cinta sejati memberi bukti …
kapan akan kurengkuh …
November 28th, 2008 at 10:35
wah…
keren ntuh mz romi buka lez privat cinta g’ mz aq mau daftr nee..
aq stuju bgt dgn kta2 yng nee mz pko’x ma’ nyuzz
“Janganlah kalian mengejar cinta. Jadilah legenda yang penuh dengan prestasi dan manfaat untuk orang lain, maka cinta akan silih berganti mengejar kalian. Dan ketika masa itu datang, pilihlah takdir cintamu, kelola cintamu, atur kadarnya, arahkan posisinya, dan kontrol kekuatan cinta sesuai dengan tempatnya.”
bravoo…trus buat pujangga cinta
by koros in the genk..
November 29th, 2008 at 15:32
Kok rasanya selalu di tampar oleh tulisannya mas Romi..
Saya berhati-hati karena terlalu banyak melihat cinta yang gagal. Saling mencintai akhirnya berpisah, mendua, kematian, dsb.
Mungkin saya terlalu perasa… haha…
November 29th, 2008 at 23:07
Saya mau tanya apa sih definisi cinta menurut pribadi mas romi dan pribadi kalian ?….
Kalo menurut pribadi Saya ” cinta adalah suatu hasrat yang suci untuk memiliki, merasakan, berbagi, menyayangi dan melidungi. Maka jika cinta itu telah dikotori atau tercoreng oleh hasrat yang menyebabkan dosa maka itu bukanlah lagi disebut cinta,tetapi hanya hasrat, tidak suci (nafsu)”. Sebab cinta itu suci jadi berikan cintamu yang suci hanya kepada Allah S.W.T dan Rassulnya yaitu Nabi Muhammad S.A.W.
December 1st, 2008 at 12:51
assalamualaikum…
wah q bnr trkesan baca kta2 ni…
Ingatlah bahwa para legenda tidak pernah mengejar cinta, karena itu:
Janganlah kalian mengejar cinta. Jadilah legenda yang penuh dengan prestasi dan manfaat untuk orang lain, maka cinta akan silih berganti mengejar kalian. Dan ketika masa itu datang, pilihlah takdir cintamu, kelola cintamu, atur kadarnya, arahkan posisinya, dan kontrol kekuatan cinta sesuai dengan tempatnya.
Dan itulah jalan cinta para legenda …”
di tengah dilemaq memilih antara bertahan hingga cinta suci itu lyk q rasakan atau q runtuhkn sja prthananq & ikut arus sprti tmn2q lainnya…
tp ttp bngung nih pak hrz gmn…
bsa brthan g yaaaa….
thxpak romi saia skaaa bgd bca artikel2 anda…
pgn bgd bsa jadi org yg bsa mnybrkn ilmu n kbaikan gtu….
wish I’ll be…
someday maybe:)
December 2nd, 2008 at 7:42
Wuuaaaaa..nice post. Makasih mas buat postingannya, meaning bangat -mengingat kondisiku sekarang-. terutama pas closing quote nya. Cinta Mas Romiiiiii…
December 2nd, 2008 at 8:24
[...] Perdjoeangan adalah pelaksanaan kata-kata … inilah jalan cinta yang aku pilih [...]
December 2nd, 2008 at 10:38
Mas Romi, saya seorang mahasiswa di Malang, saya mendapatkan penolakan cinta dari pujaan hati saya di kampus. Rasa ini membuat saya agak terseok-seok, dan akhirnya nilai mata kuliah saya jadi hancur lebur. Bantu saya keluar dari masalah ini mas. (Anwar, Malang),
nb: gak beda jauh dengan ngelamar kerja, kadang di tolak kadang diterima.
, jika kamu merasa cinta sejati, jadikan itu bahan bakar prestasi. Bisa jadi anda bukan yg terbaik untuknya, tapi tidak ada seorangpun yang lebih baik dari anda. hahaha.
Banyak2 berdoa aja mas, masih banyak kemungkinan.
December 2nd, 2008 at 12:27
he..he.. numpang komen,
)
kalo saya bilang :
“Cinta itu sayang allah yang diamanahkan kepada manusia untuk manusia yang lainnya.”
jadi ketika anda merasakan cinta makin dekatlah kepadaNya agar amanah itu selalu ada pada anda. betapa bahagianya ketika kita mendapat amanah dariNya. makanya jangan disia-siakan. (meski saya sendiri baru berteori dan belum selesai praktikumnya
saya copast ke blog saya ya pak
terima kasih..
December 2nd, 2008 at 17:36
dokter komputer merangkap psikolog cinta nih pak romi..:p
December 2nd, 2008 at 19:47
Baca ini jadi senyum-senyum sendiri…
December 2nd, 2008 at 21:27
assalamualaikum…[-o
December 2nd, 2008 at 22:29
klo mnrt sy, cinta itu kudu memotivasi. klo kita syg ma org kita hrs jd termotivasi bwt mencapi yg lebih baik. kehadiran dy bikin kita semangat kuliah, semangat kerja…. jd ga hrs mikirin dy terus klo seandainya bertepuk sebelah tangan. jadikan itu motivasi mencapai yg lbh baik….n cinta ga hrs memiliki, yg peting kita sayang dy tanpa menuntut dy hrs sayang qt….
December 3rd, 2008 at 2:17
Hwe….he… ngmongin cinte neh
December 3rd, 2008 at 2:52
“Barang siapa yang saling mencintai karena keagungan Tuhannnya,bagi mereka mimbar-mimbar suci dari cahaya yang diingini oleh para Nabi & Syuhada”
om Romy romantis jga ampe ngomongin cinta hwe he…
//Janganlah kalian mengejar cinta. Jadilah legenda yang penuh dengan prestasi dan manfaat untuk orang lain, maka cinta akan silih berganti mengejar kalian. Dan ketika masa itu datang, pilihlah takdir cintamu, kelola cintamu, atur kadarnya, arahkan posisinya, dan kontrol kekuatan cinta sesuai dengan tempatnya.//
“Dan itulah jalan cinta para legenda …”
Tlisan om Romy buat saya sdar bahwa memang seorang yang pengen jd seorang legenda jngnlah kejar to cinta
karena cinta akan datang masanya,dan memang ndak usah terlalu dipikirin karena itu bikin pusing tujuh keliling,yakinlah bahwa Allah sudah menentukan jodoh bagi kta semua
December 3rd, 2008 at 21:36
wah
mumet aku baca tentang cinta kiii
mumeett
hihhihihihihii
December 3rd, 2008 at 21:56
aku malah senang abis baca iki. benar juga, kita tuh kudu mencintai sang pencipta cinta, karena tanpa dia tak ada cinta,kalau ngak cinta terus tak ada artikel ini.. (hihihi).
salam buat ikhwan jogja, pogung khususnya.
December 4th, 2008 at 13:49
‘Cinta Sejati’ bukan berakhir bunuh diri(kaya’ film) ato berakhir bahagia tapi cinta yang tiada akhir..to be continue
bukan mencari orang yang sempurna tapi menerima ketidaksempurnaan orang itu untuk dicintai secara tulus/sempurna(katanya..)
Nikmatnya pacaran ’setelah’ ato ’sebelum’ menikah ya..?keduanya blm tak coba semua hwhwhw…
December 4th, 2008 at 15:40
[...] http://romisatriawahono.net/2008/11/18/ketika-cinta-ini-membunuhmu/ [...]
December 6th, 2008 at 12:22
aq ga pernah percaya cowo 100%..
hahaha..
cowo mah dmn2 sm aja, ya gag?? pendapat org bs beda2 c…
tp artikel ini manteb dah..
December 7th, 2008 at 8:26
hiks… hiks…. terharu liat postingan nie… Jadi inget kejadian kemaren-kemaren… Untunglah terselamatkan setelah nulis di cermin,
Don’t worry You’re still have God who really love you…
bis itu jadi seger tiap abis mandi… ga ada acara mellow mellow lagi…
Btw thanks banget Om soal artikel skripsi… ngebantu banget… You’re Rockkk!!!!!’
December 9th, 2008 at 10:23
ha..haha..saya jadi ingat taun 2007 kemaren,waktu itu saya nyaris gagal lulus unas gara2 patah hati…untungnya saya sadar 1 bulan sebelum..trus pas unas matematika..eee..cewek itu dateng ke sebelah kelas saya…wah perasaan saya jadi kacau..hiks..hiks..alhamdulillah saya tetep lulus…trus saya jadi ingat lagi smester kemaren ip saya ancurr..gara2nya pas kuliah saya kepikiran ce’..haha..payah!!!!!tspi sekarang saya sadar trnyata msa depan saya lebih penting daripada urusan cinta semu belaka..yahh..ga sia2 bolos kuliah hari ini..thanks om!!
December 10th, 2008 at 20:20
Ternyata Bapak yang satu ini bukan hanya pakar IT ternyata bisa jadi Pakar cinta juga…huhhehehehehehe
December 11th, 2008 at 23:40
Pak Romi saya Salut kpd Anda, Karna Bpk bisa menjadi Orang yang bermakna bg orang lain. Saya Berharap bisa seperti P.Romi mempunyai banyak prestasi… saya mahasiswa disalah satu universitas negeri di SUL-SEl dan sedang memasuki semester 14 dan belum sarjana… dulu aq mempunyai smangat 45 pd awal perkuliahan tapi memasuki smester 5 aq patah semangat disebabkan berbagai hal.. Bagaimana yach pak romi untuk mengembalikan semangat saya untuk belajar….. oh.. yach sejak SMP aq terobsesi untuk pergi ke negeri Japan dan aq mau sx untuk kul di sana. Smoga harapan saya terwujud. thanks before
December 12th, 2008 at 13:15
Terima kasih mas romi atas wejangannya
Saya seperti pemuda pemudi lain yang sedang tercebur dalam asmara2 galau sperti mendapat pencerahan dari artikel ini..coba dari dulu mas postingannya
he2
Jadi cinta itu harus berprestasi ya,,
saya coba deh saran2nya, kebetulan postingannya pas tanggal lahir saya,,jadi harus maksa diri sendiri semangat
ditunggu postingan lain mas
Salam
December 15th, 2008 at 21:20
salut nieh pak romi, sekarang tambah lagi ni personal brandingnya “sang pujangga”
December 17th, 2008 at 12:40
saya ga bosan mbaca artikel yang satu ini.Ketika cinta ini membunuhku..kisahnya mirip dengan pengalaman saya dulu…putus cinta membuatku merana,melupakan studiku..mengejar cinta malah membuatku jatuh tertimpa tangga..eh pak romi beberapa hari lalu say coba buka web ilmukomputer.com dan blog anda kok ga bisa ya..?
December 17th, 2008 at 13:07
[...] Ketika karakter dan positioning saya ke arah ilmiah, saya akan menyajikan tema misalnya tentang cinta dengan tetap dalam koridor ilmiah, valid dan logis, meskipun tetap terlihat sentuhan [...]
December 18th, 2008 at 10:47
Ya..memang kalao di ikutan kata hati dan perasaan logika kita teidak dapat bekerja..seprti hampa ..
Cobala lihat keluar mas..Masih banyak yang menanti cinta sejati anda..Kalahkan semua degnan logika ..Emang susah awalnya..pasti nanti akan datang saatnya…seperti angin berlalu di tengah malam,
Pujangga 76
December 20th, 2008 at 22:37
hihihi..
pak romi ngubrulin cinta.
hmm.. blognya bikin saya tambah jatuh cinta. wadow!
Cinta emang musti berprestasi..tunjukkan nyalimu! hehe, iklan. cinta tuh sebenernya kayak ompol.
Inget waktu kita ngompol dulu, tiba2..datengnya..sering gak sengaja (la kalo sengaja namanya kencing, bukan ngompol), langsung aja rasanya..HANGAT..
Dan kita sendirilah yang pertama kali sebenernya merasakannya, namun kadang kita gak sadar2..sampai ibuk yg tidur disebelah kita teriak2! bangun2!!!! ngompol.
nah, kadang kita g ngerasa jatuh cinta, padalah..seperti ompol..udah BASAH SEMUA..Hihihihi..
December 21st, 2008 at 18:16
pak..koq ngepas yak ketika saya lagi fight demi seseorang…
jadi semangat lagi nyh…
klo cinta berdasarkan keikhlasan+ketulusan di campur kesabaran jadi cinta yang sempurna kan pak…???
December 22nd, 2008 at 10:56
[...] http://romisatriawahono.net/2008/11/18/ketika-cinta-ini-membunuhmu/ [...]
December 24th, 2008 at 14:37
WOW..DOKTER KOMPUTER MERANGKAP DOKTER CINTA MAS..KEREEEN MAS
December 25th, 2008 at 13:09
ada salah satu kecamatan di kota makassar sulsel, bernama : “TAMALANREA” yang mempunyai arti”tidak jemu-jemu”
Nama ini diberikan sesuai dengan kondisi kawasan kecamatan tersebut yang kebetulan mayoritas di huni oleh para pelajar dan mahasiswa. Universitas terbesar indonesia timur, UNHAS pun terletak di kecamatan ini.
Membaca tulisan mas romi ini, mengingatkan saya akan kecamatan itu. Yang selalu kembali mngingatkan agar tidak pernah menyerah dalam menghadapi segala masalah.
Semangat mas romi…!!!
December 26th, 2008 at 12:47
ikut nimrung yachhh….
mas,, didunia ini tidak ada yang abadi….so take it eazy, nikmatin aja hidup…. jadikan hidup lebih hidup…. hehehee… semangat,semangat,,,,
December 27th, 2008 at 21:33
Cinta itu mulanya manis bagaikan madu akhirnya pahit bagaikan empedu,Memang kata – kata cinta hanyalah mantra yang meninabobokan kaum pecinta, jangan sampai orang yang terkena panahnya cinta mementingkan akalnya di bandingkan perasaannya.
December 31st, 2008 at 23:42
Malam pak…
hmm..
sejak kapan bapak buka konsultasi tentang cinta?
saya tidak tahu loh pak..
January 2nd, 2009 at 10:24
artikelnya fresh,
haha,keren deh.
cinta itu tergantung algorithmanya,
hihi…
ada yang bilang cinta itu buta,
buta itu kan mata,
mata itu bulat,
bulat itu kan telur,
telur itu warnanya kuning,
kuning itu t**,
jd cinta itu t**
hehe….
January 5th, 2009 at 3:08
padahal ilmu cinta itu sangat jemu untuk dipelajari, karena memang sudah sempurna sejak awalnya, yaitu sejak jaman Nabi Adam A.S. sampe tahun 2009 dan terus sampai hari kiamat. nyatanya, selama rentang waktu tersebut tidak ada yang perlu direvisi dan tidak ada yang bisa dikembangkan. tetapi meskipun begitu, tidak ada hal yang lebih penting darinya, bukan..? sama halnya ketika kita sedang mempelajari ilmu logika.
January 5th, 2009 at 12:58
cinta damai..
dukung palestina!
January 13th, 2009 at 22:05
Cinta, cinta, cinta dan cinta lagi………..
usiiiiiiiiiiiiiinnnng dech mikirin soal cinta. Cinta adalah hal unik multi dimensi, terkadang bisa menjadi monster yang amat menakutkan, bahkan bisa pula terasa manis melebihi moanisnya madu. Cinta bisa menjadi virus ganas yang memetikan para pemujanya ketika tak mampu terkontrol dan terarahkan. Jadi yang terpenting ialah menancapkan komitmen dalam bercinta agar tetap dalam koridor yang valid.
January 14th, 2009 at 19:38
makasih ya pak… saya jadi lebih mencintai diri sendiri (maksudnya menghargai diri sendiri)
January 18th, 2009 at 22:38
Namanya juga Pak Romi, serius bisa, santai juga bisa, tak …iya…(jare wong meduro), wek..kek kek..
Idialis bisa romantis juga bisa (tak …iya…)
January 20th, 2009 at 10:32
Cinta cuma bisa bikin QT pusing walau terkadang cinta bisa membuat hidup QT lebih berarti. Jadi soal cinta g usah terlalu dipikirin nti bisa tua lho!!!!! Hidup dibikin enjoy aja g usah terlalu mikirin cinta. Tenag ja klo jodoh g bakalan kemana pasti ketemu kok!?
January 20th, 2009 at 20:33
seandainya cinta bisa dilgika…
seandainya cinta ada rumusnya… huehehe
January 25th, 2009 at 17:49
assalamu alaikum.
wah bagus juga nih Pak Romi artikelnya.
saya jadi teringat dengan seseorang yg pernah jatuh cinta. menyebabkannya semakin mendekatkan diri kpd Allah, Dia berdoa dan menangis krn takut terjerumus dalam fitnah wanita. bayangkan saja sebenarnya dia tertarik dengan tu cewek tapi dianya yg belum serius. si cewek terus menghubunginya via email namun si cowok takut hatinya terjerumus lalu dia menawarkannya untuk menikah namun si cewek menhatakan belum siap!. akhirnya si cowok ambil keputusan tegas tidak ada hubungan apapun tlp/email/surat2an sblm nikah agar dirinya bisa terus berjuang.
nggak tahu gmn kbr si cowok itu selanjutnya. kita berdoa saja semoga dia tetap dijaga oleh Allah dari fitnah wanita dan sukses cita2nya, amin.
oya nih ada buku bagus karangan ulama islam yg ternyata pakar juga dalam Cinta, kalau kita membacanya maka akan hanyut dalam penjelasannya yg tuntas tas tas.
judul bukunya Raudatul muhibbin… (bhs arab).
Penulisnya ibnu qoyyim aljauziyah rohimahullah.
wassalamu alaikum
January 25th, 2009 at 17:52
Cinta itu ada tiga :
1. Cinta kepada Allah
January 25th, 2009 at 17:57
2.cinta karena Allah (kita mencintai sesuatu hanya karena Allah bukan yg lain – tdk dilarang.
3. Cinta bersama Allah (perbuatan syirik = mencintai Allah juga mencintai yang lain melebihi cintanya kepada Allah mungkin harta, jabatan atau yg lain atau yg lebih fatal yaitu menyembah selain Allah.
yang pertama adalah tauhid = cinta yg paling besar dan satu-satunya hanya untuk Dia (Allah) bukan untuk si dia, hehehe
January 28th, 2009 at 8:18
waduh pak..
sebuah pembelajaran yang sungguh sangad menarik…
hum…
perlu direvisi ini masalah cinta saiah..
January 29th, 2009 at 9:57
betul banged pak… kadang saya sempet nyesel juga kok saya bisa begitu waktu pertama kali “cinta” meninggalkan saya…
tapi alhamdulillah banyak hikmah dibalik itu.
cinta sempurna hanya datang dari Tuhan, kalo pengin bisa memberikan cinta dan mendapatkan cinta sempurna ya belajarlah bagaimana Tuhan memberikan cintaNya…
January 29th, 2009 at 14:23
GREAT ilustration to much love and habit
congrat mr.romi
February 1st, 2009 at 8:25
bener banget mas romi, utamany remaja. jadi salah satu objek yang paling parah kalau dibuat jadi bahan penelitian dengan judulnya “kaca mata cinta”