RomiSatriaWahono.Net

e-Learning | Software Engineering | Networking | Internet Marketing | Opensource | Knowledge Management

Archive for the ‘Family’ Category

April 2nd, 2008

Kupas Tuntas Pornografi di Internet

pornografi.gifTahukah anda beberapa kenyataan ini?

  • Setiap detik, 3075,64 USD dibelanjakan untuk pornografi
  • Setiap detik, 28258 pengguna internet melihat situs pornografi
  • Setiap detik, 372 pengguna internet mengetikkan kata kunci yang berhubungan dengan pornografi di mesin pencari
  • Jumlah halaman situs pornografi di dunia saat ini mencapai 420 juta

Mencengangkan? Ya, dan juga sangat memilukan. Mengambil timing maraknya diskusi tentang rencana pemerintah melakukan filtering situs porno, ditambah gulung tikarnya beberapa komunitas situs porno karena diundangkannya UU ITE (meskipun sebenarnya UU ITE tidak secara eksplisit menyebut tentang pornografi), saya mencoba membahas topik pornografi di blog ini. Tulisan pertama akan membahas tentang analisa data dan statistik tentang pornografi di Internet. 


April 3rd, 2007

Lokasi Rumah Ideal di Jabodetabek

Sudah tiga tahun saya menghuni Jakarta sejak saya pulang dari study di Jepang tahun 2004. Tiga tahun ini saya selalu berpikir sebenarnya dimana sebaiknya saya tinggal di Jakarta. Kantor saya di Jl. Gatot Subroto, rutinitas saya tidak terlalu jauh dari wilayah sekitar Thamrin, Sudirman dan Gatot Subroto sendiri. Kalau harus jalan untuk ngajar atau meeting ke arah Selatan (Pondok Indah, Ciputat atau Depok), saya biasa minta pagi sekali (langsung dari rumah), atau sore sekalian (pulang dari kantor). Supaya nggak perlu bolak balik yang menghabiskan waktu karena macet. Perjalanan ke utara (Ancol, Mangga dua, dsb) saya berusaha hindari kecuali kalau terpaksa memang urgent atau hari libur (sabtu dan minggu). Itupun saya tidak akan mampir atau kembali ke kantor, karena sekali lagi akan tua di jalan ;) Nah dimana sebenarnya lokasi rumah ideal di Jakarta bagi orang-orang seperti saya?

semanggi.jpg


November 27th, 2006

Naura Azka Sadidah

Setelah menunggu 9 hari karena telat dari jadwal lahir yang seharusnya 11 Nopember 2006, pada tanggal 20 Nopember 2006 pukul 20:45 alhamdulillah telah lahir anak saya yang ke-5. Yang terakhir (maaf belum tentu yang terakhir ;) ) ini berjenis kelamin perempuan, golongan darah seperti bapaknya yaitu O, terlahir dengan berat 3750 gram, panjang badan 53 cm dan lahir normal di rumah sakit Haji Pondok Gede, Jakarta. Meskipun sudah agak kehabisan ide nama, alhamdulillah masih bisa nyusunkan satu nama Naura Azka Sadidah untuk yang satu ini. Foto-fotonya bisa diklik dari thumbnail di bawah:

azka3.jpg  azka2.jpg azka1.jpg


October 28th, 2006

Tango!

tango11.jpgBukan nama makanan, apalagi nama tarian, meskipun mungkin kita bisa menari-nari dengannya ;) Ramadhan kemarin, saya janji beli sepeda baru untuk Irsyad, anak saya yang paling gede (kelas 2 SD, 8 tahun), kalau dia bisa puasa penuh. Meskipun akhirnya masih bolong 2 hari, saya akhirnya tetap putuskan beli sepeda sebagai hadiah. Saat Jabotabek sepi senyap ditinggal para penghuninya yang mudik ke daerah masing-masing, dimulailah perburuan sepeda.


February 6th, 2006

Berilah Mataharimu Sinar Takwa

irsyadhasan.jpgPotret orang Jepang dari dekat, sebuah kisah kecil yang kebetulan saya tulis sewaktu tinggal di Jepang.

“Ohayo gozaimasu (selamat pagi)”, sapa gadis kecil tetangga rumah, ketika saya hendak mengayun sepeda mengantar Irsyad, anak saya yang paling besar, ke Yochien (TK Jepang). Saya tersenyum karena tanpa sadar ternyata Irsyad sudah menganggukkan kepala dan balik menyapa gadis kecil tadi. Yochien tempat Irsyad sekolah letaknya tak jauh dari rumah, naik sepeda sekitar 5 menit.


January 29th, 2006

Beri Kami Kebebasan

Beri Kami Kebebasan” itu mungkin yang ingin diungkapkan beberapa anak TK dan SD pada saat mereka mengikuti lomba mewarnai di TK/SD IT Al Marjan Jati Makmur, Bekasi. Kebetulan hari Sabtu tanggal 29 Januari 2006, saya menemani dua anak saya, Irsyad (SD kelas 1) dan Hasan (TK A) mengikuti lomba mewarnai di sekolah mereka. Selagi Irsyad dan Hasan asyik mewarnai dengan crayon mereka, saya coba berkeliling melihat-lihat gambar ratusan anak yang lain. Melihat gambar mereka, seperti melihat ratusan sifat dan pemikiran yang ada di benak mereka.