3 Kiat Jitu Mengatur Waktu
by Romi Satria Wahono
Kalo boleh tahu, mas Romi sehari tidur berapa jam ya? Meski jadwal padat koq masih bisa produktif nulis di blog, ngajar di sana sini gitu (Guntur)
Pertanyaan yang sangat sering muncul ke saya. Yang pasti, sehari tidak akan bisa kita perpanjang supaya lebih dari 24 jam. Kuliah beserta tugas-tugasnya ataupun pekerjaan beserta lembur-lemburnya tentu juga sudah memakan waktu tersendiri
Benar ungkapan seorang pemikir besar Islam bernama Hasan Al Banna bahwa, “Kewajiban kita lebih banyak daripada waktu yang tersedia”. Supaya saya bisa tetap produktif diantara kesibukan pekerjaan, belajar dan urusan rumah tangga yang sudah menjadi kewajiban kita, saya memilki 3 kiat jitu untuk mengatur waktu. Alhamdulillah selama ini terbukti efektif dan manjur ketika saya terapkan. Nah apa sih 3 kiat jitu itu?
3 kiat jitu mengatur waktu itu adalah:
-
Kurangi tidur
-
Kurangi tidur
-
Kurangi tidur
Sejak masuk SMA Taruna Nusantara tahun 1990, saya membiasakan diri untuk hanya 3-4 jam tidur dalam sehari. Waduh pusing dong? Ya awalnya pusing dan sering tidur di kelas. Tapi setelah itu terbiasa, yang pasti terbiasa pusing dan tidur di kelas … hehehe becanda
. Masuk kuliah di Jepang, kebiasaan itu masih saya bawa, dan alhamdulillah ini bisa mengejar banyak ketertinggalan masalah bahasa dan mengatasi berbagai masalah lain. Rasulullah juga tidak terlalu banyak tidur, tapi beliau masih bisa menjadi pedagang, pendakwah dan kepala pemerintahan yang sangat baik dan handal. Beliau bahkan tetap menjadi panglima perang, mengikuti dan memenangkan berbagai peperangan yang dilakukan bersama sahabat-sahabatnya. Malu kita dengan beliau, tidur sering lebih dari 8 jam, jangankan ikut perang, di kelaspun masih sering ketiduran, kena angin or hujan dikit langsung demam plus pilek, dan bahkan mbantu tetangga ngejar ayamnya yang lepas juga nggak bisa
Generasi muda, hayo jangan kayak gini!
Nah setelah punya modal banyak waktu, sekarang tinggal atur jadwal supaya bisa memanfaatkan dan mengalokasikan berbagai kegiatan dengan baik. Saya sendiri, pagi sampai sore untuk urusan bisnis, ngajar dan penelitian. Mulai sore hari saya buat jadwal untuk menulis, mempersiapkan bahan ngajar atau ngajari temen-temen IlmuKomputer.Com supaya mahir melakukan presentasi, ngajar di kelas dan public speaking. Di sela-sela waktu, saya masih bisa membimbing tugas akhir mahasiswa, menerima curhat konsultasi mahasiswa lewat YM, dari masalah memilih jurusan, memilih universitas, memilih software sampai memilih jodoh
Kadang untuk refreshing sambil nunggu download file, saya menerima tantangan om Yadi, om Slamet atau om Udin untuk bermain FIFA 2008 atau WE. Sayangnya, sampai saat ini gocekan messi dan henry plus freekick ronaldinho lewat jempol saya masih terlalu tangguh untuk mereka
). Hoi om-om sekalian, sekali-sekali beri saya kekalahan dong, belajarlah dari kekalahan! … hehehe
Terus karena saya hidup di Jakarta yang jalanan selalu macet oleh kendaraan, supaya tidak tua di jalan saya sedikit ubah style waktu kerja. Saya berangkat agak siang setelah jalanan mulai cair, dan pulang agak malam ketika lalu lintas sepi. Hidup di Jakarta lebih nikmat dan terasa bermakna … hehehe
Ketika dalam perjalanan keluyuran ilmiah, saya manfaatkan waktu idle sebelum naik panggung atau ketika nongkrong di executive lounge bandara sambil nunggu delay pesawat untuk ngikuti berita, browsing, blogwalking, baca ebook atau nulis kalau lagi dapat ide.
Saya pernah baca dari jurnal di bidang kesehatan, ngurangi tidur itu akan ngurangi usia kita. Wah ini gimana dong mas? (Nia, Depok)
Ya, mungkin benar dan mari kita asumsikan bahwa penelitian itu benar
Saya sendiri berprinsip bahwa tidak masalah mati muda asal meninggalkan banyak karya dan hasil perdjoeangan yang bermanfaat untuk masyarakat. Daripada berumur panjang tapi banyak melakukan kegiatan yang tidak berguna. Lha kalau umur sampai 80 tahun tapi cuman jadi tanggungan orang, tidak bisa membuka lapangan kerja baru, tidak mau share knowledge ke teman-teman yang lain, pinter dipakai sendiri, kaya dipakai sendiri, habis itu ternyata hasil korupsi, kelihatan pinter juga ternyata karena suka copy paste alias plagiat, kok menurut saya tidak terlalu berarti ya hidup itu. Target umur pendek selalu saya sampaikan ke teman-teman aktifis IlmuKomputer.Com, meskipun masih banyak yang belum ngeh atau malah ngacir ketakutan
Saya sendiri yakin tidak akan lama hidup, diberi sampai 35 tahun alhamdulillah, kalaupun ditakdirkan sampai 40 atau 50 tahun ya berarti saya anggap ini suatu tantangan dari yang Diatas untuk lebih keras berdjoeang mewarnai perbaikan di republik ini. Saya sejak SMA sekolah dibiayai oleh rakyat. Karena bisa pinternya karena dibiayai oleh rakyat jadi ya harus saya cicil pelan-pelan untuk mengembalikan kepada rakyat
Terus diantara kesibukan, gimana mengelola waktu untuk keluarga mas? (Budi, Malang)
Orang bijak mengatakan, “Di samping orang besar, ada perempuan besar yang mendukungnya”. Artinya karena saya banyak makan, jadi istri saya mengikuti pola makan saya, sehinggu ikutan gemuk alias sama-sama jadi orang besar
Aktifitas saya alhamdulilah didukung penuh oleh istri saya yang sudah setia menemani saya ikut perang “badar” menempuh kehidupan di Jepang. Kalaupun “kuantitas” pertemuan dengan istri dan anak berkurang, sebenarnya tidak menjadi masalah asal “kualitas” pertemuannya ditingkatkan. Karena hari sabtu dan minggu kadang saya harus keluyuran ilmiah ke luar kota, hari kerja sering saya pakai untuk ngantar lima prajurit saya jalan-jalan ke Dufan, Kebun Raya Bogor, Taman Safari, dsb. BTW, ke Kebun Raya Bogor di hari kerja nikmat lho, mobil bisa masuk dan kita bisa eksplorasi seluruh lokasi kebun raya sampai puas
Bagi saya kehidupan adalah ladang jihad alias usaha sungguh-sungguh, ini sering saya bahasakan dengan “perdjoeangan”. Waktu tidak banyak, karena sekali lagi, “Kewajiban kita lebih banyak daripada waktu yang tersedia”.
Jadi, mudah-mudahan kita semua tetap dalam perdjoeangan!



May 15th, 2008 at 9:56
wah, kebetulan sekali, Oom. Saya juga mulai mengurangi tidur, sekarang cuman tinggal 4 - 5 jam. Rasanya kok terlalu banyak waktu yg hilang kalau hanya dibawa tidur aja. Hehehe…tapi bedanya mungkin saya gak sesibuk mas Romi. Saya cuman pegawai kantoran biasa, tidak ada yg perlu dibimbing, diajar. Tapi saya juga maen WE, jadi kapan2 saya akan berikan kekalahan untuk Anda!
May 15th, 2008 at 10:06
assalamualaikum wr. wb.
semoga kiat-kiat yang bapak romi sampaikan menjadi hal yang berguna bagi kami sebagai mahasiswa dan menjadi asbab hidayah untuk seluruh umat
jangan lupa jaga kesehatan juga pak biar tetap semangat dan terus berkarya untuk indonesia tercinta ini
makasih untuk infonnya
May 15th, 2008 at 10:09
Keduax, tambahan mas Romi, jauhkan TV dari tempat kita kerja & belajar….!!
May 15th, 2008 at 10:37
Saya baru mapan tidur selepas pukul 2 malam, tapi kok masih sulit untuk produktif ya? Kayaknya pengurangan waktu tidur harus diikuti dengat memperketat penjadwalan kegiatan
. Saya terkesan dengan pernyataan Mas Romi tentang apalah artinya panjang umur tapi malah membebani orang lain. Lebih baik mati muda tapi meninggalkan banyak karya yang bermanfaat, sangat setuju! Saya doakan Mas Romi tetap banyak karya sekaligus panjang umurnya, biar kita-kita semakin ikut pintar juga mencicipi ilmu Mas romi. By the way, dulu di TN sempat diajar Pak Henang atau bu Susi nggak?
I know them very well.
May 15th, 2008 at 10:49
makasih mas
May 15th, 2008 at 11:05
Kebetulan akhir2 ini saya juga sedang berusaha mengurangi jam tidur. 3-4 hari bisa sekitar 4 jam semalam, tapi hari berikutnya jam 8 sudah nggak kuat, hehe…. Yah, mengubah kebiasaan memang perlu perdjoeangan, apalagi buat saya yang sudah bertahun-tahun terbiasa tidur lebih dari 6 jam setiap malam
May 15th, 2008 at 11:51
wah musti dicoba nih,, soalnya sampai saat ini saya masih merasa kebnyakan tidur,, tapi klo udah mengurangi tidur masih kurang produktif dimana nya yang salah y
May 15th, 2008 at 12:05
#Fisto: hahaha ayolah
#Bayu: Ok thanks. Amiiin …
#Agus: Lha kalau sibuk ngoprek komputer kan TV sudah menjauh secara otomatis … hihihi
#Nayantaka: Ya pak Henang sempat pak
#Fajar: Welcome to the jungle .. hehehe
#emfajar: Coba lakukan aktifitas, nulis, baca buku, dsb.
May 15th, 2008 at 12:05
ternyata bukan cuma saya yang punya pikiran nyeleneh sepeti itu. Namun jujur saja saya salut ada orang yang bisa tidur 4 jam sehari. Saya sendiri tidur 5 jam sehari secara parsial (4 jam mulai pukul 01.00 AM - 05.00 AM) ditambah 1 jam sore hari sepulang kuliah (sekedar refresh).
May 15th, 2008 at 12:16
Semakin lama tidur malah semakin sering ngantuk.
Supaya tidak sering ngantuk, bangun pagi-pagi trus cari kesibukan atau lakukan kegiatan rutin sambil menunggu waktu berangkat kerja/sekolah/kuliah.
Biasanya kalau pagi-pagi sudah semangat, seharian akan semangat pula.
#Fajar: betul om, merubah kebiasaan memang butuh niat dan usaha keras serta kesabaran.
May 15th, 2008 at 12:16
intinya bersungguh-sungguh ya pak, dan totalitas mengharap keridoan-Nya.
namun saya kadang suka nggak konsisten dengan rencana2 saya, dan suka mood-moodan ah.
thanks pak, akan saya usahakan lebih keras lagih.
klo masalah mengurangi tidur mah saya udah banyak ngurangin, cuman pemanfaatannya belum maksimal he he he
May 15th, 2008 at 12:19
#Abah: Berarti tinggal atur schedule kegiatan. Buku apa saja yang dibaca, ngoprek apa hari ini, dsb
May 15th, 2008 at 12:25
Wah, ini dia pak masalahnya, sering kalah sama rasa malas nih. Padahal, saya juga menyadari soal itu dan sudah berupaya untuk tidak tidur terlalu ‘banyak’ … *sigh*
May 15th, 2008 at 12:33
Hehehe… Iya Mas..
Mas Romi juga uda ungkapkan hal diatas saat keluyuran ilmiah di USU..
Makasih atas pencerahan2nya Mas.. tetap dalam perdjoeangan
May 15th, 2008 at 12:42
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Subhanalloh, Jazakalloh Khoir…
Terima kasih atas artikelnya. Mas Romi ini termasuk yang mempengaruhi pola hidup saya belakangan ini.
Menurut Mas Romi, bagaimana membudayakan hidup terencana dan merawatnya agar istiqomah??
Ditunggu artikelnya.. Terima kasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
May 15th, 2008 at 13:17
” Khoirun naasi anfa’uhum linnaas “(Sebaik2 orang adalah yang paling bermanfaat bagi orang lainnya)
Jadi ngiri nih sama mas Romi… Jazakallohu Khoir, Barokallohu Fiik
Tulisannya Bagus, Kerasa banget…
May 15th, 2008 at 13:40
ada yang saya ikutin dari Mas Romi, yaitu, berangkat kerja agak siang dan pulang kerja sore, jadinya nggak kena macet, walaupun sering telat…hehehe.
mau niru mengurangi tidur kok masih susah,
masih sering pusing.
May 15th, 2008 at 14:07
Terima Kasih pak Romi atas artikel-nya…. bermanfaat bgt buat saya yg doyan tidur… banyak waktu saya yg sia-sia hanya untuk banyak tidur…
semoga saya bisa mengubah pola pikir saya tentang kecukupan waktu tidur…
May 15th, 2008 at 14:39
jadi pengen duel maen FIFA & WE sama mas romi, ada yang pegang MU mas ?… nice article, ngasih spirit buat gw pribadi
May 15th, 2008 at 14:51
kunci memanfaatkan waktu tidak cukup hanya meninggalkan hal-hal yang gak produktif. harus juga disertai dengan kegiatan pengganti yang lebih produktif. kalau tidak kita hanya akan berpindah dari kegiatan gak produktif yang satu ke kegiatan gak produktif lainnya. misalnya, banyak tidur itu gak produktif, kemudian kita kurangi tidur, tapi waktunya dipakai buat nonton sinetron, bukannya sama-sama gak produktif…
May 15th, 2008 at 15:33
Salam,
Mas Romi yang terhormat, maaf komen ini menyimpang dari judul/topik postingan.
Saya memerlukan daftar/list situs terlarang yang terbaru (update s.d skrg) untuk dipasang pada squid proxy, terutama sekali untuk kepentingan sekolah.
Kiranya mas Romi memiliki file dalam bentuk .txt atau .php, saya mohon dengan sangat agar mas Romi memberitahukan baik lewat email maupun lewat komen di blog saya.
Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Wassalam.
May 15th, 2008 at 16:29
lha ini sudah ada solusi untuk memperbanyak spare time … nah sekarang yang cukup ribet untuk mengatur banyaknya target pengisian waktu tersebut … apalagi klo’ orang tipe perfeksionis (minta’ yang aneh2, target yang cukup tinggi) … jadi over time tapi belum khasil2 niy kerjaan-e … lha dikira dengan punya waktu yang cukup tersebut … bikin target lumayan aneh2 … eh ternyata sama aja selesai kerjaannya molor
… lha jadi ganti strategi lagi … ganti strategi lagi … nah klo’ begini ini yang cukup ribet pak romi …
May 15th, 2008 at 16:45
Terima kasih banget Om Romi…
Artikel yang sangat berguna bagi saya. Apalagi saya sudah membalik pola tidur saya.. hiks..
tidur di waktu terang, bekerja di waktu gelap.
Bener kata Om Romi untuk bisa berubah… “perdjoeangan!”.
May 15th, 2008 at 16:49
subhanallah… mantabz bner ini artikelnya, inspiring. Saya juga udah lama banget bertekad haru ngurangin jam tidur cuma entah knapa koq susah banget ya…
Kalo saya paksain tidur cepet dengan harapan juga bisa bangun cepet, selalu gagal. pasti bangun-bangun udah subuh.
Klo saya paksain tidur agak malem supaya bisa ngerjain macem2 dulu, pasti pagi2nya bangunnya tambah parah, subuh ksiangan. kuliah telat mulu :p kira2 solusinya giman tuh mas romi???
May 15th, 2008 at 16:56
Inspiratif sekali, Pak! terimakasih
May 15th, 2008 at 16:59
Mas Romi, saya setuju tips-nya. Walau demikian jangan sampai mengorbankan kesehatan yah. Tidur itu juga perlu, untuk menjaga stamina tubuh. Kesehatan adl. rahmat terbesar dari-Nya. Saya pengin bisa spt mas Romi, hanya saja karena hipertensi (6 bulan setelah kembali ke Indonesia), shg. saya tidak dapat memaksa diri sering “tetsuya” seperti di masa lampau.
May 15th, 2008 at 17:32
Makasih om Romi, mengubah kebiasaan memang perlu perdjoeangan.
Saya juga sudah berusaha untuk seperti itu, cuma kadang masih kebablasan hehee…
May 15th, 2008 at 17:41
karena dibiayai oleh rakyat jadi ya harus saya cicil pelan-pelan untuk mengembalikan kepada rakyat >>> ini prinsip yg luar biasa, gak semua orang ingat akan hal ini, salut mas romy !
May 15th, 2008 at 18:49
thx mas Romi..
membawa inpirasi yang semoga bisa
diikuti, daku pernah ym tanya ttg ini
saat itu jawabanya 3-4 jam sama.
tapi ini lebih jelas.. thx.
May 15th, 2008 at 20:32
mas romi memang sumber inspirasi…
semoga selalu berkah..
May 15th, 2008 at 21:10
[…] Tulisan bagus dan mencerahkan dari Pak Romi. Saya terkesan dengan pernyataan Beliau yang ini “Ya, mungkin benar dan mari kita asumsikan bahwa penelitian itu benar Saya sendiri berprinsip bahwa tidak masalah mati muda asal meninggalkan banyak karya dan hasil perdjoeangan yang bermanfaat untuk masyarakat. Daripada berumur panjang tapi banyak melakukan kegiatan yang tidak berguna.” […]
May 16th, 2008 at 8:53
Waduh..mas Romi terima kasih telah membuat saya ‘berpikir’ dan ‘merenung’…coz hidup emang harus bermanfaat…
saya sempat berfikir…di Indonesia mungkin sangat banyak orang yang pintar dan cerdas…tapi mungkin sangat jarang orang yang bisa bermanfaat…terkadang kebanyakan hanya ’sekedar’ untuk urusan dapur mereka sendiri…
banyak orang yang berfoya-foya diantara orang yang sengsara…rasanya sangat mengiris sekali….
saya harap ini artikel ini bisa dibaca oleh para pemimpin kita…
syukron pak Romi telah bersedia ‘memilih’ untuk hidup menjadi tauladan yang baik dan hidup bermanfaat buat yang lain…
teruskan ‘perdjoeangan’-moe!!!
May 16th, 2008 at 9:27
Betul-betul sangat menarik. saya sendiri sering tidur lebih dari 6 jam. Soalnya sering gak tahu mau ngerjain apa. hehehe.
May 16th, 2008 at 12:41
triknya ternyata sederhana aja ya Pak…tp menurutku semua orang harus bisa menemukan pola hidupnya…. gimana pendapat Pak Romi? soalnya Gen, karakter, lingkungan sangat mempengaruhi style qt pak…kalo seperti Pak Romi aku salut dengan perjoeangan mengatur waktu nya yang akhirnya bisa berguna buat byk org.
May 16th, 2008 at 13:25
postingan yang menarik…
May 16th, 2008 at 13:49
tulisannya bagus pak,inspiratif banget..
May 16th, 2008 at 14:12
good
May 16th, 2008 at 14:28
#riq_s = hmmm … ada istilah bijak, “punggung parang kalau diasah bisa jadi tajam”
Gen, karakter atau kecepatan berpikir bisa saja berbeda setiap manusia. Tapi masalah kesuksesan, siapapun berhak mendapat kesuksesan asalkan dia bekerja dan berusaha keras. Itu saja patokannya.
May 16th, 2008 at 15:23
Wadoooh mas Romi…
Gw suka gaya hidup lo hahaha
Quote yang paling gw suka di blog post ini adalah:
Lha kalau umur sampai 80 tahun tapi cuman jadi tanggungan orang, tidak bisa membuka lapangan kerja baru, tidak mau share knowledge ke teman-teman yang lain, pinter dipakai sendiri, kaya dipakai sendiri, habis itu ternyata hasil korupsi, kelihatan pinter juga ternyata karena suka copy paste alias plagiat, kok menurut saya tidak terlalu berarti ya hidup itu.
Oouuyeeaaa I luv it..
Two thumbs up..
Inspiring..
May 16th, 2008 at 16:19
Sangat mencerahkan pak. Terima kasih.
May 16th, 2008 at 16:57
wah di atas saya singkatan namanya sama.
Assalamu’alaikum Wr Wb
Salam kenal Pak Romi, senang baca-baca artikel bapak. Setuju dengan kiat-kiat yang bapak lakukan, seperti kisah dan biografi orang2 besar yg pernah ada di dunia ini selalu mencantumkan Kurangi Tidur. Terus berjuang Pak, berkontribusi terus dalam dunia keilmuan, saya coba mengikuti walau berat
“Kewajiban kita lebih banyak daripada waktu yang tersedia” , lebih dikenal dengan “Al-Wajibat aktsaru minal Awqat”
Wassalamu’alaikum Wr Wb
May 16th, 2008 at 17:18
Luar Boasa Bang,
Masih bisa konsisten unt tidur 3-4 jam dari SMA.
Btw masih tetap ada olahraga paginya nggak?
May 16th, 2008 at 17:41
Saya selalu iri (dalam konteks positif loh, Mas Romi) dengan “perdjoeangan” mas, hehe.
Benar2 inspiring ;D
Salut buat Mas Romi, semoga semua urusan Mas dalam kebaikan dimudahkan oleh Alloh.. Dan semoga seperti apa yang dikatakan Mas, hidup kita ini bisa memiliki nilai yang berarti untuk diri sendiri dan orang lain. Aamiin.
May 16th, 2008 at 17:45
#Komang: Nah itu dia, sayangnya sudah tidak … hihihi. Gimana kabarnya om Komang, sehat?
May 16th, 2008 at 17:50
IMHO. Menurut saya, waktu itu “tidak bisa diatur”. Waktu itu berjalan sebagaimana adanya. Sudah dari “sananya” bahwa sehari itu 24 jam, 1 jam 60 menit, dst. Jadi - IMHO - yang lebih tepat itu “Kiat Jitu Mengatur Agenda/Kegiatan”.
May 16th, 2008 at 18:47
rahasia sedikit tidur ini yang harus diperjuangkan keras, kebanyakan bisa sedikit tidur jika ada kerjaan deadline, tapi setelah kerjaan kelar bakalan balas dendam tidur ampe puas.
Karena sekarang udah jarang main FIFA atau WE jadinya tambah sulit untuk mengalahkan
) sedangkan yang tiap ari main aja bisa kalah, nglirik mas slamet dan mas udin
)
Yang jelas jangan sampai sampeyan meninggal sebelum utangku lunas
), ntar susah nyarinya diakherat. Do’a Panjang Umur untuk Mas Romi. Salam perjuangan.
May 16th, 2008 at 19:36
#Hendra: Awas om, terlalu semangat ntar malah jadi salah kaprah
Coba perhatikan kata-kata ini: mengelola waktu, mengelola uang, time management, dsb. Masak salah sih … hehehe
May 17th, 2008 at 8:35
yah emang sih waktu yang cuman 24 jam itu nggak bisa nambah, tapi masih sempetlah buat ikut cegah satwa punah dengan cara mengisi waktu luang dengan memelihara hewan, atau nungguin hutan! he he he
May 17th, 2008 at 9:00
Mas maksih masukannya…artikelnya alus-alus pisan..terus posting tentang dunia kuliahan yah terutama yang sedang ngekos dan tentang bagaimana memulai belajar pemrograman yang baik untuk para pemula..? salam kenal Mas,salut buat Mas.
May 17th, 2008 at 12:05
wah kalau ngurangi tidur agak susah, gemana ya?おしえて いただけませんか?
May 17th, 2008 at 20:55
Dik Romi, saya tidak sependapat dengan resep mengurangi tidur. Karena tiap individu memiliki pola tidur yang berbeda-beda tergantung dari “sono” (baca DNA)nya. Ada yang cukup tidur 3-4jam, tapi ada yang kebutuhannya 6-8jam sehari. Tentang hal ini individu yg bersangkutanlah yg paling tahu.
Saya lebih cenderung dalam hal ini mengubah secara bermakna pola “learning strategy”nya masing-masing yg prinsipnya memakai tema-tema strategi : Hipernavigasi, Kolaborasi, Interaktif, Networking, Just-in-Time Learning, Integrated Subject, Real Time, Social Networking, Web 2.0 (KM) tools dsb yg kesemuanya menghasilkan outcome kompresi materi belajar (mis. semula terukur sbg beban 20 sks, setelah memakai tema-tema tsb alhasil menjadi cuma 10 sks). Hal ini identik dengan teknologi digital data kompresi mis dg teknologi Mobee MicropageTM yg semula konten 150kb (dilayar PC)terkompresi secara ektrem menjadi 10kb (dilayar ponsel yg “lebih bodoh”).
Trims
May 17th, 2008 at 23:46
Assalaamu’alaikum..
ArtikEl kaLe ini baGus bNgt mas…
sEbeneRnya saya nih, penGen banGet ngUrangi waktu tiDur,,
tapi blum berHasil.
Kalo tidur cuman 3-4 jam gara2 ngerjain tugas,, besoknya malah ngantuk..
Terus terAng saya se7 setiap orAng punya pola tidur masing2. Tujuan tidur adalah menGembalikan tenaga untuk dapat beraktiFitAs. Tapi yang jadi inti di sini bukan jumlah jam tidur, melainkan tingkat relaksasi(kenyenyakan). Percuma orang tidur 8 jam kalo ga relaks, trus bangun2 malah pegel.
SebaLiknya kalo orAng tidur 2-3 jam, tapi tidurnya pulas, bangunnya pasti seger…
Ada baiknya kita mencontoh tidurnya Rasullullah saw.
Menurut sumBer yang sAya baca juga, cara tidur yang baik tuh deNgan merebahkan badan seperti orang mati, trus jangan saMpai ada bagian tubuh kita yang tertekan karena tu menghambat alirAn daRah yanG menujunya.
Oh ya,, Mas Romi maU tanYa nih…
)
orang2 Jepang kan sebElum tiDur tuh mandi air hanget dulu kan,,, (tau dari anime n dorama
apa denGan gitu, biSa mbikIn tidur lebih nyeNyaK??
Onegai,, dijawab yah..
Thx
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb
May 18th, 2008 at 5:09
email dai afriyan firdaus
// posted by y3dips @ 11:27 PM 0 comments
Thursday, June 28, 2007
Umur Kita
Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 thn-70thn (mayoritas)
Pukul rata manusia meninggal ± 65 th, beruntung yg diberikan umur panjang dan dimanfaatkan sisa umurnya.
Baligh: Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama hidup di dunia?
Laki-laki Baligh ± 15 tahun
Wanita Baligh ± 12 tahun
Usia Yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus:
MATI-BALIGH= sisa USIA ?????..65-15= 50 tahun
Lalu 50 tahun ini digunakan untuk apa saja ?
Flowchart: Multidocument: Catatan: 50 tahun=
12 jam siang hari
12 jam malam hari
24 jam satuharisatumalam
Mari kita telaah bersama.
Waktu kita tidur ± 8 jam/hari
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam= 146000 jam=16 tahun, 7 bulan?? (146000/24)= 6083.333hari/365hari=16.66th
di bulatkan jadi 17 tahun
Logikanya : Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selamanya?
Catatan: Yang lebih bermasalah lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor, bisa jadi 12 jam/hari =25 tahun habis tertidur!!! Hati-hati dengan penyakit TUMOR?
Waktu aktivitas kita di siang hari ± 12 jam
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas:18250 hari x12 jam = 219000 jam = 25 tahun (219000/24)= 9125hari/365hari=25th
Aktivitas disiang hari : Ada yang bekerja, atau bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling?
dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tak pernah bisa disamaratakan satu dengan yang lain??..
Waktu aktivitas santai atau rilexsasi ± 4 jam
Dalam 50 tahun waktu yang dipakai rileksasi 18250 hari x 4 jam= 73000 jam = 8 tahun
Realisasi rileksasi: biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian/ bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung di buai khayalan??
tidur + Aktivitas +santai
17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50 tahun Plus plos/ Balance
Tidur??Ngelembur? Nganggur
Lalu kapan Ibadahnya?
Padahal manusia diciptakan-Nya tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepada-Nya, karena satu hal yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki Illahi.
Maut datang menjemput tak pernah bersahut
Malaikat datang menuntut untuk merenggut
Manusia tak kuasa untuk berbicara
Tuhan Maha Kuasa atas syurga dan Neraka?
Memang benar! kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lha wong kita mah kuliah mau nyari ijazah, bakal nanti bekerja agar mudah mencari nafkah?
Memang benar ! Bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana? Orang kita bekerja sikut sanah sikut sinih, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang? ..
jarang orang menolak untuk di puji dan di puja tatkala mereka berjaya ?
Pernah kita membaca bismillah saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah?
Pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia.
Lalu kapan ibadahnya?
Oh mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup ?!
Karena kita pikir; sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu syurga???Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita !
Berapa sholat kita dalam 50 tahun ?
1x sholat = ± 10 menit ?..5x sholat ± 1 jam
Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat=18250 hari x I jam =18250 jam= 2 tahun
ini dengan asumsi semua sholat kita diterima oleh Allah swt.
Kesimpulan: waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat????
2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita?.itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan di terima..
Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun; dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang terasa maupun yang di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa.
Logika dari logikanya:
Bukan satu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian.
Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana.
Solusi:
Tiada kata terlambat walaupun waktu bergulir cepat, isilah dengan sesuatu apa yang bermanfaat . Jangan di tunda-tunda lagi?
Ingat malaikat maut akan datang kepada siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Akhirat adalah tujuan kita yang terakhir ! Apakah kita siap menyambut malaikat maut kapan saja dan dimana saja ?
email dai afriyan firdaus
// posted by y3dips @ 11:27 PM 0 comments
May 18th, 2008 at 7:31
nice.
tapi kl udah punya waktu banyak, trus ga ada yg dikerjakan gimana? maunya sih banyak berkarya.
May 18th, 2008 at 7:39
Wah bagus nih tips nya Pak Romi
, saya sendiri lo bisa se produktif itu. Memang saya sendiri merasa waktu saya kadang terbuang percuma.
Thanks Pak atas tipsnya
Dony
May 18th, 2008 at 9:46
Siapa bilang mengurangi tidur itu bisa bikin kita cepat mati? Gak bener mah itu
Saya asumsikan begini, orang-orang kesehatan bilang kalau tidur itu idealnya 8 jam sehari, ini berarti 1/3 waktu kita dalam sehari hanya digunakan untuk tidur. Jika sekiranya Allah menakdirkan umur Si Fulan hanya 60 tahun, berarti 20 tahun waktu si Fulan itu hanya digunakan untuk tidur saja, ih…. mengerikan bukan?
Bagaimana jika waktu 20 tahun untuk tidur itu kita pangkas menjadi 5 tahun saja, atau jika masih berat maka dipangkas menjadi 10 tahun saja, sehingga waktu tersebut bisa kita manfaatkan untuk Berdjoeang
dan menghasilkan karya-karya yang berguna untuk masyarakat. Bener gak mas?
May 18th, 2008 at 12:25
perlu buat sodara2 ketahui, bung romi ini dulu badannya sterk habis, begitu ketemu saya pertama kali, saya kaget bin takjub, kok badannya ‘mbedah’ kayak beruang (sorry)…katanya ini akibat kurang tidur…banyak ngemil…
Hehehe….
May 18th, 2008 at 15:56
#Damme: hehehe … ini fat by choice om. Kalau dulu sterk tapi kurang berkarakter, kalau sekarang tidak sterk tapi sangat berkarakter hihihi.
May 18th, 2008 at 22:24
Siiip … aku suka gaya tulisan dan bahan olahannya. Daftar nic jadi pembaca.
May 19th, 2008 at 1:12
[…] Tulisan ini terinsipirasi dari blognya mas RSW a.ka Romi Satria Wahono pada postingan 3 Kita Jitu Mengatur Waktu, dalam blognya tersebut, mas romi mengatakan bahwa 3 kiat tersebut adalah : […]
May 19th, 2008 at 7:46
Terima kasih Pak Romi, mungkin akan saya coba membiasakan untuk mengurangi waktu tidur, bisa karena biasa ya kan!
May 19th, 2008 at 8:45
assalamu’alaikum…wah kemarin sudah saya coba tuk melakukan tidur sehari selama 3 jam saja. dan ternyata memang benar, banyak hal yang saya lakukan dan semua planing saya dapat terselesaika sebelum waktunya. nikmat sekali kalau kita tidur saat kondisi tubuh bener2 cuapek…malah bisa bangun lebih cepat.
May 19th, 2008 at 9:19
Artikel yang bagus mas Romi. Saya sering diprotes istri karena tidur diatas jam 1 malam..dan harus sdh bangun jam 5 utk sholat subuh (kesiangan ya..). Katanya tidur itu hak tubuh, jangan pernah dzalim kepada dia (baca:tubuh) itu tidak adil namanya dan panjang lebar ceramahnya…tidak bisa saya tulis disini. Saya sering tidak bisa jawab, jadi sering tak kasih senyum aja. Hmmmm…kayaknya sekarang saya punya materi baru untuk diskusi.. he..he..
May 19th, 2008 at 9:37
Habis baca postingan abang jadi tambah semangat buat kerja
(masih muda…masih bujang… go work!)
May 19th, 2008 at 12:13
tidur sehari cuma 3-4 jam…ga ada olahraga…makan apa ajah disikat..seandainya itu semua terpenuhi…
apa itu sehat???
Btw…sering solat tahajud ga tuh pak???
sayang ajah udah tidur dikurangin tapi ibadah satu ini ga dijalanin, soalnya kendala untuk melakukan ibadah ini kan salah satunya masalah tidur.
May 19th, 2008 at 18:57
wah..bener sekali apa yg dipaparkan mas Romi di atas. manusia dewasa yg ingin berguna yah harus rela sedikit melupakan kenikmatan alias mengurangi tidur. saya sudah merasakannya, sehari hanya tidur 2-4 jam. awalnya sih dpt komentar dari murid,”Ibu kok pucat, atau matanya kok merah ?” selain mengurangi tidur kita harus memperhatikan asupan gizi ke tubuh alias makan yg halalan thoyyiban, tul ga ?
May 19th, 2008 at 21:13
wah beneran mas?
diaplikasikan ke pelajar SMA baik nggak ya?
apa bener ini tergantung bawaan atau bisa diubah?
May 20th, 2008 at 19:59
Dik Romi, saya merasa perlu menengahi masalah yang “cukup membingungkan” ini. Masalah ini adalah masalah keseimbangan dinamika antara “nature” (pola alamiah tidur seseorang) dan “nurture” (intervensi manusia atas pola alamiah). Dalam konteks yang lebih luas ketidakseimbangan “nature” dengan “nurture” ialah fenomena global warming dengan segala dampaknya.
Dalam masalah mengurangi tidur janganlah berlebihan, tapi kompensasikan dengan “nurturing through our learning strategy” (harap baca posting saya 17 Mei 2008 jm 20:55).
Dalam filosofi teologis, soal keseimbangan “nature” (yang dimanage oleh para malaikat sebagai operating system-nya)dan “nurture” (yang dimanage oleh akal-rasa-kehendak manusia juga sebagai operating system)haruslah ada keserasian atau kompatibilitas. Orang Jawa bilang, “yo ngono, ning yo ora ngono, nanging yo ngono”.
Trims
May 21st, 2008 at 9:58
saya sering buat planning, buat schedule and timing, namun seringkali gagal, tidak bisa konsisten, memang untuk bisa fokus on project (scheduled) itu butuh perjuangan yg hebat. Saya sering kalah dgn agenda yg sifatnya krg penting, namun mendesar dan seringkali sepele.. Ada saran mas?!
Makasih mas motivasinya.
May 21st, 2008 at 18:10
Setuju pak,,
Saya juga mengalami hal seperti itu,
Sindrom 24-jam-itu-kurang
Sejauh ini rekor coding saya sampai 20 jam(tapi dipotong sama shalat, makan, urusan wc)
Tapi beneran deh memang hidup ini terlalu singkat untuk hal-hal yang biasa kan pak?
Bedanya saya dengan pak Romi : saya kurang tidur makin kurus, sedangkan pak Romi makin subur hehe
May 22nd, 2008 at 15:29
Saya jadi malu baca postingan ini
, mudah2an bisa jadi lebih baik.
Jadi iri juga lihat Mas Romi bisa dapat amal jariyah karena bagi ilmu dan inpiring orang. Mo ikutan akh, hmm tapi mulai diri sendiri dulu diperbaiki heheh, biar gak jadi dosa jariyah
May 22nd, 2008 at 22:05
wah asyik banget nih nulisnya, terasa lepas… sepertinya anda salah satu hamba Allah yang beruntung karena sudah menguasai ilmu syukur dan ikhlas. Gak banyak orang seperti dirimu mas.
Semoga selalu diberkahi setiap langkahnya. Amien.
-dito-
May 22nd, 2008 at 22:34
Hemmm, tidur 3-4 jam saja …
Agak masalah juga, tapi kalau banyak baiknya dan tidak merusak tubuh akan saya coba juga … Tapi bapak, saya cukup konsen terhadap kesehatan, saya akan coba seimbangkan juga ah, untuk Pak Romi juga, walaupun prinsipnya baik tapi harus jaga kesehatan jg loh Pak! Biaya rumah sakit mahaaaaaaaalll [Pak Romi: Dah tahu! Dasar nak kecil!]
May 22nd, 2008 at 23:21
SALUT buat mas romy,,,
oh iya mas, saya mahasiswa perikanan unhas, sebentar lagi insya Allah akan dinobatkan menjadi sarjana (SPi),menurut mas gimana menghadapi desakan agar cepat kerja, sementara cita-cita saya ingin menjadi peneliti. trus menunggu pendaftaran kan masih lama tuh mas. nah waktu kosong ini terkadang jadi beban ketika ditanya, udah kerja ato blon ma teman-teman juga keluarga. saya tidak ingin seperti teman saya yang mudah goyah pendiriannya karena di desak oleh pertanyaan teman dan keluarga soal harus cepat kerja. jadinya teman saya, kerjanya gak terarah, tidak sesuai dengan jurusannya. percuma kan 4 tahun menuntut ilmu, klo gitu mas. tolong tips dan bimbingannya mas..
terima kasih
salam hormat
yunuz
May 23rd, 2008 at 10:46
wh mas maaf baru kali ini saya memasukkan komen di rubrik ini padahal kan saya sering sekali melihat lihat tulisan mas romi.
tentang rubrik ini,wh.. susah di ungkapkan ini mas
saya sangat kaget ternyata mas bisa ya tidur hanya 3-4 jam. klw saya sih sangat susah bangun pagi niy mas ada rasa malas skrang kuliah saya kn kebanyakan siang jdinya itu mungkin salah satu penyebabnya termasuk sih wktu saya masih smk yang sering telat dan faktor non teknis lainnya.
gmana ya mas cara kiat awal saya untuk yang bisa saya lakukan untuk dapat membiasakan bagun lebih cepat bahkan klau bisa sih tidurnya bisa ngalahin mas romi…??..he..
May 23rd, 2008 at 11:04
wah kalo gak kurangin tidur saya masih belum bisa mas, Eh tapi sekali-kali kunjungi blog saya dunk. ada tawaran bagus buat kemajuan negeri ini. di sini
May 23rd, 2008 at 15:25
wah….
kalo saya masalah tidur 3-4jam sih sering… la wong op warnet jaman dulu… 2hr melek juga kuat…
tidur 8jam emang bayi orok…
sekarang pas kerja kantoran sering insomnia g bisa tidur jadi saya baca2 lebih produktif sih… Tapi sampeyan pernah g ngalami begini, ketika harus konsentrasi penuh badan jadi cepet lemes… dan ngantukan terpaksa tidur recharge dulu deh, mungkin secara biologis saya g sekuat sampeyan kali ya ? kadar lemaknya belum cukup buat ngebantu energi cadangannya untuk konsentrasi penuh ?? ato gimana ?
ato saya hanya seperti para pak wakil rakyat karena konsentrasi ndengerin pidato sampe ketiduran deh
May 24th, 2008 at 13:07
wuiiihh pa Romi…saya salut deh sama bapa..ga aneh bapa bisa ngasih banyak kontribusi di dunia IT..
5 jempol buat bapa deh..(1 lagi pinjeman tapi)..hehe
May 24th, 2008 at 15:35
Mas Romi, saya mohon izin nge-link ke blognya
trima kasih
aminhers
May 26th, 2008 at 10:56
Emm Pak Romi, kalo bapak tidur 3-4 jamnya tuh dari jam
berapa sampe jam berapa … kalo dugaan saya sih
00 - 04an ya …
bener ga pak ? ? ?
May 26th, 2008 at 23:01
hmmm..iya, awalnya pusing bgt kalo kurang tidur. kalo begadang malah sering kesiangan paginya *stlh shalat subuh tidur lagi*. tp skrg kalo tidur siang ato byk jam tidur malah pusing, heuhuehehehe.. dah terbiasa begadang
May 27th, 2008 at 12:16
terima kasih untuk tulisan mas Romi yang mencerahkan. itu hanya semakin meneguhkan saya untuk terus melanjutkan perjuangan saya menjadi seorang penerjemah.
rgds,
AR
May 27th, 2008 at 13:45
kalau kurangi makan, gimana mas?:D,,,ngurangin waktu juga ga yah?
May 27th, 2008 at 23:05
Salam dari seberang..
wah 3 kiat jitu-nya top banget nih Mas..
, tapi sekarang malah keenakan tidur hi3x
Aku waktu kuliah bisa tidur 3 s.d 4 jam, bahkan klo ujian malah gak tidur
May 28th, 2008 at 9:11
Kiat2nya ok. Sama spt mas muji dan mungkin temen2 yg lain. Jaman kuliah dl pasti sering begadang, tidur kurang. Tp pas skrg kl ke enakan ngoprek di hari kerja absenku pasti sering merah. hehehehe
May 28th, 2008 at 10:15
Tidur memang tidak perlu lama…yang penting harus berkualitas….Sebentar tapi menyegarkan….
May 28th, 2008 at 11:21
slama ini saya mengurangi tidur, awalnya pusing banget,
tapi lama kelamaan sudah terbiasa. cuma kendalanya dikantor konsentrasi’ jadi kurang.
ada saran lain
May 28th, 2008 at 13:14
pak saya ingin ke jepang saya mau kuliah sperti bapak,tolong beri tau informasi nya ke saya ya pak
May 28th, 2008 at 13:41
wow…kiat2nya mantap..
saia akan mulai mencobanya ah..
sapa tau berhasil..
walaupun sebenarnya, sering tidur larut malam juga..tapi bangunnya siang…hehehe
May 28th, 2008 at 22:59
[…] ada Komentar sejauh ini Tinggalkan komentar RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik Tinggalkan komentar Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akanditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> […]
May 28th, 2008 at 23:41
[…] 1. 3 Kiat jitu Mengatur Waktu by Romi Satria Wahono […]
May 29th, 2008 at 6:29
saya juga sudah coba 3 hari ini… saya juga ajak beberapa kawan tapi hanya seorang yang join…. akan tetapi dia gagal(pusing katanya… sebenernya aku juga:D)
dan memang betul saya rasakan makin banyak yang dapat saya kerjakan(sesuai kata bos romy)
yang patut dicatat di sini kan kondisi fisik individu berbeda. kalo boz rommy kan gendut… lah saya… maka dari support juga dari makanan teman…. jangan terlalu irit apalagi kalo ada duit…. ntar u malah sakit bro….
satu lagi pesan saya rajin2 lah berdoa kira-Nya Tuhan berkati dan bimbing usaha sodara
br,
chika.tambun
May 29th, 2008 at 15:21
Great artikel om



But, emank sulit buat ngurangin waktu tidur. Tidur itu nikmat, apalagi abis makan
Hm, klo sekarang malah kurang tidur oi
Kekna bisa menerapkan “3-4 jam”nya om Romi nih
Hm, abis baca2 di atas, kok gw baru nyadar yah klo waktu “ngekos” qta di dunia ini kebanyakan abis buat tidur ama hal2 yg g berguna??
Kudu gw perbaiki dr sekarang nih.
Thx boz atas infonya
May 29th, 2008 at 19:11
tapi kalo ngekos dulu kok badan gw kurus ya? kata orang anak kos badannya kurus-kurus gara2 banyak pikiran en banyak begadang
Artinya secara umum yang kurang tidur itu bodinya seperti triplek apalagi ditambah isapan rokok di malam buta sambil bergitar ria..
jadi kalo mas romi menganjurkan ini, keliatannya kesimpulan saya diatas salah ya..
May 29th, 2008 at 21:31
lha ko saya kurang tidur + kurus yah, ga adil(dimana letak keadilan?) saya mau juga jadi lelaki besar(besar hati aja deh) heheheheh… tapi salute. kalo saya dengar2 waktu tidur yg baik itu jam 11-2 trus selebihnya waktu produktif. bener ga mas?
shuting down…
May 30th, 2008 at 10:12
Bang, gak banyak orang siap untuk mati saat masih muda.
Salut.
Tapi bukankah ada pilihan lain :
umur panjang yang diisi dengan karya nyata untuk rakyat?
Salam perdjoeangan,(bang aku ijin pake salam ini ya)
-herbert-
May 30th, 2008 at 15:01
Hmmm..saya yang anak kost ini hampir setiap hari memiliki jam tidur yang cuma 4-5 jam. Tapi merasa jadwal sesungguhnya tetap dimulai jam 6 pagi mas.
Jadi sering bangun dini hari tapi ga’ jelas mau melakukan apa selain celingukan nunggu adzan shubuh, dan jadwal kegiatan sesungguhnya baru dimulai sehabis itu.
Hehehe…
Salam
May 30th, 2008 at 15:33
Om Romy, kok belum ada tulisan baru seehh?
sibuk yak?
saya dah tiap hari buka situsnya, ga ada tulisan baru juga.
di tunggu yaks..
May 30th, 2008 at 16:14
pak romi….. trimakasih banget artikelnya…..memang mending jadi orang itu harus pinter2 dalam bagi waktu, biar sukses segalanya (sukses badan jadi gemuk dan sukses jadi orang bermanfaat)kayak hehehehe…
Oh iya pak.. saya juga ucapin trimakasih.. karena kemarin udah mau ngisi seminar di HMTI - udinus.. maap ya pak.. bila kemarin ada yang kurang berkenan…
May 30th, 2008 at 18:41
[…] 3 Kiat Jitu Mengatur Waktu […]
May 30th, 2008 at 19:54
Wah, Om. Aku sekarang kalau tidur 3 - 4 jam saja mata rasanya mau pecah dan kepala nyut-nyutan. Padahal, pingin juga.
May 31st, 2008 at 5:41
menurut saya, mengurangi tidur ke tahap ekstreem bisa mengangganggu kesehatan, dan harga kesehatan tidak bisa dibeli oleh apapun
dalam padangan saya ada cara yg lebih elegan untuk menghemat waktu, yaitu berikan sebanyak2nya wkatu kpd orang lain, loh koq waktu bisa diberikan ?…… bisa dengan cara pendelegasian pekerjaan, semakin banyak kita mendelegasikan pekerjaan, semakin banyak pula waktu yg kita hemat, semakin banyak pula inmu bisa tertransfer dan semakin banyak karya yg bisa di buat …
kalo boleh ada itung2, berapa waktu bill gates untuk menjalankan roda perusahaanya dalam sehari ?, 24 jam… hmm tidak, mnurut saya 8 jam x jumlah karyawannya …
May 31st, 2008 at 11:22
Mas….,
1.Satu fathikhah buat mas (”Saya sejak SMA sekolah dibiayai oleh rakyat. Karena bisa pinternya karena dibiayai oleh rakyat jadi ya harus saya cicil pelan-pelan untuk mengembalikan kepada rakyat “).sayang pemimpin negara ini tidak banyak yang sadar.
2.Mohon kesedian mas untuk membalas pertanyaan saya ini :
saya ini kok pelupa ya….jadi seolah-2 otak saya ini seperti RAM bukan seperti HDD,manakala listrik mati ya hilanglah pelajaran yang saya baca dan pahami.menurut mas kenapa dan apa solusinya…?
Terima kasih atas jawabannya.
May 31st, 2008 at 13:16
#Adit: Yakin seperti itu? Silakan baca-baca sejarahnya bagaimana Bill Gates berdjoeang. Bahkan waktu SMA, Bill Gates hampir tiap hari, jam 4 sudah nongkrong di lab komputer supaya dapat giliran pakai pertama dan lebih lama
Kalau di era sekarang mungkin benar, karena Bill Gates sudah pensiun dari Microsoft
#Khoirul: Kalau pelupa ya diulang lagi apa yang lupa, gitu saja kan?:D
May 31st, 2008 at 22:28
saya juga sudah mulai membiasakan kurangi tidur,mas. Tapi setelah 3-4 hari jadi balas dendam,gitu. Tidurnya jadi 8 jam lagi. Saya malah takut kurang sehat,jadinya.Menurut mas,gmana?
June 1st, 2008 at 13:51
Terima Kasih ..
June 1st, 2008 at 19:47
OMG… ternyata mas romi yang terkenal itu sangat relijius ya… two tumbs up deh! semoga bisa jadi inspirasi buat saya
June 2nd, 2008 at 11:36
Mungkin bill gates nongkrong di lab komputer jam 4 pagi untuk mengambil donlotan movie yang dari semalam ditinggal kali pak
hehehe…
June 2nd, 2008 at 17:08
ini mungkin figur yg termasuk WWW :
-
Waras = Sehat (semoga sehat terus bos !)
Wareg = Kenyang terus - gemuk sih
Wasis = Pintar (semua dah tau kok)
Gimana ?
June 3rd, 2008 at 14:10
mengurangi tidur? hmm… saya malah lagi cari cara untuk menambah jam tidur… maklum, termasuk yang susah tidur nih…
June 3rd, 2008 at 18:51
Klo mengikuti contoh Rosululloh, adalah tidur cepat dan bangun cepat…tp koq bpk malah tidur telat bangun cepat..gmna tuh??
-
June 4th, 2008 at 13:34
penyesuainnya brp lama ya pak romi?.. saya udah dua bulan kurangin tidur tp masih, ngantuk2 trs di kantor, klo pagi hrs di bantu ngopi dl nih,…
June 4th, 2008 at 15:22
Susah pak… gimana caranya ya tuk mengatur waktu yang enak untuk pengangguran blogger seperti kami
June 5th, 2008 at 3:58
kurang tidur???
dodi setuju karena sebgian mahasiswa kayak kami2 ni sering begadang…
tapi banyak digunakan untuk yang tidk berarti…
gimana tu mas solusinya?,…
kalo mo maen internet harus ke warnet dulu…
June 5th, 2008 at 12:34
assalamualaikum wr wb
Mas romi..dodi ngerasa malu dgn dedikasi yg mas miliki..sama seperti mas juga, dodi pendidikan di biayai rakyat..hingga skrg di subsidi pula..membayangkan perjuangan mas, dodi ikut juga dalam barisan mengurangi tidur..agar lebih produktif dan berkarya setiap harinya..kata om dedy mizwar “MALU JADI BENALU MALU MINTA MELULU”..malu ma rakyat di republik ini krn tidur melulu…
artikelnya inspiratif sekali, tetap berjuang..
June 5th, 2008 at 22:03
salut deh buat pak romi..
saya pernah nyoba tuh ngurangin tidur tapi sampai sekarang belum begitu berhasil,
kalo di suatu hari saya berhasil tidur cuma 3 jam, pasti di lain hari saya bisa tidur lebih dr 10 jam tuh.. >>dasar mang tukang tidur y>>
mumpung masih muda, saya akan terus berusaha deh ngurangin tidur,,
ini fakta, kebanyakan orang sukses yg saya tahu, tidurnya tidak lebih dari 4 jam.
June 5th, 2008 at 22:06
Salam perjuangan….
3-4 jam tidur? hem, saya rasa terlalu singkat tidurnya. Efek ke kesehatan, dan saya tidak yakin dengan kondisi kurang tidur dapat berkarya dengan baik. Ga Offense loh mas. Saya rasa tidur ideal sekitar 5-6 jam lah. Selebihnya bekerja optimal tentunya. Dengan kondisi fisik yang bagus, saya rasa karya akan lebih bernilai seiring dentangan waktu.
Salam perjuangan bang Romi.
-wendy-
KOMUNITAS PHP INDONESIA : www.phpindonesia.uni.cc
June 7th, 2008 at 0:39
kalo saya tidur kurang dari 6 jam langsung pusying..
June 9th, 2008 at 11:41
Kurang tidur? paling di polin pas bukan hari sibuk, kayak hari sabtu bangun jam 8-an. Kakakak, abis kalo nyalain komputer sekarang negara lagi hemat BBM, ya mau ga mau harus mensosialisakan. Matikan lampu yang tidak terpakai lalu apalagi komputer…
hehehe…
June 9th, 2008 at 13:46
Mas Romie, subhanallah mantap bgt kiatnya meski sederhana, saya termasuk org yg ga kuasa menahan kantuk dimanapun saya berada, bahkan sering berjuang berat melawan kantuk di acara seminar, rapat kantor atau waktu kuliah dulu….
Iya, saya harus menguatkan azam nih… melawan ngantuk, mengurangi jatah tidur saya… Berkejaran dengan mimpi2 untuk direalisasi
June 10th, 2008 at 8:25
wah, ngurangi tidur sih tidak susah. tapi yang susah sebenarnya ngelola pikiran gimana setiap beralih dari kegiatan satu dgn yang lainnya bisa langsung nyambung dan fokus.
yang kedua gimana juga biar badan tetap bugar ( maksudnya trik walau dgn gizi seadanya ).
ITU permasalahan saya!
apa mas romi bisa bantu, triknya?
terimakasih.
June 10th, 2008 at 10:48
betapi Om, saya pernah baca di buku, mengenai tidur siang, katanya sih sunnah, supaya bisa shlat malam, dan yang cuma gak tidur itu cuma setan. menurut om gmn ?
June 10th, 2008 at 14:53
kiat yang sangat bermanfaat, terima kasih..
June 10th, 2008 at 15:51
Mulai sekarang mari kita kurangi tidu…r
June 11th, 2008 at 15:50
mas rom, salam kenal.
saya terinspirasi sekali dan ingin berjuang dengan anda.
boleh?
wassalam
June 11th, 2008 at 19:09
bnyk tidur atau kurang tidur yg penting apa yg bisa di hasilkan. semua pilihan baik adanya tergantung tujuan
June 11th, 2008 at 20:48
[…] Lalu bagaimana caranya menumbuhkan kedisiplinan dalam diri kita? jujur saya sendiri juga belum tahu. Saat ini saya juga sedang mencari-cari cara supaya saya bisa melatih kedisiplinan dalam diri saya. Saya lagi banyak baca-baca artikel or buku yang membahas kayak begituan. Salah satu cara yang sedang saya coba adalah tipsnya mas romi di postingan blognya yang berjudul 3 kiat jitu mengatur waktu. Inti tulisan itu adalah menyarankan kita untuk KURANGI TIDUR. Saya sebenarnya sudah lama sepakat. Saya juga sudah lama sadar, bahwa kalau saya mau benar-benar berkembang terus sampai sukses. Saya harus kurangi jatah tidur saya. Saya sudah lama mencoba membiasakan untuk bangun dan memulai aktivitas pada 2/3 malam terakhir. Tapi memang saya akui, sampai saat ini saya belum mampu benar-benar konsisten dengan tekad saya untuk bangun pagi. Tapi saya akan coba terus. […]
June 12th, 2008 at 13:27
speechless..subhanallah pengaturan waktunya. Jadi malu
June 12th, 2008 at 17:47
maju terus pantang mundur *loh, Bener2, subhanallah, kita diberikan waktu untuk hidup di Bumi ini, saya setuju banget dengan konsep umur panjang tanpa hal yang berarti itu useless, lebih baik hidup sebentar dengan banyak ‘karya’ hehehe, duh mudah2an saya bisa seperti itu amiiiiiin. yang penting disiplin dan konsisten (hiks, prosesnya itu.. berat, penuh cobaan, penuh godaan
, ayo semangaaaat!!!)
June 12th, 2008 at 20:54
Wah Pak, saya sunggug kagum akan kemampuan Anda mengatur waktu di tengah kesibukan Anda yang sangat padat. Saya saja yang aktifitasnya hanya 20 % dari aktifitas Anda, rasanya tidak bisa berbagi waktu. Saya sudah kurangi waktu tidur. Hasilnya? Sering sakit kepala!
June 13th, 2008 at 9:05
mas romi, ko lama ga ada tulisan baru
June 13th, 2008 at 12:25
Om Romi, tautan “Copy Paste Alias Plagiat” itu kayaknya URL nya gak lengkap?
June 13th, 2008 at 14:13
Mas romi salam kenal, tidur panjang adalah masalah besar saya.Saya pengen banget bisa tidur 3-4 jam. bisa minta tips yang lebih rinci biar bisa tidur 3-4 jam namun tetep bisa konsen siangnya dan kondisi tubuh tetap fit.makasih banyak.
June 13th, 2008 at 15:43
Sayang sekali saya tidak bisa melakukan lagi hal tersebut karena dilarang oleh dokter, karena ada bagian organ tubuh saya yang tidak bagus.
Karena kekurangan tidur, selalu berangkat habis subuh, dulu kendaraan saya adalah bis, jadi selama bermacet ria, begitu juga penumpang 1 bis (85%) semuanya pada tidur. Jadi pas sampai ditujuan sudah segar dan menyambut pekerjaan
Jaga kesehatan pak Romi.
June 15th, 2008 at 8:51
saya pernah melakukan seperti itu, mengurangi tidur pelan-pelan. target saya waktu itu tidur 4 jam seperti margaret teacher. baru sempat biasa tidur 6 jam dan gagal hehhe.
June 15th, 2008 at 10:22
Hiks..jadi malu sendiri kalo baca Blog-nya Om Romi ini, abisnya aku tipe orang paling doyan tidur..apalagi kalo udah di kantor ada kerjaan yang menuntut dan menyita konsentrasi…langsung pules dah tidurnya, baedeweh kayaknya aku musti me-reschedule tidurku nih..biar hidup lebih bisa bermanfaat…hemm..bisa gak ya..?!
June 16th, 2008 at 10:57
om, benar tuh mengurangi jatah tidur demi meperbanyak aktivitas!
June 16th, 2008 at 14:58
Wow,.. ini yang paling ku tunggu-tunggu.
saya harus merubah sikap. kurangin tidur.
June 16th, 2008 at 16:31
kok lama nggak di-update lagi blog-nya Pak.
sibuk sekali ya,
apa sakit?
berarti tidur-nya lebih dan lebih dikurangi lagi..
June 17th, 2008 at 6:44
kalimat ini menantang, bang, “BTW, ke Kebun Raya Bogor di hari kerja nikmat lho, mobil bisa masuk dan kita bisa eksplorasi seluruh lokasi kebun raya sampai puas”
memotivasi terselubung
June 17th, 2008 at 16:07
mas romi,
ada yg bilang musti banyakan minum air jernih selama begadang biar kinerja ginjal terpelihara. kl mas romi biasanya mengkonsumsi apa saja biar kondisi tubuh terpelihara? terutama menghindari kantuk akibat kurang tidur?
bagi penderita sakit maag biasanya sih bermasalah kl begadang. bikin artikel lanjutin donk mas, ttg tips2 sukses begadang
makasih banget artikelnya. inspirasional sekali.
June 18th, 2008 at 14:19
Mas Romi,beruntung sekali telah diberi kemampuan untuk tidur 3-4 jam sehari. Saya dulu pernah begitu, tapi ga kuat. akhirnya saki, muntah, demam. Saat sakit itu, semua rumus” yg dipelajari keluar bercampur aduk di otak. Kepala pusing, Otak jadi panas, badan juga panas. Tidurnya menggigau, mata terpejam, tetapi otak bekerja terus. Kepala terasa sakit. Kata orang tua, lebih baik kurang makan dari pada kurang tidur. Karena kejadian itu (saat saya SMA), sekarang sampai dengan umur 46 th, saya harus cukup tidur. Akhirnya, saya harus nrimo, kemampuan saya hanya segitu. Thank you, matur nuwun.
June 18th, 2008 at 15:28
konsultasi jodoh???? hmmmmmm…tertarik nih saya….he..he..he
June 18th, 2008 at 15:38
#Ben: Lho sampai sekarang masih belum dapat juga toh om? Mungkin perlu operasi plastik mungkin om. Kita semua siap nyumbang ember
June 18th, 2008 at 17:17
hwek… hoby aye tidur tuh bang,,, gimana dunkz?
June 18th, 2008 at 20:40
ha ha… bagus blog ini, at least isinya opini lucu2 & menghibur. thenks
June 19th, 2008 at 13:24
Bang Romiiiiii, masih tetep yah ga kalah2 tuh maen WE. Beneran nih bapak yg satu ini emang jago banget maen WE, aku ajah ga pernah menang lawan dia wkwkwkwkw (aku sih ngalah karo sing tuo loh).
BTW, mengenai judulnya..jangan “Mengatur waktu” donk Bang, waktu kan ga bisa diatur, tapi kita bisa “Mengisi dan membagi waktu” gituhhhh..wkwkwkw
Sukses yah Bang..
June 21st, 2008 at 18:27
[…] setelah masuk ke universitas yang diinginkan, kmu bs pilih termasuk jenis mahasiswa apa diri kmu itu agar kita bisa mengatur waktu menjadi mahasiswa sukses dengan langkah awal menjadi seorang entrepreneur untuk menggapai impian menjadi pebisnis IT. […]
June 23rd, 2008 at 17:36
[…] Mungkin sebaiknya kita sempatkan juga untuk melihat Jepang yang terkenal dengan budaya waktunya, anda ingat Shinkansen Seri N700 kereta api pelurunya (dan gan ressha) Jepang ? Negara ini mau dengan susah payah mengeluarkan biaya sebesar USD 2,1 Milyar hanya untuk mempercepat perjalanan 5 menit lebih awal dibandingkan kereta sebelumnya !!! terdengar menggelikan memang, namun itulah konskuensi waktu yang berharga ini. Gimana ?? sudah mulai sadar dengan semua ini?? Good, kalo sempat, baca deh kiat memanfaatkan waktunya mas Romi..setidaknya ini menambah motivasi kita dalam menggunakan waktu. […]
June 25th, 2008 at 1:44
link “copy paste alias plagiat” broken tuhh mas
June 25th, 2008 at 10:49
Trims Pak. Saya juga mau coba kurangi tidur untuk mengejar target belajar saya. Doain yah ?
June 25th, 2008 at 20:47
Luar biasa om Romi, inspiratif dan memotivasi.
SCS
June 30th, 2008 at 11:01
Mas ROMI, yang Anda sampaikan memang benar. Dari filosofi orang Jawa terdahalu, orang yang bisa mengendalikan tidurnya adalah orang yang belajar “laku prihatin” dan akanmendapatkankesuksesan di kemudian hari.
Tapi saya sampai sekarang masih belum bisa untuk mengendalikan tidur. Sehingga menjadi tidur yang bermutu dan waktu selama 24 jam itu bisa digunakan setidaknya 20 jam untuk aktivitas yang mendapatkan hasil dan bermanfaat. Doakan mas Romi, semoga saya bisa seperti mas Romi.
June 30th, 2008 at 17:28
Luar biasa. Bisa menginspirasikan banyak orang. Thanks mas. Harus atur jadwal lagi nih.
June 30th, 2008 at 23:03
[…] Ditulis oleh zul qarnain di/pada Juni 30, 2008 ( repost tulisan dari pak Romi Satria Wahono) […]
July 3rd, 2008 at 17:12
Kalo saya sih paling banter cuma bisa dikurangi same 5 jam, lebih dari itu pasti harus bayar!
Nah, repotnya kalo lagi banyak yang harus dikerjain dan tidurnya kurang dari 5 jam. Bayarnya harus pake ‘bunga’. Bunganya tinggi lagi, hehehe…
Jadi mungkin kalo buat saya sih mungkin enaknya kurangi kerja, tambahin ‘pemasukan’, banyakin jalan-jalan, pasti menyenangkan ….
July 12th, 2008 at 22:38
Mas Romi,
sy sangat salut dengan kiat2 Mas Romi.
Terutama di ilmucomputer.com
Boleh dong saya minta Template Ilmu Komputer. Sy rencana membuat web sejenis dengan tema yang berbeda.
Boleh yah Mas…
Jika memungkinkan bisa dikirim via e-mail saya.
Senang dapat jumpa Mas Romi.
Kami nanti kirim Template-nya.
Salam.
Yeni-Jaktim
July 14th, 2008 at 19:20
Salam kenal Mas Romi.
Thank’s banget nih Mas.
Bbrapa tman mungkin masih ada yang kurang se7 dengan cara mengurangi jam tidur. Tapi bagi saya, inti dari permasalahanx adalah klw itu merupakan bagian apa yang disebut Mas Roemi sebagai PERDJOEANGAN maka tidak akan pernah ada yang sia-sia,
Yakin saja dengan setiap apa yang kita lakukan karena selalu ada harga untuk itu. Dan dengan parameter apapun kita tidak dapat melakukan penilaian yang seadil-adilnya kecuali Allah.SWT terhadap usaha yang kita lakukan karena dia yang Maha Adil dalam memberikan penilaian, dan tidak akan pernah keliru dalam menganugerahkan hasil perjuangan kita.
Tinggal bagaimana kita men-set niat dan usaha kita tidak bergeser dari koridor keridhaan-Nya.
BTW,… Sy juga masih berusaha nih… mohon do’a dr Mas Romy dan teman2.
July 17th, 2008 at 17:07
Wah, bener2 hebat nih mas Romy, tidur cukup 4 jam saja yah 1 hari.
Aku masih ga bisa tuh mas, tidur 8 jam aja masih kurang. Mungkin kualitas tidur kali yah..
Sabtu karena libur biasa bangun baru jam 10 minimal.
July 19th, 2008 at 8:11
Thanks banget mas Romi, memang betul apa yang mas tulis.dulu saat sekolah dan kuliah, saya memang mempunyai jam tidur yang sedikit, tapi setelah bekerja saya malah banyak tidur, ga taw juga kenapa, kalaun jam tidur kurang saya sering pusing dan ngantuk saat bekerja.
Saya coba kebiasaan saat kuliah lagi, tapi saya mendapat penyakit baru ” ga bisa tidur lagi sampai pagi kalau sudah lewat jam 11 masih bekerja” Saya mohon masukan dari mas bagaimana mengatasi masalah saya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
July 21st, 2008 at 20:05
Kalo sehari 50 jam gimana Pak?
July 30th, 2008 at 21:03
Dear
Bung Romi, saya lahir di bulan dan tahun yang sama cuma beda tgl. Kalau Sinyo biasa tidur sekitar 5-6 jam sehari, kata dokter sih waktu penting istirahat sekitar jam 23.00 - 02.00, saat tubuh “maksa” istirahat.
….
Tapi Sinyo paling tertarik soal main WE/PES tadi bisa dah kapan-kapan kita tanding
Wassalam
Sinyo
August 4th, 2008 at 10:45
Wah ternyata yang muda-muda ini semangatnya luar biasa untuk maju. Mudah-mudahan tidak sekedar kagum atas sikap teladan yang diberikan mas Romi, tapi juga mampu mengaplikasikan dalam kehidupan. Itulah salahsatu contoh nyata bahwa shalat dan dzikir selalu dibawa kemanapun, tidak ditinggal di atas sajadah. Shalat dan sabar adalah penolong kita dan menghindarkan dari perbuatan keji dan munkar. Maknanya ya seperti yang dilakukan mas Romi. Bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Semoga Allah mengabutkan niat baik kita semua. Amin.
August 9th, 2008 at 9:26
Makasih atas artikelnya. Very inspiring!
August 17th, 2008 at 16:37
aku kurangin tdr,mlh jd g bs ngapa2,kuliah berantakan gak bs konsen,mo ap2 jd lemes,pusing,mlh jd bnyk setan yg nemenin! Jd y,mlh hdp jd g berguna???
August 19th, 2008 at 21:36
wah . . . bagus neh artikel ny n^^a . . .
penuh inspirasi . makasii neh . .
August 21st, 2008 at 0:59
Saia baru aja baca di blogdokter.com, katanya tidur itu salah satu alat untuk menurunkan berat badan yang cukup efektif.
Gak nyambung ya? hehe. maap, cuma becanda.
Makasih banyak atas tips-nya. Insya Allah saia coba, kalo lagi niat. Susah buanget sih masalahnya ngurangin jam tidur … hehe.