UI dan UPI Melejit di Rangking Webometrics Juli 2008
by Romi Satria Wahono
Webometrics telah mengeluarkan rangking universitas dunia untuk versi Juli 2008 pada tanggal 24 Juli kemarin. Universitas di Indonesia yang berhasil masuk ke dalam best 5000 bertambah menjadi 23 universitas (sebelumnya 17 pada Webometrics versi Januari 2008). Saya pikir suatu kemajuan dan pencapaian yang meskipun pelan, tapi harus kita apresiasi bersama
Yang cukup menarik dari Webometrics Juli 2008 ini adalah rangking Universitas Indonesia (UI) naik tajam menjadi 1291 (sebelumnya 1998). Kemudian Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang Juli 2008 ini boleh dikatakan debutan baru, melejit cukup tajam di urutan 2035, menggusur Universitas Petra dan IPB yang selama ini setia menemani UGM, ITB dan UI. Setelah bahasan tentang Branding University, kita coba analisa Webometrics Juli 2008 ini yuk!
UPI melejit karena mendapatkan keuntungan dari bobot parameter Visibility yang mencapai 50% dari total nilai parameter Webometrics. Ini menutup kekurangan nilai parameter Rich Files dan Scholar yang masih agak rendah (rangking 5676 dan 4922), karena efek kebijakan menutup akses publik terhadap file-file dan publikasi ilmiah UPI. Saya yakin sahabat-sahabat saya di UPInet yang dipimpin dosen militan seperti pak Munir bisa memahami kegelisahan yang sempat saya ungkapkan pada saat penjurian INAICTA 2008 beberapa waktu lalu di UPI. Mohon maaf kalau diskusi masalah open content dan open publication kemarin jadi agak memanas pak
Saya ingin UPI yang menjadi lokomotif kampus pendidikan di Indonesia berdiri paling depan dan meng-inspirasi “Universitas tapi IKIP” di berbagai wilayah Indonesia lain untuk tampil di level internasional.
Kita juga harus acungi jempol untuk kegigihan Universitas Kristen Petra, karena rangking Scholar-nya melejit di urutan 303 dunia (sebelumnya 582). Rangking 303 dunia adalah rangking tertinggi selama ini untuk Indonesia, karena belum pernah ada universitas di Indonesia yang mencapai itu. Dan otomatis, kedudukan 303 dunia ini mendongkel posisi ITB yang selama ini selalu menjadi terbaik untuk nilai Scholar dari universitas di Indonesia. Menurut saya, parameter Scholar dan Rich Files, meskipun hanya memiliki bobot total 30% secara metodologi Webometrics, tapi jujur saja keduanya adalah parameter sebenarnya dari penilaian kualitas sebuah universitas. Keduanya mengarah ke kuantitas publikasi paper dari para dosennya, dan seberapa jauh universitas meng-open content-kan berbagai dokumen ilmiahnya.
Welcome to the jungle untuk Universitas Diponegoro, Universitas Budi Luhur, Universitas Sumatera Utara, Universitas Islam Indonesia, dan Universitas Sebelas Maret yang masuk ke jalur kompetisi 5000 besar Webometrics. Mudah-mudahan tetap istiqomah untuk meningkatkan rangking universitas masing-masing
Universitas lain yang ada di status quo alias tanpa pergerakan ranking yang berarti
harus mulai berbenah dengan menganalisa parameter nilai yang masih rendah. ITS, STT Telkom, Binus, Unpad dan Unpar perlu lebih kerja keras lagi di parameter Rich Files dan Scholar. Sedangkan IPB, Gundar, dan PENS ITS juga perlu membenahi parameter Size dan Visibility. Lakukan lebih banyak branding di dunia maya, perkuat community building, perbaiki struktur direktori situs dan URL supaya lebih search engine-friendly, dan bila memungkinkan gunakan berbagai teknik SEO yang halalan toyiban. Hati-hati, Webometrics akan memberikan “hukuman” pada edisi mendatang (Januari 2009) terhadap kampus-kampus yang menggunakan cara-cara haram dalam meningkatkan backlink dengan menggunakan link farm atau paid backlink.
Daftar lengkap rangking Webometrics Juli 2008 untuk Universitas di Indonesia seperti gambar di bawah.

Khusus untuk UPI, menurut saya Divisi IT atau rektorat-nya sebaiknya mengirim email ke pihak Webometrics karena mendapat catatan khusus tentang nama domain ganda (Note no 45 untuk UPI). Sedangkan UI juga harus merevisi nama universitas mana yang sebaiknya digunakan, apakah tetap Universitas Indonesia atau University of Indonesia. Kedua nama itu bahkan dianggap berbeda oleh Webometrics, karena masing-masing mendapatkan rangking sendiri-sendiri untuk nama domain AC.ID dan EDU.
Mungkin teman-teman ada yang bertanya tentang jadwal saya yang padat pada bulan ini. Kebetulan saya dapat tugas negara untuk menjadi juri ICT Award (INAICTA) 2008, khususnya untuk kategori Smart Campus (TESCA). Saya bersama mas Donny BU dan beberapa juri lain harus muter ke 15 kampus yang menjadi nominator (dari total 80 pendaftar) sampai akhir bulan Juli 2008 ini.
Dalam setiap kesempatan berdiskusi dengan teman-teman di universitas, saya selalu berusaha mengajak untuk membuka diri, terutama berhubungan dengan publikasi ilmiah, skripsi, thesis dan disertasi dari mahasiswa dan dosen. Membuka semuanya itu ke publik (internet) akan membuat ilmu pengetahuan dan hasil penelitian yang kita lakukan lebih inklusif dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Membuka publikasi ilmiah kepada publik akan justru menghindari plagiarism, karena jumlah “polisinya” lebih banyak
dan community punishment ke pelaku lebih efektif daripada cara lain yang menelan lebih banyak dana dan waktu. Dan yang pasti, kesemuanya ini akan membawa universitas yang bersangkutan ke jalur madzab Science 2.0, serta membuka kesempatan mengikuti kompetisi rangking ala Webometrics. Yang akhirnya otomatis akan mengangkat nama universitas di Indonesia di dunia Internasional.
BTW, sistem rangking universitas dunia selain Webometrics, selengkapnya bisa dibaca di artikel saya tentang rangking universitas berdasarkan ARWU dan THES-QS.
Tetap dalam perdjoeangan!





























































































July 26th, 2008 at 17:25
Syukur dech kalo ada Universitas di Indonesia yang bisa masuk rangking… semoga semuanya masuk,, jadi ga perlu kuliah ke luar negeri
July 26th, 2008 at 17:26
wah senangnya kampus gw ada di urutan 4110…
hmmm tp itu 4110 dr total brp yah????
July 26th, 2008 at 17:29
Di Indonesia juga banyak universitas… kenapa harus ngambil kuliah di luar negeri ???
sebuah pertanyaan yang wajib di pikirkan ???
apakah karena kredibilitas atau
karena biaya, jika biaya di luar negeri sama dengan di indonesia yang biaya pendidikannya lebih mahal.. ya lebih baik ngambil ke luar negeri…
masuk SMP aja harus ada RP>3 Juta, SMA N 1 Cibinong tahun ajaran 2008 aja sampe 5 Juta… gimana anak sekolah mau melanjutkan sekolahnya…
Mungkin karena BBM naik maka biaya sekolah juga naik … hehehehe nyambung ga sich ???
Maaf pak dosen, banyak ngeluh… kemarin adik saya ga jadi masuk negeri 1 cibinong di karenakan mahal.. jadi disinilah tempat keluh kesahnya…
:)
July 26th, 2008 at 17:37
#mig: Yup, mahalnya sekolah adalah keperihatinan kita bersama mas.
July 26th, 2008 at 17:55
Alhamdulilah UI bisa melejit ke ranking 1291, semoga aja bisa menjadi no 1 lagi.
ngomong2, bagamana posisi universitas2 di Indonesia di chart selain webometrics?
July 26th, 2008 at 18:21
kampus saya gembar-gembor go Internasional tapi hasilnya nol besar…
July 26th, 2008 at 18:25
#Harits: Dah aku kasih link di paragraf terakhir. ARWU dan THES_QS tidak terlalu diikuti updatenya karena memang perdjoeangan Indonesia (parameter yang dinilai) sangat-sangat berat
#Dhimas: Strateginya salah mungkin?
July 26th, 2008 at 19:01
#1, #3: Kuliah di luar negeri itu bukan hanya sekedar belajar di universitas/sekolah. Namun belajar juga mengenal kebudayaan orang di sana. Belajar mengenai kehidupan sehari2 mereka, kehidupan bermasyarakat mereka. Bagi yang sudah pernah, pasti akan tahu akan kehidupan mereka yang tertib, ramah, sopan, berbudaya (yaya.. terlepas dari yang kurang baiknya).
July 26th, 2008 at 19:30
Mumpung lagi mbahas univ. nih, berondong pertanyaan gpp ya Pak Romi.
1. Ada info untuk kuliah online jarak jauh yg bagus ngga’ pak ? Semuanya yg serba online n ngga’ perlu datang ke kampus. Klo ada webnya apa pak. saya cari pake gogel, kok angel, ga’ nemu-nemu.
2. Minta saran, baiknya kuliah di LN ato di Indo pak ?(ini buat adik saya). Saya trauma kuliah di Indonesia. Mending otodidak atau skalian mulazamah online ama pakarnya langsung.
July 26th, 2008 at 19:37
saya baca kriteria penilaiannya. ini rajin2an nampang di web doang. http://www.webometrics.info/about_rank.html
Four indicators were obtained from the quantitative results provided by the main search engines as follows:
Size (S). Number of pages recovered from four engines: Google, Yahoo, Live Search and Exalead.
Visibility (V). The total number of unique external links received (inlinks) by a site can be only confidently obtained from Yahoo Search, Live Search and Exalead.
Rich Files (R). After evaluation of their relevance to academic and publication activities and considering the volume of the different file formats, the following were selected: Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc) and Microsoft Powerpoint (.ppt). These data were extracted using Google, Yahoo Search, Live Search and Exalead.
Scholar (Sc). Google Scholar provides the number of papers and citations for each academic domain. These results from the Scholar database represent papers, reports and other academic items.
July 26th, 2008 at 19:54
#Donny: S dan V ya, tapi R dan Sc tidak semudah cuman nampang … hehehe. Kalau nggak ada publikasi ilmiah ya tetep nggak bisa
July 26th, 2008 at 20:29
Hehe… Oom Romi, nama PENS muncul juga tuh, jadi satu2nya politeknik yg masuk rangking… Aku protes, kenapa nggak dibahas sama Oom Romi. Awas ya…:-))
July 26th, 2008 at 21:37
#Son: PENS ITS wis ora perlu dibahas karena memang sejak jaman kambing nyolong timun juga dah masuk Webometrics. Branding PENS ITS akan semakin ngedap ngedapi kalau rektornya bernama Son Kuswadi. Nah pada saat itu, aku kupas tuntas nanti bagaimana sepak terjang seorang Son Kuswadi itu. Kalau perlu buatin domain SonKuswadiforPresident.Com … hehehe
July 26th, 2008 at 21:42
Ya betul. Tapi S & V nya 70% lho. Yang R juga bisa jadi cuma banyak2an dokumen Online…hehe.. Paling indikator yg agak objective menunjukan kualitas google scholar (15%). Ini juga ga jelas bagaimana dokumen ilmiah itu dipilih, apakah berdasarkan jurnal paper atau tidak, dan paper juga tidak semuanya berkualitas. Jadi rasanya penilainnya masih lebih mementingkan aspek kuantitas drpd kualitas.
Dan lagi banyak akademisi yang ga nampilin hasil kerjanya secara online. IMHO, rangkingan THES-QS lebih objective.
July 26th, 2008 at 22:07
Dear Romi, thanks atas ulasannya. Kami terus berusaha bisa terus melejit. Salah satu upaya seriusnya, saya dengar UI baru memutuskan untuk membuka akses karya-karya ilmiah mahasiswa dan staf pengajar secara lebih ekstensif. Smoga di terbitan berikutnya, ranking sudah bisa meningkat lagi. Masukan, kritikan dan dukungan terus ditunggu ya…
July 26th, 2008 at 22:29
#Donny: Ya justru itu letak uniqueness Webometrics. Intinya, wahai para peneliti dan universitas, share your knowledge
Hmmm kalau mau jujur ARWU lebih dekat ke penilaian kualitas dari univ. Coba cek lagi deh THES-QS, beberapa parameternya ada yang mirip PDAT
#Tirta: Sip om
Yang ngasih masukan ke bu Riri juga aku kok om … hehehe
July 26th, 2008 at 23:41
Sip kalo gitu, dah tepat ya, thanks
July 26th, 2008 at 23:50
Kapan ya masuk 100 besar? Dan apa yg bisa saya bantu… Hikss
July 27th, 2008 at 5:43
Romi, temen-temen ITB kebakaran jenggot karena masih tetap kalah dari UGM. Ha ha ha. Saya mah nyantai saja.
July 27th, 2008 at 6:15
#Budi Rahardjo: Horeee akhirnya dikunjungi juga sama guru besarku nih
Oh gitu ya mas, hmmm usulanku sih simple, jadikan BR rektor, wajibkan dosen ngeblog dan buka semua publikasinya di Internet. Insya Allah Webometrics akan mengikuti. Mengikuti kemana BR pergi maksudnya…hihihi
July 27th, 2008 at 6:26
Apakah dengan membuka OCW di kampus2 tersebut akan berpengaruh positif terhadap peringkat tersebut? Misalnya seperti Gunadarma yang telah membuka akses OCW ala kampusnya.
Jika ya, wahai para kampus, yuks rame2 buka OCW demi kemaslahatan bersama. Nanti kita buat sama2 portal OCW Indonesia and listing di OCWConsortium ~kalau yg ini pesan sponsor krn emang lg saya kerjain hehehe….
July 27th, 2008 at 8:03
Semoga kualitas pendidikan di Indonesia saat ini bisa lebih baik lagi^^
Alhamdulillah IPB naik dari peringkat 2988 jadi 2476. Tapi masih banyak yang harus diperbaiki dari kampus ini. Semoga ke depannya bisa lebih baik.
Thanks atas informasinya Mas Romi. Numpang ngelink ya^^
July 27th, 2008 at 8:05
pak, STT Telkom kan sekarang sudah jadi IT Telkom (Institute Teknologi Telkom). kira2 ada pengaruh gak ya dgn pembacaan data oleh webometrics? karena sejak di launching februari lalu, teman2 sudah pakai abbreviation baru (baca:IT Telkom).. atau jangan2 bisa tolong kasitau admin webometrics
.. nuhun ya,…waktu itu juga sudah sempat main ke kampus kita.. semoga berkesan dan jangan kapok
July 27th, 2008 at 8:08
#Feha: Walah ya iyalah om, masak ya iya dong. Eh kabarnya mau hengkang ke klub lain yah? Nilai transfer berapa tuh
Aku lagi muter-muter sama om Fauzi utk penjurian INAICTA Smart Campus tuh. Militan juga teman kita satu ini, meskipun kadang playboynya sering kumat … hahaha
#Asfarian: Alhamdulillah mas. Silakan
July 27th, 2008 at 8:11
#Arki: Harus kirim informasi ke Webometrics secara resmi dari kampus. Tapi bagusnya setelah proses migrasi ke domain baru selesai semua deh. Salam untuk teman-teman di sana bu. Tidak kapok kok justru pingin sering ke sana, lha STT Telkom itu kan kampus saya juga, meskipun cuman merasakan diantem ospek 3 bulan saja
July 27th, 2008 at 9:41
Alhamdulillah kampus saya naik juga sebanyak 1114 anak tangga. Ikhtiar awal untuk meningkatkan visibility terlihat cukup berhasil. Mas Romi, trims atas ulasannya
July 27th, 2008 at 10:28
Susahnya ARWU itu kredibilitasnya kurang. Maklum dimotori Shanghai Jiao Tong University, kalau yang bikin Cambridge, Harvard etc dgn metode sama mungkin lebih diakui kredibilitasnya.
Mas, sebenarnya di Indonesia banyak aktiviats akademis dan riset di PTN2 besar yang layak ditampilkan. Masalahnya, ga semua bisa dibikin di web atau banyak jg yg ga sadar keuntungannya. Banyak riset2 dan paper2 yg cuma disimpan dlm bentuk proceeding. Bahkan jurnal2 lokal aja saya yakin masih banyak yang belum punya webnya.
Saya setuju dgn anda, perlu lebih banyak lagi aktivitas diseminasi knowledge dr univ2 di Indonesia. Mungkin di sini perannya penggiat IT perlu ditingkatkan, dgn menggunakan jasa profesional misalnya. Kalau di univ luar, prof biasanya pake jasa grad studentnya buat bikin website lab/pribadi dan buat publikasi riset mrk di web. Karena bkn rahasia kalau banyak akademisi yg gaptek IT…hehe
July 27th, 2008 at 10:40
Pak, kalau webometrik untuk politeknik ada gak ?
July 27th, 2008 at 14:39
#Bhermana: Mantab om, selamat
#Donny: Hmmm kredibilitas sesuatu tidak dinilai dari universitasnya, tapi professor yang mengembangkan metodologi itu. Perjalanan ARWU sudah sampai ke membuat conferenece world class university. Pengakuan resmi sebuah metodologi atau cabang ilmu biasanya dengan terbentuknya conf atau journal. Saya setuju masalah publikasi Indonesia, sebenarnya bisa dikelola oleh bagian library atau divisi IT, hanya masalahnya bukan disitu kok ternyata. Tidak sedikit dari para prof yang menolak open publications
#Aji: lha dari 23 universitas Indonesia itu ada yang Poltek lho. Masakh kelewat sih, pak Son bisa mencak-mencak tuh … hihihi
July 27th, 2008 at 14:59
Pak, kalo Politeknik Negeri Jakarta masuk mana ya, UI bukan ya Pak?
July 27th, 2008 at 15:55
#Aji: Ya Poltek Negeri Jakarta lah … hehehe. Sayangnya nggak ada yah
July 27th, 2008 at 18:02
:)
Berarti saatnya bertindak pak, menjadikan kampusku berada yang terdepan, ayo berdjoang !
July 27th, 2008 at 22:23
Mas Romi, ranking SMA ala Webometrics ada gak yah ? mohon infonya kalau ada dari institusi selain webometrics. trims
July 28th, 2008 at 2:03
#Aji: Sip, kalimat itu yang aku sukai
#Aminhers: belum pernah nemu. ada rekan lain yang paham mungkin?
July 28th, 2008 at 14:42
Ketika melihat USU.ac.id masuk dalam peringkat #3777 dan yang menjadi perhatian saya adalah indikator Scholar Google, dengan nilai #4332, dari mana tuh kita bisa melihat nilai yang diperoleh. Coba jalan2 ke Scholar.google.com? **bingung** bisa dikasih wejengan pak?
July 28th, 2008 at 15:03
Mahasiswa UGM 1: Aku punya lagu bagus
Mahasiswa UGM 2: Unggah dong..
Mahasiswa UGM 1: Bentar ya.. (selang beberapa menit) Nih, unduh di mahasiswaugm1 dot web dot ugm dot ac dot id slash files slash lagubagus dot empe3
Mahasiswa UGM 1: Aku punya foto2 lucu
Mahasiswa UGM 2: Unggah dong..
Mahasiswa UGM 1: Bentar ya.. (selang beberapa menit) Nih, unduh di mahasiswaugm1 dot web dot ugm dot ac dot id slash files slash fotofotolucu dot zip
Mahasiswa UGM 1: Aku udah nyelesain tugas mata kuliah anu nih
Mahasiswa UGM 2: Unggah dong..
Mahasiswa UGM 1: Bentar ya.. (selang beberapa menit) Nih, unduh di mahasiswaugm1 dot web dot ugm dot ac dot id slash files slash tugasMataKuliahAnuPunyaMahasiswaUGM1Final dot odt
Tidak heran UGM visibilitynya bagus…
July 28th, 2008 at 15:57
#deRegen: Itu bukan nilai, tapi rangking mas
#Prabowo: Sepertinya itu bukan di parameter visibility, tapi parameter Rich Files
July 28th, 2008 at 20:44
wah, kampusku [undip] masuk juga, meski masih kalah sama univ2 yg lain. mudah2an makin rajin bikin riset yg bermanfaat.
July 29th, 2008 at 13:55
Selamat buat UPI yang telah mendapat predikat “debutan baru, melejit cukup tajam di urutan 2035″ dari Oom Romi,kami di sini merasa bersyukur sekali ternyata perjuangan kami selama ini sudah mulai mendapatkan hasil meskipun belum Maksimal, mudah-mudahan kedepan akan semakin baik,terimaksih…terimakasih Oom Romi jangan pernah lelah untuk ingatkan kami agar kedepan kampus-kampus di tanah air bisa lebih maju dan berkembang lagi.
July 29th, 2008 at 16:27
Selamat buat yang sudah berprestasi, kamipun dari http://www.ubb.ac.id Universitas Bangka Belitung akan berusaha semoga pada update selanjutnya bisa masuk rangking, mudah-mudahan amiieen…. tolong doa, restu dan dukungannya yah semua.. dari kami yang masih sangat muda ini.
salam hormat
http://www.ubb.ac.id
July 29th, 2008 at 18:29
wet,g nyangka UPI bs msk lima besar univ. yg bersaing di internasional.congratulation,,,!
secara jd tmbah bangga euy kul d UPI
July 29th, 2008 at 19:06
Universitas Pelita Harapan nggak ada ya, Rom? Universitasku tuh…
BTW, UGM masih paling tinggi untuk Indonesia yah. Bagus deh.
July 30th, 2008 at 18:59
yuhu..
maju terus universitas universitas ti yang ada di indonesia..
kasih tau ke dunia orang kita ga gaptek..
bisa ti..
dan bisa gunain internet bukan untuk “nyari kambing yang ilang”
hehe..(saya kutip dari iklan lho pak”
tapi kapan yah..
kampus saya
uin jakarta ada di ranking.??.
next time semoga ada
July 31st, 2008 at 13:20
Wahh.. nanti masuk UPI makin susah..
apalagi UM-nya.. muahhaall..
July 31st, 2008 at 17:03
Duh, unpad unpad. cuma ke 4000an ya..
Mahasiswa aja dibanyakin
SPP aja dimahalin
gerbang aja dibongkar-bongkarin
kualitasnya? aduh biyung,,ampun daaahhh..
August 1st, 2008 at 19:53
[…] Padahal kalau nyentil soal global warming, e-learning dapat menyumbang budaya paperless sebagai “efek samping”. Belum lagi urusan universitas dan ranking, Webometrics ternyata “makin menjadi” alat ukur penting. […]
August 4th, 2008 at 11:03
u-en-pe-a-de beneran tidak beranjak dari posisi 4000-an yah, dari jaman dulu disitu2 ajah.
gimana nech orang2 di CCIT, mau ningkatin posisi ga?
masa elehan ku upi ledeng c? Hehehehe…
August 4th, 2008 at 17:10
[…] Berawal dari jalan-jalan ke rumahnya mas Romi, mendapat informasi mengenai universitas di Indonesia yang masuk ranking WebOmatrics versi bulan Juli 2008. Dan ternyata, Universitas Budi Luhur, almamater dan tempat saya bernaung selama ini masuk dalam daftar tersebut. Ternyata dalam urutan ke-20. Hal ini merupakan suatu kemajuan sekaligus kebanggaan sendiri setelah pada perankingan periode sebelumnya, Universitas Budi Luhur masih belum masuk hitungan.Mengenai bagaimana WebOmetrics menyusun ranking Universitas, sudah dijelaskan juga oleh mas Romi. Berikut ini saya kutip dari penjelasan beliau. […]
August 5th, 2008 at 8:12
wah, budi luhur masuk ke urutan 4404
August 5th, 2008 at 10:53
Ehem … mahasiswa dari universitas dengan world rank 2035 disini (baca: UPI).
August 5th, 2008 at 20:01
[…] WordPress.com WordPress.org gift to BL’s Agustus 5, 2008, 1:01 pm Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Tag: Add new tag, blogging, budiluhur, education, hendik arianto, Indonesia, internet, universitas, wordpress Berawal dari jalan-jalan ke rumahnya mas Romi, mendapat informasi mengenai universitas di Indonesia yang masuk ranking WebOmatrics versi bulan Juli 2008. Dan ternyata, Universitas Budi Luhur, almamater dan tempat saya bernaung selama ini masuk dalam daftar tersebut. Ternyata dalam urutan ke-20. Hal ini merupakan suatu kemajuan sekaligus kebanggaan sendiri setelah pada perankingan periode sebelumnya, Universitas Budi Luhur masih belum masuk hitungan. […]
August 5th, 2008 at 20:04
[…] Berawal dari jalan-jalan ke rumahnya mas Romi, mendapat informasi mengenai universitas di Indonesia yang masuk ranking WebOmatrics versi bulan Juli 2008. Dan ternyata, Universitas Budi Luhur, almamater dan tempat saya bernaung selama ini masuk dalam daftar tersebut. Ternyata dalam urutan ke-20. Hal ini merupakan suatu kemajuan sekaligus kebanggaan sendiri setelah pada perankingan periode sebelumnya, Universitas Budi Luhur masih belum masuk hitungan. […]
August 5th, 2008 at 20:36
loh, itu UI-nya ada 2. peringkat 3 sama 4. atau saya salah lihat ya @_@
August 6th, 2008 at 16:18
gak nyangka banget ternyata kampus gue budi luhur yang tergolong kampus kecil dijakarta masuk dalam urutan 20 besar..hem gue yakin bentar lagi pasti bisa masuk ke 15 besar..amien…
August 7th, 2008 at 11:25
Akhirnya UPI ada juga…
Mas, di UPI juga ada jurusan Pendidikan Ilmu Komputer dan Ilmu Komputer (nonkepedidikan), baru mau 4 angkatan.
Kapan mas berkunjung ke UPI ? (kalau diundang lah.. heheh)
August 9th, 2008 at 10:03
salut untuk UGM, congratulations..
August 10th, 2008 at 18:56
hoi bank ! unsri mana ? hahaha
August 11th, 2008 at 14:41
Salut buat peningkatan UPI dan UI. Buat UGM.. peringkat kampus kita tuh turun bo’, banyak lagi. Turun peringkat kok bangga, mari prihatin!!
August 15th, 2008 at 6:55
saya ndak nyangka ugm yang katanya kampus’e wong ndeso ternyata bisa masuk rangking di webometrics, salutt..
August 16th, 2008 at 11:11
Rangking ARWU 2008 udah keluar… dan kayanya gak ada satupun universitas kita yang masuk.
Any comment?
August 16th, 2008 at 11:15
Rangking ARWU 2008 dah keluar dan kayanya gak ada universitas kita yang masuk. Any comment?
August 20th, 2008 at 10:26
yach, ITB peringkatnya masih segitu aja. Lama2 kok peringkat ITB turun ya?
padahal dulu sempet no 49 di Asia, sekarang malah cuma di 78, kalah dari UGM pula!
August 25th, 2008 at 14:43
Yahh….kampusQ kok masih di bawah ya
Itu maksudnya peringkat yang lebih gede lebih bagus kan
August 26th, 2008 at 12:22
[…] Posted by trusdiana on August 26, 2008 Upi dan UI melejit di rangking WEBOMETRICS …selengkapnya klik disini http://romisatriawahono.net/2008/07/26/ui-dan-upi-melejit-di-rangking-webometrics-juli-2008/ […]
August 27th, 2008 at 16:08
yah Mayan Lah Its Not Bad.
Setidaknya Nya Kan jadi Tau Mana2 Kampus-Kampus Bagus Dan Tidak .
Buat BeeL Go BeeL - Go BeeL.
(MakLum Anak BeeL.) XD.
September 6th, 2008 at 13:27
Universitas Lampung kok masuk yah ???
Padahal Universitas Sriwijaya Palembang lebih bagus loh daripada Universitas Lampung.
kalau nggak percaya bandingkan aja.
September 6th, 2008 at 13:35
Yes gue senag banget
WHY ?
Because my campus is UII alias Universitas Islam Indonesia masuk juga di 5000 top universities in the world,
nggak salah deh menepatkan UII sebagai Universitas swasta terbaik di Yogyakarta.
Maju terus UII
Amiennnnnn
September 6th, 2008 at 15:10
go usu……
tunjukkan kelebihanmu di dunia……
university for industry….
September 27th, 2008 at 8:23
Wah, kampus nDeso gitu kok bisa ada di urutan teratas di Indonesia ya? *gumun*
October 2nd, 2008 at 1:57
wah unsri gak masuk ya
October 6th, 2008 at 15:02
kampus saia koq nda ada yah…
itu lho..
Institute Management TELKOM…
*promosi,,hheeeeheeu
October 7th, 2008 at 0:51
[…] Yang kedua masalah Konten. Kebijakan penataan dan sharing konten sangat beragam di Universitas. Madzab open publication alias open content untuk publikasi ilmiah, skripsi, tesis dan disertasi tercatat malah banyak dilakukan oleh universitas swasta. Poltek Batam, Unikom Bandung, Amikom Yogyakarta, dan Gunadarma adalah universitas swasta yang membuka publikasinya secara gratis. Sedangkan untuk universitas negeri tercatat UI, IPB dan USU yang sangat getol meng-open-kan publikasi fulltext-nya. UPI, Binus dan UGM memiliki kebijakan untuk tidak membuka publikasinya secara penuh. Saya jujur saja berharap bahwa semakin banyak universitas yang membuka diri, yaitu dengan membuka seluruh publikasi yang hak cipta-nya dimiliki oleh Universitas, termasuk didalamnya tentu saja jurnal ilmiah, prosiding, skripsi, tesis dan disertasi. Sayang sekali kalau berbagai pengetahuan dan hasil penelitian membusuk di perpustakaan dan hard disk server, karena tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Isu plagiarism tidak tepat digunakan sebagai alasan, karena menurut saya justru dengan keterbukaan akan mencegah plagiarism. Dengan keterbukaan, kita sebenarnya semakin banyak menempatkan “polisi” yang menjaga terjadinya pelanggaran hak cipta, ya karena polisinya adalah masyarakat. Faktor keterbukaan publikasi ini juga sangat penting ketika universitas kita berminat masuk ke jajaran rangking universitas dunia berdasarkan Webometrics. Rich Files dan Scholar adalah parameter yang dinilai di Webometrics. […]
October 7th, 2008 at 8:26
Udah basi kali ya bahasan ini..hehe..
Bingung, di situ ada dua universitas, “Universitas Indonesia” dan “University of Indonesia” bedanya di mana ya?
Saya yg lulusan UI biasa menyebut kampus sebagai University of Indonesia dalam bahasa inggris..
October 10th, 2008 at 17:55
Kenapa peringkat webometrics PT asal Thailand banyak yang bagus pak? Barangkali, sudah punya jawaban. http://staff.blog.ui.edu/zahidayat/2008/10/10/kenapa-webometrics-perguruan-tinggi-thailand-lebih-baik/
October 10th, 2008 at 18:57
#parkirkata: hmmm saya sudah baca, sepertinya kok bukan jawaban yah yang ditulis
October 11th, 2008 at 12:31
wah ketinggalan berita nih..padahal udah dari bulan juli lalu ,tapi saya bangga Universitasku UPI Bandung masuk rangking 2035 mengalahkan UNDIP,UNPAD,UNPAR,ITS dan Universitas terkenal lainya di Indonesia di Webometrics Juli 2008. terimakasih buat pendiri UPInet termasuk dosenku juga: Pak Munir, Pak Saripudin, Pak Apep, Pa Aceng dan yang lainnya kembangkan terus aksesibilitas dan visibilitas situs universitas pendidikan Indonesia, semangat!!!
October 14th, 2008 at 11:33
wah kampus gimana nasibnya…politeknik negeri semarang(POLINES) kok ga ada ya…:(
October 25th, 2008 at 7:19
Wah UII (Universitas Islam Indonesia) kok cma di peringkat 4425 ? Biarpun masuk 5000 besar Perguruan tinggi terbaik dunia dan berada d peringkat 20 PT terbaik d Indonesia. hal itu juga belum cukup memuaskan. karena saya yakin UII punya performa yg Lebih dari itu. MAju truzzz UII. kau adalah bapak Universitas yg ada d Indonesia. kau adalah Universitas Paling tua d Indonesia. GO….UII
October 25th, 2008 at 11:03
Go UII, rakit bom dan ledakin Bali lagi.
Mati satu Amrozy tumbuh seribu Amrozy di UII lagi.
Walah…
October 28th, 2008 at 20:54
widihhh kampus gw naek lg peringkatnya…..
Emg GUNDAR top dah…
hehehe
November 3rd, 2008 at 11:41
selamat yang udah dapet peringkat lebih baik,…
yang belum dapet masih banyak waktu untuk berbenah..