RomiSatriaWahono.Net

Learning, Researching, Entrepreneuring, Teaching, Motivating and Inspiring People

Archive for the ‘Software Engineering’ Category

January 26th, 2011

Video Wawancara Tema Programmer-Entrepreneur

Bukan materi baru, tapi tema-nya masih relevan saya tampilkan di blog, siapa tahu banyak yang belum sempat lihat. Video wawancara dengan tema programmer-entrepeneur, diambil setelah selesai ngisi acara 3rd PHP Developers Day di LIPI sekitar dua tahun lalu (19 Pebruari 2009). Materi lengkapnya sudah saya sajikan di blog ini dengan judul 5 Langkah Menjadi Programmer Entrepreneur.

Link untuk download atau view langsung dari youtube, bisa di-klik dari sini: http://www.youtube.com/v/ePmypMqYhuQ


May 11th, 2009

Penjurian Final Imagine Cup Indonesia 2009

imaginecup2009Senin 11 Mei 2009, alhamdulillah mendapat kesempatan bareng Mark Glikson (GM, D&PE Lead Asia Pacific) dan Tony Seno Hartono (National Technology Officer Microsoft Indonesia) untuk menjadi juri di final Imagine Cup Indonesia 2009. Thanks to sohib saya om Norman Sasono (jabatan loe apaan sih om?)  dan om Julius Fenata (Academic Developer Evangelist) yang sudah mengundang saya untuk ikutan duduk di bangku Juri ;) . Mohon maaf terlambat sampai ke Shangri-La H0tel, karena ada kecelakan di tol JORR yg menahan laju innova hitamku lebih dari satu jam :(


April 13th, 2009

Wajibnya Skill Coding Bagi Mahasiswa Computing

netbeansMas Romi, saya mahasiswa jurusan teknik informatika, semester akhir dengan peminatan software engineering. Karena saya lemah di coding, kira-kira nanti kesulitan ga ya untuk mengerjakan tugas akhir? (Taufik, Universitas Swasta di Jakarta)

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, segera lakukan taubat dan perbanyak  istighfar :) Jurusan teknik informatika semester akhir, peminatan software engineering pula, ga bisa coding? Selama ini kemana aja om? :(

Lemahnya skill coding mahasiswa di Indonesia adalah penyakit gawat, menular, mematikan dan secepatnya harus diberantas tuntas :) . Mungkinkah ini juga yang membuat produksi software kita secara kuantitas dan kualitas dibawah negara tetangga kita? Ingat bahwa menurut laporan IDC dan Gartner, jumlah developer professional Indonesia mencapai 71.600 orang di tahun 2008. Jumlah developer kita tiga kalinya malaysia dan empat kalinya singapore loh :(


April 12th, 2009

Teknik Memahami Paper Ilmiah

paperSaya sedang dapat tugas dari dosen untuk membaca banyak paper ilmiah. Katanya penting untuk membangun landasan teori dari penelitian yang saya lakukan. Tapi pusing setengah mati mas, ga paham-paham :( Mas Romi bisa ajari saya nggak, teknik membaca paper ilmiah dengan baik, supaya cepat paham? Thanks. (Anto, ITS Surabaya)

Musim mengerjakan tugas akhir, artinya musim membaca makalah alias paper ilmiah alias scientific paper. Banyak yang beranggapan bahwa konsentrasi membaca paper ilmiah adalah pada aspek teknis (technical aspect). Padahal ngotot fokus ke aspek teknis dari paper ilmiah akan membuat kita pusing, puyeng, mual, ngantuk, dan ga ngerti juntrungnya :) . Meskipun ada juga mahasiswa yang nekat memahami satu paper ilmiah sampai perlu waktu berbulan-bulan. Padahal sebenarnya kekuatan paper ilmiah bukan hanya dilihat dari aspek teknis. Nah lho, terus di bagian mana sebaiknya kita konsentrasi membaca sebuah paper ilmiah?


April 10th, 2009

Penelitian Tugas Akhir Itu Mudah (3): Menetapkan Tema dan Judul

researchMas Romi, saya mahasiswa jurusan ilmu komputer semester akhir, dan sudah harus masuk ke pembuatan tugas akhir. Bagaimana menguji tema dan judul penelitian yang saya buat, bahwa itu sudah ada di jalur yang benar. Mohon pencerahannya. Terima kasih (Budi, Universitas Indonesia)

Melanjutkan penjelasan tentang penelitian untuk tugas akhir yang sudah saya bahas sebelumnya di sini dan di sana, kali ini saya mencoba membahas teknik mudah menguji dan menetapkan tema penelitian. Sebelumnya perlu saya ingatkan kembali, bahwa masalah penelitian yang kita ambil akan menentukan kualitas penelitian secara keseluruhan. Masalah penelitian harus objective (tidak boleh subjective), dan harus dibuktikan secara logis dan valid bahwa itu benar-benar  masalah. Ingat bahwa masalah yang kita menyebutkan dengan, “menurut saya”, “menurut pengalaman saya”, “menurut tetangga saya”, “menurut teman saya”, dsb adalah subyektif.


February 23rd, 2009

5 Langkah Menjadi Programmer Entrepreneur

programmerlegend Hari Kamis, 19 Pebruari 2009, saya diminta mengisi satu sesi tentang entrepreneurship di PHP Developers Day 2009 yang diadakan di PDII LIPI Jl Gatot Subroto 10, Jakarta. Supaya unik, presentasi saya beri judul Programmer Entrepreneur. Inti dari presentasi saya adalah uraian tentang kiat dan langkah menjadi programmer yang  berkarakter entrepreneur. Wacana ini perlu saya berikan karena saya pikir trend programmer di Indonesia, relatif lebih memilih bekerja di sebuah perusahaan yang established, daripada menempuh jalur wirausaha. Saya berharap para programmer berkarakter kuli, mulai pelan-pelan berubah menjadi programmer  yang berjiwa entrepreneur dan memiliki kemampuan bisnis yang memadai. Materi saya kembangkan dan sesuaikan dengan judul posting ini, yaitu 5 Langkah Menjadi Programmer Entrepreneur. Tertarik? Klik dan lanjutkan bacanya :)


June 30th, 2008

Software Engineer Sebagai Sebuah Profesi

softwareengineer.jpgSaya mendapat satu slot waktu untuk berbicara tentang profesi Software Engineer pada acara PHP Developers Day 2008 di PDII LIPI tanggal 19 Juni 2008 kemarin. Sebenarnya bingung juga mau ngomong apa :) . Karena yang ke arah technical sudah cukup diwakili om Luri, om Rama, om Irving, om Riyogarta dan om Risman, akhirnya saya putuskan untuk menarik proyeksi ke titik lebih tinggi, “nggedabrus” masalah yang lebih strategis, relatif abstrak dan mungkin buram alias nggak jelas … hehehe. Acara PHP Developers Day 2008 yang dibikin LIPI, IlmuKomputer.Com, dan Zend ini memang unik. Moderatornya nggak jelas karena dipegang om Hendro yang kadang ijin untuk ngurus kambingnya di luar :) , jadinya waktu bisa cepet or molor sesuai dengan mood pembicaranya … hehehe. Tapi yang pasti makanannya uenak, maknyus, jempol dua :)


March 24th, 2008

Menunggu Bill Gates Made in Indonesia

Majalah Gatra No 18 Tahun XIV edisi 13-19 Maret 2008 membuat ulasan dengan judul diatas dalam suplemen bernama TECHIE. Isinya sebagian merupakan hasil obrolan saya dan mbak Astari Yanuarti (wartawan Gatra) lewat telepon awal bulan Maret ini. Tema utamanya tentang industri software lokal dan aktifitas pengembangan software di Indonesia. Sebenarnya tema ini pernah saya ulas di artikel ini dan itu, termasuk didalamnya analisa laporan IDC dan Gartner berhubungan dengan professional software developer. Kalau ada yang tertarik untuk baca-baca, silakan klik dan download 6 halaman tulisan hasil scan majalah Gatra di bawah. Saya sengaja menunggu tanggal 19 maret 2008 alias masa terbitnya lewat, supaya tidak terkena komplen Gatra :)

romi-gatra0.jpg  romi-gatra1.jpg  romi-gatra2.jpg  romi-gatra3.jpg  romi-gatra4.jpg  romi-gatra5.jpg


December 9th, 2007

Inilah Pemenang Lomba Multimedia Pembelajaran 2007

mulimediapembelajaran.jpgSetelah melewati penjurian tahap pertama dan tahap terakhir, yang kemudian dilanjutkan dengan 4 hari workshop perbaikan karya multimedia pembelajaran. Akhirnya tanggal 4 desember 2007 kemarin diumumkanlah para pemenang lomba pembuatan multimedia pembelajaran 2007 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen atau dulu bernama Dikmenum), Depdiknas. Pemenang lomba terbagi menjadi empat urutan dengan jenis dan besar hadiah yaitu: EMAS (12 Juta Rupiah), PERAK (10 Juta Rupiah), PERUNGGU (8 Juta Rupiah)dan NOMINATOR (4 Juta Rupiah). Saya atas nama dewan juri lomba multimedia pembelajaran 2007 mengucapkan selamat kepada peserta (wakil sekolah) yang telah berhasil membawa pulang penghargaan. Siapa saja mereka dengan karya apa dan dari sekolah mana saja?


November 29th, 2007

90% Siswa Menyukai Multimedia Pembelajaran Saya!

Begitulah klaim salah satu peserta lomba pembuatan multimedia pembelajaran yang diselenggarakan oleh Dikmenum, Depdiknas. Kemarin adalah hari terakhir penjurian tahap akhir lomba, dimana peserta harus mempresentasikan karyanya masing-masing. Penjurian tahap akhir ini berorientasi ke konfirmasi seberapa jauh orisinalitas karya, teknik presentasi, penguasaan karya dan etika pengembangan karya. Banyak klaim yang bermunculan dari peserta, ada yang mengatakan bahwa 100% ini karya peserta, meskipun ternyata akhirnya menyatakan bahwa secara content (materi ajar) hanya 25% yang dibuat sendiri. Sedangkan secara software (sistem) masih banyak script, image, icon dan logo yang mengambil dari berbagai sumber. Saya memimpin penjurian untuk aspek rekayasa perangkat lunak, juri lain ada mas Hendro, pak Agung dan pak Bambang (aspek desain komunikasi visual), pak Chaeruddin dan pak Zuhdy (aspek pembelajaran).

penjurian4.jpg


November 8th, 2007

Local Content dan Daya Saing Bangsa

indonesia.pngTema diskusi menarik di Seminar Nasional Sains dan Teknologi 2007 di Universitas Sanata Dharma, tanggal 7 Nopember 2007 kemarin. Kebetulan saya diminta untuk menjadi keynote speaker di seminar tersebut bersama pak Petrus (praktisi bisnis elektronika di Jogjakarta) dan pak Onno W Purbo. Pak Petrus dengan lugas menjelaskan perdjoeangan beliau mengembangkan berbagai produk elektronika yang dibuat di Indonesia dan berhasil masuk ke industri internasional. Saya sendiri menjelaskan local content (konten lokal) pada bidang Teknologi Informasi. Pak Onno sendiri tampil di sore harinya, beliau yang membawakan diskusi penutup, saya sudah balik ke Jakarta ketika beliau manggung ;)


March 24th, 2007

Kompetisi Software Bee-ICTA 2007

beeicta2007.jpgBee-ICTA alias Binus Information and Communication Technology Application adalah ajang internal Universitas Bina Nusantara (Binus) untuk mencari bibit unggul pengembang aplikasi software dari mahasiswa-mahasiwanya. Namanya mirip dengan APICTA (Asia Pacific ICT Application)? Ya karena salah satu tujuannya juga untuk mempersiapkan diri mengikuti perlombaan APICTA baik tingkat nasional maupun internasional. Jujur saja, tidak banyak universitas di Indonesia (baik negeri atau swasta) yang menseriusi berbagai ajang kompetisi programming dan pengembangan aplikasi software seperti APICTA atau ACM Programming Contest. Padahal event-event semacam ini bisa dimanfaatkan untuk mengkader programmer-programmer muda kita dan sekaligus dapat menjadi image branding yang baik untuk Indonesia. Efek positif berikutnya adalah ke arah pengakuan komunitas internasional terhadap SDM-SDM IT Indonesia, otomatis ini merembet ke terbukanya dunia kerja internasional untuk SDM Indonesia.


March 16th, 2007

Kualitas dan Peluang Industri Software Lokal

Akhir pekan kemarin benar-benar penuh. Setelah hari Sabtunya ngisi Seminar Mou Microsoft di Unpad, Minggunya rapat pembuatan Guideline untuk Quality Assurance di Open and Distance Learning Seamolec, hari Seninnya sudah ditunggu di Auditorium PLN Pusat untuk mengisi seminar bertajuk The Development of Software Project in Indonesia yang diselenggarakan oleh teman-teman HIMAKA (Himpunan Mahasiswa Informatika) STT PLN. Saya harus beri applaus ke teman-teman STT PLN karena cukup profesional dalam penyelenggaraan seminar. Dimulai dari pre-seminar, dimana jauh-jauh hari (bahkan 3 bulan sebelumnya) pembicara sudah dikontak kesediaanya untuk menjadi pembicara. Proposal lengkap beserta tema besar, targeting, audiense sudah diinformasikan ke pembicara sehingga kita bisa menyiapkan materi yang pas. Pemilihan tema yang menarik dan juga pembicara yang dipilih lengkap dari kalangan ABG (Academy, Business, Government), sehingga diskusi cukup variatif dan mengalir terarah. Diskusi semakin menarik karena dimoderatori oleh mas Sony AK, om kutu loncat yang sejak transmigrasi ke Jakarta 2 tahun lalu sudah berpindah ke berbagai perusahaaan IT :)

sdlc.jpg

November 5th, 2006

Industri Software Lokal (Catatan Diskusi Metro TV)

Setelah sebelumnya diundang pak Djanjan (produser acara eLifeStyle Metro TV) untuk membawakan tema eLearning (6 Agustus 2005) dan Radio Internet (4 Pebruari 2006), saya kembali mengisi acara eLifeStyle Metro TV untuk tema industri software lokal, pada hari Sabtu tanggal 4 Nopember 2006. Kali ini saya diundang berdiskusi bersama pak Jarot Subiantoro (Ketua Aspiluki), dengan pemandu acara adalah mbak Meutia Hafidz.

romi-elifestyle-industrisoftware.jpg


June 23rd, 2006

Aspek Rekayasa Perangkat Lunak dalam Media Pembelajaran

“Waduh kok softwarenya nggak mau jalan …”
“Lho kok proses instalasinya sulit sekali …”

Itu mungkin keluhan yang sering kita dengar ketika kita menggunakan sebuah software atau perangkat lunak di komputer kita. Dan bukan sesuatu yang mustahil, kemungkinan besar terjadi juga di perangkat lunak media pembelajaran yang kita kembangkan. Jangan dilupakan bahwa media pembelajaran yang terdiri dari media presentasi pembelajaran (alat batu guru untuk mengajar) dan software pembelajaran mandiri (alat bantu siswa belajar mandiri) adalah juga suatu perangkat lunak. Baik tidaknya sebuah perangkat lunak, biasanya menunjukkan bagaimana kualitas perangkat lunak tersebut, hal ini sudah kita kupas tuntas di artikel tentang pengukuran perangkat lunak. Nah, media pembelajaran yang baik adalah yang memenuhi parameter-parameter berdasarkan disiplin ilmu rekayasa perangkat lunak, seperti pada contoh diatas (efisiensi, reliabilitas, usabilitas, dsb).