RomiSatriaWahono.Net

Lecture Notes in Computing Research and Technopreneurship
May 10th, 2007

6 Tahap Membangun Komunitas Maya

by Romi Satria Wahono

communitybuilding.jpgCommunity building (membangun komunitas) bukan hanya monopoli orang yang bergerak di darat, tetapi juga di dunia maya. Komunitas adalah kumpulan manusia atau kelompok yang berkumpul dan berdiskusi karena memiliki tujuan atau ketertarikan yang sama dalam suatu bidang tertentu. Berbeda dengan terminologi organisasi yang ketat (strict) khususnya berhubungan dengan adanya tujuan tertentu yg dikejar bersama, komunitas relatif lebih bebas karena masing-masing individu bisa saja memiliki tujuan yang berbeda-beda. Komunitas maya lebih fleksibel terutama dalam dimensi ruang dan waktu. Siapapun, kapanpun dan dimanapun kita berada, kita masih bisa tetap aktif bergabung dan berdiskusi dalam komunitas maya.

Saya mencoba memformulasikan apa yang telah saya lakukan dalam membangun IlmuKomputer.Com. Alhamdulillah akhirnya jadilah konsep 6 tahap membangun komunitas maya, yang saya sebut dengan ISeSoSBI = Identification - Segmentation - Solution - Selling - Branding - Innovation. ISeSosBI merupakan penjabaran dari 2 pilar besar community building, yaitu institution building dan image building.

isesosbi.gif

 

  

1. IDENTIFICATION

Intinya adalah identifikasi menyeluruh terhadap diri kita. Siapa kita? Apa potensi kita? Apa karya kita? Apa kompetensi kita? Pelajari potensi dan kompetensi teman-teman dekat kita (network). Ini adalah titik terpenting karena hasil identifikasi potensi dan kompetensi diri kita akan menentukan lahan dan bidang perdjoeangan yang akan kita garap. Potensi yang terbaca di diri kita kadang belum tentu kompetensi kita saat ini. Misalnya, saya punya kompetensi di bidang software engineering atau elearning system karena saya lulus dan dapat degree dalam tema itu. Tapi mungkin saya punya potensi untuk terjun ke entertainment, misal jadi pelawak  … hehehe. Nah ini yang saya sebut bidang perdjoeangan yang akan kita garap itu. Kenapa perlu mempelajari potensi dan kompetensi teman-teman kita? Supaya nanti gampang dapat dukungan, kolaborasi, sinkronisasi dan networking dalam berbagai kegiatan.

Saya kadang terpesona melihat tetangga saya di Perbalan Semarang yaitu mas Tukul Arwana yang sukses meskipun modal mepet dan wajah yang katrok tur ndeso ;) Tapi saya putuskan bahwa saya akan fokus ke core competence saya dan bukan di dunia politik atau entertainment.

2. SEGMENTATION

Langkah kedua yang saya lakukan adalah melihat dan menganalisa pasar. Inti dari segmentation (segmentasi) adalah bagaimana kita bisa mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang ada di pasar dengan kreatif. Sejak awal tahun 2003, saya melanggan ratusan milis IT Indonesia (cari dari milis yahoogroups.com), menganalisa dan membuat peta komunitas IT dan SDM. Untuk mempertajam pergerakan, bisa juga kita pilih beberapa milis yang banyak berisi tokoh yang kompeten di bidang yang kita pilih. Temukan permasalahan dan kebutuhan komunitas yang riil (user needs) dan belum ada (banyak) yang mencoba memecahkannya. Paling tidak hasil survey saya awal tahun 2003, saya temukan empat kebutuhan komunitas IT Indonesia:

  • Materi berbahasa Indonesia yang komprehensif dan tidak terpotong-potong. Kalau bahasa inggris sudah banyak yang punya bahkan ada yang ngaku punya koleksi ebook 20GB tapi tidak pernah dibaca :)
  • Materi mudah di-download dan bebas digunakan (lisensi open content)
  • Materi harus dalam format siap cetak. Kalau bisa bukan dalam bentuk html yang dipisah halaman-halaman yang memerlukan klik, ini saya duga karena koneksi internet terbatas
  • Layanan untuk konsultasi permasalahan secara realtime (instant messaging) dan bundling konten dalam bentuk CD yang tidak memerlukan koneksi internet

Penemuan masalah sebaiknya memang didahului dengan adanya research yang serius. Ini kalau dalam ilmu software engineering disebut dengan requirement capturing process. Semakin riil dan unik masalah yang kita temukan, proses brandingnya juga semakin mudah. Hindari masuk ke wilayah masalah yang sudah teridentifikasi dan tersegmentasi oleh orang lain. Profesor Chan Kim menyebut ini sebagai blue ocean strategy, Hermawan Kertajaya menyebut ini sebagai wilayah perawan yang harus ditangkap dalam proses targetting. Mengarungi samudra biru (blue ocean) alias wilayah perawan lebih nikmat karena kompetisi tidak relevan dan rule of the game-nya belum terbentuk.

3. SOLUTION

Saya berusaha meng-create solusi yang bisa benar-benar memecahkan masalah pada proses segmentasi diatas, yang memiliki unsur uniqueness (keunikan) yang tinggi. Lahirlah IlmuKomputer.Com ;) Komunitas elearning dan pembelajaran jarak jauh yang berkonsep dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Kontributor dan aktifis komunitas menshare materi berbahasa Indonesia yang komprehensif, bebas digunakan, siap cetak (PDF) dan tersedia juga layanan konsultasi gratis dengan Yahoo Messenger. Konten IlmuKomputer.Com juga saya bundling dalam bentuk CD yang bisa digunakan tanpa koneksi internet. Solusi yang kita berikan harus tajam memecahkan masalah utama, unik, orisinil, unggul dibanding solusi lain dan cepat kita release. Nantinya ketika berkembang dan komunitas terbentuk akan ada kebutuhan-kebutuhan lain yang muncul. Kita meng-create solusi from demand alias mekanisme bottom-up, bukan kita siapin solusi seluruhnya karena itu tidak mungkin dan malah tidak tajam ;)

ikc-small.jpg

4. SELLING

Inti selling adalah bagaimana kita bisa “menjual” solusi kita kepada publik dan membuktikan bahwa solusi kita adalah berkualitas. Tetap menjaga relationship secara kontinyu dengan kontributor dan pengguna solusi kita. Community cohesion (kerekatan komunitas) harus kita jaga dengan membuat mailing list, forum atau event yang mengumpulkan aktifis komunitas baik secara maya maupun darat. Selling harus meliputi benefit selling, feature selling dan solution selling. Dan yang saya maksud selling disini bukan berarti menjual sesuatu dan mendapatkan uang dari situ.

5. BRANDING

Selling akan semakin kuat kalau kita lakukan branding dengan baik. Arahkan solusi kita untuk bisa dinikmati media massa baik cetak maupun elektronik, yang kita harapkan dapat menyebarluaskan informasi tentaung solusi yang kita buat. Banyak menulis di koran dan majalah, sehingga kita dikenal banyak orang demikian juga dengan solusi yang kita tawarkan. Branding solusi kita dengan sesuatu yang gampang diingat. Saya menggunakan nama domain “IlmuKomputer.Com” karena relatif gampang diingat, dan saya menggunakan solution brand “komunitas elearning gratis ilmu komputer dan teknologi informasi” juga karena supaya publik cepat menangkap apa yang sebenarnya saya bikin. Penghargaan yang kita dapat juga bisa menjadi branding yang menarik. Menciptakan Brand awareness adalah inti dari konsep Branding ini. Sebagai referensi, di artikel lain saya tulis tentang teknik memperkuat brand.

ikcaward.jpg

6. INNOVATION

Inovasi atau mati, adalah resep penting yang tidak boleh kita lupakan. Ketika solusi sudah kita create, selling sudah kita lakukan dan branding sudah semakin terbentuk, jangan lupa untuk melakukan inovasi-inovasi baru yang membuat solusi kita semakin segar :) Change dan innovation harus terus kita lakukan dengan dasar kebutuhan publik dan hasil analisa statistik yang kita lakukan, dan itu bisa berupa feature change, behavior change atau bahkan DNA change. Ketika kebutuhan sindikasi, site citation, collaboration, maupun knowledge automation terus bermunculan, tentu tidak memungkinkan lagi saya menggunakan statik html seperti IlmuKomputer.Com yang lama. Jadi akhirnya IlmuKomputer.Com saya ubah dalam bentuk sekarang ini, yang bisa mengakomodasi semua kebutuhan tadi. Juga ketika mulai banyak teman-teman yang menginginkan materi, ujian dan sertifikat secara online saya kembangkan Braintutor yang memberikan layanan elearning sampai sertifikasi secara terpadu. Dan ketika banyak peluang mengerjakan project professional yang bisa membawa income dimana otomatis membawa manfaat untuk komunitas (membuka lapangan kerja baru, tempat aktualisasi diri para aktifis, dsb) tentu saya harus segera tangkap. Untuk itulah saya melakukan inovasi dan feature change dengan membuat beberapa lini bisnis dari IlmuKomputer.Com, misalnya Brainmatics.

elearningaward2006.jpg

Tentu tidak mudah untuk menggapai sukses, IlmuKomputer.Com juga masih belum sukses, masih perlu terus belajar dan  berinovasi. Yang pasti semua keberhasilan datang karena adanya perdjoeangan, pengorbanan, kristalisasi keringat ;) dan yang pasti karena petunjuk dari yang diatas.

ttd-small.jpg

Related Articles

  1. IlmuKomputer.Com Sebagai Blog Teknologi Terbaik di Pesta Blogger 2007
  2. Facebook Personal Branding: Pakai Friends, Group atau Pages?
  3. e-Learning Award 2006 dari Depdiknas
  4. IlmuKomputer.Com Pensiun!
  5. Forum Diskusi dan Milis APPLI
  6. IlmuKomputer.Com Goes Blog
  7. Hermawan Kartajaya dan Marketing Open Source
  8. Rethink: Pengembangan Konten IlmuKomputer.Com
  9. Seminar Opensource di Telkom Bandung
  10. Buku Pelajaran dan Multimedia Pembelajaran Gratis Karya Para Gerilyawan
  11. Teknik Bundling Program PHP dalam CD
  12. Keberhasilan dalam Kesederhanaan
  13. Penerapan e-Learning dengan Model Motivasi Komunitas
  14. ISO dan CD IlmuKomputer.Com Edisi September 2006
  15. Wordcamp Indonesia 2009: WordPress for Education and Personal Branding
  16. Hole di WP-Cache 2.1.2?
  17. Tampilan Baru IlmuKomputer.Com
  18. Launching IGOS Nusantara 2006
  19. Desain Baru IlmuKomputer.Com
  20. Antara Aku, LIPI dan IlmuKomputer.Com

82 Responses to “6 Tahap Membangun Komunitas Maya”

  1. PERTAMAX

    Kebetulan saya juga lagi bangun komunitas baru dengan beberapa rekan di wartakasih.org. Makasih ya atas panduannya pak. salam.

  2. Sip, mantab. Selamat berdjoeang ;)

  3. …bahkan ada yang ngaku punya koleksi ebook 20GB tapi tidak pernah dibaca :)

    aduh, ini termasuk saya di dalamnya :lol:

    btw web ikc nya kok sering gak kebuka di komp saya ya.. :(

  4. # Fany: Server down mulu Fan :( High traffic … hari ini juga down :(

  5. Numpang usul pak romi :) setelah terbentuknya komunitas yang kuat dan solid. mungkin perlunya diadakan event pendukung yang bersifat kontinuitas. sehingga semakin eratnya jalinan dan kebersamaan suatu komunitas tersebut. komunitas IlmuKomputer.Com sangat besar jumlah membernya dan insya Allah memiliki tingkat kompentensi yang tinggi, bisa kita bayangkan bagaimana jika komunitas besar dan “berbobot” tadi membuat suatu event pendukung yang bermanfaat bagi bangsa ini khususnya dibidang Ilmu Komputer. contoh sederhana, membuat pelatihan atau workshop IKC keliling se-Nusantara, yang masing-masing daerah akan diwakilkan member IKC diwilayahnya. hehehe..tapi ini sekedar usul saja pak romi, dan…tetap semangat tuk berdjoeang :)

    * kalau tidak salah dulu pernah ada, tapi sekarang masih ada atau tidak? atau saya yang ketinggalan informasi?:)

  6. # Alwin: Thanks komentarnya. Sebenarnya sudah sering kita buat event di berbagai daerah. Intinya asal ada yang bisa nge-host di daerah, kita akan bikin. Karena aktifis di daerah tidak banyak yang angkat tangan untuk buat eventnya ya terpaksa di Jakarta terus. Di jakarta kita bisa pakai ruangan kelas brainmatics, sehingga tidak perlu cost yang besar. Cuman mungkin perlu saya garis bawahi bahwa event workshop, seminar, dsb bukan core solution ataupun core brand yang ingin saya kejar untuk IlmuKomputer.Com. Solusi utama IlmuKomputer.Com adalah content bebas dan sarana elearning lewat situs. Saya akan perkuat dan perbanyak konten, itu misi utama dan brand yang dibentuk. Supaya bisa bagi-bagi tugas dengan komunitas lain :)

  7. Pak Romi, interesting posting. Realitasnya, inovasi itu susah dalam komunitas (nyat atau virtual) :) Congrats utk e-Learning Award 2006. IlmuKomputer.com sungguh penting dan berguna sekali. [TH]

  8. # Hardjono: Yap inovasi ini membuat sustainability, tapi memang perlu kerja keras ;)

  9. Sebuah pencerahan yang sangat menyentuh..
    Bisa-bisa nyaingin Pak Hermawan Kartajaya neh..
    ada PDB ada ISeSoSBI.
    Bravo Pak Romi, terus berdjoeang dan tetap semangat ;)

  10. Bagus sekali pak romi tipsnya.

    menurut saya dari ke-6 hal tersebut yang paling sulit adalah membentuk image yg kuat di masyarakat cyber. dimana jika sudah dipegang image yg kuat maka hal tersebut dapat dikembangkan lagi dari tujuan semula :)

    Makasih Pak Romi sharenya

    Dony Ramansyah

  11. # Cak Bud: Sebenarnya pemikiran ini sudah lama dan sudah sering saya bawa ke seminar-seminar. Cuman baru sempat nulis edisi ringannya kali ini :)

    # Dony: Image akan gampang terbentuk kalau kita sukses di tiga tahap pertama yaitu Identification – Segmentation – Solution. Kuncinya adalah kita masuk ke wilayah yang masih perawan (blue ocean) dan kita punya solusi yang tinggi sifat uniqueness-nya.

  12. Wah menemukan core kompetensi ini yang susah dan gagal terus dalam mencarinya, who i am ? hehehehe….meski kita sudah jujur pada diri sendiri, tapi tetap saja mencari core apa yang cocok untuk kita itu yang susah. meskipun sudah coba beberapa aspek tetap belum menemukan hasilnya.

    Mungkin itu yang membuat semua usaha yang dilakukan menemukan kegagalan karena kita gagal dalam mengidentifikasikan diri kita sendiri.

    Untuk mas romy great job, semoga perjuanganmu memberikan inspirasi bagi rakyat indonesia ya seperti kami yang orang biasa-biasa ini. Dan tetaplah berjuang sampai titik darah penghabisan, weleh apasih kayak mau perang aja..hehehehe

  13. # Yadisyahid: Ok thanks. Mungkin harus dilakukan review, selama ini kita ngaapain, karya apa yang sudah kita buat, kita senengnya dimana, dsb. Dari situ mulai buat alternatif mau berdjoeang di wilayah yang mana. Mungkinkah berhenti dan berpindah wilayah? bisa saja, asal nggak kerjanya pindah pindah wilayah. Nanti jadi generalis dan bukan specialist.

  14. Mantap BOSS :-)
    Semoga IK.C bisa tetep slalu ber-inovasi dan bisa lebih bermanfaat bagi bangsa dan negara kita tercinta ini. -amien-

  15. Bagus dan Mantap…..

    Saya jadi termotivatasi neh Mbah RSW….:)
    Sebenarnya mau ikutan juga neh mas Romi…cuman artikel2 yang saya kirim masih belum masuk kategori kale… tapi saya coba lagi dech nanti kirim artikel yang bagus..

    Dan juga…semoga bapak2 di Depkominfo yang ganteng2, kerenz2, en berdasi pula…(puas…kamu puas… Tukul style).jangan segan2 en tanpa pamrih….memberi “input” baik itu materil en moril demi mencerdaskan Indonesia nan Cerah…amin.

    God Bless Us

  16. # Wilmark: Ok ditunggu mas. Artikel apapun lah asal bersinggungan dengan teknologi informasi.

  17. Sangat bermanfaat sekali pak romi, kini aku ngerti memang harus aku kaji mulai sekarang untuk membangun komunitas, soalnya komuitas yang udah aku bikin terkadang belum jelas arahnya alias nyasar……btw tidak ada kata terlambat untuk menerapkan ISeSoSBI, betul pak romi? he…he… :D

  18. Two thumbs up boss ;-)

  19. # DK: Sip mantab mas, mudah-mudahan bermanfaat :)

    # Andra: hehehe bisa saja … thanks

  20. Atikel yg menarik, Siip.. Pak Romi
    Ada sedikit pertanyaan, setelah komunitas terbentuk bagaimana mempertahankan loyalitas individunya ?

  21. # Yan: Itu ada di innovation mas. Asal kita selalu lakukan inovasi, saya yakin solusi kita akan tetap terus digunakan, karena ada manfaatnya untuk teman-teman yang lain.

  22. mantab boss artikelnya…

    nb :
    kapan kita bisa ‘tidur’ bareng lagi..:)) hehehe….

  23. seperti biasa, artikelnya mas Romi yg ini juga enak dibaca dan implementable. tinggal kitanya yang implementer atau nggak.

    OOT dikit ……… setelah lama nggak nyambangi http://www.ilmukomputer.com, ternyata google adsense sudah nongol di sana. it’s oke koq. bisa bantu-bantu mbiayai server sama yang lain-lain ;)

  24. # Furqon: ok thanks. Yang penting ada sarung lah …hehehe

    # Danial: Untuk sustainability mas. Masih ujicoba apakah sebaiknya menggunakan iklan banner atau adsense :)

  25. [...] 6 Tahap Membangun Komunitas Maya Posted in Internet and Web Technology, Management by Romi Satria Wahono on the May 10th, 2007 Popularity: 7%. Visited 5036 times. [...]

  26. THANKS BUAT TIPSNYA

  27. Salam kenal, Bang Romi.
    TN Angkatan X juga mo gabung dengan komunitas Abang nih :)

  28. emang susah nya membangun sebuah komunitas dari awal ….

  29. arief nur iman Says:
    May 25th, 2007 at 14:28

    Salute to Ooom Romi …………..
    ma kasih oomm udah mao memperjuangkan nasib bangsa agar pintar dan ngerti IT, gak gatek gituuu

    semoga perjuangan Oom dapat berkembang terus dan dapat memberikan manfaat yang banyak untuk bangsa yang besar ini

    oh iya Ooom saya pernah dengar tentang wajan bolic nya Oom Onno tapi saya mau mencari artikelnya kok lom dapat dapat yaa, saya cari di IlmuKomputer.com juga lom ada

    kalau tau info nya dan kalau ada waktu tolong kirim ke email saya ya Ooom

    ma kasih Oom Romii

  30. Thanx 4 ur knowledge , IlmuKomputer.Com. Salute 4 Bang Romi..

  31. # Irwan: sip dik, selamat berdjoeang :)

    # Arief Nur Iman: Ok thanks. Amiiin …

    # fR3dDy: sip, thanks.

  32. Terima kasih Pak Romi untuk artikel diatas.

    Akan kami coba terapkan untuk membangun komunitas keluarga Indonesia di http://www.ruangkeluarga.com/.

    Mohon do’a dan dukungan Anda.

  33. Mas Romi,

    Memang benar adanya. Problem muncul jika target komunitas yang dibidik ternyata jumlahnya sangat sedikit seperti http://www.pasuruan.biz. Komunitas mesti dibangun dulu dari nol, dari pemahaman pentingnya gunakan internet, carikan ISP yang terjangkau, bantu establish trust. Padahal saat ini gerakan cybercrime juga lagi memacu kecepatan. Hati ini jadi pesimis, apakah mungkin komunitas maya dibangun dari nol?

    We’ll yang namanya perdjoeangan.. mesti jalan teruus. Wish us luck!

  34. # Sulistianto: Great job mas. Seneng lihat situsnya. Saya yakin share pengetahuan dalam tema indonesian family’s elifestyle sangat bermanfaat untuk rekan-rekan yag lain.

    # Agung alias Pasuraun.biz: Target komunitas terbatas memang perlu satu perdjoeangan khusus mas. Aku yakin mas Agung tetap terus dalam perdjoeangan. Insya Allah …

  35. Saya kunjungi situs ini:
    http://pengusahaonline.blogspot.com/2007/05/6-tahap-membangun-komunitas-maya.html

    Kok isinya sama ya dengan yang ditulis pada bahasan halaman ini. Aku heran, apa artikelnya pak romi dibajak? Ijin dulu ga ya?

    Kebetulan saja saya buka situs itu dan situs pak romi, lho! hasilnya kok sama.
    Ya saya lapor aja, kalo saya salah saya minta maaf…

  36. om, mo nanya nih.. :-)

    1.untuk website e-learning ilmukomputer.com membutuhkan space harddisk untuk nyimpan data (contohnya data hasil upload para penulisnya) berapa ya? kan artikelnya banyak tuh?
    ataw ilmukomputer beli server sendiri?
    2.trus dapetin reward untuk biayain operasionalnya iLkom dari mana?

  37. klo untuk kominitas IT undergroud gimana yah kiat2 nya?

  38. TOP BGT boss………
    thanks artikelnya

  39. [...] IlmuKomputer.Com dulu sering diejek orang karena terlalu sederhana dalam teknologi web, hanya menggunakan statik html, tanpa desain yang menarik dan bahkan tanpa CMS. Saya bukan desainer yang baik, dan saya memang ingin fokus memberi solusi di permasalahan yang ada (sebagai referensi bisa baca tulisan saya tentang membangun komunitas maya). Setelah 4 tahun menggunakan statik html, di awal tahun 2007 IlmuKomputer.Com saya ubah menggunakan dynamic html dengan CMS yang sederhana yaitu WordPress. Sederhana karena ukuran kecil, business process tidak rumit dan saya tidak repot kalau ada security hole karena saya cukup update dengan versi terbaru CMS dari WordPress.Org. Dengan kenyamanan itu saya bisa konsentrasi ke konten dan solusi yang ingin saya tawarkan. Saya yakin IlmuKomputer.Com belum sukses, tapi jumlah visitor dan daily hits yang tinggi membuktikan bahwa penggunanya banyak (dan semakin banyak). [...]

  40. Hmm di Garut lagi bangun komunitas nih … trim’s tips2 nya Mass Romi

  41. halo mas.. mu nayak nich..
    aku orangnya belum terlalu mengenal dunia maya ini,
    yang jadi pertanyaan saya adalah gmana cara supaya Internet dapat kita jadikan ajang bisnis..
    cozy karang kan lapangan pekerjaan sangat sulit, minta petujuknya mas..

  42. [...] IlmuKomputer.Com dulu sering diejek orang karena terlalu sederhana dalam teknologi web, hanya menggunakan statik html, tanpa desain yang menarik dan bahkan tanpa CMS. Saya bukan desainer yang baik, dan saya memang ingin fokus memberi solusi di permasalahan yang ada (sebagai referensi bisa baca tulisan saya tentang membangun komunitas maya). Setelah 4 tahun menggunakan statik html, di awal tahun 2007 IlmuKomputer.Com saya ubah menggunakan dynamic html dengan CMS yang sederhana yaitu WordPress. Sederhana karena ukuran kecil, business process tidak rumit dan saya tidak repot kalau ada security hole karena saya cukup update dengan versi terbaru CMS dari WordPress.Org. Dengan kenyamanan itu saya bisa konsentrasi ke konten dan solusi yang ingin saya tawarkan. Saya yakin IlmuKomputer.Com belum sukses, tapi jumlah visitor dan daily hits yang tinggi membuktikan bahwa penggunanya banyak (dan semakin banyak). [...]

  43. 4 tahun lalu saya pernah sangat terbantu dengan IlmuKomputer.com, ketika keponakan saya mau masuk sekolah diploma komputer, tapi belum pernah pegang komputer, beruntung saya dapat CD IlmuKomputer.com dalam sebuah pameran komputer yang kebetulan saya kunjungi. berkat sekeping CD itulah keponakanku belajar abc-nya. setelah itu beberapa kali aku sempat buka IlmuKomputer.com itu, tapi kemudian tidak lagi, dan baru kali ini aku ingat lagi dengan situs itu ketika tanpa sengaja aku bisa mampir di sini, di tempat ‘pentolan’-nya IIlmuKomputer.com.
    selamat berdjoeang mas romi; usaha anda sangat mencerahkan, semoga anda melakukannya dengan ikhlas.

  44. [...] Di hari kedua, konsep yang saya ajarkan adalah sama, bagaimana melakukan emarketing, hanya kali ini orientasinya untuk memasarkan UKM. Selain saya sampaikan beberapa materi baru, saya juga mengulang sedikit apa yang pernah saya tulis di blog ini tentang bagaimana strategi branding di internet dan strategi membangun community based company. [...]

  45. Thank,s Bro
    He..he..Dulu saya setiap ngenet pasti download bahan gratisan dari http://www.ilmukomputer.com, sekarang juga !Bedanya kalau dulu dalam acara down load saya pasti lihat kiri dan kanan alasanya karena takut ketahuan operat warnet saya melakukan kegiatan mencuri bahan Pak Romi.Berkat isnpirasi dari bpk saya telah berhasil membangun Komunitas Akademia Nusantara berbasis blog (www.petrusambarita.blogspot.com)
    Nb:Bpk Romi yg terhormat Terimakasih atas jasamu,bimbing kami terus dengan torehan tanganmu yang handal n tlg berikan masukan buat komunitas yg saya bangun.Salam Akademia.

  46. Anantho Pranowo Says:
    February 6th, 2008 at 12:25

    IlmuKomputer.com is the Best e-learning website.
    saya sering download beberapa ebook yang saya cari dan pelajari :)

    Sekarang ini kami dari BiT TeAm lagi mengembangkan salah satu yang Insya Allah menjadi Web Komunitas yang sangat lengkap dan easy to use dimana semua user bisa dengan senang hati mengganti skin tampilan Webnya dan beberapa item yang menunjang keindahan website user.

    System ini menggabung 3 Module:
    1. Intellectual Personal Media
    2. Emotional Personal Media
    3. Mixed Style Group Media

    cuman lagi bingung juga nih klo udah jadi nyari hosting indonesia yang murah atau collocation server yang murah nih :( soalnya ini website sementara untuk komunitas indonesia saja :) dan berbahasa indonesia tentunya setidaknya untuk meramaikan produk indonesia tentunya :)

    Regards,

  47. [...] Ini adalah jenis bisnis di Internet yang sedang digandrungi banyak orang, dan juga mungkin saya didalamnya . Modalnya relatif kecil, karena kita hanya perlu biaya untuk domain, hosting dan situs web. Bahkan bisa kita gunakan layanan web atau blog gratisan dulu untuk memulai bisnis kita dari kecil. Yang paling penting di bisnis ini adalah IDE dalam membangun situs web atau blog beserta kontennya. Situs web atau blog yang kita bangun harus unik, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa menarik pengguna internet untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang memilik traffic tinggi, karena disinilah kekuatan bisnis Internet jenis ini. Semakin tinggi traffic situs kita, semakin tinggi pendapatan yang kita terima karena semakin banyak pemasang iklan yang mau memasang iklan di tempat kita. [...]

  48. [...] IlmuKomputer.Com dulu sering diejek orang karena terlalu sederhana dalam teknologi web, hanya menggunakan statik html, tanpa desain yang menarik dan bahkan tanpa CMS. Saya bukan desainer yang baik, dan saya memang ingin fokus memberi solusi di permasalahan yang ada (sebagai referensi bisa baca tulisan saya tentang membangun komunitas maya). Setelah 4 tahun menggunakan statik html, di awal tahun 2007 IlmuKomputer.Com saya ubah menggunakan dynamic html dengan CMS yang sederhana yaitu WordPress. Sederhana karena ukuran kecil, business process tidak rumit dan saya tidak repot kalau ada security hole karena saya cukup update dengan versi terbaru CMS dari WordPress.Org. Dengan kenyamanan itu saya bisa konsentrasi ke konten dan solusi yang ingin saya tawarkan. Saya yakin IlmuKomputer.Com belum sukses, tapi jumlah visitor dan daily hits yang tinggi membuktikan bahwa penggunanya banyak (dan semakin banyak). [...]

  49. wah…..kebeneran nih pak…..
    sya lagi mo merancang cms untuk komunitas mahasiswa menggunakan codeigniter. pak romi punya contoh tutorialnya gak? atau kalo malah ada filenya, pak???
    salam kenal…..
    o….iya, pak romi ada ID YahooMessenger????
    boleh donk minta????????/

  50. tulisannya bagus pak..thanx

  51. [...] Ini adalah jenis bisnis di Internet yang sedang digandrungi banyak orang, dan juga mungkin saya didalamnya . Modalnya relatif kecil, karena kita hanya perlu biaya untuk domain, hosting dan situs web. Bahkan bisa kita gunakan layanan web atau blog gratisan dulu untuk memulai bisnis kita dari kecil. Yang paling penting di bisnis ini adalah IDE dalam membangun situs web atau blog beserta kontennya. Situs web atau blog yang kita bangun harus unik, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa menarik pengguna internet untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang memilik traffic tinggi, karena disinilah kekuatan bisnis Internet jenis ini. Semakin tinggi traffic situs kita, semakin tinggi pendapatan yang kita terima karena semakin banyak pemasang iklan yang mau memasang iklan di tempat kita. [...]

  52. [...] Di sesi terakhir saya membahas tentang strategi pengembangan konten, ini sebagian merupakan rangkuman dari apa yang saya tulis di posting berjudul teknik membangun komunitas maya dan mengenal bisnis di Internet. Formulasi content development strategy saya visualisasikan secara mudah dan saya sebut dengan ISeSoSBI = Identification – Segmentation – Solution – Selling – Branding – Innovation. Animasi di bawah mudah-mudahan bisa memperjelas uraian saya. [...]

  53. [...] Ini adalah jenis bisnis di Internet yang sedang digandrungi banyak orang. Modalnya relatif kecil, karena kita hanya perlu biaya untuk domain, hosting dan situs web. Bahkan bisa kita gunakan layanan web atau blog gratisan dulu untuk memulai bisnis kita dari kecil. Yang paling penting di bisnis ini adalah IDE dalam membangun situs web atau blog beserta kontennya. Situs web atau blog yang kita bangun harus unik, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa menarik pengguna internet untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang memilik traffic tinggi, karena disinilah kekuatan bisnis Internet jenis ini. Semakin tinggi traffic situs kita, semakin tinggi pendapatan yang kita terima karena semakin banyak pemasang iklan yang mau memasang iklan di tempat kita. [...]

  54. [...] Keberhasilan dan kesuksesan seseorang kadang belum tentu karena penguasaan teknologi tinggi, lulusan universitas terkemuka, kemenarikan user interface (baca: tampan atau cantik), kewibawaan, kejeniusan, kepandaian, atau karena atribut-atribut hebat dan keren yang lain. Banyak jalan untuk sukses, saking banyaknya jalan, membuat “teknik menjadi sukses” menjadi sulit untuk dibuatkan formulanya. Kita tentu tidak bisa menduga bahwa apa yang dilakukan oleh seorang mahasiswa bernama Jerry Yang dengan mengumpulkan link-link situs, membuat kategori dan fitur pencarian akan menjadikannya situs portal dan search engine terkemuka di dunia (Yahoo.Com). Itu adalah sekelumit diskusi di Kuliah Umum Universitas Widyatama Bandung, dimana saya diminta menjadi pembicara untuk tema “Trend SDM dan Jalur Karir IT”. Thanks om Alex yang sudah nemenin saya mengarungi tol cipularang Iwan Fals telah menjadi legenda dalam permusikan Indonesia. Padahal seperti pengakuan mas Iwan di awal-awal karirnya, dia hanya bisa mainin 3 chord gitar. Lagunya juga sederhana-sederhana, kekuatan dan keunikannya justru adalah di lirik. Justru dengan kesederhanaan penggunaan chord gitar, saya yang waktu itu masih SMP bisa dengan mudah menyanyikan lagu-lagu “Sarjana Muda”, “Aku Antarkan”, “Buku ini Aku Pinjam” milik Iwan Fals dengan gitar murah yang dibelikan orang tua saya. Demikian juga dengan anak-anak yang biasa berkumpul di post ronda di kampung, yang belajar gitar asal-asalan, tetap bisa dengan merdu menyanyikan lagu-lagu mas Iwan. Dan akhirnya lagu-lagu sederhana mas Iwan menggema di seantero republik, terkenal dan melegenda. Mirip dengan mas Iwan, Kangen Band sering dicibir orang karena musiknya low quality, dalam lagunya “Antara Aku, Engkau dan Dia” hanya bermodal 3-4 chord gitar. Tapi kenyataan membuktikan bahwa penjualan lagu tersebut mencapai lebih dari 400 ribu keping (meraih dua platinum). Dengan kesederhanaan (atau bahkan kekurangan) yang kita miliki kita tetap bisa berkreasi untuk menuju suatu keberhasilan. Tukul Arwana menjadi satu ikon baru dalam dunia talkshow di Indonesia. Mas Tukul mendobrak atribut host talkshow yang biasanya cerdas, pintar, keren dan berwibawa. Padahal Mas Tukul sendiri adalah wong ndeso dengan logat bahasa Indonesia medok ala Perbalan Semarang dan ditambah dengan bahasa Inggris yang belepotan. Tukul Arwana adalah trend setter baru, kalimat sederhana seperti “kembali ke laptop”, “puas kamu puas” atau olok-olok ala semarang seperti “kutu kupret”, “katrok”, “asem ik”, dsb menyebar secara nasional. Mas Tukul berhasil menjadikan kesederhanaan dan kekurangannya menjadi kapital untuk meraih sukses. Google.Com termasuk “perusak mitos” web design dunia. Penampilannya yang terlalu sederhana, tentu akan sulit memenangkan kontes web design di level dunia atau bahkan di level Indonesia Tapi sebenarnya secara teori software engineering, Google.Com adalah contoh terbaik bagaimana sebuah sistem dan software dikembangkan. Kalau tujuannya adalah membuat mesin pencari alias sistem yang menjadi solusi untuk pencarian informasi, kenapa top page harus menampilkan yang lain selain kolom untuk pencarian? Google.Com membuktikan keberhasilannya dengan meraup 60-70% market share mesin pencari. IlmuKomputer.Com dulu sering diejek orang karena terlalu sederhana dalam teknologi web, hanya menggunakan statik html, tanpa desain yang menarik dan bahkan tanpa CMS. Saya bukan desainer yang baik, dan saya memang ingin fokus memberi solusi di permasalahan yang ada (sebagai referensi bisa baca tulisan saya tentang membangun komunitas maya). Setelah 4 tahun menggunakan statik html, di awal tahun 2007 IlmuKomputer.Com saya ubah menggunakan dynamic html dengan CMS yang sederhana yaitu WordPress. Sederhana karena ukuran kecil, business process tidak rumit dan saya tidak repot kalau ada security hole karena saya cukup update dengan versi terbaru CMS dari WordPress.Org. Dengan kenyamanan itu saya bisa konsentrasi ke konten dan solusi yang ingin saya tawarkan. Saya yakin IlmuKomputer.Com belum sukses, tapi jumlah visitor dan daily hits yang tinggi membuktikan bahwa penggunanya banyak (dan semakin banyak). Kegigihan dan kejelian kita mengubah suatu kesederhanaan dan bahkan kelemahan atau kekurangan, menjadi sebuah kekuatan adalah kunci keberhasilan. Jangan minder, jangan rendah diri dan jangan hiraukan ejekan orang lain hanya karena kita sekolah di universitas yang tidak terkemuka ataupun di universitas kecil yang ada di kota kecil Toh Linus Torvald yang bukan lulusan Standford University atau MIT berhasil membuktikan bahwa LINUX dapat menjadi sistem operasi handal dan terkenal, bahkan mengalahkan kampiun sistem operasi dunia Prof. Andrew S. Tannenbaum yang sebelumnya membuat MINIX. Kreatifitas menghasilkan produk yang diakui dan bermanfaat untuk masyarakat harus terus diasah, ini sering saya sebut keunggulan defacto. Sekolah setinggi mungkin juga penting karena ini adalah keunggulan dejure. Jadi keunggulan defacto dan dejure adalah termasuk faktor keberhasilan. Targetting untuk menjadi seorang specialist yang mumpuni harus terus dikejar, karena di era ke depan semakin sedikit wilayah kerja untuk kaum generalist (ngerti banyak hal tapi hanya kulit-kulitnya). Tapi jangan lupa juga bahwa kita harus menjadi seorang specialist yang punya kemampuan verbal dan bisa “menjual” dan “bernegosiasi” dengan orang lain tentang produk dan keunggulan kita. Specialist semacam ini yang sering disebut dengan Versatilist. Selamat berdjoeang untuk adik-adikku mahasiswa dimanapun berada ! Writen by Romi Satria Wahono Link Terkait Last Modified : July 18th, 2008 Filed under : Dunia Kampus, Info Menarik Lainnya!, Info Menarik Lainnya!, Internet & Web Navigate : Previous post / Next post [...]

  55. artikel yang menarik !

  56. selamat atas ilmu pengetahuan yang dikembangkan terus oleh bapak dan kawan-kawan.

    saya berharap sebagai pemula akan menemukan solusi disini sebagai pelajar tingkat awal teknik komputer saya merasa sangat minim sekali. mudah-mudahan sayang bisa share disini dan cita-cita saya tercapai : membahagiakan orang tua, berguna bagi agama, nusa dan bangsa

    ttd

    adi

  57. [...] pengembangan konten, ini sebagian merupakan rangkuman dari apa yang saya tulis di posting berjudul teknik membangun komunitas maya dan mengenal bisnis di Internet. Formulasi content development strategy saya visualisasikan secara [...]

  58. pas banget nih…
    saya juga baru membangun komunitas

    thanks a lot pak
    http://www.uinformatika.com | http://www.emollution.blogspot.com

  59. Saya mendapat undangan dari sebuah komunitas baru : http://indoclass.com.
    Sepertinya indoclass cocok membaca artikel ini ya ?
    ISeSoSBI = Identification – Segmentation – Solution – Selling – Branding – Innovation.

  60. Mas saat ini saya sudah membangun komunitas eLearning http://mr-amateur.co.cc, kebetulan semuanya itu saya kerjakan sendiri.. Dan kedepannya saya akan terus mengembangkannya..
    Kira-kira gimana caranya supaya saya bisa memanajeman website saya itu sendirian.. Seperti layaknya ilmukomputer.com

  61. thanks infonya :) pengetahuan baru neh .
    pengennya bikin blog komunitas .
    [ ISeSoSBI untuk blog gimana ya ]

  62. Thanxs 4 inovation by dosen Romi SW.

    baru liat nih blognya sangat interaktif antara author dan who is comment here.

    great job!!!

  63. Sebelumnya minta izin add linknya, pak romi agar mudah jika menuju ke sini. Terima kasih sebelumnya.

    tanya pak, apakah dari yang enam ini bisa dikurangi atau akan bertambah nantinya?

  64. wah ternyata komunitas ilmukomputer itu sudah meleawti analisis yang matang dari pak romi ya…
    hmmm memang good habit tuh dibangun bukan kebetulan saja ….

  65. [...] Membangun Komunitas Maya [...]

  66. Mas Romi..saya adalah pemula dibidang bisnis internet/internet marketing, yang ingin saya tanyakan:
    1. Gimana agar website yg dibuat bisa punyai traffic yang tinggi..ya minimal terindex pada page 2 pada laman search engine Google
    2. Sebaiknya memakai cms seperti joomla, wordpress atau cara klasik agar traffic website tinggi.

    Terimakasih atas penjelasannya

  67. Albert S. Kristanto Says:
    January 17th, 2010 at 23:17

    salute ! Mas Romi atas kiprahnya di dunia IT, yg banyak memberi ide dan inisiatif bagi adik2 mahasiswa dan masyarakat pecinta dunia IT.
    saya seorang konsultan ICT yg sudah sejak thn 2001 secara underground mendeploy GSM-VoIP (NGN)ke perusahaan di Indonesia mungkin kita bisa saling sharing
    dan berbagi pengalaman atau bila ada yg berminat bisa mengirim email ke saya, Terima Kasih, Hidup ICT Indonesia

  68. Albert S. Kristanto Says:
    January 19th, 2010 at 14:56

    salam

  69. Kadang suatu masalah tidak dapat kita pecahkan ketika kita terjaga dan mencoba memecahkannya secara sadar dan memeras otak sehingga kita stress dan hampir putus asa. Tetapi kadang juga pemecahan itu sering datang dalam keadaan kita rilex dan bahkan datang dalam mimpi kita, apakah ini kebetulan?

  70. [...] yang kita bangun harus unik, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa menarik pengguna internet untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang memilik traffic tinggi, [...]

  71. [...] yang kita bangun harus unik, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa menarik pengguna internet untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang memilik traffic tinggi, [...]

  72. Terimakasih pak. saya mendapatkan ilmu yang banyak dari bapak.

  73. saya tunggu poting di bidang bisnis online nya lagi pak.

  74. [...] 6 Tahap Membangun Komunitas Maya [...]

  75. asal sering update tutorialnya pasti mantab tuh

  76. saya tunggu kelanjutannya ya pa

  77. terus semangat
    geblog pak..:)

  78. [...] yang kita bangun harus unik, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa menarik pengguna internet untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang [...]

  79. Informasinya mantap nih…

  80. Infonya benar2 bermanfaat pak,
    dengan begini saya juga dapat belajar lebih banyak, lebih sering share lagi ya pak. haha :D

  81. [...] yang kita bangun harus unik, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa menarik pengguna internet untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang [...]

  82. [...] yang kita bangun harus unik, anti kerumunan (belum banyak dikerjakan orang lain), dan harus bisa menarik pengguna internet untuk mengunjunginya. Dengan kata lain, kita harus bisa membuat situs yang [...]

Leave a Reply