Lokasi Rumah Ideal di Jabodetabek 03 Apr2007

Tags

Related Posts

Share This

Lokasi Rumah Ideal di Jabodetabek

Sudah tiga tahun saya menghuni Jakarta sejak saya pulang dari study di Jepang tahun 2004. Tiga tahun ini saya selalu berpikir sebenarnya dimana sebaiknya saya tinggal di Jakarta. Kantor saya di Jl. Gatot Subroto, rutinitas saya tidak terlalu jauh dari wilayah sekitar Thamrin, Sudirman dan Gatot Subroto sendiri. Kalau harus jalan untuk ngajar atau meeting ke arah Selatan (Pondok Indah, Ciputat atau Depok), saya biasa minta pagi sekali (langsung dari rumah), atau sore sekalian (pulang dari kantor). Supaya nggak perlu bolak balik yang menghabiskan waktu karena macet. Perjalanan ke utara (Ancol, Mangga dua, dsb) saya berusaha hindari kecuali kalau terpaksa memang urgent atau hari libur (sabtu dan minggu). Itupun saya tidak akan mampir atau kembali ke kantor, karena sekali lagi akan tua di jalan 😉 Nah dimana sebenarnya lokasi rumah ideal di Jakarta bagi orang-orang seperti saya?

semanggi.jpg

Saat ini saya tinggal di Perumahan Puri Gading, kalau yang belum tahu bisa lihat peta di bawah, dekat sekali dengan pintu Tol Jatiwarna yang termasuk dalam Tol Lingkar Luar Jakarta alias JORR (Jakarta Outer Ring Road) yang rencananya akan nyambung ke Tol Cikampek. Keluar Tol Jatiwarna kalau belok kiri ke arah Sumir dan pasar Pondok Gede, kalau belok kanan ke arah Kranggan, Ujung Aspal dan Cibubur. Nah kalau mau ke Perumahan Puri Gading itu lurus sampai ketemu pertigaan baru ke kanan. Lokasi rumah saya sebenarnya cukup enak untuk tinggal, ada sport center (kolam renang dan lapangan tenis) di dalam, dekat dengan sekolah yang berkualitas (Nur Hikmah, Yapidh, Al Marjan), dekat tol, pedagang makanan keliling juga lengkap (sate, mi dokdok, bakwan malang, siomay, dsb). Juga sesuai dengan iklannya dulu, dari Semanggi ke Puri Gading saya bisa tempuh dalam 15 menit, sayangnya ini baru bisa terjadi pada pukul 23:00 – 05:00. Selain di waktu itu, waktu tempuh bervariasi antara 40 menit sampai 2,5 jam 🙁 Sumber kemacetan kalau jam kerja adalah di pintu tol Dukuh (belokan dari Tol JORR ke arah Cawang) karena tumpukan dari arah Serpong dan pintu keluar UKI. Saya tidak pernah masuk ke Tol Dalam Kota karena ternyata disana macetnya lebih “nggilani”, lagipula meskipun masuk Tol tetap harus keluar pintu Tol Tebet karena setelah itu Three-in-One.

purigading.jpg

jorr-jagorawi.jpg

Yang pasti Tol JORR-nya sendiri selalu nyaman dan tidak pernah macet. Jadi lokasi rumah saya ini mungkin sangat ideal untuk yang kantornya di deretan kanan kiri Tol JORR sampai ke Serpong. Termasuk adik saya yang sangat happy berkantor gedung Garda Oto. Untuk ngantar istri belanja bulanan, saya lebih memilih ke Giant or Carrefour Lebak Bulus meskipun jauh tapi cuman 15 menit, daripada ke Giant Pondok Gede yang jaraknya cuman 3 km, tapi untuk ke sana perlu lebih dari 1 jam. Perlu dicatat bahwa Putaran Pasar Pondok Gede merupakan salah satu putaran maut di Jabotabek, sekali masuk susah keluar. Tidak direkomendasikan untuk yang baru belajar setir mobil atau punya mobil yang tidak ada asuransi 🙂

Saya masih mencari-cari kira-kira apakah ada lokasi rumah yang lebih ideal, dalam arti ke kantor cepat, tidak tua di jalan, sekolah anak-anak lancar, belanja tidak repot, bepergian ke pusat kota dan pinggiran kota juga cepat. Yang pasti saya requirement-nya adalah:

  • Bukan apartemen, karena saya di Jepang sudah 10 tahun hidup di apartemen, bosen dan tidak terlalu manusiawi. Saya pingin tinggal di rumah yang benar-benar nempel di tanah, dan uang sebenarnya bukan masalah, tapi problem utama 🙂 Sst ini sebenarnya alasan utama tidak ke apartemen … hehehe
  • Sebaiknya kompleks perumahan yang relatif baru, karena biasanya saluran air tertata rapi (tidak banjir), pengembang masih bertanggungjawab, warga juga memiliki semangat sama untuk membangun komunitas dari awal secara bersama-sama. Yang pasti alasan penting adalah kompleks perumahan baru biasanya KPR-nya lebih mudah diurus … hehehe
  • Wilayah tidak harus di DKI Jakarta alias bisa di Jabodetabek
  • Harga murah dan bisa dikredit 😉

Ayo diskusi dan share informasi, siapa tahu ada sudut-sudut Jakarta yang masih tersisa untuk kita, atau mungkin kita perlu forum tukar rumah supaya sesuai dengan lokasi tempat kerja dan keinginan kita 🙂

Catatan: Gambar peta saya ambil dan potong dari http://cybermap.co.id

ttd-small.jpg