Facebook Personal Branding: Pakai Friends, Group atau Pages? 03 Mar2009

Tags

Related Posts

Share This

Facebook Personal Branding: Pakai Friends, Group atau Pages?

Ketika asyik mengkonfirmasi permintaan pertemanan, sempat kaget karena ada pesan error dari Facebook. Ya, batasan Facebook ternyata hanya 5000 orang untuk jumlah teman. Dan kesalahan saya, itu saya lewati 🙁

5000facebookfriends

Sepertinya banyak pengguna yang nggak puas dengan batasan angka 5000 ini, kita bisa lihat komplen-nya si Joel Comm, atau diskusi menarik di sini, situ atau yang sedikit konyol di sana 😉 Ok terus, om Romi mau narsis gitu yah, karena punya teman 5000 orang? hihihi … bukan narsis, ini malah nambahin pekerjaan, karena saya takut melukai hati ribuan orang yang sudah terlanjur add friends ke accountku … beuh, tetap narsis! 🙂

Saya dulu berfikir bahwa Friends alias Teman di layanan social networking bisa jadi sarana ampuh untuk marketing dan personal branding. Dengan terdaftar sebagai Teman, maka artinya kita memperbolehkan orang  lain mengakses berbagai informasi lengkap  dari profile yang kita miliki. Definisi Teman sendiri adalah seseorang yang kita inginkan ada di jaringan sosial kita, karena keberadaannya bisa menimbulkan berbagai keuntungan bagi kita ,baik langsung atau tidak. Teman bisa berarti teman fisik kita, atau juga saudara kita, orang tua kita, dan bisa juga supplier, teman kerja, teman sms, chatting, email, dsb. Kita harus berpikir ulang untuk menjadikan Teman ini sebagai alat personal branding dan marketing kita karena kekuatan massanya dibatasi maksimal hanya 5000 orang (kadang dilebihi satu or dua orang sih oleh Facebook 😉 ).

Cara kedua yang bisa kita pilih adalah dengan Group. Saya juga sebenarnya pernah memberi izin kepada mas Erfan Hasmin yang ingin membuatkan group Romi Satria Wahono Fans Club. Group sebenarnya didesain untuk menjadi sebuah komunitas, yang memiliki kesamaan ketertarikan untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Group memungkinkan kita mengirimkan berita dan pesan kepada anggota kita sebanyak mungkin dan sesering mungkin. Meskipun ada beberapa laporan bahwa Group yang beranggotakan diatas seribu orang, akan sedikit bermasalah ketika mengirimkan pesan dan berita ke semua membernya. Moderator Group juga harus rajin karena spammer akan mengunjungi Group yang jumlah anggotanya banyak.

Alat personal branding yang ketiga adalah Pages. Pages alias Halaman ini adalah informasi mengenai sesuatu (bisa orang, produk, layanan, dsb). Pengguna bisa menjadi penggemar (fans) dari sebuah PagesPages disebar secara viral melalui feed. Membuat Page juga sangat mudah karena cukup dengan mengikuti prosedur yang ada di  http://www.facebook.com/pages/create.php.Dan sebenarnya Pages memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan dengan Group untuk masalah alat personal branding, diantaranya adalah:

  • Tidak ada batasan jumlah penggemar (fans) yang terdaftar di Pages kita
  • Layout Pages mudah untuk dimodifikasi sesuai dengan keinginan kita dengan drag and drop
  • Memungkinkan penambahan berbagai aplikasi termasuk format Flash dan HTML pada Pages

romi-fb-pages

Skrinsyut Pages Romi Satria Wahono yang saya buat, seperti diatas. Mudah-mudahan ini cukup mengobati rasa kecewa dan patah hati sahabat-sahabatku, yang terlambat masuk ke daftar Teman-ku hihihi ( jadi ganjen gini sih gw… 🙂 ). Rencananya segala aktifitas, foto, video, dan jadwal kegiatan keluyuran ilmiah, akan saya upload di Pages tersebut. Silakan klik di sini kalau tertarik ikutan 🙂

Personal Branding dengan Facebook, siapa takut? 🙂

ttd-small.jpg