RomiSatriaWahono.Net

e-Learning | Software Engineering | Networking | Internet Marketing | Opensource | Knowledge Management
January 9th, 2007

Janji-Janji Palsu Indosat IM2!

by Romi Satria Wahono

Saya di sekretariat IlmuKomputer.Com (Brainmatics) menggunakan koneksi Internet dengan Kabel Vision dan ISP Indosat IM2. Sudah dua minggu ini koneksi amburadul alias lebih banyak RTO (request time out)-nya daripada hidupnya. Test ping ke modem dan router lokal semuanya sehat walafiat, disisi lain tingkat loss pada saat kita ping ke gateway di Indosat (219.83.1.1) mencapai 80% ke atas. Saya nggak nge-ping ke luar itu karena pasti matek juga :) Dengan keadaan koneksi seperti gambar di bawah, sama sekali nggak bisa ngerjain apa-apa, karena lebih banyak putus daripada nyambungnya :( Hebatnya lagi, setiap telepon ke customer Indosat IM2 dengan nomor 02178546900 dan diterima oleh berbagai customer support bernama Dini, Helpi, Nina, dsb, dengan boss yang katanya bernama Nanan selalu memberikan janji-janji palsu yang tidak pernah dilaksanakan.

koneksiindosat5.jpg

Beberapa janji-janji palsu yang diungkapkan adalah:

  1. 15 menit lagi akan ada telepon balik dari staff technical IM2
  2. 1 jam lagi akan ada telepon balik dari staff technical Indosat IM2
  3. 2 jam lagi akan ada telepon balik dari staff technical Indosat IM2
  4. Akan ada laporan tentang perkembangan konektifitas setiap 2 jam sekali
  5. Akan dilakukan monitoring selama 1 hari dan setelah itu laporannya akan diberikan (dikatakan berulang kali oleh orang yang berbeda)
  6. Akan direquest ke pihak Kabel Vision karena masalahnya adalah signal yang lemah (dikatakan berulang kali oleh orang yang berbeda)
  7. Signal sudah bagus dan koneksi Internet berjalan baik (pada saat ngomong, saya langsung ping dan hasilnya salah satu dari gambar diatas)
  8. Akan didatangkan teknisi ke lokasi
  9. Hari ini tanggal 9 Januari 2007 juga dijanjikan oleh customer support bernama Nina untuk diberi laporan perkembangan lewat telepon pukul 17:00, dan ternyata … busyet, aku tertipu lagi :(

Nomor ID pelanggan kita di Indosat IM2 050600955, dan menurut mbak-mbak customer support diatas nomor ticket masalah ini adalah 770403. Jujur saja saya dan teman-teman sudah capek (plus kehilangan banyak waktu dan energi) kalau harus telepon tiap hari ke Indosat IM2. Saya mohon banget nih ke teman-teman Indosat IM2, bisa nggak saya minta hak saya yang sudah bayar 1,2 juta (plus PPN) perbulan untuk mendapatkan koneksi internet yang layak sesuai dengan harga yang kami bayar. Saya dan teman-teman IlmuKomputer.Com saat ini bener-bener perlu koneksi Internet untuk ngelola server IlmuKomputer.Com yang baru ganti baju, juga untuk keperluan research, browsing, cari referensi, browsing dan yang pasti ngeblog supaya nggak jadi jablai blogTM ;)

koneksiindosat2.jpg

Catatan Tambahan:

  1. Kekuatan blog memang dahsyat, sekitar jam 10 pagi ini (10 Januari 2007) datang telepon dari Indosat IM2 meminta maaf masalah koneksi byar-pet ini, dan berjanji mengirimkan staf teknis
  2. Staf teknis Indosat sampai ke Brainmatics pukul 13:30 (10 Januari 2007), dan melakukan “monitoring” (jadi gimana gitu denger kata monitoring ;) ) Satu orang sepertinya “nggak kuat ilmu”, datengin teman satu lagi. Ternyata mereka cuman tenaga outsource dari perusahaan lain, alias bukan dari Indosat. Pukul 16:00, mereka berdua nyerah juga, bilang bahwa masalahnya di signal, jadi tanggungjawab ada di Kabel Vision dan bukan Indosat (deja vu!). 30 menit kemudian datang telepon dari Kabel Vision, minta maaf sejak siang ini koneksi Internet mati. Whalah! bukan hanya dari siang ini bos, tapi dari 2 minggu lalu :(
  3. Kesimpulan sementara: “jaka sembung naik ojek, kagak nyambung jek !”

ttd-small.jpg

96 Responses to “Janji-Janji Palsu Indosat IM2!”

  1. Oh ya?
    Berarti nasib kita berbeda jauh, Bang.
    Minggu lalu justru malah minggu2 bagus dari rumahku (juga pakai Kabelvision dan IM2… daerah Cipete Selatan). Aku yang kesusahan mengupload gambar untuk blog dari kampus justru dengan mudah mengunggahnya.dari rumah.

    Hari ini memang lambat banget tapi abang bilang dua minggu terakhir.

    Tapi ada saatnya memang menyebalkan. Sampai menelpon berkali-kali tetapi gak ada hasilnya. Pokoknya waktu itu akhirnya sampai datang. Aku lupa, apa yang dilakukan saat itu.

  2. XL 3G juga gitu… mulai men SUX kan dirinya…

    ada apa sih dengan ISP ISP indo ?

  3. waduh..jd baiknya pake ISP mana nih.. :(
    kl layanan koneksinya emang jelek..cs n tech support mbok ya ‘ngaku’ aja..drpd janji..

  4. lha, posting untuk artikel blog ini darimana mas romy?

  5. Waktu membaca posting ini saya sempat berpikir, “ini mas Romi ASLI yang bikin nih…”

    Nggak biasa-biasanya banyak bercanda, hehehe…

    Kira-in hanya Telkom yang sering bermasalah. Kalau Indosat (mereka berdua monopoli kan…) juga masalah, berarti memang cermin negara secara keseluruhan ya :-P

  6. Abdul Hadi bin Ahmad Nawawi Says:
    January 10th, 2007 at 12:51

    hehe… maklum, manusia2 urban dah pada balik dari liburannya…jadinya ya pada akses internet lageee……

  7. Mas Abdul: yang aku cek point to point dari modemku ke gateway di indosat, lom keluar dari itu kok, jadi nggak ada hubungan dengan traffic akses internet
    Mas Vavai: hahaha … lom tahu saja, dah hampir masuk srimulat tegalwareng semarang saya dulu
    Mas Cahyo: dari fren maxsurf 200 ;)

  8. Abdul Hadi bin Ahmad Nawawi Says:
    January 10th, 2007 at 15:58

    Pak Rommy, kamsude saya tu… pelanggan2 IM2 dan pelanggan ISP2 laen yg pake cable… ya pada brebut jg lewat di FO-nya kabelvision hehe.. tp kalo timeout-nya begitu sih.. ya kayaknya jaringan Kabelvisionnya Pak, coba sekali2 komplen ke kabelvisionnya

  9. Hemm.. pantesan Pak belakangan ini Situs IKC klo aku browse kadang Not Found,,.. padahal sebelumnya biasanya bagus malah cepet lagi….. Btw koneksi ditempatku kerjaku juga masalahnya sama seperti itu kebetulan pake Leased Line Astinetnya Telkom, RTO sama cuman untungnya gak parah banget…klo lihat screeshoot gambar diatas…….:D

  10. Sepertinya sudah saatnya orang Indonesia memboikot Indosat karena sudah jadi milik Singapura dan XL karena sudah menjadi milik Malaysia. Berlangganan dari mereka sama saja memberi makan ke orang Singapura dan Malaysia.

    Brengseknya, setelah diambil sama mereka, layanan juga nggak tambah bagus kan!

  11. Makane kang kombor mbok coba masuk ke bisnis ini :) Kan dah menang tender dimana mana. Piye bos, tertarik :)

  12. wah memang kekuatan blog itu intinya, tapi yang payah kok di indoensia tuh yang janjinya pada seenak e dewe toh, kumaha atuh mo maju indonesia teh…

    dari mulai presiden sampe tukang internet… iklannya hebat-hebat… kayaknya kebanyakan kuliah advertising euy, jadi iklannya sukses pelanggan ketepu….

    kalo begini mah, embuh lah …

  13. Pokoknya semenjak gempa taiwan hingga saat ini koneksi tidak selancar sebelumnya. Biasanya download bisa sampai 30 KB/s sekarang mbanting cuma 5 KB/s. di ICT kami bandwidthnya 256 kbps.
    Opo Indonesia gak ada modal ngurusin ISP sendiri yah sampai2 yg ada dijual gitu.

  14. Nasib kita sama. Saya sampe pindah provider.

    Pake IM2 bertahun-tahun, kadang-kadang aja matek. Lama-lama makin slow. Terus berminggu-minggu matek. Telepon costumer service tiap hari, janji palsu tiada tara. Minta dihubungin ke supervisornya, ternyata: koneksi (kabel) saya diputus, dibilang belon bayar tiga bulan. Padahal saya nggak pernah telat via transfer bank.

    Paling eneg ketika minta koneksi dihidupkan kembali, supervisor itu malah minta syarat: bulan-bulan koneksi putus tersebut harus dibayar full dulu. Weleh.

    Pindah aja. Koneksi sekarang jauh lebih baik dari IM2, terutama customer carenya. Tiada janji palsu kini….

  15. assalamu’alaikum wr.wb.

    hampir sama dengan saya pak sejak gempa 2 minggu yang lalu
    baru tadi siang internet nya bisa aktif.
    kalo saya pakai isp lokal (tulungagung).
    tapi kata isp nya sebenarnya sejak 2-3 hari setelah gempa
    internet bisa di gunakan, tapi kenyataannya lain.
    dan saya di salahkan karena tidak segera lapor,
    padahal saya yang nunggu kabar baiknya.
    dan setelah saya lapor saya di salahkan lagi
    katanya merubah router dan merubah access point.
    dan saya selama lima hari saya menunggu karyawan yang
    akan mereset access point. (tidak datang datang)
    baru tadi pagi mereka memperbaikinya,
    dan ternyata mereka tidak mereset access point.
    saya jadi bingung sendiri. sebenarnya mana yang rusak.
    memang kurang ilmu itu susah, mudah di bohongi orang.
    (selama 2minggu saya menunggu, ternyata…)

    itulah cerita yang membingungkan.
    semoga semua isp di indonesia bisa semakin profesional lagi.
    sehingga memudahkan masyarakat untuk mencari ilmu.

    wassalamu’alaikum wr.wb.

    -=irham=-

  16. Pak, ada yang punya ijin NAP, ISP dan ITKP tetapi belum operasional. Aku dimintai tulung sama temen untuk bikinin Business Plan tapi belum sempat.

    Menang tender di mana-mana tapi kok dirasa-rasakan nggak ada duitnya ya? Beda sama Brainmatics yang menggelora tetapi tetap low profile, hehehe.

  17. Pindah ISP aja om…… ;-)

  18. Mas,
    kata mbah, kan:

    nyimpen telur jangan di satu tempat
    sebagian di gandhok
    kalo tergantung sama indosat
    bener-bener bisa jadi jablai blog

    hehe
    salam buat ponakan2..

  19. Wajarlah Mass Romi ….
    Beberapa Ciri Budaya Bangsa Indonesia
    - Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
    - Biar Tekor Asal Kesohor
    - Walaupun Gepeng Tetap Mentereng
    - Teknologi Tanpa Kata Gati dan budi Pekerti

    Kalau pelayanan umum mengecewakan … kayaknya sudah menjadi tradisi, Umbar Janji sudah konsumsi tiap hari dari kelas PRT sampee SBY ….

  20. Selain indosat kira2 apalagi ya ISP yang tokcer dan bablas angine ? hehehe…

    Blog memang dahsyat, apalagi kalau sampai berita ini masuk milis dan majalah2 IT, wah bisa - bisa langsung yang datang minta maaf adalah bos indosat M2 nya…:))

  21. Pak Romi,

    Kesempatan nih nawarin proposal he he
    Pak, bersediakah bapak mencoba koneksi kita selama 2 minggu free ?
    kalau bersedia silahkan email ke saya.

    thanx

  22. Karena beberapa waktu lalu Anda pernah nulis soal bagaimana menjadi pebisnis IT, mungkin ada baiknya kalau Anda coba buat ISP sendiri — yang jauh lebih reliable dan terjangkau, terutama di daerah. Dengan begitu kita-kita jadi punya lebih banyak alternatif. Toh, saya yakin Anda punya semuanya, mulai dari urusan teknis, SDM, sampai permodalan. Membangun ISP memang capital intensive, tapi cuma di awal saja. Payback periodnya pun relatif pendek. Dan tak sampai 5 tahun saya yakin pasti sudah BEP. :)

    Gimana?

  23. Mas Hengky, boleh mas. Emailnya apa? Kirim saja proposalnya ke saya di romisw@gmail.com, supaya bisa saya pelajari.

  24. wah ada yang nawarin koneksi gratis ya…
    menarik… menarik…
    Masalahnya gini pak Hengky, dulu di awal-awal, koneksi IM2 tokcer lho… saya sampai sempet menyombongkan koneksi kantor ke teman-teman…
    Tapi lama-kelamaan kok hancur juga ya….
    kan masalahnya di situ… ga cuma IM2 saja, setahu saya semua (atau hampir semua deh…) ISP di Indonesia juga gitu. Anget2 tahi bebek kali ya…

    Tapi… tetap sebuah tawaran yang menarik… terima kasih Pak Hengky
    kita tunggu tanggapan Bang Romi, saya cuma staffnya :D

  25. hehehehe……
    untuk masalah yang satu ini saya sampai saat ini cuma bisa bilang “Yah…begitulah perusahaan plat merah :) ) …..”

    dan saya juga salut dengan pegawai-pegawainya, nama boleh berganti, tapi alasan ke customer harus tetep sama ! :) )

    semoga allah SWT selalu memberkahi dan segera mengabulkan do’a para konsumen indonesia yang selalu mengalami ‘ketertipuan’ di negerinya sendiri

  26. Wah sama ya…dengan pengalaman saya…di tempat saya bekerja..
    Dulu saya berhenti langganan karena hal tersebut. Pertama kali masuk kerja lagi….Koneksi sering terputus. Bos marah2 terus… Wah BT banget.
    Setelah selidik punya selidik….ternyata pake Indosat..di relay ke perusahaan IT local..(saya kerja di serang-banten).
    Wah amburadul banget… saya telpon ke supportnya Indosat…katanya link OK, trus di oper ke IT local…katanya OK juga…”ada virus kali di jaringan Bapak” …walah.. tambah parah nih supportnya. Terus begitu jawabannya saya di ping pong terus.
    Ya akhirnya saya ganti aja ISP nya …Wah sekarang enak tenan…lancar abis…Kemarin gempa di taiwan ..cuma lemot 1 hari aja…
    ISP ku OK deh…
    Kalo ada yang mao Info ISP yang aku pakai email aja ya :)

  27. wah untung saya masih pake XL GPRS disuntik ama accelerator jadi gak ada masalah selain waktu gempa kemarin ama banjir di jakarta kemarin

  28. maaf ya bukan mau promosi, saya pake Speedy di Palembang
    yang iurannya cuma 300 ribuan, gak pernah ada masalah , bahkan speednya stabil san cepat

  29. hehe…emang kita sering kemakan iklan ya bang, saya coba pake fren via im2 sama aja byar pet, tp dah 5hr ini malah gratis sama skali pake pra bayarnya, lha wong cma isi pulsa 10rb tp awet, apa mungkin ini kompensasi dari indosat ya biar ga didemo haha..

  30. nganu, saya juga pake Speedy di jakarta…koneksi lancar si, namun ratenya cuma 5-10 kbps…rendah banget kalo dibanding tempat saya kuliah…
    :D:D

  31. mmmh, kalo gitu beruntung skali aku ya
    saya pake speedy di rumah, cuma bayar 150 rb per bulan dengan quota 750 MB . Speednya 320-an mbps walaupun janjinya speedy 386 mbps, tapi segitu aja udah sangat lumayan expres dan selama hampir 3 bulan saya berlangganan tidak ada masalah yang berarti kecuali problem massal gempa taiwan tempo hari.
    kok bisa sih?
    iya dong karena telkom punya paket khusus untuk sekolah dan guru.
    Jadi bagi sekolah2 atau para guru yang ingin berlangganan speedy hanya dikenakan biaya separoh dari harga normal. Ayo bagi para ISP berlomba-lomba lah meningkatkan kepedulian terhadap dunia kependidikan.

  32. sorry ralat nih,
    maksudku speed nya 320-an kbps janjinya speedy speed nya 386 kbps. Saya pasang speedy bulan Desember mutasi ke paket guru bulan Januari karna saat itu ada special moment dari telkom untuk guru. Bagi para guru yang berminat hubungi saja telkom dengan membawa fotocopy SK guru dan surat tugas dari sekolah. Mudah-mudahan saja masih berlaku special moment. Kalo bisa hemat ngapain mesti boros?

  33. Sepertinya kita mesti sabar…
    Saya pakai starone 150rb untuk 1 gb
    Speednya saya enggak mengerti…
    Tapi kalau buat Online trading di rumah rasanya masih keteteran.
    Tapi kalau buat browse atau surfing di internet ..kategorinya masih lumayan lah…

  34. PENDERITAAAN SEORANG CUSTOMER SERVICE

    Saya adalah salah seorang dari CS yang kalian sebut selalu memberikan janji2 manis dari perusahaan yang kalian sebut - sebut itu,

    ketahuilah kami2 ini berasal dari perusahaan Outsourching, yang bekerja di bawah tekanan yang maha dasyat,,, baik dari perusaaan kami sendiri maupun dari perusahaan tempat kami sekarang berada. tekanan kami bertambah dasyat ketika ternyata kami tau kalau kami di pindah tangan kan dari Outsourching pertama ke Outsourching ke Dua yang setelah kami tau peraturanya danjuga isi kontraknya begitu merugikan dan menyiksa hati kami….

    Bayangkan setiap hari kami harus bekerja di bawah tekanan para pelanggan marah yg di sebabkan karena bukan kesalaman kami, setiap hari kami harus dimarahi oleh ratusan customer…..ditambah gencetan dari atasan tentang apa yg harus kami katakan kepada pelanggan…walaupun itu cuma melempar kesalahan pada perusahaan lain sebagai media / fasilitas penghubung….kailan pasti tau lah siapa….

    tapi sudah lah pikiran kami juga sudah tersita dengan semua masalah gaji yang “Byar Pet” alias Ga jelas ……

    Andai saja kaian jadi kami pasti kalian tidak akan mau menjadi kami
    demi uang yg tdk seberapa buat kalian…kami harus kuat…dan harus kuat

    Cukup dari saya …. terima kasih atas di bacanya surat ini.

  35. Mas CS, saya ngerti masalah anda, dan saya yakin kesalahan bukan ada di pundak anda, mungkin bahkan juga bukan di management anda, tapi di sistem di Indonesia. Sistem outsourcing di Indonesia ini memang “tidak sehat”, broker outsourcing lebih banyak daripada yang benar-benar mengerjakan technical. Akhirnya kita yang mengerjakan adalah pihak ketiga, keempat bahkan kelima.

    Selamat berdjoeang !

  36. Pake lintasarta aja mas. Harga ngga ngebohong…

  37. yang saya rasakan koq berbeda ya?
    kantor saya memakai im2, tapi koq bagus banget.. koneksinya cepat.. walopun sedikit” terjadi masalah, namun begitu pihak kita menghubungi im2, cs mereka cukup care, dan 2 jam (lebih gt) kemudian teknisi mereka datang ke kantor… (mungkin lokasi kita agak jauh ya)..
    setelah itu tok cer dah….

    bravo im2 !!

  38. He3x.. Siapa yg gak tau indosat guys.. Mas CS yg baik jangan sedih, bukankah pelayanan terbaik adalah “Melayani dgn hati”.. Kita2 komplain bukan hanya soal uang mas, tp juga soal “Trust”.. Don’t worry be happy.. Jalanin aja apa adanya dan sbg CS jangan boong lho.. Dosa..

  39. […] Mei 19th, 2007 by Maxxy Iseng aja googling nyari layanan IM2 eh taunya dapat artikel yg intinya hampir mirip yg pernah kuposting tentang mentari. Wah kayaknya dimana2 keluhan kita sbg konsumen indosat mirip yah.. Silakan baca sendiri.. di http://romisatriawahono.net/2007/01/09/janji-janji-palsu-indosat-im2/ Mudah2n ada manfaatnya.. […]

  40. Wah sama nih Pak, ini saya pake kabelvision dengan provider IM2.. suka sering putus… siang agak mending.. tp kalo udah malem udah mulai hampir tiap 10 menit mati, mesti kudu di restart atau paling parah cabut pasang kabel power modemnya. repot sih mo gimana pun protes ke customer service, pasti bilang masalah selalu ada di pelanggan, dan di tempat mereka lancar2 aja… cape deh…

  41. Angelia Limanto Says:
    May 26th, 2007 at 10:29

    Memang Indosat itu servicenya ga bagus ya?! Saya baru aja daftar April ini buat apply bundling package im2pay tv. Dan menelponlah saya minta informasi ke Costumer Service-nya, tentu aja mereka bilang bisa dan memberi saya petunjuk2x cantik untuk apply. Karena tergiur akan sambungan internet yang baik dan cepat, saya langsung membeli modem yang katanya harus saya beli sendiri dengan harga berkisar antara 700ribu-an yang Mac adress-nya dibutuhkan saat mendaftar.
    Ketika semua yang saya perlukan untuk apply ke Indosat sudah beres, tinggal masalah menunggu waktu. Satu hari, dua hari, lima hari, hingga lima belas hari saya menunggu tanpa follow up. Padahal dalam peraturan-peraturan yang dilampirkan tertera bahwa klien akan difollow up MAKSIMAL 15 hari. Hingga hari ke-17, kemarin, saya menelpon, mereka minta maaf dan bilang akan menghubungi saya segera. Kemarin saya ada urusan pergi keluar rumah dan tidak mendengar kabar apapun dari Indosat, hingga malam hari. Ketika saya pulang, ibu saya yang memberitakan bahwa konon IM2PAY TV BUNDLING PACKAGE TIDAK DAPAT DIPASANG DI RUMAH SAYA KARENA LINE TIDAK SAMPAI dan mereka menyalahkan sang SALES COSTUMER SERVICE!!!! Coba pikir sekarang, saya tentu saja sudah bertanya dahulu kan ke Indosat sebelum saya beli modem tersebut? Dan tentu saja dia mengatakan daerah saya dapat dijamah oleh Indosat, oleh karena itu saya mendaftar. Dan kalau memang Indosat tidak mampu untuk melayani internet ke rumah saya, mereka seharusnya memberi tahu lebih cepat daripada 17 HARI?!!!! Setuju ga? Dan begitu hari ini saya follow up lagi orangnya cuma bisa lari dan bilang untuk menghubungi di jam kantor karena teknisi yang bersangkutan tidak ada di tempat. Sepertinya orang-orang indosat itu ada hobi pakai kata “follow-up” yang ternyata kosong ya?!!!
    Saya jadi bertanya-tanya ada yang mengalami seperti saya ga? Dan bagaimana dengan sang modem yang sudah teronggok di rumah saya ni? Sia-sia donk 700rb itu?
    Duh, pikir 100x lah sebelum daftar ke Indosat, janjinya si muluk, tapi menjalankannya setengah-setengah….. Cape BANGET dehh……

  42. Kang Romi pake ISP yg ini ajah….

  43. # Komink: Kondisi sama mas dengan di brainmatics. Herannya memang malam dia sering putus. Kalau siang tersendat-sendat ..heheh

    # Angelia: Waduh kalau ini parah. Harus komplen minta pergantian pembelian alat ke Indosat

    # Budi: Kayaknya telkom tidak lebih baik daripada indosat deh :)

  44. Suwandi Siahaan Says:
    June 21st, 2007 at 21:36

    Huuuuuuuuuh….”conection problem” “Request Time Out”…..itulah koneksi internet indonesia….ga pernah bener dari dulu sampe sekarang……gimana mau bener, pimpinan cuman mikirin “UWAAAANG—-HEPEEEEENG” mulu…ga pernah mikir ke kwalitas, sama aja…Pemerintah juga ga ada inisiatif untuk membangun lebih baik, malah tambah ancur neh prasaan koneksi internet….(gimane komunikasi mau lancar)…..

    puyeng neh gw, koneksi internet leleeeet…tulaliiiit…jadi lebih cepat lalaaaat…gara2 nunggu lama…jadinya lapaaaaaar deh….makan dulu dah.

    Harusnya Bung Romy dan sodara2 dari Elmu Komputer dah bisa dunk asah otak menciptakan sesuatu yang baru, jangan cuman “Nulis Mulu”…abis tuh ngoceh sana sini.

    Klo emang ente2 smua berniat untuk maju, coba deh bergabung smua, ciptakan kwalitas yang tinggi, jangan terlalu berharap harga tinggi…’

    Saya yakin….jangankan Telkom ama Indosat, Prusahaan luar juga akan angkat tangan buat anda smua…….

    Kami orang awam hanya menunggu anda yang punya skill, punya skill jangan jual mahal….

    Saya tau, cari ilmu itu susah..

    ah..mupeng, jadi mirip pidato gw…..ckckckc…..modong jolo daku sebentar….

    Selamat berfikir…

  45. Wah, sebenernya, untuk menjalankan bisnis Internet Provider, di perlukan modal yang cukup besar. Mengingat infrastruktur di indonesia di bangun dengan biaya ‘low budget’. Baik dari kualitas kabel, alat dan masih banyak yang lainnya. Jadi mereka ngejar BEP secepat mungkin… PT Apapun cara kerjanya kaya gitu. Pengguna internet di jadiin sapi perah..

    Dan satu lagi problem yg paling parah. Di Indonesia, orang cuma mau duit dulu, bukannya ngasih service yang bagus dulu. Kalo udah dapet, mereka kabur :P atau cuek + bayar CS yang murah tanpa training trlebih dahulu.

    Jadi, kalau pemilu taun depan, aq pasti milih kandidat yang berani ngasi garansi koneksi internet cepat dan murah :P

  46. Klo Mas Romi aja sampe “katepu” seperti itu
    gmn kita yang awam??????

    Ane pake vol. based nya fren
    kecepatannya………….
    luarrrrrrrrrrrbiasa………….

    pulsanya………………..
    sangat amat luarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrbiasa sekallllllllllllllllllllllllllli…………………

    Yah,bagaimanapun kita tuh hidup di Indonesia
    kyk gitu aja kok dibikin repot

  47. Sy di Bekasi pake speedy jg kadang2 putus nyambung tuh. Gak tau karena modemnya gak tau karena emang koneksinya ??? Maklum orang awam :( . Tp kalo sekarang si lagi nyambung, soalnya kalo gak giman bisa nge-reply blog ini :D
    Tambahan: Eh ternyata sebelum klik tombol “SubmitComment” dah putus lagi. 2 menit kemudian nyambung lagi, jadi dah ngirim comment…

  48. Kalo sekarang gimana ya performa M2….soalnya saya niat make tuh dirumah….

  49. kasih info tentang M2 donk sekarang bagai mana? udah bagus belum & tentang biayanya gimana?, mohon yang tau kasih info

  50. Assalamu ‘alaikum.
    Lha kok meributkan masalah yang sudah bermasalah…
    Opo yo tidak semakin bermasalah…
    atau jangan-jangan kita yang bermasalah…

    Dulu aja waktu kita pake’ telkomnet instan yang ‘teramat sangat cepat’ aja nggak ribut. Kini kita pake’ yg yg wifi 96 kbps walo kenyataannya 5 kbps. Kok yo ribut en merasa lambat banget ya…

    Aku tak tahu, en yang jelas menjadi semakin jelas. dan yang nggak jelas juga semakin menjadi nggak jelas.
    Gitu aja kok repot…

    Wassalam

  51. lah ,,romi piye to …coba ente jalan jalan ke daerah sumatera,,trus ente cobain speedynya yang disana ,,gue heran deh kok kenceng banget ame jawa..buset emang speed tapi di jawa ,,jadi speeda hahahah…katanya,,,tapi walau gimana juga tuh telkom lagi berusaha memenuhi keinginan kita semue,,,dan cintailah Product bangsa sendiri apa lagi ente romi,,sebagai figur public di IT mustiny ecinta ama produk bangsa…jangan ke Indosat yang jelas duit kita di makan bangsat bangsat singapore,,Xl ,,,yeee apa lagi udah gimane gimane kite musti back ke Telkom sape lagi yang bakal ngenalin dan mengagungkan produk bangsa,,itu aje rom…peace dan maju terus IT indonesia

  52. belakangan hari ini saya dapat tawaran dari IM2, LintasArta, dan provider lokal yang belum jelas “janji-janjinya”… setelah membaca semua komentar tentang topik ini, saya jadi bingung mo pake yg mana…

    mau IM2, PSN, Speedy, LintasArta, dll, sepertinya kita memang masih terjajah dengan tradisi perusahaan2 di endonesya yang CSnya bikin kita mengurut dada deh.

    Tapi dari semua ISP yg ada, saya butuh informasi yang obyektif tentang ISP mana yang memang lebih baik di negeri ini. Terutama yang bisa menjangkau lokasi saya di pedalaman hutan Cihideung Anyer, Banten. Speedy sendiri sudah mundur setelah menyadari kalau mereka belum pasang tiang telepon di lokasi saya.

    sementara ini saya pake Wifone untuk keperluan pribadi. Tapi untuk kebutuhan corporate, tentu wifone bukan pilihan yang pas. Jadi, pake yang mana dong?! apa perlu mas Romi bikin polling atau award buat ISP yang menyenangkan pelanggannya?!

  53. sampe sekarang gw lom berhasil oprek websitenya tuh

  54. sama sejak jumat (7-9-07) interenet saya tiba2 mati, dan sampai hari ini blum bisa jalan. setelah di telp ke indosat, cerita lama modem tidak terdetect, mesti di komfirmasi ke KV, tapi maybe teknisinya kelilingke hongkong dolo blum pulang ya atau tersesat ke bandung, sampe hari ini blum selesai juga msalah pengecekan, dan saya sudah suruh teknisi untuk ke kantor, tapi sama teknisinya nga tau nyasar kemana, sampe detik ini blum juga sampe di kantor gua…….

    katanya akan di telepon balik oleh teknisi IM2 tapi maybe teknisinya ngak ada telp kali ya, jadi nga bisa telp gua……..

    tiap hari telp sampai saya hafal kembali semua lagu kebangsaan republik indonesia..

    ha.haha.h

    selamat ya IM2

  55. memang,…
    diIndonesia ini untuk pandai harus kaya…
    untuk kaya harus pandai…
    mana yang lebih dulu?…

    pake yang legal mahal…
    pake yang bajakan illegal…
    mana yang baik?…

    berbuat jujur di jegal birokrasi…
    berbuat jahat dihantui nurani…
    mana yang enak?’…

    harusnya jadi yang mana?
    pejabat, costumer atau costumer service?
    mana yang oke?…

    untuk bikin betul Indonesia mana yang harus diganti?
    birokrasi?
    pendidikan?
    atau ideologi?

    agar terlepas dari lingkaran setan sepertinya harus keluar dari sistim,
    tapi masalahnya bisakah kita hidup?
    karena keluar dari sistim kompensasinya adalah kita harus keluar dari zona nyaman yang kita miliki.
    siapkah kita?…

    pelik….

  56. dodi_sukhoi37 Says:
    October 4th, 2007 at 10:27

    nuwun,

    numpang kasih saran aj,coba mas romi pake INP ( Indosat Network Provider )
    kualitas nya lebih bagus dr IM2
    IM2 sama INP tu kayak beda ibu satu bapak
    jadi klo IM2 itu kdg BW mixed g murni dari Indosat,tapi klo INP itu murni dari Backbone Indosat.

    mohon maap klo ada kesalahan hanya itu yang saya tahu……..matur nuwun

  57. IM2 ajnenk ta3 sapi Says:
    October 16th, 2007 at 20:24

    IM2 itu kek tahi koneksinya.
    saya download terputus2 gara2 IM2 aja.
    kepada para pelanggan jangan pilih layanan idnosat.
    karena isinya penipu semua seperti bosnya juga

  58. halo.. numpang nimbrung ya..
    bener bangetttttttttttttttt!!! IM2 parahhhh..
    kebetulan saya juga sama2 menggunakan cable vision dan ISP indosat IM2.. cuma sering bgt bikin kesel.. rto gila2an.. udah gitu untuk ping aja bisa sampe 3000ms.. pusiiinggg deh jadinya..
    sekalinya mati, saya telfon ke indosat IM2 dia bilang modemnya tidak terdeteksi.. wadoooh.. tambah pusiing deh jadinya..
    sepertinya saya mau beralih ke fastnet, produk langsung dari cable.. lebih murah dan kebetulan dapet informasi dari teman koneksinya lancar2 aja tuh..
    tapi ga tau juga deh.. awal2nya aja apa nantinya sama aja kaya indosat IM2.. kapan ya internet di indonesia ini maju?

  59. isp2 di indonesia memang payah banget mas Romi , telkom Astinet juga 2 minggu kemarin gak bisa konek alias mati suri ( kadang hidup - kadang mati n kebanyakan matinya ) . Sampe sekarang aja masih lemot alias lambat banget . . . gimana mau maju kalo caranya begini .

  60. SAMA PERSIS TUH !!!! Gw pake yg 1 jt an sama2 RTO gila2 an….. Apalagi kalo siang… Udah mati plep dah. Ga bs buat ngapa2in.. Kalo malem rada mending… Tapi masih RTO.. Kan gw pake internet buat game juga. Kalo RTO kaya gitu gmn mau maen ?? DC molo. Kira2 apa yah internet yang bisa wat maen game di rumah ? Yg home edition.. Apakah produk telkom (speedy) ???

  61. Baru aja mau buat keputusan vendor terpilih,
    eeeeeeeh malah ngebaca blog ini

    jadi bingung saya.
    Tapi memangsih yang saya mo pake itu bukan KV tapi VSAT DVB RCS indosat M2.
    Dulu pernah pakai dikantor yang lama, lumayan sih. Walau kadang2 harus restart modemnya.
    Bimbang mode :=ON

    Oya mas romi, saya rencananya mau bangun ISP didaerah saya (salah satu kabupaten di RIAU), satu2nya koneksi yang memungkinkan adalah VSAT, kira2 ada referensi ngga provider yang bagus. Saya sudah coba hubungi beberapa vendor seperti speedcast, dll. Kalau dari harga sih semuanya hampir sama, kalau dari layanan gimana ya?
    Mohon saran dan masukan dari teman2 semua.

  62. Yg punya Indosat kan sekarang “Bule”. Barangkali karena sikap kapitalisnya (ga semua bule kapitalis lo) dia benar2 menerapkan prinsip ekonomi kapitalis “Pengeluaran sekecil-kecilnya, rampok uang pelanggan sampai ga punya apa2!”. Bukanya rasis lho, mungkin aja dia ga betah sama iklim orang sini yg lebih mementingkan keeratan sosial daripada sekedar uang.

    Contoh kasus lain terjadi pada teman saya. Untuk koneksi VSAT alatnya kudu ngambil di Jakarta, padahal sobat saya tu di Semarang (daerah Gunung Pati mas.. pernah kesana?). Setelah pasang ya gitu tadi…byar pet trus cilukbaa nan..Mo mutus koneksi kompensasi ke Indosatnya gede banget (yg mo konek ati2..baca dulu surat perjanjiannya).

    Saya juga gitu. Jangankan Mas Romi yg ngurusin server, saya aja yg cuma ngurus warnet aja mumet ga karuan gara2 dipingpong Indosat. Saya juga pakai Indosat (secara ga langsung). ISP yg ternyata sbg reseller nya Indosat. Problemnya sama saja, koneksinya model kagetannya balita…Ciluuukkk..Baaa!!! Begitu macet, langsung saling lempar tanggung jawab.

    Buat mas romi, coba aja pindah ISP. Denger2 ada ISP cepet & murah di jakarcha. Kalo ga salah namanya FirstMedia. Kata sebagian tmen2 di WORDPRESS sih KUENCENG, tapi ada juga yg bilang jeleknya kata sebagian yg lain pelayanannya FAYAH.

    Kalau berhasil jangan lupa saia :D tapi kalo ga enak, jangan bawa2 saia :P hehehe

    Bravo

  63. firstmedia/fastnet gara gara mynet di beli sama mrk koneksi internet jadi jauh lebih lambat dan ngak stabil.

    Ganti ke vsat indosat semuanya beres. Pas pake kabelvision timeoutnya juga sama dgn di atas, jujur aja sini sih lebih percaya perusahan yang di kelola sama pihak asing, lebih bagus servicenya. Indo NGAK bisa di harapin.

    Contohnya, orang kabelvision pernah datang untuk cek signal, eh malah datang dengan peralatan ngak lengkap, pake pinjem telpon buat telpon ke pusat soalnya hpnya “low bat”. Udah pinjem telpon, telpon ke pusat ngak ada yang angkat. Hasilnya internet terputus putus, orgnya bilang datang lagi besok, ngak datang datang. Ini lah ISP Indonesia, Bayar Mahal, Service Ngak Di Jamin!

  64. Lama-lama blognya om romi bisa jadi pengawas kualitas layanan nih :-)

  65. Saya juga ada pengalaman buruk nih dengan IM2 Awal bulan berlangganan koneksi selalu HSDPA bulan berikutnya parah sekali hingga hari ini (3 minggu) koneksi selalu GPRS paling mentok EDGE. Dah bolak balik telp ke customer service respondnya cuma bilang settingan salah. Sangking kesal saya datangi kantor indosat yang berada di Asia Afrika Bandung. Setelah di test disana koneksi juga masih parah dan alasan lagi siang ini akan kembali normal. SAmpai hari ini ga ada yang berubah. Sangat Mengecewakan deh.

  66. Saya adalah seorang wirausaha bidang hosting service dan web developer, kalo udah ngomongin koneksi di Indonesia selalu bikin eneg dan hoek bgt.

    Nggak yg telkomnet, IM2, XL Andalas, semuanya ancur, yg jelas sy pernah make telkomnet, pernah pake XL Andalas dan IM2 broadband. Sedih banget semuanya tidak memberikan servis yg sewajarnya, kita sebagai customer gak minta yg aneh2 kok, cuman minta tepati janji2 yg udah digembar-gemborkan di iklan, brosur, flyer dan kata2 manis para marketing yg kalian buat sendiri.

    Telkomnet lambat dan muahalnya minta ampun, XL andalas minimal sehari 2 kali putus dan baru bisa connect kembali sampai sekitar 5 - 10 menit, kecepatan jauh dibawah yg dijanjikan yaitu 64 kbps. Maksimal download dgn download accelerator rata2 3-6 kbps, sesekali menyentuh sampai dengan 15 kbps, tp itupun gak bakal lebih dari 2 detik. Yang paling parah seminggu yang lalu, koneksi putus sambung dan sama sekali tidak bisa dipakai selama 4-5 hari. Mangkel banget rasanya.

    IM2 pasang tarif yg mentereng seharga 350 rb perbulan dgn kuota 1,2 Gb, yg ini lumayan cepat meski tetap jauh dari apa yg dijanjikan, cuman hati2 dengan kuota anda. Apabila anda sampe terjebak pakai lebih dari kuota bisa menangis menyesal krn tarif tambahan per kb-nya serasa menusuk tenggorokan.

    Dan satu lagi, hati2 bila berlangganan IM2 Broadband 3G. Pertimbangkan secara matang kebutuhan anda krn mereka memakai sistem kontrak per 18 bulan, cermati benar2 perjanjian yg ditulis dgn huruf kecil2 itu. Bila anda berniat untuk berhenti langganan sebelum 18 bulan maka anda bisa kembali menangis kalo liat pinaltinya.

    Satu2nya hal yg mencegah saya berhenti berlangganan IM2 adalah ancaman pinalti Rp 1,9 juta itu. (Ini ada perhitungannya sendiri, dihitung dari lama berlangganan) Gemes luar biasa sama diri sendiri karena dulu gak teliti baca perjanjiannya.

    Kenapa ya koneksi kita begini? apa karena semua jaringannya ato entah apa namanya itu masih dimonopoli telkom sehingga tidak ada kompetisi yg sehat. Dari dulu customer macam kita ini cuman bisa mengelus dada, berdoa kepada Tuhan sambil mencaci maki para ISP itu dalam hati dan lewat comment spt ini.

    Saya berdoa semoga mereka org2 yg curang dan menebar janji manis itu mendapat balasan yg setimpal karena telah mencuri uang kita yg kita cari dengan cara peres otak, banting tulang, banting jari, banting mata bahkan kadang2 banting harga diri. Dan setelah mendapat balasan yg setimpal semoga mereka juga cepet sadar, atau cepet ada penggantinya yg lebih baik dr mrk.

    Buat mas yg customer service, itu sudah resiko anda mas. Karena anda sudah sadar dan paham sebelum mulai bekerja bahwa anda bekerja sebagai customer service, dan memang menjadi tugas dan kewajiban anda utk menghadapi kami para customer. So, no hard feeling, kita hanya menjalankan peran masing. Jadi ya sabar aja dan selamat berjuang!

    Buat mas Romi yg punya blog… sorry commentnya malah jd ajang curhat.. mueheheh. Peace bro!

  67. Duh,pada enak ya udah pada berlangagganan internet, ku aja pakai modem im3 buat akses internet, lumayan stabil n sedikit lemot. tapi juga menggerogoti pulsa saya sampai kering tak tersisa, maklum mahasisma mana sempet buat nyaplok ke warnet, kasihan waktuku yang terbuang percuma, n kapan neh internet turun yang paling dahsyat, n paling murah.
    pelit banget sih pemerintah.buat beli BMW n dinaikin para pejabat mampu!
    kapan kita bisa berinternet murah kayak krupuk, yah nasib hidup di negara yang penuh dengan janji!

    besok aja janji pasti ngak ditepati

  68. saya ada masukan nih, untuk isp yg saat ini paling hebat masih TELKOMNET INSTANT.

  69. Yah namanya promosi pak saya kira semua sama,apa ada yang mau bikin partai yang berlandaskan padaperbaikin dan pengembangan ISP atau koneksi internet baik utk orang kota maupun orang desa jadi semua sama

    mumet aku

  70. wes jan ra mutu kabeh

  71. Wah jadi omongin provider nih.
    Untuk mas dodi_shukoi37… Memang beda mas NP dan IP

    Network provider dan Internet Provider.. Kalo kepingin Ok ya Np dong.
    kalo ga salah ada 3 pemain besar di Indonesia.

    Saran:
    - kalo mao langganan, cari ISP yang bandwidth besuuuuuaaarr.
    - Trus tanya, layanan yang di jual 1:1 nda?
    kalo mao kuennceng ya 1 banding 1, jangan mao di sharing.

    - Media yang di pakai apa? Vsat, antena, kabel telpon atau FO.

    -Tanya bandwidth indonesia berapa ?and bandwidth international berapa?

    Pokok nya perhatikan ketersediaan bandwidth provider dengan user yang berlangganannya., berbanding lurus lah.

    Ok semoga membantu.

    Peace, love and friendship.
    sahbana

  72. Baru kali ini sempet kasih komen. Belum basi ‘kan topiknya meskipun sdh di-posting setahun yg lalu. Semula saya pelanggan internet cable IM2, kemudian saya hentikan langganan karena koneksi sering tdk stabil. Dari penjelasan IM2, yg sering menjadi masalah ada pada infrastrukturnya kabel vision ( IM2 kerjasama dgn Kabel Vision untuk infrastruktur last mile nya) . Karena kebetulan saya lumayan ngerti teknis, dari penjelasan yg diberikan itu saya bisa memahami permasalahannya.

    Mengingat saya tetap butuh koneksi internet,pada akhirnya saya coba ambil paket 3G yaitu paket You (350 rb / bulan dgn kuota 1,2 GB). Gratis modem 3G asal komitmen bayar 18 bulan. Jika cut-off ditengah bulan akan ada perhitungan scr proposional, gitu kata sales dan perjanjiannya ….hehhe

    Terus terang saya cukup puas dgn layanan ini. Kecepata n up/downnload ok bgt. Sehingga, mesti ati2 agar tdk over quota. Tapi dari pengalaman pakai, selama 1 bulan jarang sampai over-quota. Kalopun over quota, charging nya gak mahal2 amat kok, masih batas normal.

    Saya tinggal di bintaro, kebetulan sinyal hsdpa nya sering dapat bagus. Waktu saya bawa jalan2, koneksi juga tetap stabil, meskipun di beberapa tempat koneksi berubah ke mode gprs. Di mode gprs -pun masih lumayan kok.

    Btw, saya bukan karyawan IM2 ya…hehheh….cuman pengen share pengalaman pake 3G IM2. Oh ya , agak bingung juga ama produk 3G Indosat. Samakah dgn produk IM2 ? Tapi kalo nyari info mudah ke IM2, kalo ke indosat agak bingung kemana mesti tanya2 , abis byk banget produk2 nya ……

    salam,

    (kapan ya internet di indonesia bisa bagus & murah …hiks )

  73. Wah … barusan pengen pake blitz dari indosat (yg pake Kuband) malah ketemu pembahasan ini, jadi bimbang dan ragu neh, mohon saran dong !!! saya ingin jaringan internet untuk di daerah terpencil di propinsi Bengkulu, trims

  74. VILLA RAVI Says:
    January 29th, 2008 at 18:57

    setuju…. IM2 and Kabel vision PAYAH….. kecepatan koneksi masak udah 2 berbulan2 lebih tidak stabil bahkan sangat tidak manusiawi untuk browsing apalagi download contoh (saya pakai sijiwae.net/speedtest):
    Kecepatan koneksi :

    2.3 Kbps

    0.3 K Bytes/sec

    wah sungguh kecepatan koneksi yg sangat “mengagumkan”

  75. Wak IM2 ternyata…. diperumahan saya baru masuk jaringan kabel IM2, promosinya menggiurkan apalagi internet pakai kabel + TV kabel gratis, ternyata koneksinya menyedihkan sering byar pet setelah baca-baca diatas (jadi urung niat mau pakai IM2) masih mending koneksi wireless RT/RW setempat unlimited cuma rp 200rb/bln download internasional bisa sampai 50kb/s atau lebih padahal koneksinya share mau upgrade ke 256Mb internasional dan lokal 4Mb

  76. waksh… bandung jg sama neh…, dah 2 minggu lemot banget, ping sana sini OK, tapi bandwidth internasional lemot bangetttttt…, kesimpulan IM2 memang payahhhh

  77. Yah… ayo semua provider telekomunikasi dan internet berlomba-lomba peduli pendidikan.
    Kayak Telkom sudah mendirikan Broadband Learning Center di beberapa kota di Jawa Timur.
    Yang lain semoga menyusul???

  78. “Ternyata mereka cuman tenaga outsource dari perusahaan lain, alias bukan dari Indosat”

    Saya merupakan salah satu karyawan Outsource di “perusahaan lain” yang bapak sebut, meskipun beda penempatan. no hard feeling :) , tapi nyesel aja denger kata-kata bapak yang ternyata rada nggak menghargai gitu, memangnya kenapa dengan tenaga outsource pak??? apakah lebih hina daripada bapak??? atau bapak merasa memiliki derajat yang lebih tinggi daripada kami?? saya yakin comment ini nggak akan di publish, yaaa saya tahu soalnya ini blog bapak, dan terserah bapak mau approve atau tidak. dan kalau tidak diapprove pun saya sudah dapat mengambil kesimpulan bahwa bapak itu orang yang sukanya mengkritik, tapi tidak mau dikritik. sungguh pemimpin yang tidak bijaksana, beda dengan teladan rasul yang saya baca di buku. lebih dari setahun pun di blog bapak masih ada yang komentar, dan itupun komentar-komentar saling menjatuhkan. kenapa bapak tidak mendirikan ISP sendiri saja, jadi bisa benar-benar menikmati internet melalui usaha anda sendiri. kalau perlu tarik sendiri jaringan sampai singapura sana.
    benar-benar bukan sikap seorang dengan gelar doktor apabila bapak sampai berani menjatuhkan nama orang lain. memangnya brainmatics lebih baik apa??lihat situsnya saja saya sudah males, nggak interaktif blas gitu
    berhati hatilah pak dalam bercakap, semakin tinggi kedudukan seseorang semakin tinggi pula pengaruh kata-kata yang dia berikan. dan saya yakin kalau bapak publish kata-kata “boikot perusahaan A” maka orang-orang akan langsung mengikuti bapak tanpa analisa lebih jauh.

    lidah lebih tajam daripada pedang
    mewakili IM2, Mobile8, Mandala, dan perusahaan lain yang bakal bapak jatuhkan
    salam jablai blog

  79. #Amin: Saya nggak pernah mereject comment kok mas. Mbok kalimatnya dipahami dengan baik mas, yang saya maksud dengan “cuman” disitu adalah “bukan dari Indosat”, bukan masalah tenaga outsource. Soalnya saya sendiri juga menjadi tenaga outsource dari perusahaan lain … hehehe. Dan saya tidak pernah menjatuhkan siapapun, toh sampai sekarang IM2, Mobile8 dan Mandala tetap berdiri kokoh. Apalah artinya RSW dibandingkan perusahaan raksasa itu. Kalau ada kritikan ke Brainmatics monggo mas disampaikan saja, nggak masalah kok, ada mas Mansyur dan Chaeruddin yang siap menerima, YMnya juga diopen.

    > mewakili IM2, Mobile8, Mandala, dan perusahaan lain yang bakal bapak jatuhkan

    Lha tadi katanya karyawan outsource, kok berani bilang mewakili hehehe. Saya saja nggak pernah berani bilang mewakili “suatu perusahaan” dimana saya menerima pekerjaan outsource ;)

  80. Leon Kennedy Says:
    March 5th, 2008 at 7:17

    waduh…saya juga memakai IM2.Parah banget nie.klo pagi-pagi agak mending,siang mulai parah.malah DL dari lokal aja dapet speednya hanya 2kpbs…parah.pas malem mulai deh…..matek internetnya.ini yang lagi parah IM2 atau Mitra TV dari IM2 ya..

  81. yasir fikri Says:
    March 12th, 2008 at 2:33

    saya, pasang koneksi internet di tebet, dengan infrastruktur kabel vision dan koneksi indosat, udah 5 tahun aman aman aja kok, saya malah share sampai 10 pc, lancar dan nggak pernah lelet, mungkin kalo yang sering byar pret itu physic jaringannya yang rusak, digigit tikut juga bisa byar pret, cek infrastruktur jaringan kabel dan sambungan fiber optiknya, kalo physical rusak, ya nggak ada jalan lain harus diperbaiki ama kabel vision ya, bukan indosat, indosat sih nggak tau menahu masalah infrastruktur jaringan kabel, kalo internet mati dari indosat, biasanya matinya menyeluruh, jadi yang nggak connect nggak cuma kita tapi ribuan pelanggan lainnya, kalo physical network ok, koneksi internet dari indosat nggak ada gangguan total, dan internet di tempat kita masih byar pret, sudah bisa dipastikan jaringan LAN atau koneksi internet anda terkena virus,atau jika anda menggunakan lan yang di share ke beberapa komputer, tanpa ada server, kemungkinan jaringan LAN anda amburadul, banyak tabrakan di switchnya, atau di modemnya juga, saya saraankan, kalo ada LAN di tempat anda, coba pake server deh, aman-aman saja saya 5 tahun kok, no problem

  82. emastanah Says:
    March 17th, 2008 at 14:00

    IndosatM2 lewat jaringan cable bandung?
    Tanyakan saja semua orang di bandung yang berlangganan IM2…BUSUK!!!! [sejak februari 2008-sekarang!!!]
    384kbps—–> ping speedtest hanya berkisar 45-90 kbps…. hebat ga tuh?

  83. Di Medan, Speedy two thumbs up banget deh. Langganan cuma 200rb dan akses cukup kenceng..ceng..ceng.. Yang mahal emang banyak sih, tapi kalau ada yang murah ngapain pake yang mahal (niru iklan Hit..he..)

    IM2, XL mah lewat …

  84. ninedragon Says:
    March 29th, 2008 at 2:17

    gw pake im2 3.5G yg paket 1.2gb kalo ga salah 350rb something perbulan, pertama pilih im2 tergiur speed 3.6mbps nya n paketan free modemnya, jadi dah kartu kredit di gredek buat ikut kontrak 1.5 thn.. so far setelah berjalan hampir 1 thn, semua memuaskan, berhubung rumah gua dibelakang kantor pusat indosat sby yg towernya setinggi langit, tuh sinyal hsdpa selalu full!!! ga pernah kurang. jadi yg namanya browsing, download dan lain2, selalu secepat kilat… walaupun temen2 gw yg dari cungkwok selalu bilang tuh di cina dah murah kecepatannya masih jauh lbh cepet dari gw pake, anjrit gw ga bisa bilang apa2 lha ga pernah ke cina. pokoknya gw dah ckp puas dgn speed 3.6 mbps gw bisa dapet speed real 1.2 mbps, dan download speed 250-350 kbps, bandinging ama di kantor gw yg pake speedy unlimited dari 386 Kbps speed realnya cuman 120 kbps n downloadnya mentok2 di 45 kbps.
    But something good never last forever, same as BM kita ini, gara2 uu ITE sialan jadi dah forum2 kesayangan gw diblokir. gitu juga yg gw alami dgn my lovely im2, gara2 ngeluarin paket prabayar, jadi dah speednya amburadul… gimana gak, sinyal hsdpa penuh, tapi setiap mau konek direfuse terus, kalo dah kepepet ngalah deh turun derajat ke EDGE, lumayan msi dapet 236.8 kbps(ini aja dah sambil misuh2, masak bayar 3.5G dapetnya 2G), udah itu ga lama sekitar 5 menit konek malah jadi GPRS!!! 56 kbps doank.. kembali ke telkomnet instan dunk… kalo gitu bayarnya juga seharusnya didiskon jg kali ya… tapi gimana bisa gw dah terjebak janji2 manis diawal, dan merelakan credit card gw di direct debit selama 1,5 thn… tambah parahnya lagi baru konek 15 menitan putus2 terus… capek, biasanya gw kembali ngenet dikantor dengan speedy butut. Awal2 nya sempet komplain ke cs nya tapi cs di surabaya tuh parah bgt, dah tetanggaan tapi setiap kali ke sana, cs yg jaga im2 cuma 2 orang, isi nya rame banget… entah pada komplain atau pada daftar baru, di telepon ga pernah diangkat (sapa yg bagian angkat kalo cs nya aja cuma ada 2) sampe kasian gw liat muka2 mbaknya tapi ya gregetan juga, pernah gw coba telp ke cs di jakarta, setelah sekian lama menunggu akhirnya ada jg yg ngeladenin, tapi duh ilah solusinya cuma restart lah, ganti port usb lah (napa ga sekalian nyuruh format or reinstall sekalian aja, biar sekalian tuh cs kepalanya gw reinstall atau tuh komputer server indosat di format aja) dan hasilnya setelah hampir setengah jam an interlokal jawabannya cuma coba saja dengan gprs dulu, setelah sekian menit hsdpa nya dicoba lagi, karena mungkin trafficnya penuh… damn man…to all indosat board director…!!! sebaiknya sebelum me launch produk tertentu lebih baik pikirkan dulu infra strukturnya, dah siap apa belom…. biar ga selalu konsumen yang dirugikan…
    sekarang gw lagi melirik2 first media, kebetulan dirumah jg pake kablevision, dan liat2 paket fastnet koq menggiurkan, tapi setelah browsing2 ke beberapa forum, katanya kondisinya lebih parah… apa bener? ada masukkan? for all of you guys.. jang pernah terikat kontrak dengan produk dalam negeri, pertama selain ga ada perlindungan ke konsumen, selalu diakhir2 yang rugi adalah konsumen.. so think twice.. jgn kayak gw!

  85. kita hidup di indonesia artinya kita harus hidup dengan cara indonesia
    kita tidak ingin hidup di indonesia artinya kita tidak harus hidup dengan cara indonesia.
    persoalan sistem teknologi,sistem pemerintahan,ato bahkan ke sistem yang lain adalah tanggung jawab kita untuk memeperbaikinya.
    nah diantara kita semua khususnya yang sering atopun pernah posting ke forum ini ada tidak dari nurani kita untuk memperbaikinya,sistem sudah benar persoalannya manusia-manusia yang ada sekarang tidak benar-benar melaksanakan sistem yang betul.
    teman-teman yang merasa dirugikan dengan pelayanan teknologi yang tidak jelas jangan sampai putus asa untuk mau memperbaikinya(banyak jalan ke roma),cukup sekian opini saya,dan saya berterima kasih kepada penyedia forum ini,ini bukan propaganda ataopun provokatif.tapi yang jelas satu kata dari orang-orang yang kesepian dan terus bergerak REVOLUTION FOR OUR NATION….!!!!!gracias…

  86. kang ucup Says:
    April 24th, 2008 at 7:20

    Complaint sama im2 3G!!!!!!! (tanda serunya 7 deh)

    gue ngantor di kuningan, deket perbanas tepat sebelah antena im2 3g, udah sejak im2 ngeluarin prepaid, apalagi ade uu ite dodol itu, koneksi gw ampun2an parahhh..
    modem gw huawei e220, lampunya biru siiih, cuman, tiap kali konek mo login, ketendang mulu neeeh, dah ampir 3 mingu deh gw ngrasaiiin ini,
    bener2 tiap kali butuh net cepet begitu mulu, sekalinya konek, cuman dapet speed ky dial up :p weeek…

    telpon ke cs im2, suru ini itu lah, restart, login blah blah blah, hasilnya dodol aja deh, capeeeee..

    dr bbrp kali komplen, cuma sekali aja di respon sama teknisinya, di bilangnnya:
    ” MAAF PAK, HARI INI DI DIDAERAH BAPAK,TRAFFIC INTERNET NYA TINGGI SEKALI/lah kok bisa gitu pak?/ IYA PAK, APALAGI SEJAK ADA PROGRAM PREPAID!”

    Naah looo!!!

    trus kita dah bayar mahal buat 3g, dah sering mental2 n speednya dodol, mo diapaiiin dong??

    kalo emang traffic/ over load, gimana keq, perkuat signal, tambah bts,(gak mungkin im2 mau kasi diskon tarif gara2 pelanggannya gak kebagian signal( ya ngga))

    akhirnya…. gw ngerasa KECEWA BERAT , GAK PUAS, ujung2 nya ngerasa KETIPU sama IM2 3G

    KALO EMANG GAK SANGGUP, GAK USAH JUALAN (gak mungkin la ya, BUMN) at least PERBAIKI DONG SERVICE UNTUK PELANGGANNYA,
    masa gw pake IM2 3G, donload n upload nya masi kalah ama sodara gw( 200m dr kantor gw) yg pake fastnet 756, kacaaau….

    Bro sekalian/semua, apa kita ke YLKI / SOMASI aja IM2 kali ya, karna gak ngasi pelayanan yg baik/ buat pelanggannya (kita udah bayar, koq gak sesuai dg yg di dapet?)

    .. masa sebelah antena, koneksinya acul2an……

    hayoo.. pihak2 im2, bersuara dong… (bertindak juga).
    hayoo.. bros.. tanggepannya

    BTW NTT DOCOMO DAH dapet 250Mbps lhoo (Super 3G)
    http://www.japancorp.net/Article.Asp?Art_ID=17422

    gw pindah ntt dah kl nyampe sini…

    regards

    -Voice For Better Indonesia-

  87. saya pelanggan Xplor (0819) xxx xxx —6 digit— sudah satu bulan ini kartu saya selalu lemot kalo dipake buat browsing … oo iya, saya pake modem PCMCIA Option GT Max 3.6 Cingular yg support 3G, kebetulan di daerah saya dah masuk cakupan XL-3G. but … kecepatan koneksi —meski dah pake jalur 3G— tetep aja gak ngangkat … kalo dapet speed di atas 16 kbps dah bagus banget … ! padahal jarak saya ke tower XL paling jauh 100 m … dah capek telp ke 817, dah capek sim card saya di refresh … masih aja lemot …

    HERAN, temen saya yg ambil S3 di malaysia bisa dapet koneksi 1 Mbps cuma ngebayar gak lebih dari 200rb perak dah unLimited … !

    duh negaraku … !

  88. saya juga pengguna im2 penguna 524 kb, pada bulan-bulan pertama jaringan pada im2 bagus banget tapi setelah bulan ketiga jaringannya mulai lemot dan tersendat-sendat padahal setiap bulan saya bayar 2.700.000 tapi apa yang saya dapatkan gak da, bahkan saya malahan banyak dicaci klien karena jaringannya sering putus, entah ini memang permaianan dari im2 atau memang disengaja, im2 memang payah ……. masak saya ambil 524 yang sampai kok paling bayak cuma 200 kb itupun kalau malam sekitar jam 11 keatas tapi kalau siang paling hanya sekedar 24kb itupun bisa turun sampai 17, aku benar-benr dirugikan im2, sekali lagi im2 payah…….

  89. Dear all,
    Mungkin ini jadi bumbu, saat ini saya menggunakan speedy office, 3 bulan berlanggana koneksi baik2 saja, namun memasuki bulan ke 4 koneksi mulai ngaco. setiap hari putus nyambung. download hanya 5-10KBps, ketika konfirmasi ke CCnya speedy katanya akan segera di cek, tapi nunggu sampe jenggotan nggak dicek-cek juga. Setelah jenggotku panjang akhirnya support speedy datang pada hari minggu 2 orang. setelah ngecek kabel jaringan si TS minta CD utility modem untuk melakukan saving setting, katanya klo tidak ada cd itu setting tidak bisa di save (sungguh pernyataan yg mengherankan). Karena saya jg bergelut di IT maka adu argument terjadi. TS tetep kukuh klo tidak ada cd tak bisa di save(ya sudahlah pikirku). kemudian muncul keinginan u/ ngetes ilmu si TS :D , aku tanya “mas ini dapet ip statik atau dinamik?”. “ip dinamik, jawab si TS”. karena ragu aku tanya lagi “ipnya tidak berubah lho.. masa dinamik?” “iya ini ip dinamik” wew kaget juga mendengar jawaban si TS. Kebetulan yang saya tanya adalah S.Kom. Jadi seperti ini SDM yang dipake :( .
    Karena jengkelnya pas koneksi lancar iseng2 search ip yang hidup, asyik dapet banyak…, coba saja buka di browser dan masukin username password secara default. Ternyata banyak sekali yang dibiarkan default. kasihan sekali klien yang tidak tahu…

    Just Share…
    regards,

  90. ternyata sama saja

  91. gua juga sama niy,,langganan im2 juga,

    gua langganan pas bulan april kalo ga salah

    koneksinya mayan Umts Hsdpa dpt lah

    pas bulan mei..

    nah loo

    jadi gprs koneksi gua…

    pertama2 gua kira emang gara2 perbaikan yang dilakukan pihak terkait yang buat sinyal gua lemah

    eh tau2nya ampe akhir mei masi GPRS..

    gila tu im2..gua uda tlp2 CSnya Berpuluh kali

    jawabannya selalu sama pasti kek gini jawabannya

    1.ditanya windowsnya

    2.diganti ipnya

    3.akan di kirim email ke teknisi

    4.dipancing dgn menggunakan GPRs terlebih dahulu

    buset dahhh,,,setau gua kalo mo jadi provider itu

    mesti profesional dong,,gila aja main2in konsumen

    mereka itu profesional KIBULNYA

    gua bayar 385 ribu terikat kontrak selama 18 bulan

    apa ga sakit?.,terima sinyal GPRS tiap ari..

    asal pada tau ya

    MEREKA ITU PENIPU ULUNG…

    CSNYA DIAJARIN BOONG

    TEKNISI GA MAU DATANG [GA PUNYA TEKNISI DIA ASLINYA]

    APA PADA GA SADAR APA? pulsa kalian diabizin buat nlp tuh CS sucks..pulsa indosat kalian diabizin buat tlp Costumer service mereka

    ga ada kabar apa2,dasar gila

    KALO GINI MAH GUA GA MO langganan lagi dah..

    kecewa bener guaa…

    Sampah kok jadi peliharaan SIH!!

    bagi yang kasus mirip ama gua tolong kasi solusi/pendapat

    makasih all

  92. yahh makanya jangan pakai im2, awal2 doang cepet, lama koneksinya tambah lambat, download aja lama banget ga selesai2, speed downloadnya kadang cm 2 atau 3kbps T_T blm lagi kl dialihin k gprs, walahhh, nyesel pakai m2…T_T

  93. mas Romi,

    coba deh lewat temen2 di pens its … nyambung-in ke pak M.Nuh … trus ngobrol gimana gitu … biar pengelola ISP yang gak konsisten bisa disentil dengan cara gimana gitu …

    dah coba nge-wadul ke YLKI blon ? weleh .. kalau bisa nyiapin class-action juga biar koneksi ke ilmukomputer.com disiasati dengan tarik 1 jalur khusus … yang 1:1 …(kalo gw di IM2 .. gw bakal lakuin car ini .. biar mas Romi mau hapus sub-blog ini)

    salam mesra dari yang belum pernah tau IM2 3G 2G HSDPS EDGE dan apa aja yang disebutin.

    -arif-

  94. wah…sami mawon nggeh…
    kulo nggeh ngalami jeee…
    ning niku gon’ne bulik….

    pertama sih…wes…sewes…sewes…
    njuk langsung bengong…

    pake gprs…??
    kadang cuma 3 kbps…!!!
    gila gak tuh…

    wes…lah…mboooh…

  95. Wah padahal saya baru saja mau daftar M2, apa telkomsel flash aja ya.

  96. Setahun lalu klien kami pernah menggunakan Kabelvision dengan akases internet IM2 didaerah Kebayoran Baru. Awal mulanya koneksi sangat lancar dan pelayanan cukup baik. Sampai beberapa bulan kemudian koneksi mulai amburadul.
    Dalam sehari sering banget RTO. Kualitas pelayanan mulai menurun, sampai pada akhirnya atas rekomendasi saya selaku administrator IT kamipun pindah provider make speedy. Dan sampe sekarang aman-aman aja, wlo kadang bermasalah di akhir pekan. Tetapi pelayanan customer nya cukup baik.

Leave a Reply