Hacking di Unsoed, Purwokerto

unsoed.jpg8 Oktober 2006 kemarin adalah perjalanan pertama saya ke Purwokerto. KebetulanĀ ada undangan seminar dari teman-teman di Teknik Elektro, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dengan tema “Hacker, Cracker, dan Perlindungan Dunia Cyber. Materi saya bawakan bareng mas Adnan Purwanto, dimana saya kebagian materi keamanan komputer dan jaringan. Perjalanan dari Jakarta dengan kereta, sampai di Purwokerto sudah dijemput oleh mas Agung (dosen Unsoed) yang kemudian dilanjutkan dengan ditraktir makan malam šŸ˜‰

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ahir pada 10 Febuari 1961, danĀ resmi menjadi perguruan tinggi negeri pada tahun 1963 dengan Keppres. No.195/1963 dan SK Menteri No. 153/1963. Nama Jenderal Soedirman diambil dari seorang pahlawan nasional kelahiran Banyumas. Kampus yang memiliki luas 850.000 m2 ini terletak di kaki Gunung Slamet, sebelah utara Kota Administratif Purwokerto Kabupaten Banyumas ini pada awal berdirinya hanya memiliki 3 buah fakultas. Setelah lebih dari 8 windu perjalanannya Unsoed sudah mengembangkan lebih 42 program studi dan 11 fakultas.

Acara seminarnya dimanage cukup baik dan lancar oleh teman-teman mahasiswasa. Dibuka dengan film Takedown-nya si Kevin Mitnick, kemudian mas Adnan Purwanto dan terakhir saya. Acara berlangsung dari pukul 09:00 sampai 14:00. Yang cukup bikin surprise adalah semangat mahasiswa-mahasiswanya, meskipun dalam keadaan puasa, tetap tenang dan menyimak sesi materi yang cukup panjang sampai akhir acara selesai. Diskusi juga cukupĀ meriah, karena banyak yang bertanya baik mahasiswa maupun dosen. Saya menyajikan materi berjudul “Keamanan Komputer dan Jaringan: Konsep dan Teknik”. Saya berikan banyak demo langsung untuk memberi gambaran bagaimana sistem bisa diserang, dan bagaimana penyerang bekerja. Server teknik.unsoed.ac.id sempat saya jadikan target sistem secara live, dan ternyata memang banyak password yang terambil dari port ftp dan pop3. Sayang waktu terbatas sehingga demo tahapan penyerangan dan tahapan pengamanan tidak bisa saya berikan secara keseluruhan. Terakhir bagi yang aktif ikutan bertanya dan berdiskusi, saya berikan hadiah CD IlmuKomputer.Com Edisi September 2006.

Sorenya saya diminta teman-teman LDK untuk mengisi acara bertema IT dan dakwah Islam di Masjid kampus Nurul Ulum. Ini juga menarik, karena teman-teman dari berbagai elemen (organisasi) di Unsoed sangat baik koordinasinya, sehingga beberapa ide dan materi bisa sampaikan di beberapa tempat dan banyak audiense meskipun dalam waktuĀ singkat selamaĀ berada di Unsoed. Di masjid Nurul Ulum, saya menyampaikan materi tentang bagaimana perkembangan IT baik secara global maupun lokal, kemudian pemanfaatannya dalam islam dan dakwahnya, dan terakhir saya sampaikan juga teknik pembinaan SDM kader dakwah yang orientasinya adalah bagaimana tampil dan membina core competence dalam era teknologi informasi.

Terima kasih saya ucapkan untuk bu Hesti, pak Acep, mas Agung, mas Nurul, mas Junaedi dan teman-teman lain yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, baik dari faculty member Unsoed,Ā LDK dan organisasi Islam lain yang telah mempersiapkan acara dengan baik dan rapi. Mudah-mudahan di lainĀ waktu saya masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan teman-teman di Unsoed. Amin.

ttd-small.jpg