Lokasi Rumah Ideal di Jabodetabek
by Romi Satria WahonoSudah tiga tahun saya menghuni Jakarta sejak saya pulang dari study di Jepang tahun 2004. Tiga tahun ini saya selalu berpikir sebenarnya dimana sebaiknya saya tinggal di Jakarta. Kantor saya di Jl. Gatot Subroto, rutinitas saya tidak terlalu jauh dari wilayah sekitar Thamrin, Sudirman dan Gatot Subroto sendiri. Kalau harus jalan untuk ngajar atau meeting ke arah Selatan (Pondok Indah, Ciputat atau Depok), saya biasa minta pagi sekali (langsung dari rumah), atau sore sekalian (pulang dari kantor). Supaya nggak perlu bolak balik yang menghabiskan waktu karena macet. Perjalanan ke utara (Ancol, Mangga dua, dsb) saya berusaha hindari kecuali kalau terpaksa memang urgent atau hari libur (sabtu dan minggu). Itupun saya tidak akan mampir atau kembali ke kantor, karena sekali lagi akan tua di jalan
Nah dimana sebenarnya lokasi rumah ideal di Jakarta bagi orang-orang seperti saya?

Saat ini saya tinggal di Perumahan Puri Gading, kalau yang belum tahu bisa lihat peta di bawah, dekat sekali dengan pintu Tol Jatiwarna yang termasuk dalam Tol Lingkar Luar Jakarta alias JORR (Jakarta Outer Ring Road) yang rencananya akan nyambung ke Tol Cikampek. Keluar Tol Jatiwarna kalau belok kiri ke arah Sumir dan pasar Pondok Gede, kalau belok kanan ke arah Kranggan, Ujung Aspal dan Cibubur. Nah kalau mau ke Perumahan Puri Gading itu lurus sampai ketemu pertigaan baru ke kanan. Lokasi rumah saya sebenarnya cukup enak untuk tinggal, ada sport center (kolam renang dan lapangan tenis) di dalam, dekat dengan sekolah yang berkualitas (Nur Hikmah, Yapidh, Al Marjan), dekat tol, pedagang makanan keliling juga lengkap (sate, mi dokdok, bakwan malang, siomay, dsb). Juga sesuai dengan iklannya dulu, dari Semanggi ke Puri Gading saya bisa tempuh dalam 15 menit, sayangnya ini baru bisa terjadi pada pukul 23:00 – 05:00. Selain di waktu itu, waktu tempuh bervariasi antara 40 menit sampai 2,5 jam
Sumber kemacetan kalau jam kerja adalah di pintu tol Dukuh (belokan dari Tol JORR ke arah Cawang) karena tumpukan dari arah Serpong dan pintu keluar UKI. Saya tidak pernah masuk ke Tol Dalam Kota karena ternyata disana macetnya lebih “nggilani”, lagipula meskipun masuk Tol tetap harus keluar pintu Tol Tebet karena setelah itu Three-in-One.


Yang pasti Tol JORR-nya sendiri selalu nyaman dan tidak pernah macet. Jadi lokasi rumah saya ini mungkin sangat ideal untuk yang kantornya di deretan kanan kiri Tol JORR sampai ke Serpong. Termasuk adik saya yang sangat happy berkantor gedung Garda Oto. Untuk ngantar istri belanja bulanan, saya lebih memilih ke Giant or Carrefour Lebak Bulus meskipun jauh tapi cuman 15 menit, daripada ke Giant Pondok Gede yang jaraknya cuman 3 km, tapi untuk ke sana perlu lebih dari 1 jam. Perlu dicatat bahwa Putaran Pasar Pondok Gede merupakan salah satu putaran maut di Jabotabek, sekali masuk susah keluar. Tidak direkomendasikan untuk yang baru belajar setir mobil atau punya mobil yang tidak ada asuransi
Saya masih mencari-cari kira-kira apakah ada lokasi rumah yang lebih ideal, dalam arti ke kantor cepat, tidak tua di jalan, sekolah anak-anak lancar, belanja tidak repot, bepergian ke pusat kota dan pinggiran kota juga cepat. Yang pasti saya requirement-nya adalah:
-
Bukan apartemen, karena saya di Jepang sudah 10 tahun hidup di apartemen, bosen dan tidak terlalu manusiawi. Saya pingin tinggal di rumah yang benar-benar nempel di tanah, dan uang sebenarnya bukan masalah, tapi problem utama
Sst ini sebenarnya alasan utama tidak ke apartemen … hehehe -
Sebaiknya kompleks perumahan yang relatif baru, karena biasanya saluran air tertata rapi (tidak banjir), pengembang masih bertanggungjawab, warga juga memiliki semangat sama untuk membangun komunitas dari awal secara bersama-sama. Yang pasti alasan penting adalah kompleks perumahan baru biasanya KPR-nya lebih mudah diurus … hehehe
-
Wilayah tidak harus di DKI Jakarta alias bisa di Jabodetabek
-
Harga murah dan bisa dikredit
Ayo diskusi dan share informasi, siapa tahu ada sudut-sudut Jakarta yang masih tersisa untuk kita, atau mungkin kita perlu forum tukar rumah supaya sesuai dengan lokasi tempat kerja dan keinginan kita
Catatan: Gambar peta saya ambil dan potong dari http://cybermap.co.id

Related Articles
- Rumah Ideal di Jabodetabek: Review Wilayah Cibubur
- 10 Kiat Membeli Rumah di Komplek Perumahan
- Karikaturku …
- Katakan Tidak Pada Mandala Airlines!
- Konsep Subnetting, Siapa Takut?
- Hole di WP-Cache 2.1.2?
- Tahun Baru, Wajah Baru, Semangat Baru !
- 10 Kiat Mengurus Administrasi KPR
- Perjalanan Darat 1826 km itu Nikmat
- Jakarta dan Bahasa Lalu-Lintasnya
- IlmuKomputer.Com Pensiun!
- Kupas (Tidak) Tuntas UU ITE
- Guru dan Pengembangan Multimedia Pembelajaran
- Paypal.Com Masuk Indonesia
- Dapat Apa Sih di Universitas?
- IlmuKomputer.Com Sebagai Blog Teknologi Terbaik di Pesta Blogger 2007
- e-Learning Award 2006 dari Depdiknas
- Rethink: Pengembangan Konten IlmuKomputer.Com
- Knowledge Management dan Dunia Pendidikan
- Internet Business and Marketing Yourself (Versi Seminar)





















































































April 3rd, 2007 at 13:15
Wah mas romi,nek menurut pandanganku coba daerah bintaro mas,tapi yg belakang di sektor 7 ato 9 ato yang mau deket serpong mas,di sektor 9 yg deket pool taksi blue bird ada perumahan baru namany apa lupa,saya aja naksir cuma rung due duite..,masih impian kali hehehhe,disana akses keluar tol juga deket kalo ke kantor mas,cuma yah kalo ke slipi tetep aja kena di tol dalam kota,la kalo mau naik bus juga ada trans ato gak kereta
April 3rd, 2007 at 13:33
Kota Wisata gimana Pak Romi ? fasilitas spt sport club tersedia, ada bbrp sekolah yang berkualitas juga, lingkungan bebas banjir, pedagang makanan yg enak2 & murah juga banyak, ttg komunitas warga juga memiliki semangat sama untuk membangun lingkungan juga alhamdulillah terwujud, dan yg penting Bu Wulan bisa tetanggaan sama saya, atau saya yg seneng ding bisa tetanggaan dgn bu Wulan,.. he..he…
Oya,.. utk akses toll selain dr arah belakang kota wisata akan tembus JORR, dari arah depan sekitar 15 menit masuk gerbang TOLL Cibubur. Utk belanja bulanan cuman perlu sekitar 15 menit ke hypermart di Cibubur Junction.
Bagimana pak Romi ?
April 3rd, 2007 at 13:39
sudah nyoba di daerah karet kuningan mas?
April 3rd, 2007 at 14:06
Walah ngeliat petanya aja ane bingung pak. la wong saya tinggal di lampung
)
April 3rd, 2007 at 14:35
Aga susah mang cari tempat ideal bgt untuk dijakarta ini, apalagi dengan pertimbangan hal2 tadi, mulai ke kantor, anak sekolah, dan istri belanja bulanan, tp saya baca cerita dari om romi kayanya sudah cukup bagus tu posisinya.
Kl mau coba cari di daerah Pancoran Jakarta Selatan selama ini saya merasa cukup dekat kalo kemana2.
Btw kayanya ide bagus tu tukeran rumah, tukeran pinjem loh….
April 3rd, 2007 at 14:50
# Yanto: wah bintaro yah, kawasannya menarik juga sih
# Kirana: Cibubur ini termasuk wilayah warning. Kalau yang lain hari kerja macet, Cibubur ini macet dari hari kerja dan hari libur
Sepertinya dari Kota Wisata akan ditembuskan ke pintu Komsen atau Jatiwarna …
# Cahyo: Ada kompleks perumahan memang di sekitat karet kuningan?
# Yudhi: Lampung sih nggak perlu mikir, tanah masih luar, jalan masih lebar ..heheh
# Budi Sutria: Pancoran nggak banjir tuh?
April 3rd, 2007 at 14:54
Lokasi yang paling ideal untuk rumah tinggal di adalah di kota satelit, dari jarak ke pusat kota, keamanan, ketertiban hingga pelayanan merupakan nilai jual dari pihak pengembang. Untuk itu alternatifnya adalah:
1. BSD (Bumi Serpong Damai)-nya Sinar Mas Group
2. Bintaro Jaya-nya Jaya Properti
3. Kota Wisata/Legenda/Citra Gran, Cibubur
4. Lippo Karawaci, Cikarang
sedikit perbandingan bisa dilihat disini, disitu dicoba dibandingkan antara fasilitas, jarak dan lokasi.
Kisaran harga yang terbaik adalah 300-juta-an untuk rumah tipe 45-70 dengan luasan tanah 100M2.
April 3rd, 2007 at 14:54
Di Vila Nusa Indah 3 aja rom
:D:D …. biar dekat sama tempat tinggalku – kenapa juga …..
(iseng banget reply-annya, yg ada tambah menjauh).
Saya baca beberapa hari yang lalu di koran, Matsushita (Jepang) memperbolehkan sekitar 20 % karyawannya (termasuk sekretaris) bekerja dari rumah 2 hari dalam sepekan. Saya kira ini salah satu solusi di Indonesia. Bekerja dari rumah ! Mengurangi kemacetan, mengurangi tua di jalan, dll. Syaratnya perbaikan infrastruktur internet kali. btw saya baru sebulan berlangganan Speedy, dan ternyata kecepatannya melebihi 1 Mbps …. waw jauh di atas promosinya. (atau karena customer baru …..)
April 3rd, 2007 at 14:58
kemarin sempet jalan jan kedepok tepatnya di daerah pancoran .. disitu tinggal seorang bapak yang pekerjaan sehari hari nya membantu saudaranya membangunkan rumah (dengan kata lain bapak itu pengembang). beliau seorang hanif dan dapat dipercaya.
iseng aku tanya ke beliau ..”pak kalu saya mencari rumah cluster yang muslim semua, DP nya ngga mahal dan cicilan nya terjangkau dimanaya? ..” lah bapaknya tanya balik “emang mas nya serius?” .. ya iyalah pak
.. “klo gitu insyaAllah bapak bisa bantu rumah dengan kulaitas bagus tapi masnya harus komit dalam artinnya ada uang muka untuk membuktikan klo mas serius dan minimal ada 10 orang” trus harga dan DPnya brp pak?.. “harga rumah sekitar 115 jt bapak bisa kasih rumah type 36/72, rangka atap baja ringan, batako, 2 kamar 1kamar mandi . DPnya 6 juta aja dan cicilan sekitar 1 jutaan”
cuplikan cerita itu oleh2 kemarin survey di daerah depok. klo ada yang serius dan berminat silahkan menghubungi saya dan nanti klo dah ada 10 orang akan saya sampaikan ke beliau.
April 3rd, 2007 at 15:12
# Anjar: BSD dan Bintaro kayaknya perlu disurvey. Kalau Cibubur macet banget, kecuali ada pelebaran jalan
Cikarang? waaduh jauh man … ke Jakarta juga ngeselin lewat tolnya
# AER: Eh ente tinggal dimana emang? kapan-kapan main ke tempatku bos. Vila Nusa Indah … hmm jauh dan banjir …hihihi
# Eko: Hmm rumahnya sih mungkin gampang dibangun, cuman infrastrukturnya rada repot. Jalan umum, saluran air, ngurus kependudukan, dsb.
April 3rd, 2007 at 15:17
Wajib dekat atau relatif dekat dengan kantor, krn sehari2 inilah trayek yg kita lalui, dan kita hrs bisa sampai kerumah secepatnya.
Buat saya yg tinggal di Jatibening adalah tempat yg ideal, knp,
ke kantor (mt haryono), saya bisa menggunakan berbagai kendaraan, bisa pakai mobil sendiri (malesss, 1 jaman via tol cikampek), motor (tidak terlalu jauh, 20km, waktu tempuh 40menit kurang), angkot (via pondok gede, cawang, via jatiasih-uki-cawang).
Buat istri yg ngantor di mulia tower, lebih seneng ngompreng dari jatibening-komdak.
Lalu bagaimana kalau pindah kerja ? dan makin jauh dari rumah…well…ya usahakan jgn pindah lah..hehehehehe…
Sejak tahun 2004, saya nyaman dengan berkendaraan motor (tiger) lengkap dengan box givi (45 liter). Segala perlengkapan bisa masuk ke givi. Panas/hujan tidak masalah. Memang sedikit repot kala ritual ganti pakaian dikala hujan. Namun hal itu wajar2 saja, dibandingkan dengan waktu tempuh dan biaya yang dikeluarkan.
Buat belanja saya lebih senang ke giant jatiwaringin via tol cikampek, or MM Bekasi.
Oh ya.. lebih nyaman lagi krn sudah ada RT/RW Net…hahahahahaha
April 3rd, 2007 at 15:29
Hehe.. sebenarnya pelebaran jalan juga bukan solusi tepat Pak. Secara psikologis, dengan adanya pelebaran jalan orang-orang akan lebih berfikir “kayaknya asyik juga ya nyetir sendiri” hehe.. Tambah macet deh.. hehe..
Saya dukung untuk BSD Pak.. ntar kalo saya sepeda di sana, jadinya bisa mampir deh.. *loh* hehe..
April 3rd, 2007 at 17:00
Pancoran ga banjir koq om yang banjir tu yg saluran airnya kurang baik, ada beberapa area yg kena sih, tp ini kalo curah hujannya parah.
April 3rd, 2007 at 17:40
VNI 3 alhamdulillah juga gak banjir (yg kena banjir VNI 1 dan VNI 2), karena kita di sisi barat jalan ciangsana. Lokasinya sangat strategis, dikelilingi mall, ada Metropolitan Mall Bekasi, Giant Pondok Gede, Tamini Square, Cibubur Junction …. sayangnya mengelilinginya dalam radius >10km……
saya pernah ke Tampak Siring (ada 3 sepupu + teman istri) …. nt di mana ?
April 3rd, 2007 at 18:07
# AER: Vila Besakih bos … masuk ke cluster vila besakih, tanya satpam rumah pak Romi
April 3rd, 2007 at 19:20
Di mana aja deh, asal bersama dirimu..he..he..he
To Mbak Kirana, main ke rumah ya…ditunggu….
April 3rd, 2007 at 20:17
Depok is the best
)
April 3rd, 2007 at 21:21
# Wulan:
# IMW: Depok kebanyakan Mal bos … makane cepet mulih, dah seperti Mangga dua itu Depok …hehehe
April 4th, 2007 at 8:15
di jalan widya chandra
sebelah gedung utama LIPI, sebelah kali ada 2 rumah kosong (dulu bekas rumahnya pa Herudi) kali disitu cocok dari pada kosong, lagi kan dekat kantor gimana ?
salam
bse
April 4th, 2007 at 8:35
Kalau mikirnya long run Bintaro/BSD masih paling bagus bang Romi, di Permata Bintaro (cluster yang mid-low) itu per meternya dah 1.7-1.8 juta, NJOP-nya 1.5 juta-an, jadi ga jomblang seperti kebanyakan lokasi rumah. Kota satelit sementara untuk mid-low paling bagus secara investasi dan harga menurut saya di Bintaro.
Saya banyak konsultasi sama broker. Coba deh bang Romi kontak broker rumah terdekat bisa yang mid up (ray white, century, lj hooke) atau yang mid-low (era, indoproperty), mereka memang charge 3% dari transaksi, tapi kalau ga jadi beli lewat mereka kita ga kena charge sama sekali. Jadi saya banyak belajar dari mereka. Kalau masih kurang yakin juga coba contact independent appraisal. Waktu itu saya pake dari Bank Permata sama Bank Niaga, gratis karena sekalian proses KPR. Independent ini bisa kasih tau, rumah/tanah dilokasi tersebut overvalued atau engga.
Kalau bang Romi sekarang dah punya rumah, kenapa engga coba beli kavling aja. Nanti dibangun bertahap biar hasilnya sip. Developer besar tuh dah dikenal bikin bangunannya jelek kualitasnya, cek aja yang mass developer macem jaya property gitu. Sistem yang dipakai adalah sub-sub kontrak, jadi dah ga tau lagi itu tangan keberapa.
Saya kantor di semanggi, tapi klien saya dari banyak pabrik-pabrik diseputaran Jakarta (cikarang, cibitung, tanggerang, karawang, sudirman), dengan akses kereta, feeder, tol dan sepeda motor pun masih terjangkau -saya setiap hari naik motor-
April 4th, 2007 at 8:41
Pingin sih kasih saran, Dimana ya? tempat yang ideal buat Mas Romi yang selalu “mobile”, wah sepertinya agak sulit klo di Jakarta, biarpun di Permata hijau sekalipun, jauh bedalah ama di tokyo, sinjuku, ataupun di akihabara, di sini semua “JUMPS’. Klo bisa jadi SBY semuanya nggak jadi masalah, sekalipun tinggal di gunung bunder, lapindo atau di cikeas, Tapi saya optimis dech melihat garis tangan Mas Romi, sepertinya klo Rumah di Widya Chandra aja dah kepegang. Klo bisa mulus tour to the carrier, nggak usah jadi SBY lah, cukup bisa jadi WAKA atau DEPUTI. Tapi syaratnya nich yang agak sulit mungkin buat Mas Romi, apa? absensi nggak boleh telat ha..ha..ha…. (just kidding).
Tunggu aja project monorailnya Sutiyosolah…..!! mungkin nanti bisa seperti di tokyo, beijing, usa, tapi jangan seperti s’pore pakai monorail tapi bentar2 berhenti… kapan nyampainya …. malah bikin kaki udunan. (kidding lagi ya!)
Salam
April 4th, 2007 at 9:01
kalau komplek perumahan baru, kayaknya memang tidak ada mas. cuma, saya pernah ngontrak rumah disitu 2-3 tahun, sangat terkesan dengan kultur masyarakatnya yang guyub dan agamis. akses kemana2 juga dekat. saya dulu di belakang mal ambasador
April 4th, 2007 at 9:34
Betul mas Romi nanti kalo ada pelebaran jalan, bolehlah tinggal di Kota Wisata Cibubur biar saya dari Cileungsi deket ke rumahnya Mas Romi
April 4th, 2007 at 9:39
sudah dimantapkan saja di widya chandra, dekat kantor, dekat komplek menteri, dekat kawasan CBD sudirman/semanggi wah itu paling ideal deh -mau kemana saja gampang, macet pakai bus way kalau lewat kuningan pakai mono rel (oh ya lupa belum jadi), sanagt eleitis di kawasan jakarta selatan-kebayoran baru bos.
salam
bse
April 4th, 2007 at 11:20
# BSE: cocok banget pak, cuman harga yang nggak cocok
)
# Anjar: weks lengkap banget, thanks. Referensi yang komprehensif
# Wasi: heheh bisa saja, syaratnya itu yang susah pak
# Cahyo: oh gitu ya, info menarik
April 4th, 2007 at 12:58
#cahyo,
bukannya belakang mal ambassador dah pada digusurin sekarang?
btw, ternyata sampeyan di pinggiran2 bekasi juga tho? kok kita ndak pernah ketemu ya? *hayah, ngapain coba?
April 4th, 2007 at 14:00
bang, Vila nusa indah 3 kagak banjir.
tapi klo mo rumah deket pilihannya : daerah karet, perumahan yang diapit sudirman – kuningan.
*yanglaginyarikontrakangara-garavilanusaindah3kejauhan*
jep
Tn4
April 4th, 2007 at 17:29
# Jep: heheh nggak banjir, cuman jauh kan
April 4th, 2007 at 18:32
KAlo aku cari rumah ndak mau “eksllusif” (seperti Bintaro rada ogah), bila perlu berdekatan dengan orang “kampung”, Maklum saya dulu orang kampung, jadi pengen anak saya juga merasakan nikmatnya bergaul dengan anak kampung.
April 4th, 2007 at 19:10
# IMW: Aku sih dimanapun asal sesuai requirement, dan yang pasti bisa KPR itu bos
Aku juga muter-muter di sekitar Puri Gading, sayangnya perkampungan nggak bisa kredit je …hehehe
April 4th, 2007 at 19:16
Pak Made, saya juga orang kampung, besar di Cirebon, Magelang terus kuliah di Jogja, istri juga sama ndesonya dari Malang, Solo ketemu di Jogja. Masalahnya di Jakarta ini jadi pendatang itu tantangannya berat sekali. Saya merasakan hidup di Sunter, Jakarta Utara, terus pindah di Setiabudi (kuningan) sampai akhirnya di Bintaro.
Saya merasa nyaman kok di Bintaro, masalah eksklusifitas tergantung cluster. Di bintaro yang high up macem taman senayan itu memang tipikal individualis khas orang ‘berduit, tapi kalau cluster sedang kebanyakan juga pendatang orang kantor yang rukun. Permata Bintaro itu dulunya perumahannya Indosat, jadi disana isinya orang Indosat, Ericsson, banyak juga professional.
Kalau masih pingin suasana kampung di Bintaro juga lebih banyak pilihan dibanding depok. Cluster2 kecil
April 4th, 2007 at 19:22
Kalau masih pingin suasana kampung di Bintaro juga lebih banyak pilihan dibanding depok. Cluster2 kecil
April 4th, 2007 at 19:47
Wah, susah Rom. Aku sendiri milih ngredit rumah di Citra Raya, Tangerang bukan karena dekat dengan kantor tapi karena:
- dari gerbang Citra Raya mau pergi ke Jakarta, Merak, Bandung, Cirebon gampang
- ada CitraTrans ke BlokM, CitraLand
- nggak banjir
- walaupun RSS tapi sistemnya cluster
- konon akan dibelah oleh tol lewat Tigaraksa ke bandara Soe-Hat
Aku sih berpandangan rumah adalah tempat tinggal, kediaman. Kantor bisa pindah-pindeh tapi kalau rumah pindah-pindeh nggak enak banget rasanya. Kecuali kalau pindah dari RSS ke Istana Presiden. Enak kali…
April 4th, 2007 at 21:15
gimana, tinggal di reni jaya aja… pondok petir, tapi petirnya ganas lho.. sebentar lagi (ga tahu kapan, udah ada siteplannya) akan ada jalan tol. Cocok buat istirahat … tapi ke banknya jauh ke pamulang …
Udaranya sih bagus.. kalau pagi2 dinginnya seperti puncak bawah…
April 5th, 2007 at 4:32
Kampung dalam arti kehidupan kampung, bukan sekedar suasana rumah kampung
. Bila perlu anak saya bisa main cekeran, manjat pohon, ama orang yang beragam latar belakangnya.
Bintaro saya coret karena jauh dari kampus Gunadarma (Depok) he he he, lha cita-cita pengen naik sepeda kalau ke kampus.
April 5th, 2007 at 8:24
# Dhika
wah…sampai dengan sekarang belum tuh mas. saya betah dan awet smpai 3 tahun disana. Aman dan bebas banjir. Kata orang2 situ, kalau belakang mal ambasador mau banjir, monas harus tenggelam dulu karena letak daerah situ lebih tinggi dari monas. Wallahu ‘alam…
April 5th, 2007 at 11:01
Mas Romi, Serius Nich….
Daerah tebet…. sangat tepat untuk Anda….. price-nya sangat variatif, dari 200 jt an s/d milyaran. Juga masyarakatnya… ada yang masih udik… sampai yang super modern, Anda bisa pilih.
Aku punya mamang dari isteri tinggal di situ, tampangnya sih jawa tulen tapi… betawi medok …. bisa dibilang masih tergolong yang udik…. itu saja lokasinya sekitar 5 langkah ke jalan aspal bisa simpangan 3 mobil.
Untuk angkutan 24 jam apalagi tempat jajan…….. nggak bakalan pusing buat mas romi, yang klo tengah malam masih suka kerja…. bisa langsung order di depan rumah tanpa memutus koneksi internetnya…… Clarky bo.
Wis dech cepetan survey….. keburu kehabisan….
Salam
April 5th, 2007 at 11:14
Tebet? 200 juta? ukuran berapa? dimana? kalau ada saya beli mas hari ini juga
. Mas Wasi harga yang mas sampaikan ini terlalu murah, mana ada tanah ditengah kota seperti ini, harganya murah sekali. Hampir dipastikan tanahnya bermasalah (sertifikat tidak jelas, atau ada sengketa dibelakangnya) Lihat juga lokasinya seperti apa. Sudah banyak kasus jual beli tanah bermasalah dibahas dikoran dan majalah, dari tanah pemerintah lah, gono gini lah wis mumet deh.
Saya sangat percaya mekanisme pasar, harga tanah/bangunan, apalagi dilokasi yang sudah mature seperti tebet itu sudah ada standarisasi. Kalau masih 400-700 juta ditebet tanah 100m, saya masih percaya mas. Diluar itu saya tidak percaya.
Saya sendiri pernah browsing rumah susun tebet, kebetulan bareng bibi saya yang tinggal di tebet. Bahkan lewat bibi saya pun sewa rusun tebet sudah >1 juta/bulan untuk rumah petak (1 kamer dislot 3). Hampir sama dengan harga sewa petak di kuningan
Ya, tapi pendapat anda bisa jadi benar juga sih, tergantung offernya seperti apa
April 5th, 2007 at 13:17
[...] Seperti kita ketahui bersama, Blog telah dijadikan sarana gratis buat alat belajar untuk meningkatkan pengetahuan para pembacanya. Ada Blognya Ilmuwan bidang IT pelopor kuliah gratis itu yang kini sedang bingung mencari informasi pindahan rumah, ada Blognya dosen tokoh yang ngerock yang dalam dua postingan terakhir sedang membahas tentang Blog itu sendiri, ada Blog dokter keluarga yang baru saja balik dari mudiknya serta-merta mendapati rekan sejawat sedang merasa sedikit resah patah hati jadi dua gara-gara dikasari orang yang coba dihimbaunya, ada Blog pembawa acara televisi yang acara televisi bagusnya dibredel, ada Blog teman saya yang mantan dosen dan model itu yang terbangun dari hiatus lantas bercerita lagi-lagi tentang jadul yang sekalinya tidak jadul langsung dibredel ditarik peredarannya, ada Blog Akang pecinta almamatar sehingga saat ini sedang meradang oleh kekerasan di almamater lain, ada Blog Blogger profesional baru yang dengan elegan melepas jabatan di media cetak terkenal yang minggu kemarin jadi narasumber di Metro TV, ada Blog Paman yang rileks yang akhirnya ampun-ampunan ditodong korban ramalan bintang, ada Blog NdoroBedhes kreatif yang kemarin kehilangan hasratnya akan… sehingga mencari cara pemicu dengan mengajak kita beradu imajinasi, ada Blog wanita karir super pintar yang sedang membahas dua pandangan keliru tentang bidang yang digeluti beliau, ada Blog Ibu penulis dengan latar belakang ilmu kimia yang tidak tabu membahas tentang naluri manusia yang paling purba, ada Blog Kang sudut pandang yang sedang bertanya tentang anak kita, ada Blog Mbak adsenser yang berbagi ilmu wordpress yang melengkapi Blog keroyokan yang membahas hal yang sama diikuti oleh yang punya cafe dan Mbak cantik ini, ada Blog biangnya Adsenser yang berbagi ilmunya juga tentang ladang uang yang sehat (MLM? tak uu..uu ya), ada Blog guru teladan yang sedang kondangan di hajatan rekan seperjuangan, ada Blog Blog ilmuwan babaturan sayah yang tergerak hati oleh kontroversi tata surya itu, ada Blog guru tetangganya mertua saya yang tertohok oleh software media pembelajarannya, ,ada Blog tetangga sholihah yang baru saja mendapatkan hadiah istimewa di hari ulang tahun pernikahannya, ada Blog peneliti BPPT pengambil program PhD yang suka berhumor cerdas dalam menyampaikan kritikannya, ada Blog pekerja IT yang sekarang terkekang software monitoring, ada Blog Kartini bidang IT yang sempat jadi korban salah sangka terkait YM statusnya, ,ada Blog Budhe penyiar hebat yang beberapa hari kemarin sempat bosan ngeBlog, ada Blog dosen pengusaha yang kebetulan sedang sakit, ada Blog guru pengambil jenjang lebih tinggi yang sempat merasa kecewa komentarnya dihapus sehingga kini sudah siap dengan alat bukti yang tidak jadul, ada Blog guru privat puitis saya yang sedang ngasih kuis tentang kesetiaan, ada Blog orang Gresik yang nyandu kopi, ada Blog bapak rendah hati yang sedang uji kebijakan kita, ada Blog mr.santri yang berencana menerbitkan bukunya, ada Blog pekerja IT yang baru jadi bapak, ada Blog saingannya Intel Inside yang sedang kelupaan tentang statistik,ada blog tukang banner yang terjaga oleh skripsinya,ada Blog mahasiswa hacker yang bukan cracker yang dengan jujur mengakui kegaptekannya sehingga kehilangan sedikit kedudukan PageRank-nya, ada Blog anti Paham yang itu yang malah bertanya tentang avatarnya sendiri, ada Blog mahasiswa yang berani tanpa tedeng aling bin jujur yang menghibur diri dari cercaan kelompok yang itu dengan cara bersenandung ria, tentunya ada juga Blog setengah anonim yang banyak dihujat orang dan kelompok yang itu juga yang sedang berusaha mengklraifikasi tentang manfaat berbeda pendapat itu, ada Blog Jurnalis muda yang sedang bernyanyi dangdut berjudul ‘tidak semua laki-laki’, ada Blog Sains In religion yang bertanya kesimpulannya, ada Blog anak muda alim yang sedang mengingatkan kita tentang kaum primitif, ada Blog Psikolog lajang yang mencoba menganalisis perkelahian tersebut, ada Blog Bang Horas yang sedang resah terkait ayahandanya, tentunya ada Blog sang raja yang terbahak-bahak melihat “baku hantam” itu dengan menyindir nyanyian si dewa renjana, akhirnya ada Blog yang menjadi juri dari sang terpilih. [...]
April 7th, 2007 at 14:27
Mangkanya gua nggak mau diajak pindah ke Jakarta….meski duit banyak tapi capek di jalan… Mending pulang wae di Semarang mas…..he…he…he…
April 9th, 2007 at 10:10
Susah kalo semua kriteria itu di cari
kalo saya waktu itu cari rumah agar duit tabungan tidak hilang begitu saja.
Sekarang kalau mau ditempatin saya pengen kerja dari rumah aja, gak mau pergi2, soalnya rumahnya jauh.
Usul, coba cari didaerah petukangan jl. wijayakusuma. Ada kenalan beli di komplek baru.
jauh dekat tanpa macet? pasti ada apa2nya
April 9th, 2007 at 13:07
kemarin saya ke kota wisata, di sana baru buka cluster baru, bellevue, budget mesti sekitar 400jt’n…
pihak kota wisata bilang kalau des 2007 mereka akan buka akses lewat tol JORR…
April 9th, 2007 at 17:55
# Dian: ya akses dari kota wisata ke JORR itu lewat samping rumah saya jatiwarna atau komsen (antara dua pintu itu)
# Lutfi: Aku soalnya dah kecanduan hidup di Jakarta …hehehe
April 10th, 2007 at 18:57
wah, kalo anjar udah kasih info, yah emang bintaro, bsd, alam sutera dan sekitarnya emang pilihan terbaik
kecuali ngelobi goklas tn2, buat nyariin lelangan BPPN di wilayah tebet atau bintaro
April 11th, 2007 at 11:40
Rom, di deket rumah ku di daerah rancho indah tanjung barat ada pengembang independen yg lagi mau bangun kluster rumah ukuran sedang (tanah 150 m2 an). Kata bojoku harganya sekitar 350an. Lokasi dekat bersebelahan dengan kompleks rancho indah (lumayan asri), pinggir tol keluar kompleks langsung masuk ke tol simatupang. Relatif deket kemana2, carefour atau giant lebak bulus 10 menit lewat tol, cijantung (tk/sd/smp PB sudirman, sman 39 koppasus deket sktr 10 menit), jalan ke pusat kota (thamrin, sudirman, gatot subroto) banyak akses (tol jagorawi, kramat jati, condet, ps minggu, buncit, antasari, fatmawati…. lumayan lah tinggal pinter2 milih jalan). Masalah KPR, harusnya sih bisa…
April 11th, 2007 at 18:45
Rumah Tinggal 300 juta-an, Cluster, hanya 30 unit di Kampung Rambutan.
10 menit dari Tamini Square & Carrefour
5 menit ke Makro
3 menit dari Terminal Kampung Rambutan
Akses ke tol TB Simatupang – Pondok Indah sangat mudah.
Akses ke Bogor Raya sangat dekat
Halo semuanya, salam kenal. Saat ini kami dari L.J.Hooker sedang merencanakan untuk membangun 30 unit rumah dgn luas tanah 6,25 x 15 meter, Luas Bangunan 2 lantai sekitar 60 m2. Daerahnya sangat strategis tapi masih hijau. Rencananya Mei 2007 ini akan launching. Izin siteplan sudah keluar dari tatakota. Kalau sekarang sudah ada yang minat boleh lewat jalur pribadi email ke saya di davidchristovani@yahoo.co.id atau telepon ke kantor (021) 536 66 2 88
April 11th, 2007 at 22:40
Cluster kecil di sekitar ciputat, rempoa, cirende banayk Om. Harga berkisar 300-400Jt. Daerah ini dekat ke carefour, giant lebak bulus, PIM.
Tapi kalo berangkat ke kantor udah jam 6 ke atas ya macet Om…
April 12th, 2007 at 11:55
Masyarakat kota besar sperti Jakarta,Surabaya,Medan,dll dan para developer perumahan saat ini sudah saatnya merubah paradigma agar membangun atau memiliki rumah di flat/apartemen di tengah kota seperti halnya negara lain. Karena lebih hemat ruang tanah dan lebih dekat untuk akses ke tengah kota.
Kalau setiap keluarga harus beli rumah di pinggir kota dan berbentuk rumah spt saat ini bisa habis tanah di pinggir kota Jakarta seperti Depok,Bekasi,dll yang akan mengorbankan lahan persawahan
April 13th, 2007 at 9:22
saya sudah 1 thn ini tinggal di BSD. So far so good lah…ada transBSD ke RatuPlaza kurang lebih 1 jam, sarana lengkap (ITC,BSDJunction,WaterPark) Banyak cluster baru (Catalonia, The Green, Latinos) kisaran harga 200jt s.d 2M. Mau naik kereta juga bisa….ke stasiun Serpong. Soal makanan…jangan kuatir…di Pasar Modern sejublek ada semuanya….dan sekitar area BSD banyak makanan2 tradisional dari makanan padang, madiun sampe khas palembang ada…
April 13th, 2007 at 12:48
Makin rame dan lengkap nih informasinya
Thanks semuanya …
April 14th, 2007 at 1:41
coba Villa Ilhami om Roni. Pas di pintu tol karawaci. Kalau dari arah kebon jeruk sebelum pintu tol karawaci ada di sebelah kiri. Emang ngajarnya dimana? Binus? lebih enak lagi tuh.. bisa keluar di kebon jeruk…
April 16th, 2007 at 10:41
# Taufan: Thanks om, aku dah nggak ngajar di Binus
Ngantor di LIPI atau kalau sore di Brainmatics (menara bidakara). Meskipun sebenarnya kebanyakan sih di jalan …hehehe
April 18th, 2007 at 12:01
Wah, koq kebetulan saya punya keingintahuan yg sama dg mas Romi. Kalau membaca komen yang ada, saya koq jadi minder dg angka yang disebutkan. Jadi sementara saya ndoktor, saja mas Romi. Bangun pagi bisa langsung kerja di kantor. he he
April 18th, 2007 at 18:08
# Anto: Welcome to the jungle mas
April 19th, 2007 at 4:37
LJ Hooker mbangun rumah di Kp Rambutan ? Jadi pingin tau juga di sebelah mana, soalnya lama tinggal di Kp Rambutan.
Mau nanya langsung ke imelnya, gak enak juga, soalnya gak ada niatan beli.
Des 2007 Kota Wisata bikin akses ke JORR ? Mudah2an yang dimaksud adalah membantu memperbaiki jalan menuju JORR yg rusak berat. Kalau diliat sekarang, jalan dari Alternatif Cibubur masuk Ciangsana sudah diperbaiki berakhir sampai pintu belakang kota Wisata (useless kan, karena keluar pintu belakang kota Wisata tujuannya bukan balik ke Cibubur ?). Nah dari pintu belakang kota Wisata menuju Komsen (jalannya lebih baik ke Komsen daripada ke Jatiwarna) jalannya masih rusak total tuh …..
April 28th, 2007 at 8:59
Ohayo Gozaimas
coba daerah kebayoran baru.Itu ditengah tengah pusat bisnis jakarta
belakang hotel maharadja tuh masih asri lingkungannya.Kaloe harga emang ga masalah itu yang lumayan lah.
Arigato gozaimasta
April 28th, 2007 at 9:02
Atau perumahan dekat kampus saya
didaerah kebon jeruk
masih baru.
April 30th, 2007 at 18:51
Pak Romi…salam kenal utk istri dan anak2. Wah pindah ke Jatisari ajah pak…hhehehe. Orang tua saya di Bumi Dirgantara Permai. Kalo mau ke tol mah lewat puri gading juga…heheheh. Kalau saya pas plg ke ortu naik motor ma suami juga lebih enak lewat puri gading. Kalo gitu judul nya gak usah pindah pak. Pas banget ko tinggal di sana
May 3rd, 2007 at 16:08
Pak Romi…. meng’amin’kan apa kata pak Anjar Priandoyo, “Kalau masih kurang yakin juga coba contact independent appraisal”l. kebetulan saya Appriaser di Mega Apprasindo, saya di Div. Industri & Machinery, tapi kalo Bapak mau kami carikan, main aja ke kantor kami di Duta Mas Fatmawati (depan ITC Fatmawati), ntar rekan saya (dari div. Sipil) yang biasa nangani dan faham banget real estate bisa bantu Bapak. menurut saya sih, tinggal di sekitar Jakarta Selatan yang masih efektif dan effisien buat Bapak.
May 6th, 2007 at 8:15
Om Romi, saat ini saya + istri + anak tinggal bersama ortu di daerah Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dan alhamdulillaah sudah beli rumah di Sumur Batu sini juga… nomor satu karena ortu istri dan saya kompakan tidak membolehkan saya tinggal jauh-jauh, hehehe…
Tapi setelah dipikir-pikir -err..imho-, alhamdulillaah ini lokasi ideal Om, karena bisa dibilang selalu “melawan arus”. Trayek saya berangkat (saya naik motor), berlawanan arus dengan jalur padat orang berangkat kerja. Pas pulangnya, juga melawan arus padat orang pulang kantor. Kantor saya di Komplek Mega Kuningan (dekat Mal Ambassador), kalau naik motor hanya sekitar 20 menit, kalau naik mobil (kondisi macet), sekitar 45 menit. Kalau lancar, hanya 30-35 menit. Aksesnya banyak, jadi kalau macet di satu jalur, bisa ambil jalur lain. Cocok banget untuk orang gak sabaran dan gampang emosi di jalan kayak saya, hehehe…Sekolah, masjid, pasar, pertokoan, tempat makan, ndak usah dihitung, buanyak banget.
Tapi… ya itu… harga rumah udah lumayan mahal… Pas ngambil aja, sempet mau nangis darah, mikir bolak balik.. huhu.. Tapi Bismillah… jadi juga.
Semoga bermanfaat Om
May 14th, 2007 at 23:46
Salam kenal sesama warga vila besakih. Melihat requirement yang Pak Romi sebutkan. Menurut saya sih, Puri Gading sudah cukup ideal. Selain dekat akses tol dan tidak banjir, yang terutama buat saya adalah dekat dengan orang tua di Pd Gede. Warga di sana juga memiliki semangat untuk membangun komunitas yang baik bersama-sama.
Buktinya Bung Alvito masih betah tuch. Sorry kalo keliru.
(H3/10)
May 19th, 2007 at 15:04
Beli rumah jaman sekarang jangan cuma mikir enak ditinggali, tapi cari juga yang gain-nya tinggi jika jika dijadikan lahan investasi. Kalau acuannnya cuma nyaman dan aman, pasti gal bakal tercapai karena hampur semua pengembang sekarang bisa mengubah peruntukkan. Kepala Gading konon kabarnya dulu nyaman ditinggali, tapi sekarang enak buat investasi. BSD dulu mengklaim hunian yang asri dan harmoni, sekarang pada happy karena banyak area komerisial dibangun yang mendongkrak harga tanah. Dan banyak contoh lain. Jadi saran beta, cari kewasan perumahan yang nilai gain-nya tinggi dan prospektif sebagai ajang investasi. Soal aman dan nyaman, setelah dapat untung gede, cari lagi yang lain. Kan aman.
June 21st, 2007 at 11:59
Pak Romi, nama saya Rina, saya pernah melihat-lihat komplek puri gading, kebetulan dekat dengan rumah mertua saya, di Pondok Jati Murni,
Saya liat di Puri gading banyak rumah yang dijual, kenapa ya Pak ?
Kalau kondisi air di PUri gading bagaimana ? apakah air tanahnya bagus Pak? Sebelumnya terima kasih atas infonya ya Pak.
June 21st, 2007 at 18:20
# Rina: Waduh saya nggak ngerti kenapa banyak yang jual. Mungkin perekonomian sedang tidak membaik …hehehe. Air tanah untuk Vila Besakih kurang bagus, kecuali mau bikin sumur yang dalam. Tapi kalau cluster lain sepertinya cukup baik.
June 21st, 2007 at 22:03
hiiks…..gimana mau ikutan forum tukar rumah yaaaks…saya aja blum punya rumah…masih kost gtu om romy….
cuman numapng lewat jakarta aja ko…nih saya
misiii…buu….miii paaak….
June 22nd, 2007 at 14:16
Hallo mas romi mo tanya nih mas… apa mas sampai sekarang masih tinggal di puri gading? kalo boleh tau kualitas air tanah disana gimana mas? soalnya kami ada rencana untuk beli rumah disana. btw sewaktu banjir besar awal tahun ini di jkt & sekitarnya keadaan disana apa kena banjir juga?
thanks alot..
June 26th, 2007 at 11:36
mas romi sama saya sama… sama2 pusing mikirin rumah.. cuman bedanya kalo mas romi takut tua di jalan, kalo saya takut tua dikontrakan..
Tapi kalo mas romi mau ada rumah di daerah tebet, punya ncing ane tanahnye bangsa 70-an meter, bagunan rumahnye ude mo ambruk… harge kayaknye 80-100 juta… kalo berminat, nt kontak ane aje ye.. ok
AYO BENAHI JAKARTA
from pendukung adang-dani.com
June 27th, 2007 at 18:40
Gimana kalau di perumahanku saja, Mas. Perum Rungkut Jaya, sebelahnya Nirwana Executive. Aku gak pernah kejebak macet kalo ke kantor. InsyaAllah gak sampe tua di jalan, deh
Perumku juga lumayan tenang, jauh dari keramaian.
Aku beli rumah juga masih terjangkau kocek pegawai swasta. Meski harus dicicil 4 tahun. Gimana? Tertarik?
Pertama yang harus dilakukan: sampean pindaho Suroboyo dhisik!
June 29th, 2007 at 15:19
memang mencari rumah sesuai kebutuhan mas, selain jarak ke kantor jg faktor nilai jual kembali, kalau beli di wilayah jakarta otomatis harganya mahal, jika kantor di sudirman paling enak beli rumah di benhil. kalau kantor di thamrin beli rumah di menteng..tetapi orang seperti mas romi yg harus mobile dari daerah menteng ke daerah selatan depok ciputat…cape dech, orang sekalas mas romi memang seharusnya memiliki helikopter
utk menunjang kegiatan tsb, krn kl pake motor gak mungkin ya……..malu sama posisi
, sy pun demikian, tinggal di bintaro sektor 5 kantor di sudirman hanya hari senin dan jum’at menggunakan mobil/feeder busway (1,5 jam) selasa-kamis naik motor (30-40 menit), mungkin krn hari itulah arus lalu lintas dari daerah saya tidak terlalu padat shg bisa menggunakan mobil..tp kalo lebih dari segitu hari itu memang lagi sial.., mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan krn dr bintaro ke ciputat dan depok tidak terlalu macet….yah itulah jakarta yang tata ruangnya mengharuskan warganya hilir mudik untuk mencari makan….btw kl mau tukeran rumah di daerah bintaro bisa sm sy krn orang tua di sekitar pd gede dan mertua di bintaro…
July 2nd, 2007 at 11:22
Halo Om Romi Sartia Wahono, ni kalo belum ketemu rumah (dgn lokasi) idamannya.. :
try Puri Pesanggrahan. depan kompleks Nuansa Pesanggrahan. ada perumahan kecil dengan beberapa kavling saja. eksklusif, kompleksnya sendiri gak akan banjir krn tinggi. baru dibangun2, as I write this now, baru dibangun sekitar 20% saja. gak tau soal per-KPR & harga percisnya ndak tau, tapi daerah2 sekitaran situ tanahnya masih 1jt an per meternya.
( – ) : akses utamanya memang rawan kerendem 10-20cm klo lg musim banjir.. -aku ndak tau soal jalan belakang ato gimananya- tapi gak masalah laah klo cuman setinggi betis di jalan kan. ~jakarta maah biasa..
( + ) : hanya 6 km dari BLOK M.. 6 boos, 6! naik motor bisa cuman 15 menit di hari Senin pagi sekalipun.
( + ) : banyak jalan alternatif dari CBD => jln panjang – joglo – kostrad +/-14km | tanah kusir – kodam +/- 20km | mayestik – cipulir – ciledug raya +/- 8 km
( – ) : 3 jalur utama menuju lokasi tsb memang macet kalo jam2 pulang kantor. ~yah namanya juga Jakarta
mnurut saya gini nich Oom, orang domisili bekasi emang mindsetnya pasti bekasi, yang bintaro juga pasti mikirinya ke bintaroo mulu ..sektor 7, 9, 11 lah, klo perlu 14 sekalian yang udah nun jauh disana ngelewat2in jombang, Ciledug.. mungkin udah betah sama suasananya kali’ ye? maka itu Om, jangan mikirin suasana lokasi, yang penting JARAK. “biar gak tua di jalan”
Ayo pindah situ ajah.. Om RSW klo jadi pindah kesini kita tetangga’an, heheh (soken ah)
July 3rd, 2007 at 19:29
Di BSD aza om, ada feeder buswaynya dgn 3 jurusan, bsd-manggadua, bsd ratu plaza n bsd-pasar baru. Ada KRL biasa n Ac ke sudirman n tanah abang. Bsd dikelilingi tol, mau ke Bintaro, PI, Cibubur, Bogor, Cikampek dan Bandung semua akses tol. Enak ga macet. Cuma hrg rumahnya gila bgt, Kavling paling murah 1,5 jt/m. Rumah yang di cluster baru paling murah 500 an jt dgn luas tng bgn 120/60 an. Saya hunting rumah bsd selama 2 th n baru 1 bln ini dapat. Banyak tipe cluster di BSD. Lengkap, kalau mau belanja ga perlu ke Jkt, sdh ada carrefour, giant, makro, hypermart, matahari. Sekolah lengkap ada AlAzhar, Cikarl harapan, Stella Maris, ursula. orra et labora, binus, insin cendikia py pak habibi, dealer mobil lengkap, restoran byk n jgn takut kelaparan. Sport center lengkap plus golf. n yg penting ga ada banjir di bsd. Wah pokok e T O P B G T dah om.
Kalau di cibubur macet bgt, dari kota wisata or raffles kalau pagi n sore mctnya 1 jam, apalagi hr libur. Baru kmrn minggu sy kesana dgn bermacet ria.
Kl Bekasi, akses tol yg mct. Weleh…..weleh….weleh kyk ada si komo lwt.
Kl mau di bsd kontak sy aja nanti sy guide deh keliling bsd.
July 5th, 2007 at 16:31
Saya kemarin cek, dae cijantung, dalam kondisi macet ke kota (arah senen) sekitar 1,5 jam. Pas malemnya, jam 8 an, 3/4 jam doang. Harga kavlingan tanah 800ribuan, udah tinggal bangun. dari mal cijantungnya masuk sekitar 2 kiloan. Lumayan sii, tinggal 7 unit. Kalo mau tanya2 juga ke orangnya langsung di 99259329
Btw, mas yang di Puri Pesanggrahan, boleh share dooonk. Kirim2 email ke wiedcom@yahoo.com. AKu pengen liat2 juga…heheh
July 25th, 2007 at 14:27
bang…jangan di bekasi ya…
udah penuh soalnya..biar saya gak nambah macet gitu…:P
July 30th, 2007 at 16:53
Mending tinggal di brebes aja mas…anti macet anti banjir…subur makmur gemah ripah loh jinawi….
August 23rd, 2007 at 22:10
abis baca dari atas sampe bawah,,,,,,jadi makin pusing….
niatnya sih nyari yg asri (udara baik) bagus buat anak (tau anak siapa)
tertarik sih sama bsd tp udh terlanjur mahal. ada alernatif selain bsd ga? dgn kriteria nyerempet2 dikit. minta komen tentang alam sutera dong.
thx guys
August 27th, 2007 at 8:52
pak…saya adalah pengantin baru…
,
kebetulan saya lagi nyari nyari kontrakan di villa besakih….puri gading pondok gede.
bisa ada tolong informasi nya ngak pak????
info nya bisa kirim ke johan@oscar.co.id atau boleh chating di id : zoskid
maksih bos bos, mas boy mas boy dan teteh teteh
September 19th, 2007 at 11:19
Mau tanya donk..kalo bangun rumah skrg…biayanya berapa sih per meter, yg paling murah ya…tks
September 22nd, 2007 at 20:33
Wah pak Romi
Alhamdulillah dah tinggal di Puri Gading, tempatnya oke
dan jaraknya ke sudirman-tamrin make sense banget.
(naek motor kurang dari 1 jam mau macet kayak apapun)
BSD, Depok, Cibubur, ato yang laen mah kalah semua atuh
gmana sih ngasih idenya? hehe
September 28th, 2007 at 19:59
Salam pada Mr.Romo dan semua ada info baru nih berkenaan dengan Perumahan di Jatiwarna yaitu : Perumahan “Green Park”, perumahan eksklusif menengah ke atas yang bertetanggaan dengan “Puri Gading”. Rencananya akan dibangun 500 unit dengan berbagai variasi tipe 94/48 hingga 162/196(tnh/bgn), Harga dari kisaran Rp.199 jt(belum ppn), hingga Rp. 689 jt(belum ppn). Berbagai
Fasilitas antara lain 2 Community Center yang masing-masing memiliki kolam berenang, lalu juga akan dibangun lapangan basket, tenis, futsal dan taman bermain anak-anak. Tidak lupa yang paling menarik adalah tersedianya KAMERA CCTV sebagai fasilitas sekuriti. Untuk Kabel listrik dipakai sistim underground sehingga tidak merusak pemandangan. Sistem Tata Real Estate nya dirancang untuk bisa mencegah banjir….Untuk informasi lebih lanjut harap hubungi Charles-Marketing Green Park di 0813-1714-8732 atau di 8430-8888 Terima Kasih
October 7th, 2007 at 11:06
Menurut saya ada baiknya kalau Pak Romi bertahan di Puri Gading itu. Saya tinggal di Jatimakmur dari tahun 1980. Dulunya serasa di tempat jin buang anak. tapi sekarang akses masuk tol bisa kemana2. bayangkan kalo JORR (atau bahkan Outer JORR) sdh terealisasi, pasti kita dapat mengandalkan Pondok Gede ini.
So, I advice you to stay still…
NB: utk putaran Pondok Gede memang baiknya dipugar jadi semacam alun-alun di Mojokerto, Jatim begitu……
Best regards
October 16th, 2007 at 2:07
Hi,
Saya sudah memutuskan untuk di negri paman Sam aja menetap seterusnya! Makanya saya mo jual cept dan murah rumah saya yg terhitung baru. Sudah SHM lagih. Saya sih pasang infonya lengkap di http://www.promorealty.com/mega kebon jeruk/ joglo/jakbar. Waktu belinya kita sudah teliti dekat kemana-mana, dan akan dekat akses lingkar luar/outer ring road, belakang rumah akan dibangun jogging track oleh pemda DKI. Jalan depan akan diperlebar seperti Thamrin, etc. Baiklah kita tunggu DKI yg cepat menyelesaikan planningnya seperti yang diamanatkan didalam housing planning DKI.
Boleh hubungi saya kalau minat tanya karena harga nego berat nih, engga pernah sekalipun banjir, karena tinggi letaknya dan tidur nyaman enga berisik, ada satpam 24 jam.
+1-909-783-3646/ text message: +1-909-254-1696
October 19th, 2007 at 11:52
Hi,,
boleh ikutan, sy jg lg binggung neh,cari rmh yg murah,letak strategis yg bisa KPR sekitar JABODETABEK.sdgkan kami ber-2 (suami-istri) kerja di daerah sekitar grogol,kota,matraman dan sudirman.Bisa ada yg kasih info ga yah ??
October 28th, 2007 at 2:42
Wah, kalau tanah aja gmn mas? Ntar rmhnya bikin sendiri? klo info perumahan ga tau saia
November 19th, 2007 at 8:09
[...] Tidak lupa yang paling menarik adalah tersedianya KAMERA CCTV sebagai fasilitas sekuriti. Untuk Kabel listrik dipakai sistim underground sehingga tidak merusak pemandangan. Sistem Tata Real Estate nya dirancang untuk bisa mencegah banjir. Untuk informasi lebih lanjut harap hubungi Charles-Marketing Green Park di 0813-1714-8732 atau di 8430-8888 Dari thread di Lokasi ideal di Jabotabek Posted in Bekasi. [...]
November 29th, 2007 at 15:40
mau sharing aja,
saya sudah 2 bulan ini browsing rumah … baik di internet maupun jalan langsung. akan tetapi setelah berpikir2 terutamanya mengenai kemudahan akses, akhirnya saya dan istri memutuskan untuk menunda kepindahan dan tetap tinggal di rumah kami di perumahan daerah plumpang, jakut. banyak orang berpikir negatif tentang jakut, terutama banjirnya … padahal selama 23 tahun saya tinggal di sana, baru banjir 2007 kami ikut merasakannya, itupun hanya semata kaki.
dulu ngantor di sudirman, dengan motor hanya 30 menit, itu juga berangkat jam 7 pagi, bukan ba’da subuh. sekarang ngantor di cilandak, bawa mobil hanya 30-40menit (lewat tol) atau kalo naik motor hanya 40-50 menit (ini agak ngebut soalnya pake scorpio ….. wusss, 100kpj), karena melawan arus macet.
mo main tinggal ke ancol … 10-15 menit, belanja ke gading … 10 menit. akhirnya kami menunda keputusan pindah. mo liat beberapa tahun ke depan apakah banjir awal 2007 kemarin akan terulang kembali … kalo iya, mau gak mau harus survey2 lagi ……
utara tuh ain’t that bad, or is it becoz i’ve been here too long? …. hehehe
December 7th, 2007 at 18:03
Kadang keinginan dan realita tidak bisa berjalan seiring. Sy cenderung memihak pada realita dan longrun ketimbang keinginan semata. Sy belum pernah ketemu yg lebih bagus dari BSD. Inilah perumahan yg terlengkap fasilitas nya, dekat dengan Jakarta (via tol), ada jalan alternatif ke jakarta diluar tol.
Bintaro juga lengkap fasilitas nya, tapi tidak sebagus BSD. Bintaro lebih dekat lagi ke Jakarta, sayang nya banyak rumah tua di sana.
Kota Wisata lagi di rundung masalah, rencana nya JORR jalan tol mo tembus ke sana. Warga sana udah resah, berita nya udah banyak masuk koran. Anehnya kluster terbaru mereka (Bellevue) udah laku 95%, entahlah, apakah para buyers gak aware soal rencana itu, atau mau aja di kibulin marketing (kata mereka itu cuma isu doank).
Seluruh perumahan di pinggiran TransYogi (baca: Cibubur) itu gak recommended, transyogi macet berat (jam 5.00-9.00 dan jam 16.00-21.00). anda bisa tua di jalan.
Serpong juga ok, sama kayak BSD, hanya saja untuk ke Jakarta, gak ada pilihan selain via tol Kebun Jeruk yg biang macet itu. Jalan alternatif nya gak recommended, karena sempit.
Grand Wisata (Bekasi)??? Hidup segan mati tak mau, gitulah kondisi di sana. Beli di sana ibarat gambling. Kalo tol nya yg menuju ke sana di selesaikan, langsung harga di sana di jamin naik. Untuk sementara, warga sana musti pake jalan biasa yg macet banget pula.
Jadi dalam pikiran saya, urutan pertama di menangkan oleh BSD, kedua oleh Gading Serpong, ketiga, beli apartemen di tengah Jakarta (gw pribadi sih males tinggal di apartemen).
Kalo punya jiwa perintis dan enterpreneur, boleh di coba beli tanah di Limo Cinere, di sana akan ada rencana JORR dan Masjid Kubah Emas (wisata rohani). Jadi kelak di sana akan ramai kayak Transyogi. Beli skarang mumpung masih murah. Sy sudah beli tanah 500m2 di sana dan sangat excite menunggu perkembangan selanjutnya di sana (maunya kayak Transyogi dan Margonda, yg dulunya hutan tempat jin buang anak, kini jadi biang macet dan pusat ekonomi). Kalo tinggal di sana, untuk saat ini, anda bisa ke Carrefour Lebak Bulus, gak terlalu jauh jaraknya. Mall dan rumah sakit tinggal ke Pondok Indah aja, banyak di sana, juga gak terlalu jauh jaraknya.
December 11th, 2007 at 8:43
punten, permisi kutip mas…. aku dah 10 tahun di JKT dan masih bingung dengan master plan metropolitan ini.. dan masih enjoy dengan flexi home-alias sewa rumah…moga2 dengan bacaan ini segera dapet mutuisn dimana my idol home sweet fixed home-nya..tengkyu mas ROMI…..
January 21st, 2008 at 14:19
mmmm emang bingung kalau udh berkeluarga..pengen beli rumah yang deket Kantor (Jakarta) budget gak cukup bgt, sdh pasti pilih pinggiran Jakarta. Akhirnya pilih di daerah Cibinong-Bogor. Nggak apa-apa jauh perjalanan. Asalkan lingkungan tetap nyaman dan aman, demi Anak.
February 10th, 2008 at 19:48
Assalamu alaikum
wah-wah bingung to pak…
seperti saya aja pak…, numpang di asrama sekolah yang dekat dengan tempat mengajar, tempat kerja dan tempat berbisnis ?.
ato pindah kantor mungkin pak ?
)
( maksudnya kantornya yg dipindah…
ato dua-duanya ( kantor + rumah ) dipindah…
mana yg lebih mungkin…
wassalam
February 10th, 2008 at 19:54
kalo tidak mungkin, naik sepeda aja pak…
maksudnya sepeda yg ada motornya…
motor bensin ato motor listrik juga boleh…
kalo kepanasan bisa pake payung ato pake jas hujan + ac buatan sendiri.
nggak jauh to pak…?
kecuali kalo 100km ya jauh…
wassalam
February 25th, 2008 at 16:20
mas romi boleh ngutip ya permisi.. saya juga lagi bingung nih mau milih yang mana.moga2 bisa jadi nambah2 wawasan..makasih inputnya..
March 8th, 2008 at 3:23
udah ketemu belom pak rumah idel menurut pak romi?
mending di jogja aja pak, aman, nyaman, gak macet2 amat, TAPI YANG PASTI LINGKUNGANNYA AMAN, NYAMAN, bukan cuman sekitar rumah aja loh…
semoga pak romi dapet rumah yang ideal dech
NB: kalo bangun rumah jangan lupa….yg anti gempa..hehehehe
March 8th, 2008 at 16:57
#Wawan: Rumah ideal saya kayaknya yang saya tempati sekarang … hehehe
March 10th, 2008 at 17:38
ga’ ada yang tinggal di Condet ya?? Disana masih banyak tanah kosong dan banyak town house dan ada juga rumah yang dijual. Insya Allah ga’ banjir, strategis banget ke tol rambutan bisa bablas ke arah Pondok Indah, BSD, bisa juga bablas langsung ke Bandung…Busway juga ada.
March 15th, 2008 at 18:39
Pusing deh cari rumah…
*baru pulang dari muter-muter Bintaro*
March 15th, 2008 at 20:06
#Ollie: Sepertinya perlu nyoba keluar Tol Jatiwarna (JORR), banyak perumahan yang maknyus di sana
March 31st, 2008 at 16:37
PondoK keLapa Gmn?? aku suKa bangEt tinggaL di Pondok Kelapa… coba aja d…
April 26th, 2008 at 9:05
Ass Romi dan Wulan?
Apa kabarnya? Aku baru buka blognya nich..
Sebelumnya selamat ya.. sudah punya 5 putra-putri.Dulu pertamakali kenal Romi di PPI Jepang, di Saitama masih Single, terus menikah, boyong wulan tau2nya sekarang sdh punya anak 5,(kalau utk ini, kohai boleh ngalahin sempai nya..:-), anakku 3, perempuan semua).
Kita sekarang tinggal di Bintaro sektor 9 tepatnya di Jl. Kasuari (dekat MC Di). Sebelumnya tinggal di Bukit Pamulang Indah V(dekat Gaplek, pdk Cabe). Pulang dari Jepang April 99 ngetem dulu dirumah mama di daerah Cidodol, Keb. Lama. Juli 99 baru pindah ke Pamulang (krn harus sdh menentukan sekolah anak), s.d Juli 2005.Beli rumah di Pamulang, juga asal beli saja, kan waktu th 98 kita gak jadi pulang ke Indonesia krn sensei mas Nanto menawarkan postdoctnya, dan negara kita lg tdk aman.Nah uang persiapan pulang itu deh dibeliin rmh (mumpung yendaka, 1 yen =100 dari 20). Kebetulan ada temen mertua, anaknya mau jual rumah. Mula2nya aku tidak setuju, karena aku tahu Pamulang itu jauh, sedangkan nantinya mas Nanto kantornya di BPPT Thamrin.Mas Nanto akhirnya KO juga tinggal di Pamulang, bayangin tiap hari harus berangkat jam 5 atau paling telat jam 5.30. Kalau sdh lewat dari jam itu bisa 3 jam dijalan, begitu pula pulangnya sekitar 3 jam juga.Benar2 tua dijalan, bukannya macetnya saja, akses jalannya juga jelek. Selain itu tidak ada alternatif transportasi yg lain. Akhirnya dgn sedikit dipaksa mulai Jan 2005 kita setiap sabtu dan Minggu hunting cari2 rumah, yang juga tidak jauh dari sekolahan anak2(di Madrasah Pembangunan UIN, Ciputat). Sempat lihat Puri Laras, Ciputat, dekat dgn sekolahan anak2.Tapi kok mahal ya..dgn harga yang sama, kita bisa dapat rumah di Bintaro dengan luas tanah yang agak besar.Akhirnya kita fokuskan ke Bintaro mumpung tol belum jadi harga belum mahal. Akhirnya lewat broker kita milih rumah di Jl. Kasuari sektor 9. Lingkungannya enak, dengan kendaraan umum tidak jauh. Mau naik kereta bisa lewat Pdk Ranji atau Sudimara. Ada Trans Bintaro. Tidak jauh dari pintu tol pd Aren. Banyak tempat makan kalau kita lagi malas makan dirumah.Yang utama tidak banjir neh..terbukti waktu Feb 2007. Kita tidak terisolir, masih bisa jalan. kemana2.Sekarang dikompleks aku dgn luas tanah 90 m2 sdh kena 400 jt. Ayo mampir kerumah, utk lihat2 siapa tau tertarik. Kan dari Jatiwarna lewat JORR tidak jauh. Sebenarnya kalau mas Nanto lagi ngajar di SSTJ jatiwaringin (setiap Sabtu), aku pengen ikutan , minta anterin suami main kerumah Romi/wulan. waktu itu sdh pernah hub Wulan, tapi belum jadi2 ya..
Wass Wr Wb.
Ella Nanto
May 25th, 2008 at 11:29
di pejompongan aja pak. sangat strategis lokasinya. kemana2 mudah, fasilitas lengkap. rumah saya dijual ni…mungkin bapak mau beli? hehe.. *serius mode*
June 25th, 2008 at 11:45
Pak Romi
Terimakasih buat seminar yang disampaikan kemarin di UKSW, saya semakin bersemangat untuk menjadi seorang technopreonur, SEMANGAT…..
August 4th, 2008 at 8:27
Hello. I think you are eactly thinking like Sukrat. I really loved the post.
August 25th, 2008 at 9:54
@ om anjar p
itu lippo karawaci ya di karawaci..bukan di cikarang.
kalo lippo cikarang baru di cikarang..
pantes om romi nggak mau..hwahahaha
saran buat Pk Romi: BSD anti macet areal berkembang,,
trus jalan kalo mau ke daerah subroto juga lumayan..
itungannya kalo ke pondok indah lewat tol 10mnt, mungkin tambah 10 menit lagi deh kalo mau nyampe kantor.
kalo mau ke utara tinggal lewat tol dalam kota,,
dimana dari be es de ke tolnya sendiri tinggal lempeng lewat jalan yg besar juga(Jl. Raya Serpong)
harga BSD kisaran 200++..
October 4th, 2008 at 13:14
Hallo, mas Romi.
Saya ini justru punya problem kebalikan. Ber-tahun2 tinggal didaerah Tebet tapi bukan rumah sendiri. Saat ini terpaksa akan harus meninggalkan rumah tsb. Tapi mau bangun rumah sendiri didaerah mas Romi situ yang dekat dengan pintu JORR.Saya tidak bisa kasih solusi buat Mas Romi, hanya keterangan saja, harga rumah di Tebet LT/LB 130/100 jalan hanya 3 meter +/- 700san jt.
Apartment subsidi sekitar Pancoran tipe 33m2/2 kamar 180 jtaan.Kalo tinggal berdua dgn anak Balita ya masih cukup.
Karena dana saya cupet jadi saya ingin bikin rumah tumbuh didaerah mas Romi, tanah agak luas tapi tidak jauh dari pintu JORR. Mungkin bisa kasih saran? Saya dan bini kerjanya dekat2 Pancoran juga, kalo dari Tebet sih enak. Tapi apa mo dikata? Terpaksa harus hengkang. Sayonara, nanti sambung lagi. Bobb.
October 13th, 2008 at 16:22
Om Romy, aku denger di Puri Gading dulu sering dipakai untuk pembunuhan, makanya sekarang banyak yang mau dijual krn banyak anak anak yang tinggal disitu kena santet, hi hi hi takut, cepat tuh om romy pindah segera, jual murah aja rumahnya…………………..biar tak belinya
October 13th, 2008 at 16:27
Dasar makelar kodok, kayak di bursa efek aja bule bule kurang ajar nyari duitnya ama fakir miskin indonesia, ngisuin yg jelek biar saham dijual murah lalu kalau dah jatuh dia beli dasar bule edan
October 14th, 2008 at 18:13
Nice blog….. Semoga sukses….
October 20th, 2008 at 8:49
knapa gak coba aja nomaden..
pake mobil bergerak geetoooo..
heeee heeeeeee heeeee
October 21st, 2008 at 11:04
Mas Romi, salam kenal. Saya jg di Puri Gading (Blok C). Lagi minat rumah di green park. Tapi dibelakangnya tuh masih ada tempat pengadukan semen dan mondar mandir truck molen ya…(itu sementara or permanen ?). Buat Mba Rani, kl minat… di blok C ada yg mo jual tuh (krn orgnya pindah ktr, dan jd kejauhan) ;p
October 23rd, 2008 at 3:23
OOT dikit pak, (dikit apa banyak ya??!!)
pak rom, gmn caranya dapet beasiswa dari pak habibie?
ko rasanya ada interest gitu.. mmg harus jadi PNS ya pak rom kalo ambil beasiswanya..??!??
November 13th, 2008 at 15:32
wah enakan tinggal di vila nusa indah 5 Jati Asih
bebas banjir, cluster aman, dkt kota wisata n cibubur, akses ke JKT, bekasi, bandung bs langsung lewat JORR, mau ke cibubur or bogor bs lewat alternatif cibubur or langsung TOL ajah
November 16th, 2008 at 23:56
Mas Dwi
saya minat untuk melihat rumah dipuri gading yang mau dijual.maklum pasangan muda yg baru nikah tentunya cari rumah yg masuk budget.kabari ke email shinta_alexander2000@yahoo.com
November 21st, 2008 at 13:04
Weleh2 kok jadi pada ngiklanin rumah??? yo weis ora po2.
Kabarnya rusunami bisa dicicil per hari? apa bener tuh?
November 21st, 2008 at 18:36
mas Romi,
saya tinggal di jagakarsa, jaksel.
saya berencana mau beli rumah disini juga. lagi ada bukaan komplek perumahan baru. di sini lagi banyak model town house gitu.
kalo berminat nanti saya share info perumahannya.
thanks
salam “sok” kenal
November 21st, 2008 at 19:44
di BSD aja mas romi,
sekolah bagus, fasilitas oke punya,
20 menit ke carrefour/giant lebak bulus,
November 27th, 2008 at 13:19
di bambu apus aja
ada the bamboo (limited niih) masih baru
ada premiere estate
keluar tol bisa lgs di tanya dehh lokasinya
lingkungan masih hijau
November 28th, 2008 at 21:25
Di Pantai indah kapuk aja pak Romi.
Tinggal naik tol dalam kota ke kantor…..
bebas macet.
December 1st, 2008 at 10:36
saya ma suami skrg ini jg msh bingung utk menentukan mau beli rmh yg ndak jauh2 dr ktr suami daerah kuningan, ya dg harga yang terjangkau dibawah 200 jtan lah (hehe….ada ndak ya), saat ini msh kontrak di condet rmhnya pak haji he
December 6th, 2008 at 9:26
Breaking news!
Krisis global sudah mulai nendang efeknya di Indonesia. Hasil pemantauan saya di Desember 2008 ini, terjadi lonjakan significant (kategori drastis) penjualan unit rumah di Tebet. Sy menduga hal ini terjadi karena maraknya PHK, kenaikan gaji yg tidak bisa mengimbangi mahalnya kebutuhan hidup, dll. Artinya banyak orang yang BU (butuh uang) di Tebet dan potensial mau menjual rumahnya di bawah harga pasaran (tergantung seberapa mendesak kebutuhan uangnya). dengan harga dan lokasi yg sama, jelas orang milih rumah ketimbang apartment karena dapat luas tanah lebih besar, luas bangunan lebih besar, punya taman sendiri, dan bebas renovasi jika sudah bosan dengan bentuk rumahnya (apartment mentok2x sebatas design interior aja, bangunannya gak bisa diapa-apain lagi).
December 19th, 2008 at 9:17
Pak … Bu …
Mohon petunjuk, saat ini saya bekerja di Klp Gading dan istri di mega kuningan berniat mencari rumah kisaran < 130 jt. Yg terbersit dikepala kami berdua adalah daerah sekitar Bekasi selatan *yg diawali dg Jati .. bla ..bla* dan depok.
Menurut bapak dan ibu, dg area tmp kami kerja tersbt dan masuk dlm bujet yg kami miliki kira2 mana yg lebih baik dilihat dari jarak tempuh PP termasuk jg dihitung macetnya, lingkungan tmp tinggal *banjir, adem, aman??*
*
ato sekiranya ada alternatif lain dari 2 tmp tersbt yg lebih dekat *ini yg saya nanti2kan
Mohon pencerahannya dan infonya bisa jg lewat imel saya : mulki@component.astra.co.id
many thanx
Wassalam,
mulki akbar
March 31st, 2009 at 10:54
mf begini rencanaNya saya pengen bli rumah di daerah karawang kira2 yang bgus kya gmana ya
April 1st, 2009 at 16:54
Sekian lama jadi pembaca setia tulisan Pak Romi saya baru tau sekarang kalau beliau tinggal bertetangga dengan rumah saya cuma beda komplek aja … saya di komplek Pondok melati indah Pak (agak naik dikit sih hehehe) blakang wrng sate tegal. Seneng pak
bisa membaca tulisan Pak Romi nambah inspirasi saya sebagai mahasiswa untuk jadi enterpreneur. TETAP SEMANGAT DALAM PERJOEANGAN
July 4th, 2009 at 23:06
hmm.. dua tahun dibahas di sini ternyata bp. romi masiiih… saja di puri gading.. kayaknya gak ada tempat tinggal yang sempurna sesuai keinginan..pasti ada kekurangan dan kelebihan..tentu di dunia, kita semua dalam rangka mempersiapkan diri, berusaha untuk bisa tinggal di surga…tempat kembali yang sempurna…aamiin…
August 17th, 2009 at 7:39
Mas Romi untuk pertimbangan perlu saya berikan untuk Kota wisata dan Citra Gran serta Rafless Hills. Ketiganya bagus sebagai perumahan yang eksklusive dan sejuk. Tetapi hati2 dengan adanya rencana Jalan JORR2. Pemda Depok, Bogor dan Bekasi tidak pernah transparan tentang penyambungan Jalan Jorr2 antara Depok – Jagorawi – Cibitung. Padahal sangat mungkin sekali rencana jalan tol ini pasti menggilas ketiga perumahan ini, karena pembebasan tanahnya sudah diberitakan akan mencakup Raffless Hills Blok EE, dan tentu saja akan menyambung ke Timur, tidak mungkin berhenti begitu saja di Raffless hills. Memang akan diberi “ganti untung katanya” dalam pembebasan tanah dan rumah.
Tetapi setiap ganti untung sebenarnya yang untung adalah pimpinan proyek pembebasan rumah dan tanah, bukan keuntungan pemilik lahan. Kedekatan dengan sekolah anak, rumah sakit, swalayan, pusat perbelanjaan dan pompa bensin tidak pernah jadi nilai tambah apalagi design rumah yang bagus karena yang dinilai hanya NJOP wilayah dan taksiran harga kasar rumah oleh tim penilai dan ini rumah design bagus bentuk jelek tetap nantinya akan roboh karena harus dibuldoser. Jadi bukan jadi pertimbangan dalam pembebasan lahan dan bangunan. Jadi hakikatnya tetap ganti rugi dan ganti rugi tersebut karena pembebasannya berdasarkan nilai NJOP saat penetapan harga oleh Panitia pengadaan tanah untuk jalan Tol.
Maka waspadalah….
August 18th, 2009 at 13:50
Kota Wisata katanya ada rencana buat jalan tol yang tembus langsung ke JORR pintu Jati Warna (jadi ngga perlu lewat komsen lagi untuk ke JORR).. belum lagi rencana JORR 2 yang ke arah Cinere – Depok
Kalo bener bakalan hebat nih Kota Wisata… makin bertambah akses nya nih..
Sekarang aja Kota Wisata bisa akses lewat depan jl transyogi (langsung masuk tol jagorawi) atau lewat belakang (Ciangsana-Komsen-langsung tol pintu Jati Asih.
Saya rencana mau beli kavling disana.. kalo semua jalan sudah dibangun.. tinggal bangun rumahnya( sambil ngumpulin duit dulu) Hehehe..
Kota Wisata is my dream living home…
August 23rd, 2009 at 1:09
Mas Romi, kalau dari saran diatas cenderung di Cibubur (Kota wisata dan Citra Gran serta Rafless Hills) dan mas Romi tertarik, mungkin bisa dipertimbangkan juga di Pondok Cibubur. Lokasinya dari Cibubur junction ke jl radar Auri. Memang jika jam-jam padat masih krodit di Cibubur junction, tapi perumahan itu benar-benar diatas tanah seperti mas Romi inginkan. Ada rekan saya yang rumahnya akan dijual di Pondok Cibubur Blok G2/2. LT/LB 150/80 dan mintanya 350jt nego. Kalau di Kota wisata dan Rafless Hills sudah pasti >400jt.
December 11th, 2009 at 23:45
[...] dsb. Melanjutkan tulisan saya dua tahun lalu ( halah, lama amir om! ) yang berjudul Lokasi Rumah Ideal di Jabodetabek, saya mencoba membagi hasil review yang saya lakukan sejak november 2009. Lha kenapa kok tiba-tiba [...]
December 21st, 2009 at 14:11
di jagakarsa residence aja…
December 26th, 2009 at 15:56
[...] dsb. Melanjutkan tulisan saya dua tahun lalu ( halah, lama amir om! ) yang berjudul Lokasi Rumah Ideal di Jabodetabek, saya mencoba membagi hasil review yang saya lakukan sejak november 2009. Lha kenapa kok tiba-tiba [...]
February 1st, 2010 at 17:17
kayaknya rumah yang ideal buat anda sekitaran arteri pondok indah…… nggak jauh ke thamrin dan juga searah ke pondok indah…..kelihatannya mending beli rumah bekas (karena disekitaran lokasi tersebut tidak ada perumahan baru). Alternatifnya : jln. praja, tanah kusir, dskt
March 18th, 2010 at 21:34
mas RSW mo beli tanah ?
coba aja mas tengok yang ini http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3552226 sapa tau cocok
June 12th, 2010 at 23:04
haha…kayaknya lebih enak tinggal d Jawa deh…
(http://dyanzaa06.student.ipb.ac.id/)
January 6th, 2011 at 9:04
Sy senang sekali nemu web bapak. pertanyaan sy skrg pak romi tinggalnya dimana pak? kebetulan suami sy baru saja pindah tugas di LIPI, dan sy butuh review perumahan dengan akses terbaik ke LIPI Gatsu(tidak banjir dan macet parah). Tuladong atau Widya Chandra jelas tdk mungkin jd prioritas sy,krn harganya nyekek
mohon bantuannya ya pak romi.
February 13th, 2011 at 2:51
Hanya info aja buat teman2 yang mau beli rumah di cikarang lokasi 1km dari pusat kota cikarang,dekat stasiun kereta,stasiun bis,grosir SGC,fasilitas lengkap,rumah sakit,sekolah,mini market,dan PAM mandiri(WTP)uang muka tergantung kemampuan anda proses KPR dibantu sampai akad kredit.ada yang berminat hub 081280460337
September 28th, 2011 at 9:22
Mas Romi untuk pertimbangan perlu saya berikan untuk Kota wisata dan Citra Gran serta Rafless Hills. Ketiganya bagus sebagai perumahan yang eksklusive dan sejuk. Tetapi hati2 dengan adanya rencana Jalan JORR2.
October 19th, 2011 at 11:00
Halo pak Romi, kalau menurut saya lokasi Perumahan Puri Gading sebenarnya sudah cukup strategis. Tapi bila bapak tidak ingin terlalu banyak kehilangan waktu akibat kemacetan di jalan, sebaiknya pak Romi beli rumah ke dua yang lokasinya lebih dekat ke pusat kota Jakarta. Pada akhir pekan baru bapak “go home” ke rumah utama di Puri Gading.
October 25th, 2011 at 14:37
Dear P Romi,
Saya sarankan ambil di tengah kota, banyak perumahan daerah Jakarta Pusat seperti Cibulan, Cipayung, Ciomas atau Tebet yang harganya mirip dengan pinggiran (fyi, daerah depok, lebak bulus, cinere rumahnya sdh mahal2).
Kakak saya tinggal di Pusat dengan harga beli sekitar 1M, direnovasi seratus juta, urus sertifikat, dll beres dalam wkt 6-8bulan bisa ditempati. Pertimbangannya kalau mau dijual lagi bisa lbh tinggi dan lbh cepat.
Berminat?
January 19th, 2012 at 4:26
tips…
[...]RomiSatriaWahono.Net » Lokasi Rumah Ideal di Jabodetabek » e-Learning, Software Engineering, Personal Branding, Corporate Blogging, Internet Marketing, Knowledge Management and Open Content[...]…
April 21st, 2012 at 4:32
|portal|direktori|cirebon|media|portal informasi|dilengkapi|peta|online|wilayah|cirebon…
[...]RomiSatriaWahono.Net » Lokasi Rumah Ideal di Jabodetabek » e-Learning, Software Engineering, Personal Branding, Corporate Blogging, Internet Marketing, Knowledge Management and Open Content[...]…