Ciyus, Cumpah, Ngeblog itu Wow Banget!
27 Oktober, hari blogger! Lha kok sepi? Ya sudah banyak blogger yang lupa dengan hari jadinya, termasuk saya hehehe. Social networking, khususnya facebook dan twitter, secara signifikan menggerus blog beserta aktifitas bloggingnya yang sebelumnya melegenda. Laporan dari Morgan Stanley Research menunjukkan bahwa, tidak hanya menghancurkan blog, social networking juga menghancurkan email, karena telah berhasil menggusur fungsi email sebagai alat komunikasi bahkan sejak tahun 2009. Saat ini pengguna Facebook menembus angka 1 miliar orang di seluruh dunia. Sedangkan pengguna dari Indonesia tercatat 50 juta, rangking 4 setelah Amerika, Brazil dan India (SocialBakers.com). Pengguna twitter juga tidak kalah, mencapai setengah miliar, dengan pengguna dari Indonesia mencapai 30 juta. Blog terlindas, tertebas, para blogger tidak aktif lagi ngeblog, tentu termasuk saya didalamnya
Di tahun 2012 ini, saya baru menulis sekitar 7 tulisan, plis jangan bilang wow!
Angka yang sama biasa saya capai dalam 1-2 bulan, di masa keemasan dunia blogging masih melanda beberapa tahun lalu. Mungkin tulisan saya tidak sebanyak dulu, tapi yang pasti aktivitas ngeblog tidak pernah benar-benar terhenti. Lha, kok bisa begitu? Ada yang menjaga saya, sehingga tidak bisa benar-benar lepas dari blog, yaitu masalah karir. Ya, blog adalah karir saya, ngeblog bisa menjaga bisnis saya dan ngeblog adalah kehidupan saya.
Menarik membaca buku yang ditulis oleh Carmine Gallo berjudul Rahasia Inovasi Steve Jobs (The Innovation Secrets of Steve Jobs). Yang membuat menarik adalah karena Carmine Gallo tidak hanya bercerita tentang bagaimana Steve Jobs membuat inovasi, tapi juga menguraikan bagaimana para inovator lain berdjoeang untuk menghasikan karya-karya besar yang bermanfaat untuk manusia. Gallo juga berhasil menyajikan sebuah benang merah, mengumpulkan karakter-karakter penting yang wajib dimiliki oleh seorang inovator. Dengan karakter-karakter inilah, para inovator bergerak dan berdjoeang sehingga akhirnya bisa menghasilkan karya inovasi yang legendaris di dunia ini. Pada tulisan ini saya menyajikan 5 karakter yang wajib dimiliki oleh para inovator, yang saya rangkumkan dari tulisan Carmine Gallo dan beberapa ide lain dari tulisan-tulisan saya di blog ini sebelumnya. Materi ini juga pernah saya sampaikan di seminar tentang technopreneurship di beberapa kampus.
Saya mengangkat kembali masalah gap akademi-industri, sebagai tema pada orasi ilmiah acara wisuda di
Hari Kamis, 19 Pebruari 2009, saya diminta mengisi satu sesi tentang entrepreneurship di PHP Developers Day 2009 yang diadakan di PDII LIPI Jl Gatot Subroto 10, Jakarta. Supaya unik, presentasi saya beri judul Programmer Entrepreneur. Inti dari presentasi saya adalah uraian tentang kiat dan langkah menjadi programmer yang berkarakter entrepreneur. Wacana ini perlu saya berikan karena saya pikir trend programmer di Indonesia, relatif lebih memilih bekerja di sebuah perusahaan yang established, daripada menempuh jalur wirausaha. Saya berharap para programmer berkarakter kuli, mulai pelan-pelan berubah menjadi programmer yang berjiwa entrepreneur dan memiliki kemampuan bisnis yang memadai. Materi saya kembangkan dan sesuaikan dengan judul posting ini, yaitu 5 Langkah Menjadi Programmer Entrepreneur. Tertarik? Klik dan lanjutkan bacanya 
Hari Jumat, 21 Nopember 2008 yang lalu, saya diundang PT
Menyikapi gap akademi-industri adalah tema yang saya angkat, ketika diminta menjadi keynote speaker di Seminar Nasional Sistem dan Teknologi Informasi (SNASTI) 2008 yang diadakan STIKOMP Surabaya pada tanggal 22 Oktober 2008. Karena saya tidak punya success story mengatasi gap akademi dan industri dengan strategi tingkat tinggi plus menggunakan berbagai model kebijakan yang penuh dengan teori, ya saya pilih judul diatas. Saya hanya punya cara lugu, cara kutu kupret plus katrok nan deso ala wong pedurungan Semarang, yang kian hari kian tergerus oleh roda-roda kapitalisme (halah
Sahabat saya, mas Nurul Hidayat, mulai semester ini memimpin Program Studi (Prodi) Teknik Informatika di
Saya punya hutang ke adik-adik mahasiswa untuk mengupload materi yang saya bawakan di Seminar Technopreneurship yang diadakan teman-teman Program Studi CCIT, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Depok, 10 Juli 2008 lalu. Bukan materi baru sebenarnya karena saya hanya menggabungkan beberapa tulisan saya tentang model bisnis di Internet dan beberapa teknik personal branding khususnya di dunia maya. Istilah marketing yourself saya ambil dari judul buku kecil tapi berisi hal besar
Apakah bisa mahasiswa IT yang lugu, polos dan kemampuan terbatas menjadi seorang entrepreneur yang tangguh? Jawabannya adalah sangat bisa! Saya ulas masalah ini di seminar bertema entrepreneurship yang diadakan oleh BEM VEDC Malang tanggal 11 Mei 2008 kemarin. Isi materi saya sebenarnya sama dengan 
Saya akhirnya memutuskan untuk membuka rahasia besar saya di posting ini. Ya, jujur saja, saya telah merasakan bagaimana hidup lebih dari 600 tahun. Saya bisa berpindah lokasi secara cepat layaknya jagoan pada film
Mas Romi, selama kuliah kan kita sebagai mahasiswa nggak sempat latihan berbisnis. Padahal aku tuh pinginnya begitu lulus langsung bisa mandiri alias bikin perusahaan sendiri. Gimana ya caranya. (Maria, Samarinda)



















































































