<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Rethink: Pengembangan Konten IlmuKomputer.Com</title>
	<atom:link href="http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/</link>
	<description>Learning, Researching, Entrepreneuring, Teaching, Motivating and Inspiring People</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 23:53:20 +0700</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Mahpudincell&#39;s Blog</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-207391</link>
		<dc:creator>Mahpudincell&#39;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 02:49:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-207391</guid>
		<description>[...] Rethink: Pengembangan Konten IlmuKomputer.Com [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Rethink: Pengembangan Konten IlmuKomputer.Com [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: david tukangiklan</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-133823</link>
		<dc:creator>david tukangiklan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 13:29:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-133823</guid>
		<description>perkenalkan mas saya orang baru didunia blogger.Tapi saya senang dengan cara pikir ikc dan pak Rommy, makanya sedikit-sedikit saya mulai menulis dari pola-pola yang diajarkan mas romi dalam blog dan ikc.

Terima kasih mas emang bermanfaat.

Maju terus mas dengan IKC.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>perkenalkan mas saya orang baru didunia blogger.Tapi saya senang dengan cara pikir ikc dan pak Rommy, makanya sedikit-sedikit saya mulai menulis dari pola-pola yang diajarkan mas romi dalam blog dan ikc.</p>
<p>Terima kasih mas emang bermanfaat.</p>
<p>Maju terus mas dengan IKC.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ronym</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-36014</link>
		<dc:creator>ronym</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2007 10:17:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-36014</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum.
Itulah perjuangan... 
Waktu pertama kali kami merintis pelatihan sempoa th 2001, peminatnya cuma 40 siswa ( 1 sekolah ). Namun setelah kami semakin serius menangani 2-3 th, menjadi 1.500 siswa itupun dari hasil hunting ke 100 SD di kota kami, kebetulan waktu itu masih tinggal di semarang. 
Itulah pengalaman, dari mulai Marketing Manajer sempoa, jualan makanan kecil yang dititipkan di beberapa sekolahan, bersama-sama teman mengelola suatu acara ( event organizer ), menjual jasa ngreparasi komputer, jual-beli komputer, menjadi asisten programmer, webmaster dan agrobisnis tanaman hias.

Kini mengabdi menjadi guru TIK di salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Surakarta atas permintaan bapak. Walaupun begitu masih ada beberap bisnis yang tidak bisa ditinggal. Kadang kita buat project kecil - kecilan yang hanya bisa untuk biaya makan keluarga selama 1 tahun. 

Sekarang sedang menunggu realisasi sebuah proyek yang cukup besar, em-em an walaupun tidak sampai angka Rp 3 M. Sinambi nunggu proyek itu jalan, mengerjakan digilib untuk SMA / MAN, dimulai dari tempat kami mengajar, merambah ke sekolah-sekolah yang lain.
Itulah perjuangan, mungkin sekarang cuma dapat Rp 5 Jt. Lain hari cuma Rp 50.000,-. Mungkin suatu hari dapat Rp 1 Triliun, kita tidak tahu. Itulah takdir ( rahasia Allah ). 
Khan yang penting bukan apa yang kita hasilkan kini, melainkan apa yang telah kita usahakan. Dan masalah uang kan hanya 1 masalah yang dihadapi manusia. Walaupun penting, tapi bukan yang terpenting. Dan menurut agama kita khan seseorang bukan diukur dari materi, kedudukan atau atribut tertentu. Yang diukur dan ditimbang adalah niat dan amal kebaikannya. 
Mimpi = cita-cita. Tidak dapat dibandingkan dengan kenyataan, karena memang belum terwujud. Suatu tujuan mulia tidak akan terhenti hanya karena komentar sinis orang lain atau saran dari orang yang kita cintai yang sebenarnya tidak ingin kita jatuh dalam kegagalan. Namun sekali lagi kegagalan adalah pelajaran. ia tidak berbohong kepada kita tentang apa yang salah dan apa yang belum sempurna kita kerjakan. 
Ingatlan ketika Rasulullah ditahun-tahun awal hanya mempunyai &#039;kawan&#039; beberapa orang itupun bukan merupakan orang orang yang mampu dan berkedudukan. Namun takdir Allah tidak pernah meleset, kelak dikemudian hari beliau adalah pemimpin sebuah kekhalifahan yang kekuasaannya 1 / 3 dunia, mengalahkan kerajaan romawi yang terkenal tangguh dan kokoh di dunia. Walaupun kenyataannya dalam benak beliau tidak pernah terpikir untuk cari kekuasaan. Beliau hanya menyampaikan amanat / wahyu yang mesti disampaikan kepada manusia. Tidak boleh mengurangi maupun menambahi. 
Wah maaf ini,,,, jadi panjang en beberapa komentar...
Pamit dulu en Wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum.<br />
Itulah perjuangan&#8230;<br />
Waktu pertama kali kami merintis pelatihan sempoa th 2001, peminatnya cuma 40 siswa ( 1 sekolah ). Namun setelah kami semakin serius menangani 2-3 th, menjadi 1.500 siswa itupun dari hasil hunting ke 100 SD di kota kami, kebetulan waktu itu masih tinggal di semarang.<br />
Itulah pengalaman, dari mulai Marketing Manajer sempoa, jualan makanan kecil yang dititipkan di beberapa sekolahan, bersama-sama teman mengelola suatu acara ( event organizer ), menjual jasa ngreparasi komputer, jual-beli komputer, menjadi asisten programmer, webmaster dan agrobisnis tanaman hias.</p>
<p>Kini mengabdi menjadi guru TIK di salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Surakarta atas permintaan bapak. Walaupun begitu masih ada beberap bisnis yang tidak bisa ditinggal. Kadang kita buat project kecil &#8211; kecilan yang hanya bisa untuk biaya makan keluarga selama 1 tahun. </p>
<p>Sekarang sedang menunggu realisasi sebuah proyek yang cukup besar, em-em an walaupun tidak sampai angka Rp 3 M. Sinambi nunggu proyek itu jalan, mengerjakan digilib untuk SMA / MAN, dimulai dari tempat kami mengajar, merambah ke sekolah-sekolah yang lain.<br />
Itulah perjuangan, mungkin sekarang cuma dapat Rp 5 Jt. Lain hari cuma Rp 50.000,-. Mungkin suatu hari dapat Rp 1 Triliun, kita tidak tahu. Itulah takdir ( rahasia Allah ).<br />
Khan yang penting bukan apa yang kita hasilkan kini, melainkan apa yang telah kita usahakan. Dan masalah uang kan hanya 1 masalah yang dihadapi manusia. Walaupun penting, tapi bukan yang terpenting. Dan menurut agama kita khan seseorang bukan diukur dari materi, kedudukan atau atribut tertentu. Yang diukur dan ditimbang adalah niat dan amal kebaikannya.<br />
Mimpi = cita-cita. Tidak dapat dibandingkan dengan kenyataan, karena memang belum terwujud. Suatu tujuan mulia tidak akan terhenti hanya karena komentar sinis orang lain atau saran dari orang yang kita cintai yang sebenarnya tidak ingin kita jatuh dalam kegagalan. Namun sekali lagi kegagalan adalah pelajaran. ia tidak berbohong kepada kita tentang apa yang salah dan apa yang belum sempurna kita kerjakan.<br />
Ingatlan ketika Rasulullah ditahun-tahun awal hanya mempunyai &#8216;kawan&#8217; beberapa orang itupun bukan merupakan orang orang yang mampu dan berkedudukan. Namun takdir Allah tidak pernah meleset, kelak dikemudian hari beliau adalah pemimpin sebuah kekhalifahan yang kekuasaannya 1 / 3 dunia, mengalahkan kerajaan romawi yang terkenal tangguh dan kokoh di dunia. Walaupun kenyataannya dalam benak beliau tidak pernah terpikir untuk cari kekuasaan. Beliau hanya menyampaikan amanat / wahyu yang mesti disampaikan kepada manusia. Tidak boleh mengurangi maupun menambahi.<br />
Wah maaf ini,,,, jadi panjang en beberapa komentar&#8230;<br />
Pamit dulu en Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Romi Satria Wahono</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-36005</link>
		<dc:creator>Romi Satria Wahono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2007 08:41:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-36005</guid>
		<description># Ronny: 1-4 sudah saya lakukan. Kenyataan kadang tidak seindah dan semudah teori :) Mas Ronny punya portfolio atau experience yang bisa dijadikan studi kasus? Kalau masih teori ya repot ....:D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p># Ronny: 1-4 sudah saya lakukan. Kenyataan kadang tidak seindah dan semudah teori <img src='http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Mas Ronny punya portfolio atau experience yang bisa dijadikan studi kasus? Kalau masih teori ya repot &#8230;.:D</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ronym</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-35996</link>
		<dc:creator>ronym</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2007 04:59:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-35996</guid>
		<description>Mau kerjasama ?
I am ready. Insya Allah.
Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau kerjasama ?<br />
I am ready. Insya Allah.<br />
Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ronym</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-35995</link>
		<dc:creator>ronym</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2007 04:57:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-35995</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum.
Begini kesimpulannya pak Romi...
1. Tidak menghilangkan kebersamaan dan unsur sukarela dalam penulisan artikel di ilmukomputer. Misalnya seperti wikipedia.org 
2. Urusan teknis yang tidak berhubungan dengan content ilmu komputer, bisa didelegasikan / dipekerjakan TIM khusus. Contohnya memasang + memenej CMS / blog ilmukomputer, pencari donatur, pencari konsumen, 
dll.
3. Yang bisa &#039;dikomersilkan&#039; misalnya :
a. &#039;menjual&#039; CD Ilmukomputer seharga Rp 5.000 - 10.000. Kalo cuma 1000 copy memang tidak terlihat hasilnya. Tapi kalo 10% dari siswa SMA + SMP ?. Jadi 10%x 6.823.994 x Rp 5.000 = Rp 3.411.997.000.
b. &#039;menjual&#039; fasilitas dan alat dalam satu paket &#039;digital library&#039;. Kalo satu sekolah / kampus seharga Rp 10.000.000. Maka jika ada 1.000 kampus / sekolah = Rp 10 Jt x 1.000 = Rp 10.000.000.000. 

Jumlah SMA se Indonesia 22.067, SMP 39.961 dan PT+PTS 2.741. Jumlah siswa SMP se Indonesia 4.203.857, SMA 2.620.137 ( sumber diknas.go.id ). 

4. Untuk menambah jumlah content secara exponensial bisa direct link ke wikipedia, digilib universitas se indonesia - se dunia, situs komunitas pecinta komputer, programmer, dll. 1 Juta artikel sih lebih...

Uang segitu cukup untuk menghidupi ilmukomputer selama 100 tahun, mungkin lebih, apalagi kalo diputar untuk &#039;ide&#039; lain. Dan paling hanya butuh modal 100jt ( dengan catatan efisien, efektif dan fungsional ).

Menjadi komitmen kita untuk memberikan &#039;pendidikan&#039; TIK kepada siswa dan mahasiswa se Indonesia secara murah, efektif dan aplikatif. Disamping juga memaksimalkan peran guru / dosen dan hardware komputer di sekolah / kampus. 
Begitu....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum.<br />
Begini kesimpulannya pak Romi&#8230;<br />
1. Tidak menghilangkan kebersamaan dan unsur sukarela dalam penulisan artikel di ilmukomputer. Misalnya seperti wikipedia.org<br />
2. Urusan teknis yang tidak berhubungan dengan content ilmu komputer, bisa didelegasikan / dipekerjakan TIM khusus. Contohnya memasang + memenej CMS / blog ilmukomputer, pencari donatur, pencari konsumen,<br />
dll.<br />
3. Yang bisa &#8216;dikomersilkan&#8217; misalnya :<br />
a. &#8216;menjual&#8217; CD Ilmukomputer seharga Rp 5.000 &#8211; 10.000. Kalo cuma 1000 copy memang tidak terlihat hasilnya. Tapi kalo 10% dari siswa SMA + SMP ?. Jadi 10%x 6.823.994 x Rp 5.000 = Rp 3.411.997.000.<br />
b. &#8216;menjual&#8217; fasilitas dan alat dalam satu paket &#8216;digital library&#8217;. Kalo satu sekolah / kampus seharga Rp 10.000.000. Maka jika ada 1.000 kampus / sekolah = Rp 10 Jt x 1.000 = Rp 10.000.000.000. </p>
<p>Jumlah SMA se Indonesia 22.067, SMP 39.961 dan PT+PTS 2.741. Jumlah siswa SMP se Indonesia 4.203.857, SMA 2.620.137 ( sumber diknas.go.id ). </p>
<p>4. Untuk menambah jumlah content secara exponensial bisa direct link ke wikipedia, digilib universitas se indonesia &#8211; se dunia, situs komunitas pecinta komputer, programmer, dll. 1 Juta artikel sih lebih&#8230;</p>
<p>Uang segitu cukup untuk menghidupi ilmukomputer selama 100 tahun, mungkin lebih, apalagi kalo diputar untuk &#8216;ide&#8217; lain. Dan paling hanya butuh modal 100jt ( dengan catatan efisien, efektif dan fungsional ).</p>
<p>Menjadi komitmen kita untuk memberikan &#8216;pendidikan&#8217; TIK kepada siswa dan mahasiswa se Indonesia secara murah, efektif dan aplikatif. Disamping juga memaksimalkan peran guru / dosen dan hardware komputer di sekolah / kampus.<br />
Begitu&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Romi Satria Wahono</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-35954</link>
		<dc:creator>Romi Satria Wahono</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 13:48:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-35954</guid>
		<description># Ronym: Jujur saja, aku malah nggak ngerti arah komentar mas Ronny ...hehehe. Ketika yahoo.com dan google.com fully jadi profit oriented, sepertinya jerry yang, larry page dan sergey brin tidak lengser sebagai pemberi saran hehehe. 

Coba dirangkumkan lagi idenya agar bisa dipahami orang dengan mudah. Paragraf tersusun dari beberapa kalimat, dan tentukan pokok kalimat dalam paragraf. Atur alur cerita dalam tulisan mas Ronny, sehingga seperti aliran ide yang jelas landasan berpikirnya. Aku tunggu komentar sistematiknya. Thanks :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p># Ronym: Jujur saja, aku malah nggak ngerti arah komentar mas Ronny &#8230;hehehe. Ketika yahoo.com dan google.com fully jadi profit oriented, sepertinya jerry yang, larry page dan sergey brin tidak lengser sebagai pemberi saran hehehe. </p>
<p>Coba dirangkumkan lagi idenya agar bisa dipahami orang dengan mudah. Paragraf tersusun dari beberapa kalimat, dan tentukan pokok kalimat dalam paragraf. Atur alur cerita dalam tulisan mas Ronny, sehingga seperti aliran ide yang jelas landasan berpikirnya. Aku tunggu komentar sistematiknya. Thanks <img src='http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ronym</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-35952</link>
		<dc:creator>ronym</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 13:08:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-35952</guid>
		<description>Tentang pembentukan tim &#039;profesional&#039; untuk mengurusi ilmukomputer, saya hanya bisa menduga apa yang akan terjadi ( semoga tidak terjadi ) :
1. Tim profesional yang ada dalam hal kerja dan &#039;kepandaian&#039; mengolah content, tidak seperti yang kita duga / harapkan sebelumnya. Ini terjadi karena kita berharap ada orang lain yang menyelesaikan pekerjaan kita, padahal sebenarnya kitalah yang &#039;lebih ahli&#039; dalam hal tersebut.
2. Tim profesional yang ada kehilangan arah dan tujuan yang telah ditetapkan.  Ini terjadi karena perbedaan persepsi, pengetahuan dan kebiasaan antara tim profesional dengan &#039;founding father&#039; ilmukomputer.
3. Tim profesional yang ada menuntut materi yang lebih, karena merasa mengurusi hal yang penting dan menyetarakan dengan gaji profesional IT sejenis.
Dari tiga &#039;kemungkinan&#039; tersebut, ada beberapa hal yang bisa ditarik kesimpulannya :
a. Mencari dan memahami &#039;masalah sebenarnya&#039;.
b. Mencari solusi masalah yang tepat.
c. Dan tidak melupakan &#039;founding father&#039; ilmukomputer. karena biasanya kalau lembaga non profit jadi profit, orang yang pertama kali lengser adalah &#039;penyumbang pemikiran&#039;. 
Dan ilmukomputer akan kehilangan nuansa &#039;kebersamaan komunitas / pecinta komputer&#039; dan artikel yang ada akan dipenuhi oleh barisan artikel yang kurang menjiwai karena tidak timbul dari  pengabdian / keprihatinan untuk mengajarkan ilmu yang dipunyai. Ibarat Guru sudah menjadi &#039;pekerjaan&#039; dan bukan &#039;pengabdian&#039;
Rasulullah pernah bersabda &#039;jika suatu urusan tidak diserahkan pada ahlinya, maka tunggu saat kehancurannya&#039;. Ya, &#039;the right man in the right place&#039;. 
Kalo sekedar content, di &#039;internet&#039; khan ada jutaan bahkan milyaran artikel, foto, ilustrasi, video tentang komputer dan sebagainya.
Kalo sekedar &#039;mengurangi beban kerja&#039;, tinggal minta tolong &#039;bagian-bagian dari kerja&#039; yang tidak sanggup dikerjakan sendiri. Tapi bukan dalam hal yang pokok / inti. Misal tugas yg bisa didelegasikan adalah mencari donatur, mencari penyumbang artikel, mengurusi teknis pengelolaan content ( domain, artikel, security jaringan ), mengetik proposal, mengurusi e-mail masuk, nyupir kendaraan, nyapu ruangan { hanya misalkan } ).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tentang pembentukan tim &#8216;profesional&#8217; untuk mengurusi ilmukomputer, saya hanya bisa menduga apa yang akan terjadi ( semoga tidak terjadi ) :<br />
1. Tim profesional yang ada dalam hal kerja dan &#8216;kepandaian&#8217; mengolah content, tidak seperti yang kita duga / harapkan sebelumnya. Ini terjadi karena kita berharap ada orang lain yang menyelesaikan pekerjaan kita, padahal sebenarnya kitalah yang &#8216;lebih ahli&#8217; dalam hal tersebut.<br />
2. Tim profesional yang ada kehilangan arah dan tujuan yang telah ditetapkan.  Ini terjadi karena perbedaan persepsi, pengetahuan dan kebiasaan antara tim profesional dengan &#8216;founding father&#8217; ilmukomputer.<br />
3. Tim profesional yang ada menuntut materi yang lebih, karena merasa mengurusi hal yang penting dan menyetarakan dengan gaji profesional IT sejenis.<br />
Dari tiga &#8216;kemungkinan&#8217; tersebut, ada beberapa hal yang bisa ditarik kesimpulannya :<br />
a. Mencari dan memahami &#8216;masalah sebenarnya&#8217;.<br />
b. Mencari solusi masalah yang tepat.<br />
c. Dan tidak melupakan &#8216;founding father&#8217; ilmukomputer. karena biasanya kalau lembaga non profit jadi profit, orang yang pertama kali lengser adalah &#8216;penyumbang pemikiran&#8217;.<br />
Dan ilmukomputer akan kehilangan nuansa &#8216;kebersamaan komunitas / pecinta komputer&#8217; dan artikel yang ada akan dipenuhi oleh barisan artikel yang kurang menjiwai karena tidak timbul dari  pengabdian / keprihatinan untuk mengajarkan ilmu yang dipunyai. Ibarat Guru sudah menjadi &#8216;pekerjaan&#8217; dan bukan &#8216;pengabdian&#8217;<br />
Rasulullah pernah bersabda &#8216;jika suatu urusan tidak diserahkan pada ahlinya, maka tunggu saat kehancurannya&#8217;. Ya, &#8216;the right man in the right place&#8217;.<br />
Kalo sekedar content, di &#8216;internet&#8217; khan ada jutaan bahkan milyaran artikel, foto, ilustrasi, video tentang komputer dan sebagainya.<br />
Kalo sekedar &#8216;mengurangi beban kerja&#8217;, tinggal minta tolong &#8216;bagian-bagian dari kerja&#8217; yang tidak sanggup dikerjakan sendiri. Tapi bukan dalam hal yang pokok / inti. Misal tugas yg bisa didelegasikan adalah mencari donatur, mencari penyumbang artikel, mengurusi teknis pengelolaan content ( domain, artikel, security jaringan ), mengetik proposal, mengurusi e-mail masuk, nyupir kendaraan, nyapu ruangan { hanya misalkan } ).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ronym</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-35951</link>
		<dc:creator>ronym</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 12:45:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-35951</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum pak Romi.
Walau agak terlambat tulis komentar ( ya karena menemukan artikel ini juga kebetulan, pas lagi searching yg lain ). Kebetulan kita juga sedang punya project website dan Digital Library. Rencananya sih tahun depan mau dikembangkan digilib untuk SMA / MAN se Jawa Tengah.
Masalah klasik di kita juga sama. Dari mulai dana yang minim, guru yg belum mudheng cara mengoperasikan komputer apalagi internet, belum tahu apa yg akan ditulis di web / digilib, dll. Semuanya menambah kerunyaman masalah yang sudah bermasalah. Tapi kalo mau jujur, masalah bisa selesai dengan cara memanfaatkan apa yang ada. Dan bukan terlalu mengharapkan apa yang belum ada.
Sebagai contoh kalo di sekolahan, lebih mudah mengajari siswa tentang komputer, daripada mengajari guru pelajaran selain TIK tentang komputer. Kebetulan saya juga guru TIK merangkap webmaster. Jadi sedikit tahu problematika yang muncul di sekolahan. Plus sudah berwirausaha di berbagai bidang selama 6 th sehingga punya beberapa cara pandang tentang suatu masalah. Wajarlah kalo terpengaruh oleh &#039;cara berfikir  wirausahawan&#039; yang berfikir efektif, efisien dan fungsional.
Jadi dalam kasus kami lebih mudah &#039;memanfaatkan&#039; siswa untuk membantu fungsional digilib dan website daripada &#039;memaksa&#039; guru untuk memanfaatkan digilib dan web yang ada. Karena toh apapun hasilnya, jika kita melibatkan siswa dalam &#039;proses&#039; sama saja merupakan &#039;pembelajaran&#039; bagi dia. Siswa jadi mengerti betapa sulitnya membangun sistem, content dan menarik minat sesama siswa untuk memanfaatkan digilib yg telah disediakan. Dan secara tidak langsung siswa berfikir bagaimana dan apa content yang akan dibuat untuk digilib. Dan sering terjadi content yang akan dibuat merupakan materi / pelajaran yang belum dimengerti / belum diajarkan oleh gurunya. Sehingga secara tidak langsung juga &#039;dipaksa&#039; dan &#039;penasaran&#039; tentang materi / pelajaran tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum pak Romi.<br />
Walau agak terlambat tulis komentar ( ya karena menemukan artikel ini juga kebetulan, pas lagi searching yg lain ). Kebetulan kita juga sedang punya project website dan Digital Library. Rencananya sih tahun depan mau dikembangkan digilib untuk SMA / MAN se Jawa Tengah.<br />
Masalah klasik di kita juga sama. Dari mulai dana yang minim, guru yg belum mudheng cara mengoperasikan komputer apalagi internet, belum tahu apa yg akan ditulis di web / digilib, dll. Semuanya menambah kerunyaman masalah yang sudah bermasalah. Tapi kalo mau jujur, masalah bisa selesai dengan cara memanfaatkan apa yang ada. Dan bukan terlalu mengharapkan apa yang belum ada.<br />
Sebagai contoh kalo di sekolahan, lebih mudah mengajari siswa tentang komputer, daripada mengajari guru pelajaran selain TIK tentang komputer. Kebetulan saya juga guru TIK merangkap webmaster. Jadi sedikit tahu problematika yang muncul di sekolahan. Plus sudah berwirausaha di berbagai bidang selama 6 th sehingga punya beberapa cara pandang tentang suatu masalah. Wajarlah kalo terpengaruh oleh &#8216;cara berfikir  wirausahawan&#8217; yang berfikir efektif, efisien dan fungsional.<br />
Jadi dalam kasus kami lebih mudah &#8216;memanfaatkan&#8217; siswa untuk membantu fungsional digilib dan website daripada &#8216;memaksa&#8217; guru untuk memanfaatkan digilib dan web yang ada. Karena toh apapun hasilnya, jika kita melibatkan siswa dalam &#8216;proses&#8217; sama saja merupakan &#8216;pembelajaran&#8217; bagi dia. Siswa jadi mengerti betapa sulitnya membangun sistem, content dan menarik minat sesama siswa untuk memanfaatkan digilib yg telah disediakan. Dan secara tidak langsung siswa berfikir bagaimana dan apa content yang akan dibuat untuk digilib. Dan sering terjadi content yang akan dibuat merupakan materi / pelajaran yang belum dimengerti / belum diajarkan oleh gurunya. Sehingga secara tidak langsung juga &#8216;dipaksa&#8217; dan &#8216;penasaran&#8217; tentang materi / pelajaran tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wayer Haris</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-24851</link>
		<dc:creator>Wayer Haris</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jun 2007 12:34:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-24851</guid>
		<description>Pokok nya IKC ok banget dech</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pokok nya IKC ok banget dech</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tikaaa</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-23621</link>
		<dc:creator>tikaaa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 05:02:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-23621</guid>
		<description>assalammu&#039;alaikum wr wb pak Romi
sebenernya sejak taun 2004-an jadi pengunjung IKC, tapi baru sekarang &quot;berani&quot; say hello ke bapak.
saya tertarik dg e-book itu pak. itu maksudnya buku yang blm dipublikasikan tho? saya saat ini sedang blajar nulis buku dan mimpinya sama seperti konsep IKC, banyak yg dpt ilmu tanpa kluar banyak biaya. hmm, boleh ga klo saya tanya ini itu ke email pribadi bapak? krn masih kurang PD dg apa yang saya tulis.
trima kasih byk, Pak
w3</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalammu&#8217;alaikum wr wb pak Romi<br />
sebenernya sejak taun 2004-an jadi pengunjung IKC, tapi baru sekarang &#8220;berani&#8221; say hello ke bapak.<br />
saya tertarik dg e-book itu pak. itu maksudnya buku yang blm dipublikasikan tho? saya saat ini sedang blajar nulis buku dan mimpinya sama seperti konsep IKC, banyak yg dpt ilmu tanpa kluar banyak biaya. hmm, boleh ga klo saya tanya ini itu ke email pribadi bapak? krn masih kurang PD dg apa yang saya tulis.<br />
trima kasih byk, Pak<br />
w3</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Romi Satria Wahono</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-22176</link>
		<dc:creator>Romi Satria Wahono</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2007 09:20:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-22176</guid>
		<description># Okto: Sip mas, mari kita berkolaborasi :)

# Purnomo: thanks dukungannya

# Rio: mudah-mudahan bermanfaat ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p># Okto: Sip mas, mari kita berkolaborasi <img src='http://romisatriawahono.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p># Purnomo: thanks dukungannya</p>
<p># Rio: mudah-mudahan bermanfaat &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rio</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-22174</link>
		<dc:creator>Rio</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2007 09:06:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-22174</guid>
		<description>Terima kasih banyak atas ilmu yang bermanfaatnya di ilmukomputer.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih banyak atas ilmu yang bermanfaatnya di ilmukomputer.com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rio</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-22173</link>
		<dc:creator>Rio</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2007 09:04:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-22173</guid>
		<description>Alhamdulillah ilmu komputer sangat berguna bagi kemajuan bangsa ini,karena segala aspek tentang komputer dapat dibaca&amp;didownload secara gratis,saya termasuk pemula untuk bidang komputer ini,semoga dengan rajinnya saya untuk mengunjungi situs ilmukomputer.com saya bisa menjadi orang yang mengerti tentang komputer,Terima kasih banyak atas ilmu yang bermanfaatnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah ilmu komputer sangat berguna bagi kemajuan bangsa ini,karena segala aspek tentang komputer dapat dibaca&amp;didownload secara gratis,saya termasuk pemula untuk bidang komputer ini,semoga dengan rajinnya saya untuk mengunjungi situs ilmukomputer.com saya bisa menjadi orang yang mengerti tentang komputer,Terima kasih banyak atas ilmu yang bermanfaatnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: purnomo</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/comment-page-1/#comment-20656</link>
		<dc:creator>purnomo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2007 16:40:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/2007/02/16/rethink-pengembangan-konten-ilmukomputercom/#comment-20656</guid>
		<description>tetap cayo mas
pantang menyerah
hidup telematika Indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tetap cayo mas<br />
pantang menyerah<br />
hidup telematika Indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
