<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Berilah Mataharimu Sinar Takwa</title>
	<atom:link href="http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/</link>
	<description>Learning, Researching, Entrepreneuring, Teaching, Motivating and Inspiring People</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 00:04:10 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Rani Fitriani</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-445034</link>
		<dc:creator>Rani Fitriani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 02:24:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-445034</guid>
		<description>Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh.
Terima kasih kisah berbaginya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh.<br />
Terima kasih kisah berbaginya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rani Fitriani</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-445031</link>
		<dc:creator>Rani Fitriani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 02:24:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-445031</guid>
		<description>Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh.
Terima kasih kisah berbaginya. Pengalaman dari seorang anak manusia ketika berada di Jepang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh.<br />
Terima kasih kisah berbaginya. Pengalaman dari seorang anak manusia ketika berada di Jepang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: as ananto</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-248172</link>
		<dc:creator>as ananto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 16:57:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-248172</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh.
Terima kasih kisah berbaginya. Pengalaman dari seorang anak manusia ketika berada di Jepang.

Tentu hidup tidaklah hitam putih seperti yang kita lihat. Sangatlah sulit untuk hidup di tempat yang bukan akar budaya seseorang. Apalagi Jepang memelihara budaya sedikitnya 400 tahunan. Jepang mempunyai kebudayaan menyembah roh leluhur dan dewa matahari, yang masih dipertahankan sampai sekarang.

Secara umum sebagian besar penduduk Jepang adalah atheis, tidak mengenak Tuhan. Sulit memahami kebudayaan Jepang jika hanya mampir beberapa tahun atau beberapa bulan saja. Bandingkan dengan hidup bersama orang Jepang, terutama wanita Indonesia menikah dengan laki-laki Jepang. Kebanyakan motif menikah orang Jepang adalah untuk mendapatkan keturunan. LAki-laki Jepang tua lebih suka menikahi perempuan asia berusia 20 tahun di bawah mereka, termasuk dari Indonesia. Wanita Jepang tidak menyukai pernikahan, mereka lebih suka hidup membujang dengan berbagai sejarah seksual, karena di jepang segalanya sangat permisive, seperti mandi telanjang di onsen walaupun dengan sejenis, sangat jauh dari nilai Islam. Orientasi seksual orang Jepang laki-laki dan perempuan mengarah pada seksualitas yang terbuka atau free sex, termasuk perayaan festival penis di mana berbagai macam bentuk patung penis laki-laki, bentuk ice cream penis, dan berbagai bentuk barang menyerupai penis dipertontonkan secara vulgar dan tidak memandang usia dan genre.

Sangat sulit menemukan nuansa Islam di Jepang, sehingga Islam seperti agama yang sangat baru di jepang. Bagi kebanyakan orang Jepang, agama apapun adalah bentuk tenggang rasa, istilah yang sekarang lebih dikenal sebagai pluralisme yang jauh dari nilai islam.
Segala bentuk tata sopan santun di Jepang hanyalah toleransi, sehingga mualaf Jepang yang hendak menikah dengan wanita muslim harus sungguh2 diperiksa kesungguhan memeluk agama Islam, karena sebagaimana motif kebanyakan mereka hanyalah untuk mendapatkan anak, yang sering menjadi penderitaan bagi perempuan. Undang-undang hak asuh anak di Jepang, apabila terjadi perceraian, tidak pernah memberikan hak asuh anak kepada pihak orang tua yang bukan warga negara Jepang.
as ananto infosemutt@gmail.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh.<br />
Terima kasih kisah berbaginya. Pengalaman dari seorang anak manusia ketika berada di Jepang.</p>
<p>Tentu hidup tidaklah hitam putih seperti yang kita lihat. Sangatlah sulit untuk hidup di tempat yang bukan akar budaya seseorang. Apalagi Jepang memelihara budaya sedikitnya 400 tahunan. Jepang mempunyai kebudayaan menyembah roh leluhur dan dewa matahari, yang masih dipertahankan sampai sekarang.</p>
<p>Secara umum sebagian besar penduduk Jepang adalah atheis, tidak mengenak Tuhan. Sulit memahami kebudayaan Jepang jika hanya mampir beberapa tahun atau beberapa bulan saja. Bandingkan dengan hidup bersama orang Jepang, terutama wanita Indonesia menikah dengan laki-laki Jepang. Kebanyakan motif menikah orang Jepang adalah untuk mendapatkan keturunan. LAki-laki Jepang tua lebih suka menikahi perempuan asia berusia 20 tahun di bawah mereka, termasuk dari Indonesia. Wanita Jepang tidak menyukai pernikahan, mereka lebih suka hidup membujang dengan berbagai sejarah seksual, karena di jepang segalanya sangat permisive, seperti mandi telanjang di onsen walaupun dengan sejenis, sangat jauh dari nilai Islam. Orientasi seksual orang Jepang laki-laki dan perempuan mengarah pada seksualitas yang terbuka atau free sex, termasuk perayaan festival penis di mana berbagai macam bentuk patung penis laki-laki, bentuk ice cream penis, dan berbagai bentuk barang menyerupai penis dipertontonkan secara vulgar dan tidak memandang usia dan genre.</p>
<p>Sangat sulit menemukan nuansa Islam di Jepang, sehingga Islam seperti agama yang sangat baru di jepang. Bagi kebanyakan orang Jepang, agama apapun adalah bentuk tenggang rasa, istilah yang sekarang lebih dikenal sebagai pluralisme yang jauh dari nilai islam.<br />
Segala bentuk tata sopan santun di Jepang hanyalah toleransi, sehingga mualaf Jepang yang hendak menikah dengan wanita muslim harus sungguh2 diperiksa kesungguhan memeluk agama Islam, karena sebagaimana motif kebanyakan mereka hanyalah untuk mendapatkan anak, yang sering menjadi penderitaan bagi perempuan. Undang-undang hak asuh anak di Jepang, apabila terjadi perceraian, tidak pernah memberikan hak asuh anak kepada pihak orang tua yang bukan warga negara Jepang.<br />
as ananto <a href="mailto:infosemutt@gmail.com">infosemutt@gmail.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Cara Dapat Uang</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-208942</link>
		<dc:creator>Cara Dapat Uang</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 03:16:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-208942</guid>
		<description>Benar sekali mudah-mudahan kita bisa tambah sukses dengan semakin mendekatkan diri pada yang maha kuasa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar sekali mudah-mudahan kita bisa tambah sukses dengan semakin mendekatkan diri pada yang maha kuasa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Huda</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-203307</link>
		<dc:creator>Huda</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 16:25:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-203307</guid>
		<description>Jazakumullah khoirul jaza. amiin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jazakumullah khoirul jaza. amiin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fahmi</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-201356</link>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 17:03:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-201356</guid>
		<description>salut buat mas romi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salut buat mas romi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Budi</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-187504</link>
		<dc:creator>Budi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 05:20:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-187504</guid>
		<description>Sweet story...!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sweet story&#8230;!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ismael</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-187323</link>
		<dc:creator>ismael</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 12:30:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-187323</guid>
		<description>isnpiratif baget pak artikelnya.....saya jd pengen</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>isnpiratif baget pak artikelnya&#8230;..saya jd pengen</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sandra</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-187102</link>
		<dc:creator>Sandra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 01:06:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-187102</guid>
		<description>Kisah yang indah mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah yang indah mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Catatan Kusam</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-175331</link>
		<dc:creator>Catatan Kusam</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 22:27:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-175331</guid>
		<description>jadi pengen nyoba tinggal di jepang..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi pengen nyoba tinggal di jepang..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: destealther</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-2/#comment-173772</link>
		<dc:creator>destealther</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 08:56:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-173772</guid>
		<description>knapa kehidupan muslimin di indonesia bobrok? ya karena ulama2nya yg egois, nuntut ilmu cuma untuk diri sendiri, dzikir untuk diri sendiri, kan jadi bisa ketauan sbenernya gimana sih ulama2 islam kita ini? ya liat aja dari umatnya, berantakan? ya berarti ulama2 kita juga masih berantakan... masih blum berilmu... itu kan cermin! ga ada yg bisa dijadikan panutan untuk masyarakat kita! smuanya mau menang sndiri, merasa benar sendiri, dan yg parah ya itu egois, masa bodoh sama umat, padahal mereka tau dan melihat pemuda/i kita khidupannya semakin jauh dari agama, bobrok. wong banyak juga kluarganya si ulama2 itu yg bobrok, anak2nya aja banyak yg begajulan, perempuan2nya ga berjilbab bahkan bepakaian gaul seksi pamer perut di kampus2nya, ANAK ULAMA GITU LOH! sia2 amal ibadah mereka, berat tanggung jawab mereka di akhirat karena beragama/nuntut ilmu cuma untuk diri sendiri! GIMANA INII??!! okelah mereka ngaku udah usaha jerih payah dakwah, ngajak ke jalan yg benar, berakhlah baik, tapi hasilnya? masih banyak aja yg rusak tuh, bahkan semakin banyak masyarkat yg rusak! nah ini kan menandakan bahwa apa yang mereka sampaikan sama sekali ga ada energinya, apa2 yg mereka sampaikan mereka sendiri tidak melakukannya! percuma, sia2lah! THATS IT! ga ada yang bener ulama2 islam kita!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>knapa kehidupan muslimin di indonesia bobrok? ya karena ulama2nya yg egois, nuntut ilmu cuma untuk diri sendiri, dzikir untuk diri sendiri, kan jadi bisa ketauan sbenernya gimana sih ulama2 islam kita ini? ya liat aja dari umatnya, berantakan? ya berarti ulama2 kita juga masih berantakan&#8230; masih blum berilmu&#8230; itu kan cermin! ga ada yg bisa dijadikan panutan untuk masyarakat kita! smuanya mau menang sndiri, merasa benar sendiri, dan yg parah ya itu egois, masa bodoh sama umat, padahal mereka tau dan melihat pemuda/i kita khidupannya semakin jauh dari agama, bobrok. wong banyak juga kluarganya si ulama2 itu yg bobrok, anak2nya aja banyak yg begajulan, perempuan2nya ga berjilbab bahkan bepakaian gaul seksi pamer perut di kampus2nya, ANAK ULAMA GITU LOH! sia2 amal ibadah mereka, berat tanggung jawab mereka di akhirat karena beragama/nuntut ilmu cuma untuk diri sendiri! GIMANA INII??!! okelah mereka ngaku udah usaha jerih payah dakwah, ngajak ke jalan yg benar, berakhlah baik, tapi hasilnya? masih banyak aja yg rusak tuh, bahkan semakin banyak masyarkat yg rusak! nah ini kan menandakan bahwa apa yang mereka sampaikan sama sekali ga ada energinya, apa2 yg mereka sampaikan mereka sendiri tidak melakukannya! percuma, sia2lah! THATS IT! ga ada yang bener ulama2 islam kita!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rainsay</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-1/#comment-158774</link>
		<dc:creator>Rainsay</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 05:24:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-158774</guid>
		<description>bagus sekali pak, artikelnya,jazakillah khair, sangat bermanfaat bagi saya untuk kembali introspeksi diri.ya, tarbiyah memang bukan segalanya, tapi segalanya berawal dari tarbiyah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus sekali pak, artikelnya,jazakillah khair, sangat bermanfaat bagi saya untuk kembali introspeksi diri.ya, tarbiyah memang bukan segalanya, tapi segalanya berawal dari tarbiyah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rainsay</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-1/#comment-158773</link>
		<dc:creator>Rainsay</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 05:23:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-158773</guid>
		<description>bagus sekalai pak, artikelnya,jazakillah khair, sangat bermanfaat bagi saya untuk kembali introspeksi diri.ya, tarbiyah memang bukan segalanya, tapi segalanya berawal dari tarbiyah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus sekalai pak, artikelnya,jazakillah khair, sangat bermanfaat bagi saya untuk kembali introspeksi diri.ya, tarbiyah memang bukan segalanya, tapi segalanya berawal dari tarbiyah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gilang</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-1/#comment-157478</link>
		<dc:creator>gilang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 15:06:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-157478</guid>
		<description>Assalammualaikum...
bang romi,
tolong ceritain lagi dong apa saja hal2 yang bisa dicontoh dalam kehidupan di jepang.
terima kasih....
wass...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaikum&#8230;<br />
bang romi,<br />
tolong ceritain lagi dong apa saja hal2 yang bisa dicontoh dalam kehidupan di jepang.<br />
terima kasih&#8230;.<br />
wass&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: almahira</title>
		<link>http://romisatriawahono.net/2006/02/06/berilah-mataharimu-sinar-takwa/comment-page-1/#comment-155311</link>
		<dc:creator>almahira</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 07:46:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://romisatriawahono.net/?p=82#comment-155311</guid>
		<description>subhanallah..
tulisan yang sangat menginspirasi.
inspirasi tuk menjadi pribadi yang lebih baik..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah..<br />
tulisan yang sangat menginspirasi.<br />
inspirasi tuk menjadi pribadi yang lebih baik..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

